Breaking News
light_mode
Beranda » Cakrawala » Jarang Diketahui, Ini Tradisi Ngaji Pasaran di Pesantren Saat Ramadan

Jarang Diketahui, Ini Tradisi Ngaji Pasaran di Pesantren Saat Ramadan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, CAKRAWALA – Bulan Ramadan selalu membawa suasana berbeda di pesantren. Salah satu tradisi yang paling khas adalah ngaji pasaran. Tradisi ngaji pasaran di pesantren ini menghadirkan pengajian kitab kuning secara intensif selama bulan Ramadan. Para santri, alumni, bahkan masyarakat umum berkumpul untuk mengikuti ngaji pasaran yang dipimpin langsung oleh para kiai.

Tradisi ini sudah berlangsung sejak lama. Bahkan hingga kini, ngaji pasaran tetap menjadi salah satu kegiatan paling dinanti di berbagai pesantren di Indonesia. Selain memperdalam ilmu agama, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara santri, kiai, dan masyarakat.

Apa Itu Ngaji Pasaran?

Bagi sebagian orang, istilah ngaji pasaran mungkin terdengar unik. Namun di lingkungan pesantren, istilah ini sudah sangat dikenal.

Secara sederhana, ngaji pasaran adalah pengajian kitab klasik Islam yang dilakukan secara intensif dalam waktu tertentu, terutama selama Ramadan.

Kata “pasaran” berasal dari bahasa Jawa yang berarti kegiatan yang berlangsung setiap hari seperti pasar yang selalu ramai.

Artinya, pengajian tersebut dilakukan terus-menerus setiap hari selama periode tertentu tanpa jeda panjang.

Karena itu, dalam satu bulan Ramadan, para santri bisa menyelesaikan satu kitab secara tuntas.

Mengapa Tradisi Ini Selalu Ramai Saat Ramadan?

Ramadan sering dianggap sebagai waktu terbaik untuk meningkatkan ibadah dan memperdalam ilmu agama.

Karena itu, banyak pesantren mengadakan ngaji pasaran sebagai bagian dari kegiatan keilmuan selama bulan suci.

Selain santri mukim, masyarakat dari berbagai daerah juga sering datang untuk mengikuti pengajian tersebut.

Mereka ingin belajar langsung dari para kiai yang dikenal memiliki kedalaman ilmu agama.

Suasana pesantren pun berubah menjadi lebih hidup. Setiap hari, para santri berkumpul membawa kitab kuning untuk mengikuti kajian yang berlangsung sejak pagi hingga malam.

Kitab-Kitab yang Dipelajari dalam Ngaji Pasaran

Dalam tradisi ngaji pasaran, kitab yang dipelajari biasanya merupakan karya ulama klasik yang telah menjadi rujukan utama dalam dunia pesantren.

Kitab-kitab tersebut sering disebut sebagai kitab kuning karena warna kertasnya yang khas.

Beberapa kitab yang sering diajarkan antara lain kitab fiqih, tafsir, hadis, hingga tasawuf.

Contohnya seperti Tafsir Jalalain, Fathul Qarib, atau berbagai kitab karya ulama besar lainnya.

Kiai akan membaca teks Arab dari kitab tersebut, lalu menjelaskan maknanya kepada para santri.

Metode ini membuat santri tidak hanya memahami isi kitab, tetapi juga belajar cara membaca teks Arab klasik dengan benar.

Tradisi Ilmu yang Sudah Berlangsung Ratusan Tahun

Tradisi ngaji pasaran sebenarnya sudah berkembang sejak lama dalam dunia pesantren Nusantara.

Para ulama terdahulu menggunakan metode ini untuk mempercepat proses belajar kitab klasik Islam.

Karena pengajian dilakukan setiap hari, para santri dapat mempelajari materi secara intensif dalam waktu relatif singkat.

Selain itu, tradisi ini juga menjadi sarana penting untuk menjaga kesinambungan ilmu para ulama.

Ilmu yang diajarkan oleh generasi sebelumnya terus diwariskan kepada generasi berikutnya melalui proses belajar langsung di pesantren.

Hikmah di Balik Tradisi Ngaji Pasaran

Tradisi ngaji pasaran bukan hanya sekadar kegiatan belajar. Tradisi ini juga mengandung banyak hikmah.

Pertama, kegiatan ini mengajarkan kedisiplinan dalam mencari ilmu.

Para santri harus mengikuti pengajian secara rutin setiap hari agar dapat memahami isi kitab secara utuh.

Kedua, tradisi ini memperkuat hubungan antara guru dan murid.

Interaksi langsung antara kiai dan santri membuat proses belajar menjadi lebih mendalam dan penuh keberkahan.

Dalam Islam, mencari ilmu memiliki kedudukan yang sangat tinggi.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
(QS. Al-Mujadilah: 11)

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
(HR. Muslim)

Karena itu, tradisi ngaji pasaran menjadi salah satu bentuk ikhtiar umat Islam dalam menuntut ilmu agama.

Tradisi Pesantren yang Tetap Bertahan di Era Modern

Meski zaman terus berubah, tradisi ngaji pasaran tetap bertahan hingga sekarang.

Bahkan di era digital, banyak orang justru semakin tertarik mengikuti pengajian langsung di pesantren.

Suasana belajar yang sederhana, kedekatan dengan para kiai, serta kedalaman materi yang diajarkan membuat tradisi ini tetap relevan.

Setiap Ramadan tiba, pesantren kembali dipenuhi para santri dan pencari ilmu.

Mereka datang dengan satu tujuan yang sama: memperdalam ilmu agama melalui ngaji pasaran yang telah menjadi warisan keilmuan ulama Nusantara. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naming Rights Stasiun Cirebon

    Kerugian Rp1 Miliar Akibat Pembatalan Naming Rights Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Pembatalan kerja sama naming rights Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi rugikan perusahaan hingga Rp1 miliar. albadarpost.com, LENSA -Dua hari sebelum peluncuran resmi, kerja sama naming rights Stasiun Cirebon antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan perusahaan batik lokal BT Batik Trusmi mendadak dibatalkan. Keputusan itu bukan hanya menggagalkan rencana promosi besar pada Hari Batik Nasional, […]

  • Pj Sekda Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Melantik Pj Sekda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Pelantikan Pj Sekda Tasikmalaya menjadi awal pengawasan publik terhadap efektivitas birokrasi dan pelayanan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya menandai pergantian figur kunci dalam struktur birokrasi daerah. Namun di balik prosesi resmi, publik menaruh perhatian lebih besar pada satu hal: sejauh mana jabatan strategis ini mampu memperbaiki tata kelola pemerintahan […]

  • deteksi dini penyakit

    Deteksi Dini Penyakit Kini Bisa Online

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BPJS Kesehatan sediakan skrining digital untuk deteksi dini penyakit peserta JKN tanpa perlu datang ke fasilitas kesehatan. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – BPJS Kesehatan memperkuat upaya deteksi dini penyakit melalui layanan skrining kesehatan berbasis digital yang dapat diakses peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara mandiri. Layanan ini memungkinkan peserta mengetahui risiko penyakit tidak menular tanpa harus […]

  • Ilustrasi aturan larangan ancaman penagihan OJK dan sanksi bagi debt collector yang melanggar etika penagihan di Indonesia

    OJK Serius: Sanksi Berat Bagi Debt Collector yang Langgar Etika

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya melindungi debitur dari praktik penagihan yang melanggar etika. Aturan dalam POJK 22 Tahun 2023 ini memberi payung hukum lebih kuat untuk menghukum debt collector dan pelaku jasa keuangan yang melakukan tindakan ancaman, intimidasi, atau perilaku tidak profesional saat menagih kredit. Aturan ini bukan sekadar aturan […]

  • peredaran obat keras

    Pengedar Obat Keras di Pedes Ditangkap, Ribuan Butir Disita Polisi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Polres Karawang menangkap tiga pelaku peredaran obat keras tanpa izin edar di Pedes. albadarpost.com, LENSA – Polres Karawang mengungkap peredaran obat keras di wilayah pesisir utara dan menangkap tiga pelaku yang menyimpan ribuan butir obat tanpa izin edar. Kasus ini dianggap penting karena sebagian besar korbannya merupakan remaja dan pelajar. Pengungkapan peredaran obat keras dilakukan […]

  • SPMB SD 2026

    Aturan Baru SPMB SD 2026, Banyak Orang Tua Salah Paham

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – SPMB SD 2026 atau Sistem Penerimaan Murid Baru Sekolah Dasar kembali menjadi perhatian luas setelah pemerintah merilis aturan terbaru yang tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dan SE Dirjen PAUD Dasmen 2026. Kebijakan SPMB SD 2026 ini memicu respons beragam dari orang tua karena sistem jalur domisili, afirmasi, dan mutasi kini […]

expand_less