Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Data KTP Keliru, Buruh Perkebunan Sulit Akses Layanan Sosial di Jember

Data KTP Keliru, Buruh Perkebunan Sulit Akses Layanan Sosial di Jember

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Masalah status KTP buruh perkebunan di Jember menghambat akses bantuan sosial dan kesehatan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Status KTP yang keliru membuat Buniman, 65 tahun, hidup di tengah kemiskinan ekstrem tanpa akses bantuan sosial maupun layanan kesehatan. Warga Perkebunan Kopi Silosanen, Kecamatan Silo, Jember, itu tercatat sebagai karyawan BUMN pada kartu identitasnya, padahal ia hanya buruh harian lepas. Kesalahan data ini menyeret konsekuensi panjang: tidak bisa mengakses program jaminan kesehatan gratis dan tak tersentuh skema bantuan bagi warga miskin.

Perkara ini penting karena masalah serupa kerap muncul di wilayah perkebunan dan hutan—daerah yang tingkat miskin ekstremnya masih tinggi. Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan tengah menelusuri kasus-kasus salah data seperti yang dialami Buniman untuk memastikan warga rentan tidak terhalang oleh administrasi yang keliru.

Sejak lahir, Buniman tinggal dan bekerja di lahan perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional V Surabaya. Ia dan keluarganya menempati rumah sederhana 4×10 meter yang disediakan perusahaan untuk buruh borongan. Tak ada aset tanah ataupun rumah pribadi, meski ia telah puluhan tahun bekerja merawat kopi.

Pendapatan Buniman bergantung pada panggilan kerja. Upah PTPN Rp40 ribu per hari, bekerja enam jam. Namun dalam sebulan, ia hanya bekerja 5–7 hari. Untuk bertahan hidup, ia merawat kebun warga di luar area PTPN dengan bayaran Rp50 ribu per hari, juga tidak pasti. Sebagai tambahan, ia memelihara dua sapi titipan dengan sistem bagi hasil.

Di rumah itu, Buniman tinggal bersama istrinya yang sakit komplikasi, tiga anak, dan dua cucu. Istrinya, Iyem, sudah lima tahun tak berobat ke rumah sakit. Ia hanya bisa berbaring. Ketika kondisinya memburuk, keluarga memanggil bidan desa. Situasi keluarga ini memperlihatkan dampak nyata dari salah data administratif: layanan kesehatan kian jauh dari jangkauan.

Saat Buniman menjalani operasi hernia dua tahun lalu, ia sempat ditolak menggunakan JKN karena status KTP-nya sebagai karyawan BUMN. Baru setelah mandor membuat surat keterangan baru, operasi bisa dilakukan. Status KTP keliru itu kembali menjadi beban saat keluarga membutuhkan akses kesehatan untuk Iyem.


Status KTP dan Penjelasan PTPN

Pihak PTPN I Regional V Surabaya mengakui adanya warga yang tercatat sebagai “karyawan BUMN” pada KTP meski sebenarnya hanya buruh borongan. Pelaksana Tugas Kasubag Humas PTPN, M. Syaiful Rizal, menyebut masalah itu muncul saat pendataan desa. Menurutnya, warga menjawab bekerja di kebun, lalu dicatat sebagai karyawan.

Rizal menegaskan bahwa buruh borongan bukan pegawai PTPN. Perusahaan, menurutnya, sudah memberi upah rata-rata Rp57 ribu–Rp60 ribu per hari saat ada pekerjaan. Ia juga menyebut perusahaan menyalurkan program CSR kepada warga berdasarkan pengajuan proposal.

Baca juga: BSI Dorong Layanan Inklusif bagi Disabilitas di Seluruh Outlet

Namun pengakuan itu tidak menjawab tuntas akses sosial warga yang terhalang administrasi. Kesalahan pencatatan KTP membuat buruh seperti Buniman dianggap memiliki penghasilan tetap sehingga tidak memenuhi syarat bantuan.


Upaya Pemkab Jember Atasi Miskin Ekstrem

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan bahwa kemiskinan ekstrem di wilayah perkebunan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak. Ia menekankan perlunya kerja bersama pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat.

Pemkab, kata Fawait, mulai menyiapkan pelatihan bagi warga usia produktif agar memiliki keterampilan kerja. Bagi warga lansia yang tidak mampu bekerja, pemerintah berjanji tetap hadir meski dengan sumber daya terbatas.

Menurutnya, penyebab kemiskinan di area perkebunan salah satunya karena warga tidak memiliki lahan sendiri. Tanpa lahan, mereka tak bisa mendapatkan bantuan bibit atau alat pertanian. Ia berharap program reforma agraria dan hutan sosial dapat menyentuh warga miskin ekstrem seperti Buniman.

Masalah status KTP seperti yang dialami Buniman kini menjadi sorotan. Kesalahan data administratif sederhana dapat menutup akses layanan dasar dan memperpanjang lingkaran kemiskinan di wilayah perkebunan.

Salah data status KTP menghambat akses bantuan buruh perkebunan dan menjadi sorotan Pemkab Jember dalam penanganan miskin ekstrem. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umat Islam melaksanakan shalat tarawih Ramadan berjamaah di masjid pada malam hari dengan saf yang rapat dan suasana khusyuk.

    Shalat Tarawih Ramadan: Ampunan di Setiap Malam

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Shalat tarawih Ramadan menjadi ibadah khas yang hanya hadir di bulan suci. Ibadah ini termasuk qiyamul lail atau salat malam yang dikerjakan setelah Isya hingga menjelang fajar. Selain dikenal sebagai salat malam Ramadan, tarawih memiliki keutamaan besar karena Allah menjanjikan ampunan bagi siapa saja yang menunaikannya dengan iman dan penuh harap. Karena […]

  • pemimpin rumah tangga Islami

    Makna Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Pemimpin rumah tangga Islami menuntut tanggung jawab, etika, dan kasih sayang, bukan sekadar otoritas dalam keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Peran suami dalam Islam kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya diskursus tentang kualitas kepemimpinan dalam keluarga. Islam memposisikan suami sebagai pemimpin rumah tangga Islami, namun kepemimpinan tersebut tidak dimaknai sebagai kekuasaan sepihak. Ajaran Islam menekankan tanggung […]

  • Banner penjualan sapi kurban dan domba aqiqah milik Ari di Sukahurip, Sukaratu, Tasikmalaya.

    Domba Kurban Tasikmalaya, Penjual Tawarkan Daging Siap Santap

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pencarian domba kurban Tasikmalaya mulai meningkat di berbagai wilayah menjelang Idul Adha 2026. Tidak sedikit warga yang kini mencari hewan kurban dengan harga terjangkau, kondisi sehat, sekaligus layanan yang praktis. Di tengah kebutuhan itu, penjualan Sapi Qurban dan Domba Aqiqah milik Ari di Kampung Sukahurip, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya […]

  • Persija vs Persib

    Dipindah ke Samarinda, Persija vs Persib Justru Makin Panas

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Samarinda mungkin jauh dari Jakarta maupun Bandung. Namun pada Minggu sore, 10 Mei 2026, Stadion Segiri dipastikan menjadi titik perhatian sepak bola Indonesia. Laga Persija vs Persib tetap membawa tensi tinggi meski venue berpindah ratusan kilometer dari basis utama kedua tim. Duel klasik Liga 1 itu tidak sekadar pertandingan biasa. Ada […]

  • Keamanan Siber

    BSSN Ingatkan Bahaya Perang Siber di Garut

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keamanan siber menjadi sorotan serius dalam kegiatan Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (21/5/2026). Forum yang menghadirkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Universitas Pertahanan (Unhan) RI itu membahas ancaman digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, pemerintahan, […]

  • Ilustrasi jam pasir dengan kutipan Surat Al-‘Ashr tentang waktu, iman, amal saleh, dan kesabaran.

    Demi Waktu! Teguran Keras Surat Al-‘Ashr untuk Generasi Rebahan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Surat Al-‘Ashr sering kita baca cepat, bahkan hafal di luar kepala. Namun, justru karena terlalu akrab, banyak orang lupa bahwa Surat Al-‘Ashr adalah deklarasi kerugian massal. Dalam tiga ayat pendek dari Al-Qur’an, Allah membongkar ilusi kesibukan, produktivitas semu, dan gaya hidup yang tampak penuh pencapaian tetapi kosong makna. Surah ini bukan sekadar […]

expand_less