Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 490 Warga Kota Tasikmalaya Terima Bantuan ATENSI, Ini Rinciannya!

490 Warga Kota Tasikmalaya Terima Bantuan ATENSI, Ini Rinciannya!

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHBantuan ATENSI Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah pemerintah menyalurkan program ini kepada ratusan warga. Program bantuan sosial ini, atau dikenal sebagai Asistensi Rehabilitasi Sosial, menyasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan.

Kegiatan penyaluran berlangsung di Gedung Juang Kota Tasikmalaya pada Senin, 30 Maret 2026. Selain itu, acara ini turut menghadirkan sejumlah pejabat penting, mulai dari perwakilan Kementerian Sosial hingga unsur legislatif daerah. Kehadiran mereka sekaligus menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan bantuan tepat sasaran.

Rincian Bantuan ATENSI yang Diterima Warga

Program bantuan ATENSI Tasikmalaya tidak hanya fokus pada satu sektor. Sebaliknya, bantuan dirancang menyentuh berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Total 490 penerima manfaat mendapatkan dukungan dengan rincian yang cukup beragam.

Pertama, sebanyak 169 orang menerima bantuan nutrisi untuk menunjang kesehatan. Kemudian, 437 orang memperoleh sarana kamar yang layak. Selanjutnya, 222 penerima mendapatkan perlengkapan dapur untuk mendukung aktivitas harian.

Tak berhenti di situ, pemerintah juga menyalurkan perlengkapan kebersihan diri kepada 301 orang. Di sisi lain, 138 pelajar menerima bantuan peralatan sekolah. Bahkan, lima orang terbantu dalam menyelesaikan tunggakan pendidikan. Menariknya, program ini juga membuka peluang ekonomi melalui bantuan kewirausahaan bagi 30 penyandang disabilitas dan kelompok rentan.

Dengan variasi bantuan tersebut, program ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Oleh karena itu, dampaknya diharapkan bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Sinergi APBN dan APBD Perkuat Penanganan Sosial

Upaya penanganan PPKS di Tasikmalaya tidak berjalan sendiri. Pemerintah memadukan sumber anggaran dari pusat dan daerah agar hasilnya lebih optimal. Melalui APBN, sebanyak 217 warga telah mendapatkan intervensi sosial yang mencakup anak-anak, lansia, hingga penyandang disabilitas.

Sementara itu, pemerintah daerah melalui APBD turut memperluas jangkauan bantuan. Sebanyak 690 warga telah merasakan manfaat dari program serupa. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa penanganan sosial membutuhkan kerja sama lintas sektor agar lebih efektif.

Lebih jauh lagi, Dinas Sosial Kota Tasikmalaya terus bergerak aktif dalam memastikan data penerima tetap akurat. Mereka rutin melakukan verifikasi dan pembaruan data. Dengan langkah ini, potensi kesalahan penyaluran dapat ditekan seminimal mungkin.

Peran Data Jadi Kunci Ketepatan Bantuan

Keberhasilan bantuan ATENSI Tasikmalaya tidak lepas dari penguatan sistem data. Pemerintah kini mengandalkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama. Sistem ini membantu menyatukan berbagai data agar lebih valid dan terintegrasi.

Selain itu, pembaruan data dilakukan setiap tiga bulan. Proses ini melibatkan pemerintah daerah hingga pusat. Bahkan, operator kelurahan memegang peran penting karena mereka berinteraksi langsung dengan kondisi masyarakat di lapangan melalui sistem SIKS-NG.

Dengan mekanisme tersebut, bantuan yang disalurkan menjadi lebih tepat sasaran. Akibatnya, masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat segera memperoleh dukungan.

Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Warga

Program ini memberi dampak langsung bagi masyarakat. Banyak penerima merasakan bantuan sebagai solusi atas kebutuhan mendesak. Di sisi lain, dukungan kewirausahaan membuka peluang baru bagi kelompok rentan untuk mandiri secara ekonomi.

Karena itu, pemerintah berharap program ATENSI tidak hanya meringankan beban sementara. Sebaliknya, bantuan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Ke depan, konsistensi dalam penyaluran dan pembaruan data menjadi faktor penting. Jika hal ini terus dijaga, maka program bantuan sosial seperti ATENSI berpotensi menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi angka kerentanan sosial. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi strategi Khalid bin Walid dalam Perang Uhud

    Sahabat Khalid bin Walid Kalahkan Nabi di Uhud? Ini Faktanya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari Khalid bin Walid Uhud dan bertanya: siapakah sahabat Khalid bin Walid yang mengalahkan Nabi di Perang Uhud? Pertanyaan ini terdengar meyakinkan, bahkan sering beredar di media sosial. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, sejarah justru menyimpan fakta yang berbeda. Apakah benar ada sahabat Nabi yang bersama Khalid bin Walid saat […]

  • perlindungan wartawan

    Putusan MK Tegaskan Perlindungan Wartawan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Konstitusi tidak selalu berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga. Namun, ketika putusan itu menyangkut kerja pers, dampaknya merambat jauh: pada hak publik untuk tahu, pada keberanian membongkar fakta, dan pada kualitas demokrasi itu sendiri. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025, yang dibacakan Januari 2026, hadir di tengah menguatnya kecenderungan membawa sengketa […]

  • Ilustrasi korban penipuan online sedang menghubungi bank setelah melakukan transfer kepada pelaku scam belanja daring.

    Salah Langkah, Uang Korban Penipuan Online Sulit Kembali

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF — Banyak korban penipuan online masih melakukan langkah yang sama setelah sadar mereka tertipu: panik, lalu langsung pergi ke kantor polisi. Padahal justru di jam-jam pertama itulah peluang uang kembali mulai mengecil. Dalam banyak kasus scam online, pelaku bergerak sangat cepat. Begitu transfer masuk, dana biasanya langsung dipindahkan ke rekening lain atau ditarik […]

  • kesiapsiagaan bencana

    Pemkot Tasikmalaya Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Jelang Musim Hujan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Tasikmalaya memperkuat kesiapsiagaan bencana dan pengamanan Nataru 2025/2026 lewat apel terpadu. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kota Tasikmalaya masuk ke mode waspada. Memasuki musim hujan panjang dan momentum Natal–Tahun Baru, kesiapsiagaan bencana menjadi prioritas daerah. Pemerintah kota menegaskan langkah ini penting untuk melindungi warga dari ancaman hidrometeorologi dan memastikan aktivitas akhir tahun tetap aman. Pemkot Tasikmalaya […]

  • miras oplosan

    Pemerintah Lalai Awasi Alkohol Medis, Dua Remaja Sukaresik Tewas

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kematian remaja akibat miras oplosan menuntut penegakan regulasi dan tanggung jawab negara. Kematian yang Terjadi di Halaman Kita albadarpost.com, EDITORIAL – Dua remaja Sukaresik, Tasikmalaya, meninggal setelah meminum miras oplosan berbasis alkohol medis 70 persen. Peristiwa ini bukan sekadar kegagalan pengawasan orang tua atau kenakalan remaja. Kasus ini adalah cermin rapuhnya perlindungan negara […]

  • kasus perundungan

    Polres Tasikmalaya Tetapkan Tersangka dalam Kasus Perundungan Remaja

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menetapkan empat pelaku dalam kasus perundungan remaja dan memastikan proses hukum berjalan. albadarpost.com, HUMANIORA – Polres Tasikmalaya Kota resmi menetapkan empat remaja perempuan sebagai tersangka dalam kasus perundungan terhadap LK (16), warga Kecamatan Cipedes. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik memastikan adanya unsur kekerasan fisik dan tindakan merendahkan martabat korban. Kasus ini penting karena […]

expand_less