Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Hukum Inhaler saat Puasa, Batal atau Tidak?

Hukum Inhaler saat Puasa, Batal atau Tidak?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLEHukum inhaler saat puasa sering menjadi pertanyaan umat Islam, terutama bagi penderita asma dan gangguan pernapasan. Selain itu, banyak pula yang bertanya tentang hukum obat semprot hidung saat puasa dan apakah penggunaannya membatalkan ibadah Ramadan. Karena itu, penting memahami penjelasan fikih berdasarkan dalil dan pendapat ulama agar tidak ragu dalam beribadah.

Puasa dalam Islam berarti menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Allah Ta’ala berfirman:

“Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini menjadi dasar bahwa sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui jalur yang lazim, seperti makanan dan minuman, dapat membatalkan puasa.

Baca juga: Cinta dalam Sepiring Nasi: Bahasa Cinta Paling Tulus

Bagaimana Hukum Inhaler saat Puasa?

Para ulama kontemporer banyak membahas hukum inhaler saat puasa karena alat ini tidak dikenal pada masa klasik. Inhaler bekerja dengan menyemprotkan obat berbentuk partikel halus langsung ke saluran pernapasan.

Mayoritas ulama masa kini berpendapat bahwa penggunaan inhaler tidak membatalkan puasa. Mereka beralasan bahwa zat yang masuk sangat kecil, tidak menyerupai makan atau minum, serta langsung menuju paru-paru, bukan lambung.

Syaikh Ibnu Baz rahimahullah menjelaskan bahwa inhaler bagi penderita asma tidak membatalkan puasa karena tidak termasuk makan dan minum. Pendapat serupa juga dikemukakan oleh Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah. Beliau menegaskan bahwa partikel inhaler tidak sampai ke perut dalam kadar yang dianggap sebagai asupan makanan.

Selain itu, Majma’ Al-Fiqh Al-Islami (Akademi Fikih Islam Internasional) juga memutuskan bahwa inhaler asma tidak membatalkan puasa karena sifatnya yang berupa uap atau partikel ringan.

Namun demikian, sebagian kecil ulama berpendapat sebaliknya. Mereka mengqiyaskan inhaler dengan sesuatu yang masuk melalui rongga terbuka menuju tubuh bagian dalam. Meski begitu, pendapat ini tidak dominan dalam kajian fikih kontemporer.

Obat Semprot Hidung saat Puasa, Apa Bedanya?

Berbeda dengan inhaler, obat semprot hidung saat puasa memerlukan perhatian khusus. Islam telah memberikan peringatan tentang hidung sebagai jalur yang dapat membatalkan puasa jika cairan masuk secara berlebihan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Bersungguh-sungguhlah dalam beristinsyaq (menghirup air ke hidung) kecuali jika engkau sedang berpuasa.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa cairan yang masuk melalui hidung berpotensi sampai ke tenggorokan dan lambung. Oleh sebab itu, jika obat semprot hidung masuk hingga tertelan secara sengaja, maka puasa bisa batal.

Namun, jika penggunaannya sangat ringan dan tidak sampai ke tenggorokan, sebagian ulama membolehkannya, terutama dalam kondisi darurat medis. Prinsip darurat dalam syariat memberi keringanan bagi orang sakit.

Allah berfirman:

“Barang siapa sakit atau dalam perjalanan, maka gantilah pada hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Karena itu, jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan untuk berpuasa tanpa obat, seseorang boleh berbuka dan mengganti puasanya di hari lain.

Prinsip Fikih: Tidak Memberatkan Umat

Islam tidak menghendaki kesulitan. Dalam kaidah fikih disebutkan: Al-masyaqqah tajlibut taisir (kesulitan mendatangkan kemudahan). Kaidah ini menjadi landasan banyak fatwa terkait hukum inhaler saat puasa dan obat medis lainnya.

Selain itu, para ulama membedakan antara sesuatu yang mengenyangkan dan sesuatu yang murni pengobatan. Inhaler tidak memberikan nutrisi. Ia hanya membantu membuka saluran pernapasan. Oleh karena itu, banyak ulama menilai penggunaannya lebih dekat kepada pengobatan luar daripada konsumsi makanan.

Meski demikian, setiap Muslim tetap perlu berhati-hati. Jika ragu, sebaiknya berkonsultasi kepada ustaz atau lembaga fatwa terpercaya, sekaligus bertanya kepada dokter mengenai kondisi medisnya.

Mana yang Lebih Aman?

Jika memungkinkan, penderita asma dapat menggunakan inhaler setelah berbuka atau sebelum sahur. Namun, jika serangan terjadi di siang hari, keselamatan jiwa harus diutamakan. Dalam kondisi seperti itu, menggunakan inhaler lebih utama daripada mempertahankan puasa dengan risiko kesehatan.

Sementara itu, pengguna obat semprot hidung perlu memastikan cairan tidak sampai tertelan. Jika tidak bisa dihindari dan penyakit cukup berat, maka keringanan syariat berlaku.

Dengan demikian, hukum inhaler saat puasa menurut mayoritas ulama tidak membatalkan puasa. Adapun obat semprot hidung memerlukan kehati-hatian karena berpotensi masuk ke tenggorokan.

Puasa Ramadan adalah ibadah agung, tetapi Islam tetap memperhatikan kesehatan umatnya. Dalil Al-Qur’an, hadis, dan qaul ulama menunjukkan bahwa syariat memberi kemudahan dalam kondisi sakit.

Karena itu, penderita asma tidak perlu cemas berlebihan. Selama penggunaan inhaler sesuai kebutuhan medis dan tidak menyerupai makan atau minum, mayoritas ulama membolehkannya. Sementara itu, obat semprot hidung harus digunakan dengan bijak agar tidak membatalkan puasa.

Semoga penjelasan ini membantu Anda menjalankan Ramadan dengan tenang, sehat, dan penuh keyakinan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poster rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK Jawa Barat 2026 bagi mahasiswa dan masyarakat umum.

    Kesempatan Emas! OJK Jabar Cari Duta Literasi Keuangan 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat membuka rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK 2026 bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat. Program duta edukasi keuangan OJK ini bertujuan memperluas literasi keuangan di berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga komunitas masyarakat. Rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK Jawa Barat terbuka […]

  • Cek Kesehatan Gratis

    Dinkes Tasikmalaya Jemput Bola, Pegawai Kini Bisa Cek Kesehatan di Kantor

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Program cek kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mulai menarik perhatian banyak aparatur sipil negara (ASN). Kali ini, Dinkes tidak menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Sebaliknya, petugas langsung mendatangi kantor-kantor instansi pemerintah untuk melakukan pemeriksaan penyakit tidak menular secara gratis. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini berbagai […]

  • Kereta Api Nataru

    KAI Perluas Layanan Kereta Api Nataru Demi Antisipasi Lonjakan Penumpang

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KAI menambah Kereta Api Nataru untuk antisipasi lonjakan penumpang dan menjaga kelancaran libur akhir tahun. albadarpost.com, LENSA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah puluhan perjalanan Kereta Api Nataru untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini penting karena kebutuhan mobilitas masyarakat pada akhir tahun terus meningkat dan […]

  • penurunan stunting

    Evaluasi Penurunan Stunting Tasikmalaya dan Uji Integrasi Kebijakan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Analisis evaluasi penurunan stunting Tasikmalaya dan integrasi koperasi sebagai strategi kebijakan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rapat Evaluasi Program Pencegahan dan Penurunan Stunting yang digelar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, bersamaan dengan Bimbingan Teknis Koperasi Merah Putih 2025, bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi cermin penting untuk menilai sejauh mana kebijakan daerah mampu mengintegrasikan intervensi kesehatan […]

  • Ayam goreng kampung berbumbu tradisional berwarna keemasan dengan tekstur renyah di luar dan daging lembut di dalam.

    Resep Ayam Goreng Kampung Gurihnya Bikin Nagih

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep Ayam Goreng Kampung selalu menjadi pilihan favorit karena cita rasanya yang khas, gurih, dan lebih tahan lama. Ayam goreng bumbu kampung menghadirkan aroma rempah yang kuat serta tekstur daging yang padat dan lezat. Tak heran jika resep ayam goreng tradisional ini sering dicari sebagai lauk andalan keluarga maupun stok makanan di […]

  • P3K Paruh Waktu

    Pemkab Pangandaran Serahkan SK P3K Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Pemkab Pangandaran serahkan SK P3K paruh waktu untuk perkuat manajemen ASN dan layanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyerahkan surat keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu kepada ribuan aparatur pada Rabu, 24 Desember 2025. Penyerahan dilakukan melalui apel resmi di Alun-alun Parigi dan menjadi langkah penting dalam penataan […]

expand_less