Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Salah Langkah, Uang Korban Penipuan Online Sulit Kembali

Salah Langkah, Uang Korban Penipuan Online Sulit Kembali

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF — Banyak korban penipuan online masih melakukan langkah yang sama setelah sadar mereka tertipu: panik, lalu langsung pergi ke kantor polisi.

Padahal justru di jam-jam pertama itulah peluang uang kembali mulai mengecil.

Dalam banyak kasus scam online, pelaku bergerak sangat cepat. Begitu transfer masuk, dana biasanya langsung dipindahkan ke rekening lain atau ditarik tunai. Karena itu, langkah pertama yang paling menentukan sebenarnya bukan membuat laporan polisi, melainkan segera menghubungi bank.

Sayangnya, hal ini masih jarang dipahami masyarakat.

Akibatnya, banyak korban baru sadar pentingnya blokir rekening ketika uang sudah berpindah tangan berkali-kali.

Polisi Penting, Tapi Bank Harus Dihubungi Lebih Dulu

Di era penipuan digital yang semakin rapi, waktu menjadi faktor paling krusial. Korban yang bergerak cepat dalam 1×24 jam pertama punya peluang lebih besar untuk menghentikan aliran dana pelaku.

Karena itu, langkah darurat yang paling disarankan ialah segera menghubungi call center bank setelah menyadari adanya transaksi mencurigakan.

Korban perlu menyampaikan kronologi singkat, nomor rekening tujuan transfer, serta meminta pemblokiran rekening penerima dana.

Selain itu, korban juga sebaiknya meminta surat keterangan pelaporan dari pihak bank. Dokumen itu nantinya menjadi salah satu syarat penting saat membuat laporan polisi.

Banyak korban justru terjebak dalam kepanikan. Mereka sibuk mengejar akun pelaku, berdebat lewat chat, bahkan berharap barang tetap dikirim.

Padahal pelaku biasanya sudah menghilang beberapa menit setelah uang masuk.

Modus Penipuan Online Kini Makin Meyakinkan

Data laporan penipuan daring menunjukkan modus pelaku semakin sulit dikenali. Banyak scammer memakai foto KTP curian, video unboxing palsu, hingga akun media sosial yang tampak meyakinkan.

Harga murah menjadi senjata utama.

Iklan seperti iPhone belasan juta dijual hanya Rp5 juta masih terus memakan korban. Di sisi lain, pelaku sering menolak penggunaan rekening bersama dan meminta transfer langsung dengan alasan promo terbatas.

Tidak sedikit korban akhirnya sadar tertipu setelah muncul biaya tambahan mendadak.

Mulai dari pajak, biaya administrasi, hingga ongkos pengiriman khusus.

Modus seperti ini sebenarnya memiliki pola yang hampir sama. Namun karena dibungkus dengan tekanan waktu dan rayuan psikologis, banyak korban tetap terpancing.

Di sinilah pentingnya melakukan pengecekan rekening melalui cekrekening.id sebelum transfer dilakukan.

Platform tersebut menjadi basis data nasional rekening yang terindikasi tindak pidana. Jika rekening sudah pernah dilaporkan korban lain, masyarakat bisa melihat jejaknya lebih awal.

Setelah Bank, Baru Lakukan Tiga Langkah Ini

Setelah meminta pemblokiran rekening, korban sebaiknya langsung melanjutkan tiga langkah penting berikutnya.

Pertama, laporkan rekening pelaku ke cekrekening.id dengan melampirkan bukti transfer serta kronologi kejadian.

Selanjutnya, buat laporan polisi, baik melalui SPKT di Polres terdekat maupun lewat Polri Super App pada menu laporan online.

Kemudian, kirim pengaduan tambahan melalui lapor.go.id.

Meski terdengar administratif, kombinasi laporan ini bisa memberi tekanan tambahan kepada pelaku.

Pada akhirnya, pelaku memilih mengembalikan dana karena khawatir rekening dan identitas digitalnya terus terlacak.

Namun masyarakat juga perlu memahami satu hal penting.

Laporan polisi tidak otomatis membuat uang kembali.

Banyak Korban Keliru Memahami Proses Hukum

Masih banyak orang mengira OJK atau bank bisa langsung mengembalikan dana korban penipuan online. Faktanya, proses tersebut tidak sesederhana itu.

Bank umumnya baru dapat mengembalikan dana setelah ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau persetujuan dari pemilik rekening.

Karena itu, kecepatan korban dalam melakukan pemblokiran menjadi sangat penting.

Selain itu, pelaku scam online juga kerap memakai rekening pinjaman atau identitas hasil curian sehingga proses pelacakan lebih rumit.

Meski begitu, jalur hukum tetap terbuka.

Pelaku penipuan online dapat dijerat dengan beberapa aturan sekaligus, mulai dari Pasal 378 KUHP, KUHP Nasional terbaru, hingga UU ITE.

Ancaman hukumannya tidak ringan.

Dalam UU ITE terbaru, pelaku penyebaran berita bohong yang merugikan konsumen bisa menghadapi hukuman hingga enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Penipuan Online Bukan Lagi Kejahatan Kecil

Dulu banyak orang menganggap scam belanja online hanya risiko kecil transaksi digital.

Kini situasinya berubah.

Penipuan online berkembang menjadi industri kejahatan yang memanfaatkan psikologi korban, teknologi digital, dan lemahnya literasi keamanan masyarakat.

Karena itu, masyarakat tidak cukup hanya “berhati-hati”. Mereka juga harus memahami langkah penyelamatan yang benar ketika sudah menjadi korban.

Sebab dalam banyak kasus, uang korban sebenarnya belum benar-benar hilang pada menit pertama.

Masalahnya, banyak orang terlambat bergerak.

Dalam dunia penipuan online, pelaku tidak selalu lebih pintar dari korban — mereka hanya bergerak lebih cepat beberapa jam lebih dulu. (Redaksi)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • efisiensi anggaran DPRD

    Efisiensi Anggaran DPRD, Akankah Tasikmalaya Ambil Langkah Berani?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Tasikmalaya di Persimpangan Keputusan albadapost.com, EDITORIAL – Efisiensi anggaran DPRD kembali menjadi isu publik di Tasikmalaya. Saat Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memangkas tunjangan legislatif sebagai respon tekanan fiskal, DPRD Tasikmalaya belum menunjukkan sikap tegas. Keraguan ini bukan sekadar soal kebijakan anggaran, tetapi menyentuh dimensi moral dan kepercayaan rakyat. Publik bertanya dengan wajar. Ketika beban […]

  • Dampak judi online

    Judi Online Picu Gelombang Sosial Ekonomi yang Membahayakan

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Lonjakan judi online di kota memicu krisis sosial-ekonomi dan meningkatnya kekerasan ekstrem di kalangan muda. Dampak Judi Online Kian Nyata di Kota albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus buruh harian di Bandung yang membunuh penjaga konter demi melunasi utang judi online membuka kembali luka lama: dampak judi online yang semakin dalam di kota-kota Indonesia. Fenomena ini bukan […]

  • Remaja 14 tahun asal Tasikmalaya mengikuti Hackclub Campfire di Perpustakaan Jakarta Cikini bersama puluhan peserta ngoding.

    Keren! Siswa SMP Tasikmalaya Tampil di Hackclub Campfire Jakarta

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hackclub Campfire menjadi sorotan setelah remaja 14 tahun asal Tasikmalaya tampil percaya diri dalam ajang ngoding nasional tersebut. Kompetisi teknologi bertajuk Hackclub Campfire atau lomba game development ini digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini dan diikuti sekitar 90 peserta, mayoritas dari Jabodetabek. Event ini membuka ruang kolaborasi lintas daerah sekaligus memperkuat ekosistem […]

  • Ilustrasi siluet perempuan menikmati hidangan dengan suasana hangat, menggambarkan filosofi rasa dan makna di balik makanan.

    Filosofi Rasa: Cerita di Balik Setiap Hidangan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Filosofi Rasa bukan sekadar tentang lidah yang mengecap manis, asin, atau pedas. Filosofi rasa adalah cerita di balik makanan, makna di balik hidangan, serta pengalaman emosional yang menyertai setiap suapan. Dalam setiap sajian, selalu ada kisah, nilai, dan kenangan yang melekat kuat pada memori kita. Makanan memang terlihat sederhana. Namun, ketika kita […]

  • Petugas Dishub berjaga di perempatan Jalan Gunungsari Cipanas Tasikmalaya sambil mengawasi truk tambang pasir.

    Dishub Tasikmalaya Jaga Ketat Jalan Gunungsari-Cipanas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi di Perempatan Cipanas Galunggung Sukaratu, Selasa (12/5/2026), terasa sedikit berbeda. Udara masih dingin. Kabut tipis belum sepenuhnya hilang dari sekitar Kampung Nyalindung, Jawa Barat. Namun di sisi jalan, tiga petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya sudah berdiri sejak pagi sambil memperhatikan kendaraan yang melintas satu per satu. Sesekali suara rem angin […]

  • Kebakaran TPA Jatiwaringin

    BNPB Kerahkan Helikopter Atasi Kebakaran TPA Jatiwaringin

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mendorong BNPB mengambil langkah cepat untuk mempercepat pengendalian api. Selain mengerahkan dua helikopter water bombing, BNPB juga menyiapkan opsi operasi modifikasi cuaca apabila kondisi darurat terus berkembang. Langkah ini bertujuan menekan penyebaran api sekaligus melindungi masyarakat yang terdampak kepulan asap tebal. Kebakaran yang mulai […]

expand_less