Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Garut Perpanjang Tanggap Darurat demi Pulihkan Akses Warga

Pemkab Garut Perpanjang Tanggap Darurat demi Pulihkan Akses Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab memperpanjang tanggap darurat Garut 14 hari untuk percepatan penanganan longsor, banjir, dan pergeseran tanah.

albadarpost.com, LENSA – Pemkab Garut kembali memperpanjang status tanggap darurat Garut selama 14 hari setelah rangkaian bencana hidrometeorologi masih terjadi dan penanganan infrastruktur rusak belum sepenuhnya selesai. Perpanjangan ini menjadi langkah penting untuk memastikan akses warga tidak kembali terputus dan seluruh wilayah terdampak bisa segera pulih.

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh, menyampaikan keputusan itu muncul saat masa tanggap darurat memasuki hari ke-26. Pada saat itu, bencana baru kembali muncul di sejumlah titik. “Perpanjangan terjadi karena pada hari ke-26 ternyata terjadi bencana, terutama pada Sabtu (6/12). Kondisi ini menuntut penanganan lebih lanjut,” ujarnya di Garut, Senin.

Pemerintah Kabupaten Garut sebelumnya menetapkan status tanggap darurat pada 11 November 2025 untuk 14 hari. Namun pengerjaan infrastruktur yang rusak, terutama jembatan dan akses jalan, belum tuntas sehingga status diperpanjang hingga 8 Desember 2025. Perpanjangan kedua ini memastikan seluruh titik terdampak tetap berada dalam payung kebijakan cepat darurat.

Dampak Kerusakan dan Alasan Perpanjangan Tanggap Darurat Garut

Aah menjelaskan, tanggap darurat Garut perlu diperpanjang karena masih terjadinya longsor, banjir, dan tanah bergerak di wilayah selatan Garut. Salah satu prioritas adalah penanganan empat jembatan rusak di Kecamatan Bungbulang. “Ada empat jembatan yang putus di Bungbulang, dan ada pergeseran tanah,” katanya.

Dengan jembatan putus, sebagian warga terisolasi. Bahkan kendaraan angkutan umum dilaporkan tidak dapat keluar karena akses terputus. Kondisi ini membuat aktivitas ekonomi terhenti dan layanan dasar terganggu.

Melalui status tanggap darurat, pemerintah daerah memiliki kewenangan mempercepat pengerahan anggaran dan logistik. Tujuannya agar perbaikan akses warga tidak terhambat proses administrasi biasa. “Hal yang paling penting adalah memastikan warga bisa kembali beraktivitas dengan aman. Jembatan dan akses utama harus segera dipulihkan,” ucap Aah.

Personel Siaga dan Data Bencana Selama Periode Tanggap Darurat Garut

BPBD Garut menyiapkan personel siaga bersama instansi terkait, ditambah relawan kebencanaan dari berbagai desa. Mereka bertugas mengevakuasi warga, menyalurkan bantuan, serta membuka akses darurat di titik longsor. “Kita saat ini sudah siap siaga untuk menanggulangi bencana dan memberikan bantuan kepada masyarakat,” kata Aah.

Hingga 8 Desember 2025, BPBD mencatat 567 kejadian bencana alam sepanjang tahun. Dari jumlah tersebut, 286 merupakan kejadian tanah longsor. Sisanya adalah banjir, cuaca ekstrem, pergerakan tanah, dan insiden hidrometeorologi lain yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Baca juga: Pemkot Bandung Tunda Perjalanan ASN demi Stabilitas Layanan Nataru

Data itu menunjukkan ancaman bencana di Garut belum mereda. Musim hujan yang masih berlangsung memicu potensi longsor lanjutan dan banjir susulan di kawasan selatan, yang memiliki topografi rentan. Wilayah dataran tinggi dengan kontur labil menjadi fokus pengawasan petugas di lapangan.

Situasi tersebut menjelaskan mengapa tanggap darurat Garut kembali diperpanjang. Pemerintah daerah menekankan bahwa keselamatan warga dan pemulihan jalur transportasi menjadi prioritas utama. Tanpa status darurat, dukungan logistik, anggaran, dan tenaga teknis akan bergerak lebih lambat.

Keputusan memperpanjang masa tanggap darurat bukan hanya respons pada kejadian baru, tetapi langkah antisipatif. Pemerintah berharap perbaikan empat jembatan, pembukaan akses desa terisolasi, serta pengendalian banjir di beberapa titik dapat diselesaikan dalam periode perpanjangan ini.

Di tengah kondisi ini, peran relawan dan masyarakat menjadi penopang utama percepatan penanganan. Banyak dari mereka bekerja membersihkan material longsor dan membantu distribusi logistik ke wilayah sulit dijangkau. Pemerintah daerah menyebut kolaborasi ini sebagai fondasi penting dalam operasi darurat.

Kebijakan tanggap darurat Garut diperkirakan akan menentukan seberapa cepat wilayah terdampak bisa pulih. Jika cuaca memburuk, BPBD Garut menyiapkan kemungkinan perpanjangan evaluatif, terutama bila kerusakan tambahan kembali muncul.

Perpanjangan tanggap darurat Garut memastikan percepatan perbaikan jembatan, akses warga, dan penanganan bencana hidrometeorologi yang masih berlangsung. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dana PEN

    Utang Masjid Al Jabbar Tekan APBD Jabar, Dana PEN Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadapi tekanan fiskal serius akibat beban utang pembangunan Masjid Raya Al Jabbar yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kewajiban pembayaran cicilan utang tersebut kini memengaruhi ruang gerak APBD, sekaligus memicu perdebatan soal prioritas belanja publik dan transparansi pengelolaan anggaran daerah. Masjid Raya Al Jabbar dibangun […]

  • Suasana pelayanan terpadu Pepatah Manis Kabupaten Ciamis yang menghadirkan berbagai layanan publik, Job Fair, dan Gerakan Pangan Murah.

    Catat Tanggalnya! Belasan Instansi Buka Layanan Sekaligus di Islamic Center Ciamis

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Masyarakat Kabupaten Ciamis kembali mendapat kesempatan mengakses berbagai layanan publik dalam satu lokasi melalui Pepatah Manis Ciamis 2026. Program yang merupakan singkatan dari Pelayanan Terpadu Pemerintah untuk Masyarakat Ciamis ini akan digelar pada Kamis, 4 Juni 2026, di Islamic Center Kabupaten Ciamis, mulai pukul 08.00 hingga 15.15 WIB. Dilansir dari akun […]

  • Lomba Agustusan Unik

    7 Lomba Agustusan Unik, Nomor 6 Dijamin Heboh

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, banyak panitia mulai berburu lomba Agustusan unik yang mampu menghadirkan suasana baru. Warga kini tidak hanya mencari permainan yang seru, tetapi juga ide lomba 17 Agustus, lomba HUT RI, dan permainan Agustusan yang murah, mudah disiapkan, serta melibatkan semua kalangan. Jika selama ini balap […]

  • pariwisata Pangandaran

    Pariwisata Pangandaran Siap Melonjak, Tol Getaci Bakal Pangkas Waktu Tempuh Wisatawan

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Tol Getaci diprediksi dorong pariwisata Pangandaran, memangkas waktu tempuh Jakarta–Pangandaran hingga separuhnya. albadarpost.com, LENSA – Pariwisata Pangandaran, Jawa Barat, terus menunjukkan geliat positif dengan potensi wisata alam dan budaya yang makin beragam. Namun, perjalanan panjang dan macet menuju kawasan itu masih menjadi hambatan utama. Kehadiran proyek strategis nasional Tol Getaci digadang bakal jadi solusi yang […]

  • Menteri Sosial Gus Ipul melakukan sidak di kantor Kemensos terkait ribuan ASN yang bolos di hari pertama kerja usai Lebaran.

    Geger! Ribuan ASN Kemensos Tak Hadir Usai Lebaran, Gus Ipul Langsung Bertindak

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Fenomena ASN Kemensos bolos mendadak menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa ribuan pegawai di lingkungan Kementerian Sosial tidak hadir pada hari pertama kerja usai libur Lebaran 2026. Kasus pegawai Kemensos tidak masuk kerja, atau ASN Kemensos absen tanpa keterangan, memicu langkah tegas dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa […]

  • UMP dan UMK 2026

    Gubernur Jabar Tetapkan UMP dan UMK 2026

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Penetapan UMP dan UMK Jabar 2026 diteken hari ini, disparitas upah antar daerah masih jadi masalah utama. albadarpost.com, HUMANIORA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), serta upah sektoral Jawa Barat 2026 akan ditandatangani pada Rabu, 24 Desember 2025. Keputusan ini menjadi penentu arah kebijakan pengupahan […]

expand_less