Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jemaah Haji Tasikmalaya 2026 Berangkat, Suasana Penuh Haru

Jemaah Haji Tasikmalaya 2026 Berangkat, Suasana Penuh Haru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 terasa berbeda sejak pagi. Udara di sekitar Gedung Dakwah Islam (GDI) seperti dipenuhi campuran rasa haru, bangga, dan cemas. Keluarga dari 445 Jemaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter 04 KJT datang lebih awal, sebagian memilih duduk diam, sementara yang lain sibuk memastikan koper dan dokumen tidak tertinggal.

Di tengah keramaian itu, satu hal terasa sama: semua orang tahu momen ini tidak akan mudah dilewati.

Tangis yang Tak Bisa Ditahan

Ketika para jemaah mulai berkumpul dengan seragam batik haji, suasana perlahan berubah. Pelukan terjadi di banyak sudut. Ada yang berusaha tersenyum, tapi tak sedikit yang akhirnya menyerah pada air mata.

Seorang ibu tampak menggenggam tangan anaknya lebih lama dari biasanya. Di sisi lain, seorang ayah menepuk bahu keluarganya, seolah ingin terlihat tegar, meski matanya mulai berkaca-kaca.

Momen seperti ini selalu berulang setiap musim haji. Namun, bagi mereka yang menjalaninya, rasanya tetap baru—dan tetap berat.

Pesan yang Tidak Sekadar Formalitas

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candranagara, secara resmi melepas keberangkatan jemaah. Namun, sambutannya tidak terdengar seperti seremoni biasa.

Ia berbicara pelan, dengan penekanan yang terasa personal. Ia mengingatkan soal kesehatan, kekompakan, dan yang paling penting—niat.

“Bapak Ibu adalah tamu Allah. Jalankan ibadah dengan khusyuk. Dan jangan lupa, kami titip doa untuk Tasikmalaya,” ucapnya.

Kalimat itu sederhana, tetapi langsung menyentuh. Beberapa jemaah terlihat mengangguk pelan, seolah menyimpan pesan tersebut dalam hati.

Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 di GDI penuh haru dengan keluarga menangis dan pelukan perpisahan.

Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 di GDI.

Lebih dari Sekadar Perjalanan Ibadah

Ibadah haji memang urusan pribadi. Namun dalam konteks ini, ada makna yang lebih luas. Para jemaah membawa nama daerah, bahkan identitas masyarakatnya.

Itulah sebabnya, sikap selama di Tanah Suci ikut menjadi sorotan. Bukan untuk dinilai, tetapi sebagai cerminan bagaimana warga Tasikmalaya hadir di ruang global umat Islam.

Karena itu, perjalanan ini tidak hanya soal berangkat dan pulang. Ada tanggung jawab moral yang ikut menyertainya.

Persiapan yang Sudah Dilalui

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Aslim, memastikan seluruh jemaah berada dalam kondisi siap. Proses panjang sudah mereka lalui, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga manasik haji.

Persiapan itu tidak selalu mudah. Beberapa jemaah harus menyesuaikan kondisi fisik, bahkan ada yang menjalani pengobatan agar tetap bisa berangkat.

Namun kini, semua proses itu terasa terbayar. Mereka berdiri di titik keberangkatan, siap melangkah lebih jauh.

Selain itu, tim pendamping dan tenaga kesehatan juga telah disiapkan. Kehadiran mereka menjadi penopang penting selama perjalanan berlangsung.

Doa Bersama yang Menggetarkan

Menjelang keberangkatan, suasana kembali hening. Doa bersama digelar, dan hampir semua yang hadir ikut menundukkan kepala.

Tidak ada suara keras, hanya lantunan doa yang mengalir perlahan. Justru di situlah letak kekuatannya.

Beberapa orang terlihat mengusap wajah, sebagian lagi menahan tangis. Waktu seakan berjalan lebih lambat.

Namun begitu bus mulai bergerak menuju Embarkasi Bekasi, suasana berubah drastis. Tangan melambai, tangis pecah, dan nama-nama dipanggil untuk terakhir kali sebelum berangkat.

Harapan yang Ikut Diberangkatkan

Pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 akhirnya bukan sekadar agenda tahunan. Ada harapan yang ikut dikirim bersama rombongan tersebut.

Harapan agar perjalanan berjalan lancar. Harapan agar semua kembali dengan selamat. Dan tentu saja, harapan untuk pulang dengan predikat haji mabrur.

Di balik itu semua, terselip doa untuk kota yang mereka tinggalkan—agar tetap aman, damai, dan dijauhkan dari bencana.

Perjalanan ini baru dimulai. Namun bagi banyak orang yang ditinggalkan, penantian justru baru terasa sekarang. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bediding

    Kenapa Musim Kemarau Justru Lebih Dingin? Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira musim kemarau identik dengan cuaca yang panas sepanjang hari. Namun, mengapa justru udara terasa lebih dingin saat malam hingga pagi? Fenomena bediding atau udara dingin saat kemarau inilah yang kembali dirasakan masyarakat di sejumlah daerah Indonesia. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi tersebut merupakan fenomena alam yang normal […]

  • Ilustrasi Ali bin Abi Thalib, khalifah keempat Khulafaur Rasyidin, dikenal sebagai Asadullah dan Babul Ilmi dalam sejarah Islam.

    Ali bin Abi Thalib: Singa Allah yang Jadi Pintu Ilmu

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 255
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ali bin Abi Thalib RA, khalifah keempat dalam Khulafaur Rasyidin, dikenal sebagai Singa Allah, Babul Ilmi, dan simbol keberanian serta kecerdasan dalam sejarah Islam. Sosok Ali bukan hanya sepupu dan menantu Rasulullah SAW, tetapi juga pemimpin yang meninggalkan jejak kuat dalam kepemimpinan, ilmu, dan keteladanan. Sejak usia belia, Ali telah menunjukkan komitmen […]

  • kejahatan terhadap anak

    Polres Tasikmalaya Ungkap Empat Kejahatan terhadap Anak dalam Sebulan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya ungkap empat kejahatan terhadap anak dalam sebulan dan menahan sejumlah pelaku. albadarpost.com, HUMANIORA – Empat kejahatan terhadap anak terjadi di Tasikmalaya dalam rentang November hingga awal Desember, menandai lonjakan kasus yang langsung menjadi perhatian aparat. Polres Tasikmalaya Kota menyebut rangkaian kejadian ini sebagai alarm serius bagi semua pihak, mengingat pelaku sebagian besar merupakan […]

  • Ilustrasi anak korban kekerasan seksual yang membutuhkan perlindungan hukum dan pendampingan psikologis

    Kekerasan Seksual Anak Meledak, DPR Desak Aksi Nyata Bukan Sekadar Hukum

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebih dari 11 ribu kasus kekerasan seksual anak terjadi dalam kurun kurang dari setahun. Angka ini bukan sekadar statistik—ini potret nyata ribuan anak korban pelecehan seksual yang banyak di antaranya memilih diam. Ketakutan, tekanan, dan relasi kuasa membuat kejahatan seksual terhadap anak terus berulang tanpa perlawanan berarti. Di tengah situasi itu, Ketua […]

  • Ilustrasi perempuan muda berjalan di kawasan sepi dengan bayangan pria mengintai, menggambarkan ancaman penculikan oleh penagih bank keliling.

    Modus Penagih Bank Keliling: Dari Utang ke Dugaan Penculikan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus dugaan penculikan dan penyekapan yang melibatkan penagih bank keliling memicu kekhawatiran publik. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang keluarga korban asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tetapi juga membuka diskusi serius tentang keamanan gadis remaja di daerah lain. Di tengah aktivitas ekonomi informal yang berkembang, masyarakat kini menghadapi risiko baru yang sebelumnya jarang […]

  • Program MBG Garut

    Camat Tarogong Kaler Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program MBG Garut atau Program Makan Bergizi Gratis terus diperkuat melalui langkah evaluasi dan koordinasi lintas pelaksana. Camat Tarogong Kaler, Rakhmat Alamsyah, memimpin kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) bersama para pengelola SPPG Tarogong Kaler di Aula Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi […]

expand_less