Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Keren! Siswa SMP Tasikmalaya Tampil di Hackclub Campfire Jakarta

Keren! Siswa SMP Tasikmalaya Tampil di Hackclub Campfire Jakarta

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHHackclub Campfire menjadi sorotan setelah remaja 14 tahun asal Tasikmalaya tampil percaya diri dalam ajang ngoding nasional tersebut. Kompetisi teknologi bertajuk Hackclub Campfire atau lomba game development ini digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini dan diikuti sekitar 90 peserta, mayoritas dari Jabodetabek. Event ini membuka ruang kolaborasi lintas daerah sekaligus memperkuat ekosistem programmer muda Indonesia.

Arkanurrizky A.H, siswa SMPN 1 Kota Tasikmalaya, hadir dengan semangat besar untuk menambah pengalaman sekaligus memperluas jejaring sesama pengembang gim. Meski usianya masih belia, Arkan sudah sepuluh kali mengikuti kompetisi serupa dan mengoleksi tiga kemenangan dari ajang nasional maupun internasional.

Hackclub Campfire Jadi Magnet Talenta Muda

Hackclub sebagai penyelenggara menghadirkan Hackclub Campfire selama dua hari penuh di Perpustakaan Jakarta Cikini. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman. Menariknya, panitia tidak menerapkan proses seleksi sehingga kompetisi ini benar-benar terbuka untuk umum.

Selama dua hari, peserta fokus mengembangkan dan menyempurnakan karya mereka. Hari pertama dimanfaatkan untuk membangun konsep dan prototipe, sementara hari kedua diarahkan pada penyempurnaan fitur serta presentasi hasil akhir. Atmosfer kompetitif terasa kuat, namun kolaborasi tetap menjadi ruh utama kegiatan.

Selain itu, Hackclub Campfire mendorong peserta untuk saling berbagi wawasan. Karena itu, banyak peserta memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi, bertukar ide, hingga merencanakan proyek bersama di masa depan.

Arkanurrizky, Konsisten Bangun Jejak di Dunia Game Development

Arkanurrizky A.H mengaku mengikuti Hackclub Campfire karena ingin memperkaya pengalaman game jam sekaligus memperluas networking. Ia menyebut event seperti ini sangat penting bagi pengembang gim muda.

“Saya ingin menambah pengalaman lomba ngoding dan bertemu sesama gamedev,” ujarnya kepada redaksi.

Sebelumnya, Arkan telah mengikuti sepuluh event serupa. Dari seluruh partisipasi tersebut, ia meraih kemenangan di G4C Student Challenge (online), Uni GameJam (online), serta International Environmental Coding Competition di Bandung. Catatan ini menunjukkan konsistensinya dalam mengasah kemampuan.

Meski demikian, ia tidak berpuas diri. Justru, Hackclub Campfire menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas karya sekaligus menguji kemampuan di tingkat yang lebih luas.

Dukungan Jadi Harapan Keluarga

Orang tua Arkan berharap sekolah dan pemerintah memberikan dukungan serta apresiasi terhadap talenta muda di bidang teknologi. Menurut mereka, lomba luar kota sering kali membutuhkan biaya akomodasi yang tidak sedikit.

Saat pertama kali mengikuti lomba di Jakarta pada November lalu, Arkan mendapat dukungan dari legislator provinsi asal Kota Tasikmalaya. Selain itu, saat mengikuti kegiatan di Bandung, ia juga memperoleh bantuan serupa. Namun ke depan, keluarga berharap dukungan bisa lebih sistematis dan berkelanjutan.

Baca juga: Cashback Halal atau Haram? Ini Jawaban Fikihnya

Karena itu, Hackclub Campfire tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga simbol pentingnya perhatian terhadap generasi muda digital. Dengan dukungan yang tepat, potensi seperti Arkan dapat berkembang lebih maksimal.

Ekosistem Digital Remaja Terus Tumbuh

Perkembangan teknologi mendorong semakin banyak remaja tertarik pada dunia coding dan game development. Hackclub Campfire membuktikan bahwa minat tersebut terus meningkat, terutama di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Selain kompetisi, kegiatan ini mempertemukan komunitas pengembang muda dalam suasana yang produktif. Mereka tidak hanya berlomba, tetapi juga membangun relasi dan kolaborasi jangka panjang. Oleh sebab itu, event seperti Hackclub Campfire berperan strategis dalam mencetak talenta digital masa depan.

Ke depan, dukungan dari berbagai pihak akan sangat menentukan. Jika sekolah, pemerintah daerah, dan komunitas bergerak bersama, maka Kota Tasikmalaya berpeluang melahirkan lebih banyak inovator muda di bidang teknologi. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perspektif: Ruang Gagasan, Ruang Perlawanan

    Perspektif: Ruang Gagasan, Ruang Perlawanan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com – PERSPEKTIF. Rubrik Perspektif di albadarpost.com adalah ruang terbuka bagi gagasan, kritik, dan refleksi. Kami meyakini bahwa demokrasi dan kemanusiaan tidak akan tumbuh tanpa keberanian untuk berbicara. Karena itu, Perspektif menjadi wadah di mana suara rakyat, pemikir, aktivis, akademisi, maupun warga biasa bisa hadir dan berdialog. Nama “Perspektif” dipilih karena setiap pandangan selalu lahir […]

  • Ilustrasi seorang ayah sedang berdoa.

    Saat Rezeki Seret dan Tagihan Menumpuk, Amalkan Doa Ini

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada orang yang siangnya masih bisa tersenyum. Masih bercanda dengan tetangga. Masih bekerja seperti biasa. Namun begitu malam datang dan rumah mulai sepi, pikirannya penuh. Cicilan belum selesai. Uang sekolah anak sudah dekat. Besok tagihan datang lagi. Tidak sedikit kepala keluarga yang sekarang menjalani hari-hari seperti itu. Karena itulah doa lunas hutang […]

  • wawasan kebangsaan

    Pemkab Ciamis Perkuat Wawasan Kebangsaan ASN

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Pemkab Ciamis memperkuat wawasan kebangsaan ASN sebagai upaya menjaga persatuan dan mencegah ancaman sosial. albadarpost.com, CAKRAWALA – Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan di tubuh aparatur sipil negara. Kebijakan ini tak hanya bertumpu pada seremonial, tetapi diarahkan pada penguatan kapasitas ASN sebagai perekat sosial di tengah ancaman narkoba dan meningkatnya intoleransi. Penguatan Nilai […]

  • Demo HMI Tasikmalaya

    HMI Tasikmalaya Gugat Belanja Rapat dan Laundry Pejabat

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Demo HMI Tasikmalaya menjadi perhatian publik pada Senin (8/6/2026). Aksi mahasiswa atau unjuk rasa yang berlangsung di halaman Bale Kota Tasikmalaya itu bukan sekadar menyuarakan kritik terhadap pemerintah daerah. Lebih dari itu, mereka membawa satu pertanyaan yang dianggap mewakili kegelisahan sebagian masyarakat: apakah anggaran daerah sudah benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat? […]

  • disiplin ASN

    Disiplin ASN Ditegakkan, Guru SD Diberhentikan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pemkab Pasuruan memberhentikan guru ASN karena pelanggaran disiplin, memicu sorotan soal penugasan di daerah terpencil. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberhentikan seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah dinilai melanggar aturan kehadiran kerja. Keputusan ini menjadi sorotan publik karena beririsan dengan persoalan layanan pendidikan di wilayah terpencil dan beban jarak tempuh guru yang belum […]

  • kasus perundungan Tangsel

    Dinas Pendidikan Tangsel Evaluasi Kasus Perundungan yang Berujung Kematian Siswa

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Siswa SMPN 19 Tangsel meninggal setelah dugaan perundungan. Dinas Pendidikan evaluasi dan polisi selidiki kasus. albadarpost.com, HUMANIORA – Dugaan kasus perundungan Tangsel kembali mencuat setelah MH, 13 tahun, siswa kelas I SMPN 19 Tangerang Selatan, meninggal di ruang ICU RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu pagi 16 November 2025. Ia wafat setelah hampir sebulan merawat luka […]

expand_less