Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tekan Stunting, Asep Sopari: Perubahan Dimulai dari Rumah

Tekan Stunting, Asep Sopari: Perubahan Dimulai dari Rumah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHStunting Jawa Barat kembali menjadi sorotan serius. Kasus stunting, gizi buruk anak, serta kekurangan nutrisi masih menjadi tantangan nyata yang harus segera ditangani. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, dengan keluarga sebagai garda terdepan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Gedung Sate, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menekan angka stunting.

“Mari kita sukseskan program ini bersama-sama. Dimulai dari lingkungan keluarga, kita pastikan asupan gizi anak-anak kita terpenuhi dengan baik.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Sebaliknya, peran keluarga menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Stunting Bukan Sekadar Masalah Tinggi Badan

Stunting sering kali dipahami secara sempit sebagai kondisi tubuh pendek pada anak. Padahal, dampaknya jauh lebih luas. Kondisi ini memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, serta potensi ekonomi di masa depan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi stunting nasional masih berada di angka 21,6% (SSGI 2022). Angka tersebut memang menunjukkan penurunan, namun tetap menjadi perhatian karena target nasional berada di bawah 14%.

Di Jawa Barat, berbagai upaya terus dilakukan untuk mempercepat penurunan angka tersebut. Program intervensi gizi, edukasi masyarakat, hingga peningkatan layanan kesehatan terus diperkuat secara bertahap.

Peran Keluarga Jadi Penentu Utama

Namun demikian, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan. Perubahan nyata justru dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam memastikan anak mendapatkan nutrisi yang cukup sejak dini.

Selain itu, pola asuh yang tepat juga memberikan dampak besar. Pemberian ASI eksklusif, makanan bergizi seimbang, serta pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan menjadi langkah sederhana namun efektif.

Di sisi lain, edukasi masyarakat juga perlu terus ditingkatkan. Banyak kasus stunting terjadi karena kurangnya pemahaman tentang gizi, bukan semata-mata faktor ekonomi.

Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan

Sementara itu, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka stunting. Program yang terintegrasi akan mempercepat hasil yang diharapkan.

Rapat koordinasi di Bandung menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah antar daerah. Setiap wilayah didorong untuk menggunakan data yang akurat agar intervensi lebih tepat sasaran.

Selain itu, pemanfaatan teknologi mulai dioptimalkan untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkala. Dengan demikian, potensi stunting dapat dideteksi lebih dini dan segera ditangani.

Langkah Kecil, Dampak Besar untuk Masa Depan

Pada akhirnya, stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi juga investasi masa depan bangsa. Anak-anak yang tumbuh sehat akan menjadi generasi unggul yang mampu bersaing secara global.

Karena itu, setiap pihak memiliki tanggung jawab yang sama. Keluarga, masyarakat, hingga pemerintah harus bergerak bersama dalam satu arah.

Ajakan yang disampaikan Wakil Bupati Tasikmalaya menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Dengan memastikan gizi anak terpenuhi sejak sekarang, masa depan Indonesia dapat dijaga dengan lebih baik. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengelolaan Sampah Tasikmalaya

    Tasikmalaya Bergerak Cepat Atasi Sampah, Wakil Bupati Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengelolaan Sampah Tasikmalaya kini tidak lagi bisa ditunda. Di tengah tekanan volume sampah yang terus meningkat, pemerintah daerah mulai bergerak lebih agresif. Fokusnya jelas: membangun sistem yang tidak hanya rapi di atas kertas, tetapi benar-benar berjalan dari tingkat kecamatan hingga desa. Pengelolaan Sampah Tasikmalaya—atau tata kelola sampah daerah—menjadi isu yang semakin mendesak. […]

  • Santunan Masjid Rahmatullah BRP kepada kaum dhuafa dan fakir miskin menjelang Ramadhan di Tasikmalaya

    Masjid Rahmatullah BRP Buktikan Masjid Pusat Kepedulian

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 223
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Santunan Masjid Rahmatullah BRP kembali menguatkan makna bahwa masjid bukan sekadar ruang ibadah. Santunan Masjid Rahmatullah BRP sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian sosial warga terhadap kaum dhuafa dan fakir miskin. Melalui kegiatan berbagi ini, Masjid Rahmatullah BRP memperlihatkan peran strategisnya sebagai pusat solidaritas umat menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Sejak pagi, suasana […]

  • Tamu Allah

    Terungkap! Mengapa Jamaah Haji Disebut Tamu Allah?

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Istilah tamu Allah sudah sangat akrab di telinga umat Islam, terutama saat musim haji tiba. Sebutan itu diberikan kepada jamaah haji yang datang ke Tanah Suci untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Dalam ajaran Islam, istilah tamu Allah bukan sekadar ungkapan simbolis, tetapi memiliki makna spiritual yang sangat dalam. Karena itu, banyak orang […]

  • Santri pesantren berdiskusi dalam forum bahtsul masail dengan kitab kuning membahas hukum Islam dan persoalan modern

    Dari Pesantren, Santri Menjawab Masalah Zaman Lewat Bahtsul Masail

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Di tengah derasnya perubahan zaman, tidak semua orang tahu bahwa di ruang-ruang sederhana pesantren, para santri rutin membahas persoalan besar umat. Tradisi bahtsul masail menjadi wadah penting yang mempertemukan ilmu klasik dengan realitas modern. Melalui forum ini, bahtsul masail di pesantren tidak hanya menjadi diskusi biasa, tetapi juga ruang kajian fiqih, forum […]

  • kapal Pertamina Selat Hormuz

    Selat Hormuz Memanas: Kapal Malaysia Lolos, Dua Tanker Pertamina Masih Tertahan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Situasi Selat Hormuz kembali menarik perhatian dunia setelah beberapa kapal tanker mendapat izin melintas dari Iran. Namun di tengah perkembangan itu, kapal Pertamina Selat Hormuz justru masih tertahan di kawasan Teluk Arab. Kondisi ini memicu perhatian publik karena jalur tersebut merupakan salah satu rute paling penting bagi perdagangan energi global. Sejumlah […]

  • retribusi wisata efektif

    PAD Pangandaran Lampaui Target 2025

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Pendapatan pariwisata Pangandaran 2025 mencapai Rp47,5 miliar. Retribusi wisata efektif dorong PAD daerah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp47,5 miliar. Capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah dan menunjukkan kinerja positif sektor pariwisata sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah. […]

expand_less