Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Website DPRD Tasikmalaya: Hak Publik yang Terabaikan

Website DPRD Tasikmalaya: Hak Publik yang Terabaikan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kinerja digital DPRD Kota Tasikmalaya kembali menjadi sorotan. Website resmi lembaga legislatif kota tersebut dinilai belum mampu menjalankan fungsi utama sebagai sarana keterbukaan informasi publik. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat hak masyarakat untuk mengakses informasi kerja-kerja DPRD secara mudah dan akurat.

Sorotan tersebut muncul setelah dilakukan perbandingan sederhana terhadap sejumlah website DPRD di wilayah Priangan Timur. Hasilnya menunjukkan bahwa website DPRD Kota Tasikmalaya masih tertinggal dibandingkan dengan DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan DPRD Kabupaten Ciamis, terutama dari sisi kualitas konten dan kemudahan akses informasi.

Penilaian ini tidak semata-mata menyoroti tampilan visual, melainkan menyangkut substansi informasi yang disajikan kepada publik. Website DPRD sebagai kanal resmi seharusnya menjadi rujukan utama masyarakat untuk mengetahui aktivitas legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Konten Ada, Namun Minim Substansi

Secara kuantitas, website DPRD Kota Tasikmalaya tergolong cukup aktif memuat berita. Namun, sebagian besar konten dinilai bersifat seremonial dan belum menggambarkan kinerja substantif lembaga legislatif. Informasi penting seperti hasil rapat, agenda legislasi, atau sikap DPRD terhadap isu strategis daerah masih minim.

Baca juga: Wakil Bupati Hadiri Pelantikan Rektor IAIT

Beberapa menu juga ditemukan tidak terkelola dengan baik. Tautan yang tidak berfungsi, halaman kosong, serta informasi pimpinan yang belum diperbarui menunjukkan lemahnya pengelolaan konten digital. Kondisi ini menimbulkan kesan bahwa website belum dijadikan instrumen utama komunikasi publik.

Sebaliknya, website DPRD Kabupaten Ciamis dinilai lebih konsisten dalam menyajikan informasi. Struktur navigasi lebih rapi, konten diperbarui secara berkala, dan informasi kelembagaan lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Masalah Tata Kelola Informasi Publik

Dalam konteks pemerintahan modern, website bukan sekadar etalase digital. Ia merupakan bagian dari tata kelola informasi publik yang diatur dalam prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kinerja digital yang lemah mencerminkan belum optimalnya perhatian terhadap keterbukaan informasi.

Ketertinggalan ini menjadi ironi di tengah tingginya penetrasi internet dan penggunaan gawai di masyarakat. Publik kini menuntut akses informasi yang cepat, ringkas, dan dapat diverifikasi. Website DPRD yang tidak informatif berpotensi memperlebar jarak antara lembaga legislatif dan warga.

Kondisi tersebut juga berisiko memunculkan persepsi negatif terhadap kinerja DPRD, meskipun aktivitas kelembagaan tetap berjalan secara offline.

Rekomendasi Perbaikan Kinerja Digital

Sejumlah langkah perbaikan dinilai mendesak untuk dilakukan DPRD Kota Tasikmalaya. Pertama, pembaruan konten harus diarahkan pada informasi substantif, bukan sekadar dokumentasi kegiatan. Publik membutuhkan data tentang fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

Baca juga: Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

Kedua, struktur website perlu ditata ulang agar ramah pengguna. Navigasi harus jelas, tautan aktif, dan informasi kelembagaan diperbarui secara berkala, termasuk profil pimpinan dan alat kelengkapan dewan.

Ketiga, DPRD perlu membentuk atau memperkuat tim pengelola informasi digital yang profesional. Pengelolaan website tidak dapat diperlakukan sebagai tugas sampingan, melainkan bagian dari strategi komunikasi publik.

Keempat, integrasi dengan kanal media sosial resmi perlu dioptimalkan agar informasi yang disampaikan konsisten dan menjangkau lebih banyak warga.

Tantangan dan Tanggung Jawab Lembaga Publik

Kinerja digital lembaga publik menjadi indikator penting dalam menilai kualitas demokrasi lokal. Website DPRD bukan hanya milik institusi, tetapi menjadi hak publik sebagai sarana kontrol sosial.

Peningkatan kinerja digital DPRD Kota Tasikmalaya bukan sekadar soal teknologi, melainkan soal komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas. Tanpa pembenahan serius, ketertinggalan ini akan terus menghambat partisipasi publik dalam proses demokrasi daerah.

Perbaikan website DPRD menjadi langkah awal untuk memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan fungsi legislasi berjalan lebih terbuka dan dapat diawasi oleh publik. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kebiasaan pagi orang sukses

    Orang Sukses Dunia Punya 7 Kebiasaan Pagi, Nomor 5 Jarang Disadari

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira kesuksesan datang dari kerja keras sepanjang hari. Padahal, rahasianya sering dimulai sejak pagi. Kebiasaan pagi orang sukses sering terlihat sederhana, namun rutinitas kecil ini membentuk pola pikir yang fokus dan produktif. Menariknya, rutinitas pagi orang sukses atau morning routine orang sukses jarang disadari banyak orang. Kebiasaan ini membantu mereka […]

  • pemimpin rumah tangga Islami

    Makna Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pemimpin rumah tangga Islami menuntut tanggung jawab, etika, dan kasih sayang, bukan sekadar otoritas dalam keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Peran suami dalam Islam kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya diskursus tentang kualitas kepemimpinan dalam keluarga. Islam memposisikan suami sebagai pemimpin rumah tangga Islami, namun kepemimpinan tersebut tidak dimaknai sebagai kekuasaan sepihak. Ajaran Islam menekankan tanggung […]

  • kebakaran rumah sakit

    Kebakaran Rumah Sakit PMC Disikapi Damkar dengan Evakuasi Besar Pasien

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Damkar Subang menangani kebakaran rumah sakit PMC Subang yang memicu evakuasi besar pasien dan tenaga medis. albadarpost.com, HUMANIORA – Kebakaran rumah sakit kembali terjadi dan mengganggu layanan publik. Peristiwa kebakaran rumah sakit Pamanukan Medical Center (PMC) di Kabupaten Subang, Kamis, 20 November 2025, memaksa penghuni gedung dievakuasi dalam waktu cepat. Api yang muncul dari lantai […]

  • Santri belajar di pesantren tradisional yang menunjukkan alasan pesantren bertahan hingga sekarang.

    Di Tengah Modernisasi, Mengapa Pesantren Justru Semakin Bertahan?

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pesantren bertahan hingga sekarang bukan sekadar karena tradisi lama. Justru, pesantren bertahan karena mampu beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan identitasnya. Banyak orang bertanya mengapa pesantren tetap eksis, bahkan ketika sistem pendidikan modern berkembang pesat. Faktanya, keberlanjutan pesantren dipengaruhi oleh kekuatan nilai, jaringan sosial, serta kemampuan lembaga ini menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat. […]

  • pengerukan pasir sungai

    Larangan Keras Tak Mampu Hentikan Tambang Pasir, Apa yang Salah?

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pengerukan pasir sungai kembali menjadi sorotan karena aktivitas ini terus berlangsung meski larangan sudah ditegakkan. Fenomena pengerukan pasir sungai, tambang ilegal, dan eksploitasi sungai menunjukkan masalah yang belum terselesaikan. Di satu sisi, penindakan terlihat tegas. Namun di sisi lain, solusi nyata justru hampir tidak terdengar. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah pendekatan […]

  • Rumah Tidak Layak Huni

    Prabowo Targetkan 400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni Direhabilitasi pada 2026

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Prabowo targetkan 400 ribu rumah tidak layak huni direhabilitasi pada 2026 lewat program BSPS. albadarpost.com, LENSA – Presiden Prabowo Subianto menetapkan target ambisius: sebanyak 400 ribu unit rumah tidak layak huni akan direhabilitasi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk menekan angka masyarakat yang […]

expand_less