Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jemaah Haji Tasikmalaya 2026 Berangkat, Suasana Penuh Haru

Jemaah Haji Tasikmalaya 2026 Berangkat, Suasana Penuh Haru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 terasa berbeda sejak pagi. Udara di sekitar Gedung Dakwah Islam (GDI) seperti dipenuhi campuran rasa haru, bangga, dan cemas. Keluarga dari 445 Jemaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter 04 KJT datang lebih awal, sebagian memilih duduk diam, sementara yang lain sibuk memastikan koper dan dokumen tidak tertinggal.

Di tengah keramaian itu, satu hal terasa sama: semua orang tahu momen ini tidak akan mudah dilewati.

Tangis yang Tak Bisa Ditahan

Ketika para jemaah mulai berkumpul dengan seragam batik haji, suasana perlahan berubah. Pelukan terjadi di banyak sudut. Ada yang berusaha tersenyum, tapi tak sedikit yang akhirnya menyerah pada air mata.

Seorang ibu tampak menggenggam tangan anaknya lebih lama dari biasanya. Di sisi lain, seorang ayah menepuk bahu keluarganya, seolah ingin terlihat tegar, meski matanya mulai berkaca-kaca.

Momen seperti ini selalu berulang setiap musim haji. Namun, bagi mereka yang menjalaninya, rasanya tetap baru—dan tetap berat.

Pesan yang Tidak Sekadar Formalitas

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candranagara, secara resmi melepas keberangkatan jemaah. Namun, sambutannya tidak terdengar seperti seremoni biasa.

Ia berbicara pelan, dengan penekanan yang terasa personal. Ia mengingatkan soal kesehatan, kekompakan, dan yang paling penting—niat.

“Bapak Ibu adalah tamu Allah. Jalankan ibadah dengan khusyuk. Dan jangan lupa, kami titip doa untuk Tasikmalaya,” ucapnya.

Kalimat itu sederhana, tetapi langsung menyentuh. Beberapa jemaah terlihat mengangguk pelan, seolah menyimpan pesan tersebut dalam hati.

Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 di GDI penuh haru dengan keluarga menangis dan pelukan perpisahan.

Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 di GDI.

Lebih dari Sekadar Perjalanan Ibadah

Ibadah haji memang urusan pribadi. Namun dalam konteks ini, ada makna yang lebih luas. Para jemaah membawa nama daerah, bahkan identitas masyarakatnya.

Itulah sebabnya, sikap selama di Tanah Suci ikut menjadi sorotan. Bukan untuk dinilai, tetapi sebagai cerminan bagaimana warga Tasikmalaya hadir di ruang global umat Islam.

Karena itu, perjalanan ini tidak hanya soal berangkat dan pulang. Ada tanggung jawab moral yang ikut menyertainya.

Persiapan yang Sudah Dilalui

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Aslim, memastikan seluruh jemaah berada dalam kondisi siap. Proses panjang sudah mereka lalui, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga manasik haji.

Persiapan itu tidak selalu mudah. Beberapa jemaah harus menyesuaikan kondisi fisik, bahkan ada yang menjalani pengobatan agar tetap bisa berangkat.

Namun kini, semua proses itu terasa terbayar. Mereka berdiri di titik keberangkatan, siap melangkah lebih jauh.

Selain itu, tim pendamping dan tenaga kesehatan juga telah disiapkan. Kehadiran mereka menjadi penopang penting selama perjalanan berlangsung.

Doa Bersama yang Menggetarkan

Menjelang keberangkatan, suasana kembali hening. Doa bersama digelar, dan hampir semua yang hadir ikut menundukkan kepala.

Tidak ada suara keras, hanya lantunan doa yang mengalir perlahan. Justru di situlah letak kekuatannya.

Beberapa orang terlihat mengusap wajah, sebagian lagi menahan tangis. Waktu seakan berjalan lebih lambat.

Namun begitu bus mulai bergerak menuju Embarkasi Bekasi, suasana berubah drastis. Tangan melambai, tangis pecah, dan nama-nama dipanggil untuk terakhir kali sebelum berangkat.

Harapan yang Ikut Diberangkatkan

Pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 akhirnya bukan sekadar agenda tahunan. Ada harapan yang ikut dikirim bersama rombongan tersebut.

Harapan agar perjalanan berjalan lancar. Harapan agar semua kembali dengan selamat. Dan tentu saja, harapan untuk pulang dengan predikat haji mabrur.

Di balik itu semua, terselip doa untuk kota yang mereka tinggalkan—agar tetap aman, damai, dan dijauhkan dari bencana.

Perjalanan ini baru dimulai. Namun bagi banyak orang yang ditinggalkan, penantian justru baru terasa sekarang. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gepuk daging sapi sisa kurban berwarna cokelat keemasan dengan bumbu meresap dan tekstur empuk khas masakan Sunda.

    Rahasia Gepuk Daging Kurban Empuk dan Gurih, Ternyata Ada Trik Ini

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Setelah Idul Adha berlalu, banyak keluarga mulai mencari resep gepuk daging untuk mengolah sisa daging kurban. Tidak sedikit yang memilih gepuk karena rasanya gurih, tahan disimpan, dan cocok disantap kapan saja. Namun membuat gepuk daging sapi yang benar-benar empuk ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Sebagian orang pernah mengalami daging yang masih alot […]

  • dompet dan kalkulator simbol manajemen uang pribadi

    8 Kesalahan Menabung yang Sering Dilakukan Tanpa Sadar

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang merasa sudah melakukan kesalahan menabung tanpa benar-benar menyadarinya. Padahal, dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan menabung atau kesalahan finansial dalam menabung sering muncul bukan dari hal besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang tanpa kontrol. Menariknya, sebagian orang justru merasa sudah “aman” secara finansial, padahal kondisi tabungan mereka sebenarnya tidak pernah […]

  • keuangan daerah Tasikmalaya

    Ketergantungan PAD Ungkap Kerentanan Keuangan Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kondisi keuangan daerah Tasikmalaya kembali mendapat sorotan setelah dua aset utama penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), yakni RSUD dr. Soekardjo dan Pasar Cikurubuk, menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Situasi ini tidak berdiri sendiri sebagai persoalan manajerial aset, melainkan mencerminkan ketergantungan fiskal daerah pada mesin pendapatan yang semakin rentan di tengah tekanan ekonomi dan […]

  • Layanan 110

    Layanan 110 Polri, Cepat Respons Aduan Warga

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Polri memperkuat layanan 110 untuk mempercepat respons kepolisian dan meningkatkan keamanan publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pengembangan Contact Center 110. Layanan ini dirancang untuk mempercepat respons kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi darurat yang menuntut penanganan cepat dan tepat. Penguatan layanan 110 menjadi penting […]

  • Lapas Tasikmalaya over kapasitas

    Dari 88 ke 462 Penghuni, Lapas Tasikmalaya Hadapi Krisis Ruang

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lapas Tasikmalaya over kapasitas bukan sekadar angka di atas kertas. Kondisi yang juga dikenal sebagai kelebihan penghuni lapas dan kepadatan warga binaan ini terlihat nyata di dalam ruang-ruang sempit yang kini menampung jauh lebih banyak orang dari seharusnya. Di balik dinding Lapas Klas IIB Tasikmalaya, satu ruangan yang idealnya diisi satu […]

  • Fenomena salat Tarawih cepat di masjid saat Ramadan dengan jamaah berdiri rapat mengikuti imam.

    Fenomena Tarawih Kilat, Mengapa Semakin Banyak Terjadi?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Malam Ramadan biasanya dipenuhi lantunan ayat suci yang tenang dan menyejukkan. Namun belakangan, salat Tarawih cepat justru menjadi fenomena yang banyak dibicarakan. Video tarawih kilat menyebar luas di media sosial, memperlihatkan imam memimpin puluhan rakaat dalam waktu yang jauh lebih singkat dari kebiasaan. Sebagian jamaah terlihat lega karena bisa segera pulang, sementara […]

expand_less