Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Klarifikasi DPRD Banjar: Bukan Korban MBG, Bukan Pelaku

Klarifikasi DPRD Banjar: Bukan Korban MBG, Bukan Pelaku

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Isu dugaan penipuan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar terus bergulir dan menyedot perhatian publik. Nama anggota DPRD Kota Banjar, Hendrik Purnomo, sempat ikut terseret dalam pusaran pemberitaan awal terkait laporan dugaan penipuan jalur cepat menjadi mitra dapur MBG. Menyikapi situasi tersebut, Hendrik akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka untuk meluruskan persepsi yang berkembang di ruang publik.

Klarifikasi disampaikan melalui unggahan di media sosial dan kemudian diperkuat oleh pemberitaan lanjutan di sejumlah media. Dalam penjelasannya, Hendrik menegaskan bahwa dirinya bukan korban langsung dalam kasus dugaan penipuan MBG. Ia juga menepis anggapan sebagai pelaku ataupun pihak yang menikmati keuntungan dari program tersebut. Menurut Hendrik, pihak yang mengalami kerugian adalah anggota keluarganya.

Klarifikasi Disampaikan Terbuka

Dalam pernyataan yang beredar, Hendrik menjelaskan bahwa keterlibatannya sebatas membantu keluarga yang tengah menghadapi persoalan. Ia menegaskan tidak memiliki peran dalam pengelolaan, transaksi, maupun proses perekrutan mitra dapur MBG yang kini dipersoalkan.

Baca juga: APBD 2026 Dibuka, Pokir DPRD Tasikmalaya Masih Tertutup

Penjelasan ini muncul setelah isu MBG Kota Banjar menjadi sorotan publik, terutama di media sosial. Sebelumnya, laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) memicu spekulasi luas. Sejumlah asumsi berkembang, termasuk dugaan bahwa anggota DPRD terlibat langsung dalam kasus tersebut.

Hendrik menilai klarifikasi perlu disampaikan agar informasi yang beredar tidak berkembang ke arah yang keliru. Ia menyebut, sebagai pejabat publik, dirinya menyadari setiap isu yang mencuat akan berdampak luas, tidak hanya bagi pribadi, tetapi juga terhadap lembaga yang diwakilinya.

Respons Publik dan Isu MBG

Unggahan klarifikasi tersebut mendapat beragam respons dari warganet. Sebagian publik menerima penjelasan tersebut sebagai upaya meluruskan informasi. Namun, sebagian lainnya masih mempertanyakan detail kronologi kasus dan berharap ada penjelasan yang lebih menyeluruh.

Isu MBG Kota Banjar jadi sorotan publik bukan semata karena dugaan penipuan, tetapi juga karena program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang menyentuh kepentingan masyarakat luas. Program Makan Bergizi Gratis selama ini diposisikan sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Ketika nama pejabat daerah ikut terseret, perhatian publik otomatis meningkat. Dalam konteks tersebut, klarifikasi dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, baik terhadap individu pejabat maupun terhadap institusi DPRD.

Penegasan Posisi dan Akuntabilitas

Sebagai anggota DPRD, Hendrik menyadari bahwa setiap isu yang menyangkut wakil rakyat berpotensi memengaruhi citra lembaga legislatif. Karena itu, ia menekankan pentingnya membedakan persoalan keluarga dengan kapasitasnya sebagai pejabat publik.

Baca juga: Pelajaran Ikhtiar yang Sering Kita Lupa

Ia juga mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta terungkap secara utuh. Menurut Hendrik, proses penelusuran oleh lembaga terkait perlu dihormati agar persoalan ini tidak berubah menjadi penghakiman di ruang publik.

Kasus dugaan penipuan MBG sendiri masih menjadi perhatian, terutama terkait mekanisme perekrutan mitra dapur dan pengawasan program di daerah. Publik berharap ada evaluasi menyeluruh agar persoalan serupa tidak kembali muncul.

Di tengah dinamika tersebut, klarifikasi Hendrik Purnomo menandai upaya untuk meredam polemik sekaligus meluruskan posisi. Klarifikasi ini bukan sekadar soal nama baik personal, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keterbukaan dan komunikasi yang jujur sangat dibutuhkan ketika program publik bersinggungan dengan pejabat daerah. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penurunan stunting

    Evaluasi Penurunan Stunting Tasikmalaya dan Uji Integrasi Kebijakan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Analisis evaluasi penurunan stunting Tasikmalaya dan integrasi koperasi sebagai strategi kebijakan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rapat Evaluasi Program Pencegahan dan Penurunan Stunting yang digelar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, bersamaan dengan Bimbingan Teknis Koperasi Merah Putih 2025, bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi cermin penting untuk menilai sejauh mana kebijakan daerah mampu mengintegrasikan intervensi kesehatan […]

  • Jembatan Cirahong

    Warga Syok, Pria Santai Jajan Lalu Lompat ke Citanduy

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jembatan Cirahong kembali menjadi sorotan setelah seorang pria misterius diduga melakukan aksi bunuh diri dengan melompat ke Sungai Citanduy, Jumat (22/5/2026). Peristiwa di kawasan perbatasan Tasikmalaya dan Ciamis itu langsung membuat warga geger. Dalam hitungan detik, tubuh pria tersebut hilang ditelan derasnya arus sungai di bawah jembatan tua yang dikenal memiliki […]

  • Passport Index 2026

    Kini, WNI Bisa Keliling Dunia Tanpa Visa

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Passport Index 2026 membuka akses bebas visa ke 43 negara, memberi kemudahan perjalanan internasional bagi WNI. albadarpost.com, LIFESTYLE – Bagi banyak warga Indonesia, bepergian ke luar negeri selama ini identik dengan antrean visa, biaya tambahan, dan ketidakpastian. Mulai Januari 2026, situasi itu perlahan berubah. Passport Index 2026 mencatat paspor Indonesia kini mendapat akses bebas visa […]

  • santet dalam Islam

    Hukum Santet dalam Islam dan Risikonya bagi Tauhid

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kepercayaan terhadap santet masih hidup di sebagian masyarakat. Namun, para ulama menegaskan bahwa santet dalam Islam hukumnya haram dan termasuk perbuatan syirik. Keyakinan ini bukan sekadar persoalan mistik, tetapi menyentuh inti keimanan umat. Islam mengakui adanya sihir sebagai ujian, tetapi melarang umat menggantungkan nasib kepada kekuatan selain Allah Swt.. Dampaknya tidak hanya […]

  • anggaran MBG dalam pendidikan

    APBN 2026 Digugat Mahasiswa dan Guru Honorer

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Kontroversi anggaran MBG dalam pendidikan resmi memasuki ruang konstitusi. Sejumlah mahasiswa bersama seorang guru honorer mengajukan uji materiil Undang-Undang APBN 2026 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka mempersoalkan penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sejalan dengan mandat utama pendidikan nasional. Gugatan ini penting karena menyentuh jantung kebijakan […]

  • Panggilan Haji

    Makna QS Al-Hajj 27, Rahasia Kerinduan Jutaan Orang Menuju Makkah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Panggilan haji dalam Islam bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan hati, perjalanan spiritual, dan bentuk kepasrahan manusia kepada Allah SWT. Karena itulah, jutaan umat Muslim terus datang memenuhi seruan Nabi Ibrahim AS dari berbagai penjuru dunia hingga hari ini. Allah SWT berfirman: “Dan serulah manusia untuk […]

expand_less