Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » DPR Desak Negara Perkuat Perlindungan Anak demi Tekan Risiko Penculikan

DPR Desak Negara Perkuat Perlindungan Anak demi Tekan Risiko Penculikan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus penculikan Bilqis dan Alvaro memicu desakan DPR agar negara memperkuat perlindungan anak secara menyeluruh.

albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus penculikan anak di beberapa daerah kembali menempatkan perlindungan anak sebagai isu mendesak dalam kebijakan publik. Dua peristiwa yang menyita perhatian, yakni hilangnya Bilqis di Makassar dan Alvaro di Jakarta Selatan, menunjukkan bahwa sistem keselamatan anak di Indonesia belum bekerja sebagaimana mestinya. Situasi ini penting karena bersinggungan langsung dengan keamanan warga dan kewajiban negara dalam melindungi kelompok rentan.

Anggota Komisi VIII DPR, Selly Andriany, menilai rangkaian kasus tersebut merupakan peringatan keras tentang celah pengawasan yang masih terbuka lebar. Menurut dia, penculikan tidak bisa semata dipandang sebagai tindak kriminal individual. Peristiwa itu mengungkap lemahnya ekosistem perlindungan mulai dari keluarga hingga otoritas publik. “Kasus penculikan Bilqis di Makassar dan Alvaro di Jakarta Selatan adalah sinyal serius bagi kita semua,” kata Selly, Sabtu, 15 November 2025.

Ia menjelaskan, sistem perlindungan anak seharusnya bekerja secara berlapis dan saling menguatkan. Namun pengawasan keluarga, lingkungan tempat tinggal, sekolah, hingga kemampuan pemerintah mendeteksi potensi risiko belum terintegrasi. Situasi itu membuat kejahatan terhadap anak lebih mudah terjadi, terutama di wilayah urban yang memiliki mobilitas tinggi.

Baca juga: Ma’ruf Amin Soroti Tata Kelola Wakaf yang Lemah dan Dampaknya bagi Publik

Selly juga menyebut faktor lain yang membuat anak semakin rentan, seperti rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai keselamatan anak, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta maraknya aktivitas digital yang memudahkan pelaku mengamati calon korban. Kondisi tersebut menuntut pendekatan perlindungan anak yang lebih menyeluruh dan berbasis data.

Kebutuhan Mendesak Memperkuat Perlindungan Anak

Dalam konteks perlindungan anak, Selly mendorong pengawasan berbasis komunitas sebagai langkah paling realistis yang bisa segera dilakukan. Penguatan peran RT/RW, kader perlindungan anak, serta sekolah dianggap penting untuk menutup celah pada tingkat paling dekat dengan anak. Ia juga menekankan perlunya pendidikan publik mengenai tanda bahaya, modus pelaku, dan prosedur darurat. Tujuannya agar masyarakat mampu bertindak cepat ketika melihat situasi mencurigakan.

Baca juga: Pemerintah Dorong Pencegahan Penculikan Anak Lewat Edukasi Dini dan Pengawasan Digital

Ia menilai teknologi perlu digunakan secara lebih sistematis. CCTV lingkungan, aplikasi pelaporan cepat, serta pemetaan wilayah rawan penculikan dapat membantu pemerintah merespons kejadian dengan lebih presisi. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas dan konsisten juga menjadi faktor penentu keberhasilan negara dalam mencegah penculikan. “Penegakan hukum harus diperkuat agar efek jera muncul. Sekolah pun wajib menata protokol penjemputan dan mengajarkan anak mengenali risiko,” ucapnya.

Kasus Bilqis memperlihatkan betapa lemahnya mekanisme pengawasan di ruang publik. Balita berusia empat tahun itu ditemukan hampir satu minggu setelah dilaporkan hilang. Ia diduga dibawa ke Jambi dan dijual kepada komunitas Suku Anak Dalam menggunakan dokumen palsu. Kasus tersebut tidak hanya menyorot tindakan kriminal, tetapi juga celah administrasi kependudukan yang bisa dimanfaatkan pelaku.

perlindungan anak

Sementara itu, kasus Alvaro di Jakarta Selatan menunjukkan sisi lain dari persoalan ini: lambatnya proses pencarian. Delapan bulan berlalu sejak Alvaro dilaporkan hilang, dan hingga kini polisi masih melakukan penelusuran. Ketidakpastian itu menambah tekanan psikologis bagi keluarga dan menunjukkan bahwa sistem pencarian anak hilang belum memiliki standar operasional yang kuat.

Negara dan Kewajiban Perlindungan Warga Rentan

Fakta di lapangan memperlihatkan bahwa negara belum sepenuhnya hadir dalam memastikan keselamatan anak. Meningkatnya angka penculikan pada tahun-tahun terakhir menandakan kebutuhan mendesak untuk memperbarui kebijakan dan memperketat pelaksanaannya. Tantangannya bukan hanya pada kualitas penegakan hukum, tetapi juga kemampuan pemerintah menggerakkan masyarakat sebagai lapisan pengawasan pertama.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan Kebijakan Baru Politik-Hukum dan Dampaknya bagi Publik

Dalam skema perlindungan anak, koordinasi lintas sektor menjadi kebutuhan utama. Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, aparat penegak hukum, hingga pemerintah daerah perlu memiliki protokol bersama. Tanpa koordinasi yang konsisten, upaya perlindungan akan berhenti pada imbauan tanpa kehadiran nyata di lapangan.

Kasus Bilqis dan Alvaro menunjukkan polanya. Hilangnya Bilqis melibatkan lintas daerah, sedangkan hilangnya Alvaro di perkotaan memperlihatkan kompleksitas kasus di wilayah padat penduduk. Keduanya menuntut negara bergerak lebih cepat, responsif, dan terukur.

Penguatan perlindungan anak menjadi kebutuhan mendesak agar negara mampu menutup celah penculikan dan memastikan keamanan warga paling rentan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investor BEI

    Saham Media Mulai Dilirik Investor BEI

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Optimisme terhadap sektor media mulai terasa di pasar modal seiring membaiknya prospek ekonomi nasional. Pernyataan Menteri Keuangan RI mengenai arah kebijakan fiskal dan pertumbuhan ekonomi memicu respons positif dari pasar. Sejumlah saham media bergerak menguat dan menarik perhatian Investor BEI, termasuk investor ritel. Situasi ini membuka peluang, namun juga menuntut kehati-hatian. Investor […]

  • Kisah Nabi Adam

    Dari Surga ke Bumi, Makna Kisah Nabi Adam bagi Manusia

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Adam menegaskan tanggung jawab manusia, pilihan moral, dan makna taubat sepanjang zaman. Awal Manusia dan Ujian Pilihan albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Nabi Adam bukan sekadar cerita tentang manusia pertama. Ia adalah fondasi moral tentang pilihan, tanggung jawab, dan konsekuensi yang terus relevan hingga hari ini. Dari peristiwa penciptaan Adam AS hingga turunnya manusia […]

  • Ilustrasi Umar bin Khattab berjalan malam hari memantau rakyat sambil memikul karung gandum dalam sejarah Islam.

    7 Kisah Umar bin Khattab yang Jarang Dibahas, Tapi Menggetarkan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Angin malam gurun Madinah berembus dingin ketika seorang pria bertubuh tinggi berjalan menyusuri lorong-lorong kota tanpa pengawal. Pakaiannya sederhana. Tidak ada tanda kemewahan. Di pundaknya, tergantung karung gandum yang tampak berat. Pria itu adalah Umar bin Khattab. Nama Umar bin Khattab selama ini dikenal sebagai simbol ketegasan dalam sejarah Islam. Namun di […]

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin memimpin rapat MBG dengan pembentukan 7 satgas dan pengawasan dapur via CCTV real-time

    Gerak Cepat Bupati Cecep: MBG Tasikmalaya Dikawal Ketat, UMKM Ikut Terdorong

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program MBG Tasikmalaya atau Makan Bergizi Gratis di Tasikmalaya kini memasuki fase percepatan yang lebih serius. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya langsung tancap gas, bukan hanya pada distribusi, tetapi juga pengawasan dan dampak ekonomi yang ditargetkan terasa cepat di masyarakat. Langkah ini dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dalam rapat koordinasi […]

  • ilustrasi konsep affiliate marketing online dengan komisi penjualan dalam perspektif bisnis digital menurut Islam

    Hukum Affiliate Marketing dalam Islam: Halal atau Haram?

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perkembangan ekonomi digital membuat banyak orang tertarik menjalankan affiliate marketing sebagai sumber penghasilan tambahan. Namun demikian, sebagian Muslim masih bertanya tentang hukum affiliate marketing dalam Islam. Apakah affiliate marketing halal atau haram, dan bagaimana bisnis affiliate menurut Islam dipandang dalam fikih muamalah? Pertanyaan ini wajar muncul karena sistem affiliate melibatkan komisi dari […]

  • pendidikan karakter

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pendidikan Karakter lewat Kampung Pramuka

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kampung Pramuka Cikareo diperkuat sebagai basis pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda Tasikmalaya. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peresmian Kampung Pramuka Cikareo di Kecamatan Cibalong bukan sekadar agenda seremonial kepramukaan. Langkah ini menandai upaya Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperluas investasi sosial berbasis pendidikan karakter di tingkat desa—sebuah pendekatan yang semakin relevan di tengah tantangan degradasi nilai sosial […]

expand_less