Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Al-Hikam: Allah Tidak Menunggu Anda Selesai Sibuk

Al-Hikam: Allah Tidak Menunggu Anda Selesai Sibuk

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Mendekat kepada Allah sering dianggap lebih mudah dilakukan ketika urusan dunia selesai. Banyak orang berkata, “Nanti kalau pekerjaan beres saya akan lebih rajin ibadah,” atau “Kalau ekonomi sudah stabil saya akan fokus kepada Allah.” Padahal menurut Al-Hikam karya Ibnu Athaillah As-Sakandari, cara berpikir seperti itu justru menjadi penghalang terbesar dalam perjalanan spiritual seseorang.

Dalam salah satu hikmahnya yang terkenal, Ibnu Athaillah menegaskan agar manusia tidak menunggu kesibukan dunia berakhir untuk meningkatkan kedekatan kepada Allah. Sebab, justru di dalam keadaan itulah Allah sedang menguji dan mendidik hamba-Nya.

Kesalahan yang Sering Tidak Disadari

Hidup manusia hampir tidak pernah benar-benar kosong dari urusan. Ketika masalah ekonomi selesai, muncul tanggung jawab keluarga. Setelah urusan keluarga mereda, pekerjaan datang silih berganti. Bahkan ketika seseorang pensiun, tubuh mulai menghadapi berbagai keterbatasan.

Karena itu, menunggu semua urusan selesai sebelum beribadah sama saja dengan menunggu sesuatu yang hampir tidak pernah datang.

Ibnu Athaillah berkata:

“لَا تَتَرَقَّبْ فَرَاغَ الْأَغْيَارِ فَإِنَّ ذَلِكَ يَقْطَعُكَ عَنْ وُجُودِ الْمُرَاقَبَةِ لَهُ فِيمَا هُوَ مُقِيمُكَ فِيهِ”
“Jangan menantikan selesainya berbagai urusan yang menghalangimu, karena hal itu akan memutusmu dari muraqabah kepada Allah dalam keadaan yang sedang Allah tempatkan untukmu.”

Pesan ini terasa sangat relevan pada zaman sekarang. Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar, mengejar target pekerjaan, mengurus usaha, atau menyelesaikan berbagai kebutuhan hidup. Namun di sela-sela kesibukan itu, sering kali hati justru semakin jauh dari Allah.

Padahal Allah tidak meminta hamba-Nya menunggu keadaan ideal.

Sebaliknya, Allah menghendaki manusia mengingat-Nya dalam setiap kondisi.

Allah Menguji dalam Nikmat dan Kesulitan

Banyak orang mengira ujian hanya hadir dalam bentuk kesusahan. Padahal Al-Qur’an menjelaskan bahwa nikmat juga merupakan ujian.

Allah berfirman:

وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Artinya:

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan, dan kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya: 35)

Karena itu, sehat adalah ujian. Kaya adalah ujian. Jabatan adalah ujian. Bahkan waktu luang juga merupakan ujian.

Sebaliknya, sakit, kesempitan rezeki, kegagalan, dan kehilangan juga menjadi sarana Allah mengukur kualitas iman seorang hamba.

Pertanyaannya bukan apakah seseorang sedang diuji atau tidak.

Pertanyaannya adalah bagaimana ia merespons ujian tersebut.

Apakah ia semakin dekat kepada Allah atau justru semakin jauh?

Jangan Menunggu Besok

Sahabat Nabi, Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma, pernah memberikan nasihat yang sangat terkenal.

Beliau berkata:

“Jika engkau berada pada waktu sore, jangan menunggu pagi. Jika engkau berada pada waktu pagi, jangan menunggu sore. Ambillah dari sehatmu untuk sakitmu dan dari hidupmu untuk matimu.”

Nasihat ini mengajarkan pentingnya memanfaatkan kesempatan yang ada saat ini.

Sebab tidak ada seorang pun yang mengetahui apakah ia masih memiliki kesempatan esok hari.

Di sebuah masjid kampung, misalnya, sering terlihat jamaah yang baru tiba beberapa menit sebelum iqamah. Ada yang masih mengenakan pakaian kerja. Ada yang datang dengan wajah lelah setelah seharian beraktivitas. Bahkan terkadang suara notifikasi ponsel masih terdengar sesaat sebelum saf dirapikan.

Namun justru dalam kondisi seperti itulah nilai perjuangan seorang hamba terlihat.

Bukan ketika semua keadaan sempurna.

Melainkan ketika ia tetap mengingat Allah di tengah kesibukan yang nyata.

Muraqabah: Merasa Diawasi Allah Setiap Saat

Salah satu inti pesan Al-Hikam adalah muraqabah, yaitu kesadaran bahwa Allah selalu melihat dan mengawasi hamba-Nya.

Ketika seseorang memiliki muraqabah, ia tidak hanya beribadah saat berada di masjid.

Ia juga menjaga kejujuran ketika berdagang.

Ia menjaga lisannya ketika berbicara.

Dan ia menjaga jarinya ketika mengetik komentar di media sosial.

Lalu menjaga niatnya ketika bekerja mencari nafkah.

Dengan demikian, seluruh aktivitas dunia dapat berubah menjadi jalan menuju Allah.

Inilah yang sering terlupakan.

Banyak orang ingin dekat kepada Allah dengan meninggalkan kesibukan, padahal Allah justru menghendaki kedekatan itu hadir di tengah aktivitas yang sedang dijalani.

Hidup Tidak Akan Pernah Sepi dari Ujian

Sahl bin Abdullah At-Tustari pernah berkata:

“Jika datang malam, jangan menunggu siang untuk menunaikan hak Allah. Dan jika datang siang, jangan menunggu malam.”

Nasihat tersebut mengingatkan bahwa kesempatan terbaik untuk taat adalah sekarang.

Bukan besok.

Bukan setelah kaya.

Dan bukan setelah pensiun.

Bukan pula setelah semua masalah selesai.

Karena pada kenyataannya, hidup memang dirancang sebagai tempat ujian.

Selama masih bernapas, manusia akan terus berhadapan dengan pilihan antara mendekat atau menjauh dari Allah.

Dan di situlah letak nilai kehidupan yang sesungguhnya.

Jangan menunggu hidup tenang untuk mendekat kepada Allah. Sebab ketenangan sejati bukanlah ketika semua masalah hilang, melainkan ketika hati tetap bersama Allah di tengah badai yang belum selesai. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Curanmor Tasikmalaya

    Lima Motor Diamankan, Polisi Tasikmalaya Ungkap Jaringan Curanmor

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus curanmor Tasikmalaya kembali menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya kewaspadaan masyarakat terhadap pencurian kendaraan bermotor, Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap sembilan kasus curanmor dalam pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026 yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 7 Juni 2026. Dari pengungkapan tersebut, Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota mengamankan tiga tersangka, termasuk satu pelaku […]

  • Ilustrasi Muslim bersedekah pada pagi hari sebagai gambaran keutamaan sedekah pagi dalam ajaran Islam.

    Sedekah Pagi Ternyata Punya Keutamaan Besar, Ini Penjelasan Hadisnya

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi hari biasanya dimulai dengan kesibukan. Ada yang buru-buru berangkat kerja, membuka toko, mengecek pesan pelanggan, atau memikirkan target yang harus dicapai hari itu. Namun di tengah rutinitas tersebut, Islam justru mengajarkan satu kebiasaan sederhana yang sering luput dilakukan banyak orang: sedekah pagi. Amalan ini terlihat ringan. Nilainya kadang tidak besar. Akan […]

  • Miras Ciamis

    Bupati Ciamis Bergerak, Perbup Anti Miras dan Narkoba Segera Disiapkan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persoalan miras Ciamis, narkoba, hingga kenakalan remaja kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Ciamis. Isu sosial tersebut mencuat dalam audiensi antara Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Ciamis bersama Bupati Ciamis di Ruang Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Jumat (22/05/2026). Audiensi itu tidak hanya membahas peredaran minuman keras dan narkotika. Namun juga […]

  • hidangan opor ayam kampung asli dengan kuah santan kental dan bumbu rempah tradisional khas Indonesia

    Rahasia Opor Ayam Kampung Asli, Resep Legendaris

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu aroma yang sering membuat banyak orang tiba-tiba rindu rumah: opor ayam kampung yang dimasak perlahan di dapur. Bagi banyak keluarga Indonesia, resep opor ayam kampung bukan sekadar hidangan. Resep ini merupakan bagian dari kenangan masa kecil, tradisi keluarga, sekaligus warisan rasa yang terus dijaga dari generasi ke generasi. Karena itu, […]

  • efisiensi anggaran DPRD

    Efisiensi Anggaran DPRD, Akankah Tasikmalaya Ambil Langkah Berani?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Tasikmalaya di Persimpangan Keputusan albadapost.com, EDITORIAL – Efisiensi anggaran DPRD kembali menjadi isu publik di Tasikmalaya. Saat Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memangkas tunjangan legislatif sebagai respon tekanan fiskal, DPRD Tasikmalaya belum menunjukkan sikap tegas. Keraguan ini bukan sekadar soal kebijakan anggaran, tetapi menyentuh dimensi moral dan kepercayaan rakyat. Publik bertanya dengan wajar. Ketika beban […]

  • Kapolresta Cup 2026

    Kapolresta Cup Tasikmalaya Pecah, 633 Atlet Rebut Gelar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara shuttlecock beradu dengan senar raket terdengar nyaris tanpa jeda. Dari satu lapangan ke lapangan lain, para atlet bergerak cepat mengejar setiap poin. Sorak penonton sesekali pecah ketika reli panjang berakhir dengan smash keras yang sulit dikembalikan. Atmosfer itulah yang terasa dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolresta Cup Open 2026. Turnamen yang menjadi […]

expand_less