Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Kominfo Belum Mandiri, Digitalisasi Tasikmalaya Terhambat

Kominfo Belum Mandiri, Digitalisasi Tasikmalaya Terhambat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Kominfo Kabupaten Tasikmalaya belum mandiri menjadi persoalan mendasar dalam agenda transformasi digital daerah. Frasa Kominfo belum mandiri bahkan menggambarkan realitas yang lebih konkret dibanding slogan digitalisasi yang kerap digaungkan. Ketika urusan komunikasi dan informatika masih berstatus bidang di bawah dinas lain, maka arah kebijakan digital sulit berdiri tegak. Akibatnya, digitalisasi berisiko berubah menjadi sekadar narasi administratif.

Padahal, transformasi digital menuntut kepemimpinan yang fokus dan terintegrasi. Tanpa struktur kelembagaan yang kuat, koordinasi antarperangkat daerah akan berjalan parsial. Karena itu, pertanyaan mendasarnya sederhana: apakah digitalisasi bisa melaju tanpa leading sector yang mandiri?

Struktur Menentukan Arah

Di banyak daerah, urusan komunikasi dan informatika telah berdiri sebagai dinas mandiri. Struktur tersebut memberi ruang perumusan strategi, pengawasan, serta evaluasi kebijakan digital secara terpusat. Sebaliknya, ketika Kominfo belum mandiri, kewenangan sering terfragmentasi.

Baca juga: Website Desa Tasikmalaya Tidak Aktif

Kondisi ini berimplikasi langsung pada implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE secara tegas mendorong integrasi layanan digital dalam tata kelola pemerintahan. Namun integrasi membutuhkan komando yang jelas. Tanpa institusi yang berdiri sendiri, koordinasi lintas sektor mudah tersendat.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah memberi ruang pembentukan perangkat daerah sesuai kebutuhan dan beban kerja. Jika transformasi digital menjadi prioritas pembangunan, maka pembentukan dinas yang fokus pada komunikasi dan informatika bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan struktural.

Lebih jauh lagi, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik mewajibkan badan publik menyediakan informasi secara cepat dan akurat. Kewajiban ini tidak mungkin berjalan optimal jika pengelolaan informasi tersebar tanpa kendali strategis.

Karena itu, ketika Kominfo belum mandiri, problemnya bukan sekadar nomenklatur. Persoalannya menyentuh efektivitas pelayanan publik.

Digitalisasi Butuh Komando, Bukan Sekadar Domain

Transformasi digital bukan proyek teknis. Ia merupakan agenda reformasi birokrasi. Oleh sebab itu, digitalisasi memerlukan standar, evaluasi, serta pengawasan yang konsisten. Tanpa struktur yang kokoh, kebijakan digital cenderung berjalan sporadis.

Sering kali, pemerintah daerah telah memiliki website resmi, aplikasi layanan, bahkan program inovasi berbasis teknologi. Namun tanpa leading sector yang kuat, integrasi data dan keamanan informasi tidak terkelola optimal. Akibatnya, sistem berjalan sendiri-sendiri.

Selain itu, anggaran digital berpotensi tidak efektif jika tidak berada dalam kerangka kebijakan terpadu. Publik berhak mengetahui sejauh mana belanja teknologi meningkatkan kualitas pelayanan. Jika Kominfo belum mandiri, maka fungsi kontrol dan perencanaan strategis sulit berjalan maksimal.

Baca juga: Sombong dalam Ibadah: Dosa yang Terlihat Suci

Kemudian, aspek keamanan siber juga memerlukan perhatian serius. Serangan digital semakin kompleks. Karena itu, penguatan kelembagaan menjadi langkah preventif yang rasional. Tanpa itu, risiko kebocoran data publik semakin besar.

Momentum Reformasi

Situasi ini seharusnya menjadi momentum evaluasi. Pemerintah daerah perlu menimbang kembali struktur organisasi yang ada. Jika beban kerja dan kebutuhan layanan digital terus meningkat, maka pembentukan dinas mandiri dapat menjadi solusi strategis.

Langkah tersebut tentu harus mempertimbangkan efisiensi dan regulasi. Namun regulasi justru membuka ruang adaptasi kelembagaan sesuai tantangan zaman. Oleh karena itu, reformasi struktur bukan sekadar perubahan administratif, melainkan penegasan komitmen terhadap pelayanan publik modern.

Selain itu, penguatan Kominfo sebagai dinas mandiri akan memperjelas akuntabilitas. Masyarakat dapat mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas kebijakan digital. Transparansi pun lebih mudah diukur.

Pada akhirnya, digitalisasi tidak boleh berhenti pada slogan. Komitmen harus diwujudkan dalam struktur yang adaptif dan responsif. Jika Kominfo belum mandiri terus dibiarkan, maka transformasi digital hanya akan menjadi retorika tahunan.

Sebaliknya, jika reformasi struktur dilakukan dengan matang, maka digitalisasi dapat berjalan terarah. Integrasi sistem terbangun. Evaluasi berkala terlaksana. Pelayanan publik meningkat.

Pertanyaannya kini kembali pada keberanian mengambil keputusan. Reformasi struktur atau digitalisasi jadi slogan? Pilihan itu akan menentukan arah masa depan tata kelola pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya di era teknologi. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi meja pejabat dengan dokumen anggaran yang bocor menggambarkan satir kebijakan efisiensi dan kebocoran anggaran negara.

    Kebocoran Anggaran Tetap Nikmat Walau Negara Bicara Hemat

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Pemerintah semakin sering menggaungkan efisiensi fiskal. Hampir setiap pidato kebijakan anggaran membawa pesan yang sama: belanja negara harus lebih hemat, lebih tepat sasaran, dan lebih disiplin. Namun di balik narasi tersebut, satu persoalan lama masih terus muncul dalam laporan audit dan perkara hukum: kebocoran anggaran. Istilah itu mungkin terdengar teknokratis. Padahal maknanya […]

  • peradaban Islam Andalusia

    Fakta Tersembunyi Andalusia: Peradaban Islam yang Lebih Maju dari Eropa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peradaban Islam Andalusia, kejayaan Islam di Andalusia, hingga warisan Islam Spanyol sering hanya dikenal dari sisi kemegahan arsitektur. Namun, di balik itu, terdapat lapisan sejarah yang jauh lebih kompleks, dinamis, dan jarang dibahas. Justru dari sisi inilah peradaban Islam Andalusia memberi dampak besar pada dunia modern—baik dalam ilmu pengetahuan, toleransi sosial, maupun […]

  • pemimpin negara yang ditangkap AS

    Amerika Serikat dan Penangkapan Pemimpin Negara Asing

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pemimpin negara yang pernah ditangkap Amerika Serikat dan pola penangkapannya dalam sejarah politik global. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Amerika Serikat tercatat beberapa kali terlibat langsung dalam penangkapan pemimpin negara asing. Dari Amerika Latin hingga Timur Tengah, sejumlah kepala negara atau pemimpin pemerintahan pernah ditangkap dalam operasi militer, penegakan hukum, maupun ekstradisi. Peristiwa tersebut menjadi bagian […]

  • hidayah

    Hidayah Sulit Didapat? Tafsir Ayat Ini Bikin Tersentak

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hidayah sering dipahami sebagai petunjuk Allah yang datang kepada siapa saja. Namun, tafsir, ayat, dan makna petunjuk Allah dalam Islam ternyata menyimpan pesan mendalam yang jarang dibahas. Tidak semua orang yang hidup di jalan agama otomatis mendapatkan hidayah, dan tidak semua yang tersesat akan selamanya jauh dari petunjuk. Dalam kajian tafsir, hidayah […]

  • polisi mengajar santri

    Mengharukan! Polisi Ini Mengajar Santri Diam-Diam Selama 12 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Polisi mengajar santri mungkin terdengar tidak biasa, namun kisah ini benar-benar nyata. Sosok polisi jadi guru, pengabdian anggota polisi, dan kisah inspiratif pendidik ini datang dari Aceh. Selama lebih dari satu dekade, seorang perwira polisi tetap konsisten membagi ilmu kepada santri di pesantren tradisional. Oleh karena itu, cerita polisi mengajar santri ini […]

  • Mobil Wangsit Tasikmalaya melayani warga membeli sembako murah di halaman kantor kelurahan dengan antrean tertib.

    Jadwal Mobil Wangsit Tasikmalaya Mei 2026 Resmi, Ini Lokasi Pasar Murah TPID

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jadwal Mobil Warung Stabilisasi Inflasi Kota Tasikmalaya (Wangsit) Tasikmalaya untuk Mei 2026 resmi dirilis. Program pasar murah keliling ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang dijalankan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Jadwal Mobil Wangsit, lokasi pasar murah Tasikmalaya, serta titik distribusi sembako murah kini menjadi informasi penting yang […]

expand_less