Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tekan Stunting, Asep Sopari: Perubahan Dimulai dari Rumah

Tekan Stunting, Asep Sopari: Perubahan Dimulai dari Rumah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHStunting Jawa Barat kembali menjadi sorotan serius. Kasus stunting, gizi buruk anak, serta kekurangan nutrisi masih menjadi tantangan nyata yang harus segera ditangani. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, dengan keluarga sebagai garda terdepan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Gedung Sate, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menekan angka stunting.

“Mari kita sukseskan program ini bersama-sama. Dimulai dari lingkungan keluarga, kita pastikan asupan gizi anak-anak kita terpenuhi dengan baik.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Sebaliknya, peran keluarga menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Stunting Bukan Sekadar Masalah Tinggi Badan

Stunting sering kali dipahami secara sempit sebagai kondisi tubuh pendek pada anak. Padahal, dampaknya jauh lebih luas. Kondisi ini memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, serta potensi ekonomi di masa depan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi stunting nasional masih berada di angka 21,6% (SSGI 2022). Angka tersebut memang menunjukkan penurunan, namun tetap menjadi perhatian karena target nasional berada di bawah 14%.

Di Jawa Barat, berbagai upaya terus dilakukan untuk mempercepat penurunan angka tersebut. Program intervensi gizi, edukasi masyarakat, hingga peningkatan layanan kesehatan terus diperkuat secara bertahap.

Peran Keluarga Jadi Penentu Utama

Namun demikian, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan. Perubahan nyata justru dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam memastikan anak mendapatkan nutrisi yang cukup sejak dini.

Selain itu, pola asuh yang tepat juga memberikan dampak besar. Pemberian ASI eksklusif, makanan bergizi seimbang, serta pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan menjadi langkah sederhana namun efektif.

Di sisi lain, edukasi masyarakat juga perlu terus ditingkatkan. Banyak kasus stunting terjadi karena kurangnya pemahaman tentang gizi, bukan semata-mata faktor ekonomi.

Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan

Sementara itu, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka stunting. Program yang terintegrasi akan mempercepat hasil yang diharapkan.

Rapat koordinasi di Bandung menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah antar daerah. Setiap wilayah didorong untuk menggunakan data yang akurat agar intervensi lebih tepat sasaran.

Selain itu, pemanfaatan teknologi mulai dioptimalkan untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkala. Dengan demikian, potensi stunting dapat dideteksi lebih dini dan segera ditangani.

Langkah Kecil, Dampak Besar untuk Masa Depan

Pada akhirnya, stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi juga investasi masa depan bangsa. Anak-anak yang tumbuh sehat akan menjadi generasi unggul yang mampu bersaing secara global.

Karena itu, setiap pihak memiliki tanggung jawab yang sama. Keluarga, masyarakat, hingga pemerintah harus bergerak bersama dalam satu arah.

Ajakan yang disampaikan Wakil Bupati Tasikmalaya menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Dengan memastikan gizi anak terpenuhi sejak sekarang, masa depan Indonesia dapat dijaga dengan lebih baik. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Sumedang

    Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Gempa Sumedang akhir 2023 mengguncang tiga kali, merusak ratusan rumah dan memicu evakuasi pasien RSUD Sumedang. albadarpost.com, LENSA – Gempa Sumedang yang terjadi pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2023, meninggalkan dampak signifikan bagi warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Guncangan yang tercatat hingga tiga kali dalam sehari tersebut tidak hanya terasa di wilayah inti, […]

  • perbaikan jalan desa

    Perbaikan Jalan “Insya Alloh” oleh Warga Tasikmalaya, Sindiran untuk Pejabat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Warga dua desa di Tasikmalaya gotong royong perbaiki jalan rusak karena janji pemerintah tak kunjung terealisasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Warga Desa Purwarahayu dan Desa Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, turun langsung memperbaiki jalan desa pada Rabu, 3 Desember 2025. Perbaikan dilakukan secara sukarela melalui gotong royong. Jalan rusak yang menghubungkan dua desa itu selama bertahun-tahun […]

  • Perang Badar

    Terungkap! Fakta Perang Badar yang Disembunyikan Sejarah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perang Badar kembali menjadi sorotan dalam berbagai kajian sejarah Islam, terutama karena menyimpan banyak fakta yang jarang dibahas. Fakta Perang Badar, kisah Perang Badar, dan sejarah Perang Badar tidak hanya berbicara tentang pertempuran, tetapi juga strategi, keimanan, serta perubahan besar dalam peta kekuatan dunia saat itu. Ini bukan sekadar perang biasa—melainkan momen yang […]

  • Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Peran guru motivator kini semakin penting dalam dunia pendidikan. Guru tidak lagi cukup hanya mengajar, tetapi juga harus menjadi inspirator, pembimbing, dan pendorong semangat belajar. Konsep guru motivator, pengajar inspiratif, dan pendidik yang membangun karakter mulai menjadi sorotan utama di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Perubahan ini tidak muncul tanpa alasan. […]

  • Satu siswa satu pohon

    Bupati Tasikmalaya Dorong Sekolah Jadi Pusat Perubahan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong sekolah menjadi pusat perubahan dalam pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peluncuran program Satu siswa satu pohon yang dirangkaikan dengan swasembada pangan berbasis sekolah di wilayah selatan Tasikmalaya, Senin (19/1/2026). Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menerima langsung kunjungan kerja Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) di […]

  • pagi Nabi Muhammad

    Pagi Nabi Muhammad SAW Dimulai dari Ibadah dan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi Nabi Muhammad SAW tidak sekadar rutinitas ibadah personal. Pola itu membentuk sistem hidup yang tertata dan berdampak sosial. Dalam konteks hari ini, ketika banyak masyarakat memulai hari dalam tekanan waktu dan distraksi digital, pola pagi Nabi Muhammad menjadi cermin yang relevan. Berbagai riwayat sahih menunjukkan bahwa pagi Nabi Muhammad diawali sebelum […]

expand_less