Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Aksi tak biasa dilakukan warga Lampung Selatan. Puluhan warga Dusun Banjarjo, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, memprotes kondisi jalan rusak dengan cara menebar ribuan ikan lele ke aspal berlubang. Aksi ini menjadi simbol aspirasi warga atas lambatnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur jalan daerah.

Jalan yang diprotes warga dipenuhi lubang besar dan genangan air. Saat hujan turun, kondisi jalan menyerupai kolam. Warga menyebut kerusakan tersebut telah berlangsung sekitar 14 tahun tanpa perbaikan berarti.

Aksi tebar lele itu berlangsung pada siang hari dan disaksikan banyak warga. Beberapa orang tampak membawa serokan dan besek untuk mengambil ikan lele yang ditebar ke lubang jalan.

Warga Akui Jenuh Menunggu Perbaikan

Salah seorang warga, Bagas, mengatakan aksi tersebut lahir dari rasa jenuh. Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah setempat, namun kondisi jalan tetap dibiarkan rusak.

“Sudah terlalu lama kami menunggu. Jalan ini jadi akses utama warga, tapi kondisinya seperti ini terus,” kata Bagas.

Menurut warga, kerusakan jalan semakin parah setiap tahun. Lubang-lubang kerap tertutup air sehingga membahayakan pengendara. Beberapa warga bahkan pernah terjatuh saat melintas.

Baca juga: Paspor Nomor Tunggal Ujian Negara Benahi Layanan Keimigrasian

Sebelum menebar ikan lele, warga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mereka menegaskan aksi tersebut berlangsung damai dan bertujuan menyampaikan aspirasi, bukan mencari sensasi.

Aksi Simbolik Langsung Viral

Video aksi tebar lele di jalan rusak itu dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak warganet menilai cara warga menyampaikan protes tergolong kreatif dan menyentuh. Tak sedikit pula yang menyoroti lamanya jalan dibiarkan rusak.

Aksi simbol aspirasi ini dinilai efektif menarik perhatian publik. Warga berharap viralnya aksi tersebut bisa membuka mata pemerintah daerah agar segera turun tangan.

“Kami ingin jalan ini diperbaiki, bukan jadi kolam ikan,” ujar seorang warga lainnya.

Warga menilai media sosial menjadi sarana terakhir untuk menyampaikan keluhan. Mereka berharap sorotan publik dapat mempercepat respons pemerintah.

Aktivitas Warga Terganggu

Kerusakan jalan berdampak langsung pada aktivitas warga sehari-hari. Anak-anak sekolah kerap kesulitan melintas saat hujan. Kendaraan roda dua dan roda empat sering terjebak di lubang jalan.

Distribusi hasil pertanian juga terhambat. Warga harus memutar jalur lebih jauh untuk menghindari jalan rusak. Kondisi ini menambah biaya operasional dan memperlambat aktivitas ekonomi.

Warga menyebut perbaikan jalan sangat mendesak. Mereka menilai infrastruktur jalan menjadi kebutuhan dasar yang menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Pemerintah Akan Lakukan Peninjauan

Menanggapi aksi yang viral, pemerintah daerah Lampung Selatan menyatakan akan melakukan peninjauan ke lokasi. Pihak terkait mengaku telah menerima laporan warga mengenai kondisi jalan tersebut.

Baca juga: Vendor dan Calon Pengantin Jadi Korban WO Garut

Meski demikian, warga meminta pemerintah tidak hanya sebatas meninjau. Mereka menginginkan kepastian waktu dan realisasi perbaikan.

Aksi tebar lele ini menjadi gambaran bagaimana warga memilih cara kreatif untuk menyampaikan aspirasi. Jalan rusak yang dibiarkan bertahun-tahun akhirnya memicu protes simbolik yang menarik perhatian luas.

Hingga kini, warga Dusun Banjarjo masih menunggu tindak lanjut nyata. Mereka berharap simbol aspirasi yang disampaikan lewat aksi unik ini berujung pada perbaikan jalan yang layak dan aman. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Indonesia 4-0

    Timnas Indonesia Menang 4-0, Era Baru yang Bikin Asia Mulai Waspada

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Saat Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis national football team di FIFA Series 2026, publik langsung bersorak. Empat gol. Clean sheet. Dominasi penuh. Tapi ada satu hal yang luput dari perhatian banyak orang: Ini bukan sekadar kemenangan besar. Ini adalah transformasi. Dan transformasi ini… terlihat sangat nyata. Dari […]

  • Program Lebaran Bersayap SWAKKA membagikan hadiah lebaran untuk anak yatim piatu tidak mampu melalui sistem Kupon Digital transparan.

    Lebaran Bersayap SWAKKA: Hadiah Lebaran untuk Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebaran Bersayap SWAKKA hadir sebagai gerakan sosial Ramadan yang menguatkan semangat berbagi untuk anak yatim piatu tidak mampu. Program donasi yatim ini menjadi wujud nyata kepedulian di bulan suci. Melalui sistem Kupon Digital SWAKKA, gerakan ini memastikan transparansi sekaligus menghadirkan hadiah lebaran yang benar-benar dibutuhkan setiap anak. Ramadan selalu menghadirkan dua rasa […]

  • Ilustrasi catering diet rumahan dengan piring seimbang berisi nasi merah, ayam panggang, dan sayuran saat bulan puasa.

    Catering Diet Rumahan Saat Puasa, Tetap Nikmat Tanpa Kalori Berlebih

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bulan puasa sering identik dengan sajian melimpah saat berbuka. Namun, kini tren catering diet rumahan semakin diminati karena membantu mengontrol porsi dan kalori tanpa mengorbankan rasa. Konsep ini mirip layanan catering sehat, tetapi seluruh proses dilakukan dari dapur sendiri. Dengan strategi tepat, diet puasa tetap terjaga, berat badan stabil, dan energi harian […]

  • anggaran Rutilahu APBD

    Anggaran Rutilahu APBD Bandung Dijaga, Program Tetap Berjalan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjalankan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kembali ditegaskan. Di tengah tantangan geografis dan dinamika fiskal daerah, pemerintah daerah memastikan anggaran Rutilahu APBD tetap terjaga agar program tersebut terus menyentuh warga yang membutuhkan. Penegasan itu disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau sekaligus meresmikan 10 unit […]

  • Kemarau 2026

    Ancaman Kemarau Panjang 2026, Ini Strategi Pemkab Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kemarau 2026 mulai diantisipasi serius oleh pemerintah. Melalui rapat koordinasi nasional, strategi menghadapi kemarau panjang 2026 dibahas dengan fokus utama pada ketersediaan air dan keberlanjutan produksi pangan. Pertemuan yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026), mempertemukan berbagai kepala daerah dari seluruh Indonesia. Agenda utamanya jelas: memastikan […]

  • Sate Daging Kurban

    Kenapa Sate Daging Kurban Sering Keras? Ini 5 Solusinya

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Sate daging kurban menjadi salah satu olahan paling favorit saat Idul Adha. Namun tidak sedikit orang mengeluh karena sate terasa keras, alot, atau kurang juicy meski bumbunya sudah terasa enak. Padahal membuat sate daging kurban empuk sebenarnya tidak selalu sulit. Kadang masalahnya justru ada pada cara memotong, membakar, atau mengolah daging sebelum […]

expand_less