Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jemaah Haji Tasikmalaya 2026 Berangkat, Suasana Penuh Haru

Jemaah Haji Tasikmalaya 2026 Berangkat, Suasana Penuh Haru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 terasa berbeda sejak pagi. Udara di sekitar Gedung Dakwah Islam (GDI) seperti dipenuhi campuran rasa haru, bangga, dan cemas. Keluarga dari 445 Jemaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter 04 KJT datang lebih awal, sebagian memilih duduk diam, sementara yang lain sibuk memastikan koper dan dokumen tidak tertinggal.

Di tengah keramaian itu, satu hal terasa sama: semua orang tahu momen ini tidak akan mudah dilewati.

Tangis yang Tak Bisa Ditahan

Ketika para jemaah mulai berkumpul dengan seragam batik haji, suasana perlahan berubah. Pelukan terjadi di banyak sudut. Ada yang berusaha tersenyum, tapi tak sedikit yang akhirnya menyerah pada air mata.

Seorang ibu tampak menggenggam tangan anaknya lebih lama dari biasanya. Di sisi lain, seorang ayah menepuk bahu keluarganya, seolah ingin terlihat tegar, meski matanya mulai berkaca-kaca.

Momen seperti ini selalu berulang setiap musim haji. Namun, bagi mereka yang menjalaninya, rasanya tetap baru—dan tetap berat.

Pesan yang Tidak Sekadar Formalitas

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candranagara, secara resmi melepas keberangkatan jemaah. Namun, sambutannya tidak terdengar seperti seremoni biasa.

Ia berbicara pelan, dengan penekanan yang terasa personal. Ia mengingatkan soal kesehatan, kekompakan, dan yang paling penting—niat.

“Bapak Ibu adalah tamu Allah. Jalankan ibadah dengan khusyuk. Dan jangan lupa, kami titip doa untuk Tasikmalaya,” ucapnya.

Kalimat itu sederhana, tetapi langsung menyentuh. Beberapa jemaah terlihat mengangguk pelan, seolah menyimpan pesan tersebut dalam hati.

Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 di GDI penuh haru dengan keluarga menangis dan pelukan perpisahan.

Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 di GDI.

Lebih dari Sekadar Perjalanan Ibadah

Ibadah haji memang urusan pribadi. Namun dalam konteks ini, ada makna yang lebih luas. Para jemaah membawa nama daerah, bahkan identitas masyarakatnya.

Itulah sebabnya, sikap selama di Tanah Suci ikut menjadi sorotan. Bukan untuk dinilai, tetapi sebagai cerminan bagaimana warga Tasikmalaya hadir di ruang global umat Islam.

Karena itu, perjalanan ini tidak hanya soal berangkat dan pulang. Ada tanggung jawab moral yang ikut menyertainya.

Persiapan yang Sudah Dilalui

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Aslim, memastikan seluruh jemaah berada dalam kondisi siap. Proses panjang sudah mereka lalui, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga manasik haji.

Persiapan itu tidak selalu mudah. Beberapa jemaah harus menyesuaikan kondisi fisik, bahkan ada yang menjalani pengobatan agar tetap bisa berangkat.

Namun kini, semua proses itu terasa terbayar. Mereka berdiri di titik keberangkatan, siap melangkah lebih jauh.

Selain itu, tim pendamping dan tenaga kesehatan juga telah disiapkan. Kehadiran mereka menjadi penopang penting selama perjalanan berlangsung.

Doa Bersama yang Menggetarkan

Menjelang keberangkatan, suasana kembali hening. Doa bersama digelar, dan hampir semua yang hadir ikut menundukkan kepala.

Tidak ada suara keras, hanya lantunan doa yang mengalir perlahan. Justru di situlah letak kekuatannya.

Beberapa orang terlihat mengusap wajah, sebagian lagi menahan tangis. Waktu seakan berjalan lebih lambat.

Namun begitu bus mulai bergerak menuju Embarkasi Bekasi, suasana berubah drastis. Tangan melambai, tangis pecah, dan nama-nama dipanggil untuk terakhir kali sebelum berangkat.

Harapan yang Ikut Diberangkatkan

Pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 akhirnya bukan sekadar agenda tahunan. Ada harapan yang ikut dikirim bersama rombongan tersebut.

Harapan agar perjalanan berjalan lancar. Harapan agar semua kembali dengan selamat. Dan tentu saja, harapan untuk pulang dengan predikat haji mabrur.

Di balik itu semua, terselip doa untuk kota yang mereka tinggalkan—agar tetap aman, damai, dan dijauhkan dari bencana.

Perjalanan ini baru dimulai. Namun bagi banyak orang yang ditinggalkan, penantian justru baru terasa sekarang. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana MBG Raib

    Skandal Phishing Bekukan Program: Dana MBG Raib Rp 1 Miliar, Ribuan Siswa Kehilangan Jatah Makan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Geger! Dana MBG Raib Rp 1 miliar akibat phishing di Batujajar. Ribuan siswa SD/SMA kehilangan makan gratis, 53 pekerja dapur dirumahkan. Penipuan Digital Lumpuhkan Program Makan Bergizi Gratis di KBB albadarpost.com, LENSA – Aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang merupakan motor penggerak Program […]

  • Kenaikan pangkat ASN Tasikmalaya

    Kenaikan Pangkat ASN Tasikmalaya, Penanda Regenerasi Birokrasi Daerah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Transisi purna tugas ASN di Tasikmalaya diiringi kenaikan pangkat untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik 2026. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memulai tahun kerja 2026 dengan menegaskan komitmen menjaga kesinambungan pelayanan publik di tengah transisi purna tugas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan pelepasan ASN purna tugas sekaligus penyerahan dokumen kepegawaian, […]

  • Bootcamp Afiliator

    Kadin Tasikmalaya Gelar Bootcamp Afiliator, Target Omzet Rp50 Miliar

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya membuka Festival Bootcamp Afiliator yang diikuti 120 peserta dari berbagai daerah, Rabu (13/5/2026). Program pelatihan kreator digital tersebut langsung menjadi perhatian karena menargetkan transaksi hingga puluhan miliar rupiah dalam waktu hanya dua minggu. Bootcamp afiliator itu dirancang sebagai langkah memperkuat ekonomi digital sekaligus mendorong […]

  • Hadiah Rp167 miliar dari pemerintah AS untuk informasi penangkapan pemimpin Kartel Sinaloa dalam upaya penegakan hukum narkotika AS.

    AS Gelontorkan 5 Juta Dolar Buru Bos Kartel Sinaloa

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Langkah tegas dalam penegakan hukum narkotika AS tidak hanya menyasar kejahatan kriminal, tetapi juga menyentuh dimensi geopolitik kawasan Amerika Latin. Ketika Washington menawarkan hadiah jutaan dolar AS untuk memburu pemimpin Kartel Sinaloa, pesan yang dikirim bukan sekadar soal penangkapan, melainkan soal dominasi hukum dan stabilitas regional. Kartel Sinaloa selama ini bukan […]

  • BPJS Kesehatan

    BPJS Kesehatan Tetapkan 21 Layanan Tak Ditanggung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 layanan medis. Ketahui batas jaminan agar warga terhindar dari risiko biaya kesehatan. albadarpost.com, HUMANIORA – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan dirancang untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga negara. Namun, tidak semua penyakit dan layanan medis ditanggung. Ada 21 kategori layanan yang secara tegas dikecualikan. Ketentuan […]

  • santri mengikuti ngaji pasaran kitab kuning di pesantren saat Ramadan

    Jarang Diketahui, Ini Tradisi Ngaji Pasaran di Pesantren Saat Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Bulan Ramadan selalu membawa suasana berbeda di pesantren. Salah satu tradisi yang paling khas adalah ngaji pasaran. Tradisi ngaji pasaran di pesantren ini menghadirkan pengajian kitab kuning secara intensif selama bulan Ramadan. Para santri, alumni, bahkan masyarakat umum berkumpul untuk mengikuti ngaji pasaran yang dipimpin langsung oleh para kiai. Tradisi ini sudah […]

expand_less