Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Data KTP Keliru, Buruh Perkebunan Sulit Akses Layanan Sosial di Jember

Data KTP Keliru, Buruh Perkebunan Sulit Akses Layanan Sosial di Jember

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Masalah status KTP buruh perkebunan di Jember menghambat akses bantuan sosial dan kesehatan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Status KTP yang keliru membuat Buniman, 65 tahun, hidup di tengah kemiskinan ekstrem tanpa akses bantuan sosial maupun layanan kesehatan. Warga Perkebunan Kopi Silosanen, Kecamatan Silo, Jember, itu tercatat sebagai karyawan BUMN pada kartu identitasnya, padahal ia hanya buruh harian lepas. Kesalahan data ini menyeret konsekuensi panjang: tidak bisa mengakses program jaminan kesehatan gratis dan tak tersentuh skema bantuan bagi warga miskin.

Perkara ini penting karena masalah serupa kerap muncul di wilayah perkebunan dan hutan—daerah yang tingkat miskin ekstremnya masih tinggi. Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan tengah menelusuri kasus-kasus salah data seperti yang dialami Buniman untuk memastikan warga rentan tidak terhalang oleh administrasi yang keliru.

Sejak lahir, Buniman tinggal dan bekerja di lahan perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional V Surabaya. Ia dan keluarganya menempati rumah sederhana 4×10 meter yang disediakan perusahaan untuk buruh borongan. Tak ada aset tanah ataupun rumah pribadi, meski ia telah puluhan tahun bekerja merawat kopi.

Pendapatan Buniman bergantung pada panggilan kerja. Upah PTPN Rp40 ribu per hari, bekerja enam jam. Namun dalam sebulan, ia hanya bekerja 5–7 hari. Untuk bertahan hidup, ia merawat kebun warga di luar area PTPN dengan bayaran Rp50 ribu per hari, juga tidak pasti. Sebagai tambahan, ia memelihara dua sapi titipan dengan sistem bagi hasil.

Di rumah itu, Buniman tinggal bersama istrinya yang sakit komplikasi, tiga anak, dan dua cucu. Istrinya, Iyem, sudah lima tahun tak berobat ke rumah sakit. Ia hanya bisa berbaring. Ketika kondisinya memburuk, keluarga memanggil bidan desa. Situasi keluarga ini memperlihatkan dampak nyata dari salah data administratif: layanan kesehatan kian jauh dari jangkauan.

Saat Buniman menjalani operasi hernia dua tahun lalu, ia sempat ditolak menggunakan JKN karena status KTP-nya sebagai karyawan BUMN. Baru setelah mandor membuat surat keterangan baru, operasi bisa dilakukan. Status KTP keliru itu kembali menjadi beban saat keluarga membutuhkan akses kesehatan untuk Iyem.


Status KTP dan Penjelasan PTPN

Pihak PTPN I Regional V Surabaya mengakui adanya warga yang tercatat sebagai “karyawan BUMN” pada KTP meski sebenarnya hanya buruh borongan. Pelaksana Tugas Kasubag Humas PTPN, M. Syaiful Rizal, menyebut masalah itu muncul saat pendataan desa. Menurutnya, warga menjawab bekerja di kebun, lalu dicatat sebagai karyawan.

Rizal menegaskan bahwa buruh borongan bukan pegawai PTPN. Perusahaan, menurutnya, sudah memberi upah rata-rata Rp57 ribu–Rp60 ribu per hari saat ada pekerjaan. Ia juga menyebut perusahaan menyalurkan program CSR kepada warga berdasarkan pengajuan proposal.

Baca juga: BSI Dorong Layanan Inklusif bagi Disabilitas di Seluruh Outlet

Namun pengakuan itu tidak menjawab tuntas akses sosial warga yang terhalang administrasi. Kesalahan pencatatan KTP membuat buruh seperti Buniman dianggap memiliki penghasilan tetap sehingga tidak memenuhi syarat bantuan.


Upaya Pemkab Jember Atasi Miskin Ekstrem

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan bahwa kemiskinan ekstrem di wilayah perkebunan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak. Ia menekankan perlunya kerja bersama pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat.

Pemkab, kata Fawait, mulai menyiapkan pelatihan bagi warga usia produktif agar memiliki keterampilan kerja. Bagi warga lansia yang tidak mampu bekerja, pemerintah berjanji tetap hadir meski dengan sumber daya terbatas.

Menurutnya, penyebab kemiskinan di area perkebunan salah satunya karena warga tidak memiliki lahan sendiri. Tanpa lahan, mereka tak bisa mendapatkan bantuan bibit atau alat pertanian. Ia berharap program reforma agraria dan hutan sosial dapat menyentuh warga miskin ekstrem seperti Buniman.

Masalah status KTP seperti yang dialami Buniman kini menjadi sorotan. Kesalahan data administratif sederhana dapat menutup akses layanan dasar dan memperpanjang lingkaran kemiskinan di wilayah perkebunan.

Salah data status KTP menghambat akses bantuan buruh perkebunan dan menjadi sorotan Pemkab Jember dalam penanganan miskin ekstrem. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi muslim membaca Surat Al-Kautsar dengan suasana tenang dan reflektif tentang makna hidup dan ketakwaan.

    Ternyata Makna Surat Al-Kautsar Bukan Cuma Tentang Kurban

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Banyak orang mengenal makna Al-Kautsar hanya sebagai dalil tentang kurban. Padahal tafsir Surat Al-Kautsar jauh lebih dalam dari sekadar perintah menyembelih hewan. Di balik tiga ayat pendek itu, Allah menyampaikan pesan tentang luka hati, penghinaan manusia, ketenangan jiwa, dan cara menghadapi hidup tanpa kehilangan arah. Karena terlalu sering dibaca saat salat, sebagian […]

  • Wanita muslim membaca Al-Qur’an dari HP saat shalat malam di kamar dengan suasana tenang dan khusyuk.

    Shalat Sambil Baca HP, Sah atau Tidak? Ini Jawaban yang Mengejutkan!

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Baca Al-Qur’an dari HP saat shalat, sah atau justru membatalkan ibadah? Pertanyaan ini terus memicu perdebatan. Sebagian orang menganggapnya wajar karena teknologi memudahkan tilawah. Namun, sebagian lain merasa shalat sambil memegang smartphone tidak pantas. Lalu sebenarnya, bagaimana hukum membaca Al-Qur’an dari HP ketika shalat menurut dalil dan ulama? Mari kita kupas […]

  • Konsultasi Gizi Gratis Tasikmalaya

    HUT Ke-101, RSUD Soekardjo Buka Konsultasi Gizi Gratis

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Konsultasi Gizi Gratis Tasikmalaya akan digelar oleh Instalasi Gizi RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya pada Selasa, 14 Juli 2026. Layanan konsultasi gizi tanpa biaya tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-101 RSUD dr. Soekardjo. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, masyarakat dapat memanfaatkan […]

  • Rekrutmen tenaga pendukung Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional untuk memperkuat pengawasan internal pemerintah

    Inspektorat Utama BGN Buka Rekrutmen Tenaga Pendukung Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional (BGN) membuka rekrutmen tenaga pendukung untuk memperkuat fungsi pengawasan internal. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan tugas pengawasan berjalan efektif, akuntabel, dan tepat sasaran, seiring meningkatnya peran strategis BGN dalam program nasional. Rekrutmen ini menyasar warga negara Indonesia yang memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi administrasi. Tenaga […]

  • Keluarga korban melapor ke Polres Tasikmalaya terkait kasus bobotoh tewas diduga dikeroyok usai nobar Persib.

    Pulang Nobar Persib, Remaja Tasikmalaya Tewas Dikeroyok

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus bobotoh tewas di Tasikmalaya usai menonton bareng pertandingan Persib Bandung kembali menyita perhatian publik. Seorang remaja berinisial MI (18), warga Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal saat perjalanan pulang dari acara nobar laga Bhayangkara FC melawan Persib Bandung. Peristiwa tragis itu kini resmi dilaporkan […]

  • modus penipuan AI

    OJK Jabar Ingatkan Modus Penipuan AI yang Makin Canggih

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    OJK Jabar memperingatkan peningkatan modus penipuan AI dan meminta warga lebih waspada menjaga data pribadi. albadarpost.com, PELITA – Peringatan baru dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menyusul kenaikan kasus kejahatan digital berbasis kecerdasan buatan. Modus penipuan AI kini berkembang pesat, menghadirkan risiko serius bagi keamanan data dan aktivitas keuangan masyarakat. Peringatan ini penting mengingat […]

expand_less