Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Aksi tak biasa dilakukan warga Lampung Selatan. Puluhan warga Dusun Banjarjo, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, memprotes kondisi jalan rusak dengan cara menebar ribuan ikan lele ke aspal berlubang. Aksi ini menjadi simbol aspirasi warga atas lambatnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur jalan daerah.

Jalan yang diprotes warga dipenuhi lubang besar dan genangan air. Saat hujan turun, kondisi jalan menyerupai kolam. Warga menyebut kerusakan tersebut telah berlangsung sekitar 14 tahun tanpa perbaikan berarti.

Aksi tebar lele itu berlangsung pada siang hari dan disaksikan banyak warga. Beberapa orang tampak membawa serokan dan besek untuk mengambil ikan lele yang ditebar ke lubang jalan.

Warga Akui Jenuh Menunggu Perbaikan

Salah seorang warga, Bagas, mengatakan aksi tersebut lahir dari rasa jenuh. Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah setempat, namun kondisi jalan tetap dibiarkan rusak.

“Sudah terlalu lama kami menunggu. Jalan ini jadi akses utama warga, tapi kondisinya seperti ini terus,” kata Bagas.

Menurut warga, kerusakan jalan semakin parah setiap tahun. Lubang-lubang kerap tertutup air sehingga membahayakan pengendara. Beberapa warga bahkan pernah terjatuh saat melintas.

Baca juga: Paspor Nomor Tunggal Ujian Negara Benahi Layanan Keimigrasian

Sebelum menebar ikan lele, warga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mereka menegaskan aksi tersebut berlangsung damai dan bertujuan menyampaikan aspirasi, bukan mencari sensasi.

Aksi Simbolik Langsung Viral

Video aksi tebar lele di jalan rusak itu dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak warganet menilai cara warga menyampaikan protes tergolong kreatif dan menyentuh. Tak sedikit pula yang menyoroti lamanya jalan dibiarkan rusak.

Aksi simbol aspirasi ini dinilai efektif menarik perhatian publik. Warga berharap viralnya aksi tersebut bisa membuka mata pemerintah daerah agar segera turun tangan.

“Kami ingin jalan ini diperbaiki, bukan jadi kolam ikan,” ujar seorang warga lainnya.

Warga menilai media sosial menjadi sarana terakhir untuk menyampaikan keluhan. Mereka berharap sorotan publik dapat mempercepat respons pemerintah.

Aktivitas Warga Terganggu

Kerusakan jalan berdampak langsung pada aktivitas warga sehari-hari. Anak-anak sekolah kerap kesulitan melintas saat hujan. Kendaraan roda dua dan roda empat sering terjebak di lubang jalan.

Distribusi hasil pertanian juga terhambat. Warga harus memutar jalur lebih jauh untuk menghindari jalan rusak. Kondisi ini menambah biaya operasional dan memperlambat aktivitas ekonomi.

Warga menyebut perbaikan jalan sangat mendesak. Mereka menilai infrastruktur jalan menjadi kebutuhan dasar yang menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Pemerintah Akan Lakukan Peninjauan

Menanggapi aksi yang viral, pemerintah daerah Lampung Selatan menyatakan akan melakukan peninjauan ke lokasi. Pihak terkait mengaku telah menerima laporan warga mengenai kondisi jalan tersebut.

Baca juga: Vendor dan Calon Pengantin Jadi Korban WO Garut

Meski demikian, warga meminta pemerintah tidak hanya sebatas meninjau. Mereka menginginkan kepastian waktu dan realisasi perbaikan.

Aksi tebar lele ini menjadi gambaran bagaimana warga memilih cara kreatif untuk menyampaikan aspirasi. Jalan rusak yang dibiarkan bertahun-tahun akhirnya memicu protes simbolik yang menarik perhatian luas.

Hingga kini, warga Dusun Banjarjo masih menunggu tindak lanjut nyata. Mereka berharap simbol aspirasi yang disampaikan lewat aksi unik ini berujung pada perbaikan jalan yang layak dan aman. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM bertahan saat ekonomi sulit

    6 Cara UMKM Bertahan Saat Ekonomi Lesu

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perlambatan ekonomi global mulai berdampak pada sektor usaha kecil di berbagai daerah. Namun menariknya, data menunjukkan tidak semua bisnis mengalami penurunan drastis. Justru sebagian pelaku UMKM bertahan saat ekonomi sulit karena menerapkan strategi berbasis data, efisiensi usaha, dan perubahan perilaku konsumen. Sejumlah laporan ekonomi nasional memperlihatkan bahwa usaha mikro dan kecil […]

  • guru termenung di kelas kosong menggambarkan sisi sunyi dunia guru yang jarang diketahui murid

    Tak Pernah Terlihat, Ini Sisi Sunyi Dunia Guru yang Bikin Terdiam

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Dunia guru sering terlihat sederhana dari bangku kelas. Namun, kehidupan guru, realita dunia guru, dan beban profesi guru menyimpan cerita yang jauh lebih dalam dari yang tampak. Banyak murid hanya melihat guru sebagai sosok yang mengajar, padahal dunia guru penuh tekanan, pengorbanan, dan sisi sunyi yang jarang terungkap. Bahkan, tidak sedikit siswa […]

  • sambal udang rebon

    Sambal Bawang Udang Rebon Laziiz

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di banyak dapur rumah tangga, aroma cabai dan bawang yang ditumis masih menjadi penanda waktu makan akan segera tiba. Salah satu yang kerap muncul adalah sambal udang rebon—sederhana, pedas, dan lekat dengan selera rumahan. Ia tidak tampil mewah, tetapi hampir selalu habis lebih dulu. Bagi banyak keluarga, sambal ini bukan sekadar pelengkap. […]

  • Turis Tidur di Bandara

    Fenomena Turis Tidur di Bandara Changi Menuai Kritik saat Harga Hotel Melonjak

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Fenomena turis tidur di Bandara Changi saat F1 menuai kritik warga Singapura karena dianggap mencoreng reputasi bandara. albadarpost.com, LENSA – Fenomena Turis Tidur di Bandara Changi di Singapura menjadi sorotan publik setelah banyak wisatawan kedapatan bermalam di area-terminal selama akhir pekan penyelenggaraan ajang balap Formula 1. Tindakan itu dilakukan untuk menghindari biaya hotel yang melambung […]

  • Ilustrasi aneka kue lebaran unik dalam kemasan modern dan menarik untuk bisnis rumahan

    Jarang Dilirik, Usaha Kue Lebaran Ini Justru Laris!

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Usaha kue lebaran selalu jadi incaran menjelang hari raya. Namun, peluang usaha kue lebaran yang benar-benar menguntungkan justru sering tersembunyi dan jarang dibahas media. Banyak pelaku usaha hanya fokus pada kue populer, padahal ide bisnis kue lebaran unik, inovasi kue kering, dan strategi berbeda justru membuka peluang cuan lebih besar dengan persaingan […]

  • Ilustrasi yang menarik tentang kisah kurban Habil dan Qabil.

    Kurban Habil dan Qabil: Dosa Hasad Jadi Awal Tragedi Manusia

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Kurban Habil dan Qabil selama ini sering dikenang hanya sebagai cerita pembunuhan pertama di muka bumi. Padahal sebelum tragedi itu terjadi, ada lapisan cerita yang jauh lebih dalam: tentang iri hati, penerimaan Allah, dan perang sunyi di dalam hati manusia. Di balik kisah dua putra Nabi Adam AS itu, tersimpan pelajaran […]

expand_less