Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Klarifikasi DPRD Banjar: Bukan Korban MBG, Bukan Pelaku

Klarifikasi DPRD Banjar: Bukan Korban MBG, Bukan Pelaku

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Isu dugaan penipuan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar terus bergulir dan menyedot perhatian publik. Nama anggota DPRD Kota Banjar, Hendrik Purnomo, sempat ikut terseret dalam pusaran pemberitaan awal terkait laporan dugaan penipuan jalur cepat menjadi mitra dapur MBG. Menyikapi situasi tersebut, Hendrik akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka untuk meluruskan persepsi yang berkembang di ruang publik.

Klarifikasi disampaikan melalui unggahan di media sosial dan kemudian diperkuat oleh pemberitaan lanjutan di sejumlah media. Dalam penjelasannya, Hendrik menegaskan bahwa dirinya bukan korban langsung dalam kasus dugaan penipuan MBG. Ia juga menepis anggapan sebagai pelaku ataupun pihak yang menikmati keuntungan dari program tersebut. Menurut Hendrik, pihak yang mengalami kerugian adalah anggota keluarganya.

Klarifikasi Disampaikan Terbuka

Dalam pernyataan yang beredar, Hendrik menjelaskan bahwa keterlibatannya sebatas membantu keluarga yang tengah menghadapi persoalan. Ia menegaskan tidak memiliki peran dalam pengelolaan, transaksi, maupun proses perekrutan mitra dapur MBG yang kini dipersoalkan.

Baca juga: APBD 2026 Dibuka, Pokir DPRD Tasikmalaya Masih Tertutup

Penjelasan ini muncul setelah isu MBG Kota Banjar menjadi sorotan publik, terutama di media sosial. Sebelumnya, laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) memicu spekulasi luas. Sejumlah asumsi berkembang, termasuk dugaan bahwa anggota DPRD terlibat langsung dalam kasus tersebut.

Hendrik menilai klarifikasi perlu disampaikan agar informasi yang beredar tidak berkembang ke arah yang keliru. Ia menyebut, sebagai pejabat publik, dirinya menyadari setiap isu yang mencuat akan berdampak luas, tidak hanya bagi pribadi, tetapi juga terhadap lembaga yang diwakilinya.

Respons Publik dan Isu MBG

Unggahan klarifikasi tersebut mendapat beragam respons dari warganet. Sebagian publik menerima penjelasan tersebut sebagai upaya meluruskan informasi. Namun, sebagian lainnya masih mempertanyakan detail kronologi kasus dan berharap ada penjelasan yang lebih menyeluruh.

Isu MBG Kota Banjar jadi sorotan publik bukan semata karena dugaan penipuan, tetapi juga karena program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang menyentuh kepentingan masyarakat luas. Program Makan Bergizi Gratis selama ini diposisikan sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Ketika nama pejabat daerah ikut terseret, perhatian publik otomatis meningkat. Dalam konteks tersebut, klarifikasi dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, baik terhadap individu pejabat maupun terhadap institusi DPRD.

Penegasan Posisi dan Akuntabilitas

Sebagai anggota DPRD, Hendrik menyadari bahwa setiap isu yang menyangkut wakil rakyat berpotensi memengaruhi citra lembaga legislatif. Karena itu, ia menekankan pentingnya membedakan persoalan keluarga dengan kapasitasnya sebagai pejabat publik.

Baca juga: Pelajaran Ikhtiar yang Sering Kita Lupa

Ia juga mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta terungkap secara utuh. Menurut Hendrik, proses penelusuran oleh lembaga terkait perlu dihormati agar persoalan ini tidak berubah menjadi penghakiman di ruang publik.

Kasus dugaan penipuan MBG sendiri masih menjadi perhatian, terutama terkait mekanisme perekrutan mitra dapur dan pengawasan program di daerah. Publik berharap ada evaluasi menyeluruh agar persoalan serupa tidak kembali muncul.

Di tengah dinamika tersebut, klarifikasi Hendrik Purnomo menandai upaya untuk meredam polemik sekaligus meluruskan posisi. Klarifikasi ini bukan sekadar soal nama baik personal, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keterbukaan dan komunikasi yang jujur sangat dibutuhkan ketika program publik bersinggungan dengan pejabat daerah. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Ilegal Pangandaran

    Pemprov Jabar Tutup Tambang Ilegal Pangandaran

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar menutup dua tambang ilegal di Pangandaran demi keselamatan warga dan kepastian hukum lingkungan. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup dua tambang galian C ilegal di Kabupaten Pangandaran. Penutupan dilakukan setelah aktivitas penambangan batu kapur itu dinyatakan melanggar hukum dan berpotensi membahayakan keselamatan publik. Keputusan ini penting karena lokasi tambang berada […]

  • Ka’bah

    Ini 3 Mekanisme Prioritas Keberangkatan Haji yang Resmi dan Legal

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Antrean haji reguler di Indonesia yang terus memanjang membuat informasi soal percepatan porsi haji semakin banyak dicari masyarakat. Tidak sedikit calon jemaah berharap bisa berangkat lebih cepat, terutama mereka yang ingin mendampingi orang tua lanjut usia atau berangkat bersama pasangan. Di sejumlah daerah, masa tunggu haji bahkan sudah mencapai lebih dari […]

  • Dunia Adalah Ujian

    Ibnu Athaillah: Dunia Tak Pernah Berjanji Membahagiakan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Dunia adalah ujian. Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi banyak orang baru benar-benar memahaminya setelah kehilangan pekerjaan, gagal membangun usaha, ditinggal orang tercinta, atau menghadapi penyakit yang tak pernah mereka bayangkan. Saat musibah datang, sebagian orang bertanya, “Kenapa hidup saya begini?” Padahal, menurut Ibnu Athaillah dalam kitab Al-Hikam, hakikat dunia memang bukan tempat […]

  • Kampung Zakat 2026

    Adakah Desa Jabar Lolos Kampung Zakat 2026?

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kampung Zakat 2026 memasuki tahap penentuan. Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan pengumuman desa penerima Kampung Zakat pada Rabu, 5 Agustus 2026, setelah seluruh tahapan seleksi selesai dilaksanakan. Hingga artikel ini ditulis, daftar resmi penerima program belum dipublikasikan. Karena itu, perhatian publik kini tertuju pada satu pertanyaan: apakah ada desa dari Jawa Barat yang […]

  • Ilustrasi Joko Widodo dan dinamika hubungan politik dengan PDI Perjuangan menjelang kontestasi politik 2029.

    Di Balik Sindiran Djarot, Ada Pertarungan Besar Menuju 2029

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Hubungan Jokowi PDIP kembali menjadi sorotan setelah rencana safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke sejumlah daerah memicu respons dari Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat. Di tengah dinamika politik nasional, perdebatan ini tidak lagi sekadar soal kunjungan ke daerah. Banyak pihak melihatnya sebagai bagian dari pertarungan pengaruh politik […]

  • ATCS Tasikmalaya

    Teknologi Ini Diam-Diam Mengatur Jalanan Tasikmalaya Setiap Hari

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Area Traffic Control System (ATCS) Kota Tasikmalaya kini menjadi teknologi yang bekerja hampir di setiap perjalanan warga, meski banyak orang belum menyadarinya. Sistem lalu lintas pintar ini mengatur ritme kendaraan melalui jaringan CCTV dan kontrol lampu otomatis sehingga arus kendaraan tetap bergerak stabil di berbagai persimpangan utama. Dalam konsep sistem lalu […]

expand_less