Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gempa Sumedang akhir 2023 mengguncang tiga kali, merusak ratusan rumah dan memicu evakuasi pasien RSUD Sumedang.

albadarpost.com, LENSA – Gempa Sumedang yang terjadi pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2023, meninggalkan dampak signifikan bagi warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Guncangan yang tercatat hingga tiga kali dalam sehari tersebut tidak hanya terasa di wilayah inti, tetapi juga menjalar ke beberapa kota sekitar. Selain kerusakan hunian, ratusan pasien di RSUD Sumedang terpaksa dipindahkan ke luar bangunan demi keselamatan. Pemerintah daerah dan BMKG menilai wilayah tersebut berada di area rawan karena keberadaan sesar aktif yang belum seluruhnya terpetakan.


Kronologi dan Skala Guncangan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terakhir pada hari itu sebagai gempa terkuat dengan magnitudo 4,8. Pusat guncangan berada di darat sekitar 2 kilometer timur laut Kabupaten Sumedang dengan kedalaman hanya 5 kilometer. Kedalaman dangkal ini menyebabkan getaran terasa kuat oleh masyarakat.

Laporan BMKG menunjukkan bahwa gempa pertama dengan magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 14.35 WIB. Disusul gempa kedua berkekuatan 3,4 pada pukul 15.38 WIB. Guncangan ketiga dan terbesar, magnitudo 4,8, terjadi pada pukul 20.34 WIB. Tiga kali guncangan berurutan dalam satu hari ini membuat warga bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Guncangan tidak hanya terasa di Sumedang. BMKG mencatat getaran mencapai Lembang pada skala MMI III, Subang dan Bandung pada skala II-III, hingga Garut pada skala II. Tingkat intensitas ini menunjukan bahwa pusat gempa memiliki efek sebar yang cukup luas.

Sejumlah penduduk di beberapa wilayah melaporkan benda-benda bergoyang, kaca bergetar, hingga suara gemuruh yang mendahului guncangan. Kondisi itu membuat banyak warga tetap berjaga hingga larut malam, khawatir terjadi gempa susulan yang lebih besar.


Analisis BMKG dan Potensi Sesar Aktif di Kawasan Gempa Sumedang

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Gempa Sumedang tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang belum sepenuhnya teridentifikasi. Secara geografis, wilayah Sumedang berada di antara beberapa jalur patahan seperti Sesar Lembang, Sesar Baribis, dan sejumlah sesar lain yang masih diteliti keberlanjutan dan pergerakannya.

Analisis mekanisme gerakan lempeng menunjukkan karakteristik strike-slip, yaitu pergeseran horizontal dua blok batuan yang saling bergesekkan. Jenis pergerakan ini umumnya menghasilkan guncangan yang cukup kuat sekaligus tiba-tiba.

Baca juga: Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya

Dwikorita menegaskan perlunya pemetaan lanjutan untuk mengidentifikasi potensi risiko jangka panjang. Menurutnya, tanpa penguatan mitigasi dan pemahaman geologi lokal, wilayah tersebut berpotensi mengalami kejadian serupa di masa mendatang.

Transisi dari temuan ilmiah ke pemantauan lapangan ini menjadi penting untuk memastikan strategi mitigasi bencana berjalan efektif, terutama di wilayah yang padat penduduk seperti Kabupaten Sumedang.


Kerusakan Rumah dan Dampak Sosial

Pemerintah Kabupaten Sumedang mencatat sedikitnya 238 unit rumah mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 138 rumah tercatat rusak ringan dan 100 rumah tergolong rusak berat. Kerusakan terpusat di Kecamatan Cimalaka dan Kecamatan Sumedang Utara. Warga yang rumahnya terdampak terpaksa mengungsi sementara waktu ke rumah kerabat dan pos darurat yang disediakan pemerintah daerah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, gempa ini memberikan tekanan psikologis bagi warga. Banyak dari mereka merayakan pergantian tahun di luar ruangan, dalam kondisi waspada dan mengungsi mendadak. Beberapa warga mengaku trauma karena getaran yang datang tanpa peringatan.


Evakuasi RSUD Sumedang

Evakuasi besar-besaran dilakukan di RSUD Sumedang. Sebanyak 331 pasien dipindahkan ke area halaman dan tenda darurat. Dari jumlah tersebut, 248 adalah pasien rawat inap dan 83 pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tenda-tenda ditempatkan di area parkir dan pinggir jalan untuk mengurangi risiko keruntuhan bangunan jika terjadi gempa susulan.

BNPB mencatat bahwa proses evakuasi berjalan cepat berkat koordinasi tim medis dan relawan. Namun, sejumlah keluarga pasien menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi pasien yang membutuhkan alat medis khusus. Pemerintah daerah memastikan pasokan oksigen dan peralatan portable tetap tersedia.


Upaya Pemerintah dan Penanggulangan Lanjutan

Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama BNPB dan BPBD setempat sedang melakukan verifikasi kerusakan bangunan serta penyediaan posko darurat. Tim teknis juga diterjunkan untuk memeriksa potensi retakan di fasilitas umum, termasuk jembatan dan gedung pemerintahan.

Sementara itu, BMKG terus melakukan pemantauan gempa susulan dan menganalisis potensi pergeseran sesar tambahan. Edukasi kebencanaan diperkuat melalui media lokal dan forum sosial berbasis komunitas.

Gempa Sumedang menunjukkan pentingnya mitigasi bencana di wilayah sesar aktif. Kesiapsiagaan warga dan koordinasi pemerintah menjadi kunci penanganan. (DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Kesehatan Gratis

    Obesitas dan Hipertensi Dominasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Obesitas dan hipertensi mendominasi Cek Kesehatan Gratis di Cirebon. Dinkes memperluas layanan untuk deteksi dini PTM. albadarpost.com, LENSA – Obesitas dan hipertensi masih mendominasi hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon sepanjang 2025. Temuan ini memberi gambaran nyata tentang ancaman penyakit tidak menular di wilayah dengan populasi produktif yang besar. Dinas […]

  • santri penghafal Al-Qur'an

    Tangis di Sepertiga Malam: Kisah Santri Penghafal Al-Qur’an Ini Bikin Haru

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Jam menunjukkan pukul 03.30 dini hari. Sebagian orang masih terlelap, tetapi seorang santri penghafal Al-Qur’an sudah duduk bersila di sudut kamar sederhana. Suara lirih ayat suci mulai terdengar pelan. Inilah rutinitas yang jarang terlihat—perjalanan sunyi seorang hafiz Qur’an yang penuh disiplin dan keteguhan. Kisah santri penghafal Al-Qur’an atau hafiz Qur’an selalu menyimpan […]

  • Ilustrasi wanita muslimah melaksanakan salat tarawih di rumah dengan mukena putih dalam suasana Ramadan yang khusyuk.

    Tarawih Wanita: Masjid atau Rumah Lebih Utama?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tarawih wanita menjadi topik yang selalu hangat setiap Ramadan. Banyak muslimah bertanya, apakah salat tarawih wanita lebih utama di rumah atau di masjid? Bagaimana hukumnya jika berjamaah? Pertanyaan ini penting karena tarawih termasuk sunnah muakkad yang sangat dianjurkan. Oleh sebab itu, memahami panduan tarawih bagi perempuan akan membantu ibadah menjadi lebih tenang […]

  • Pelita: Menyalakan Cahaya di Tengah Gulita

    Pelita: Menyalakan Cahaya di Tengah Gulita

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com – PELITA. Rubrik Pelita di albadarpost.com adalah ruang untuk menyoroti sosok-sosok yang memberi inspirasi bagi kehidupan rakyat. Kata “Pelita” dipilih karena ia melambangkan cahaya yang menuntun langkah dalam kegelapan. Cahaya itu bisa datang dari siapa saja: seorang guru di pelosok yang tak kenal lelah mengajar, seorang relawan yang setia menemani korban bencana, seorang petani […]

  • hadis penyempurna akhlak

    Hadis Penyempurna Akhlak: Misi Besar Nabi yang Sering Dilupakan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hadis penyempurna akhlak merupakan salah satu pesan paling mendasar dalam Islam. Hadis tentang akhlak ini menjelaskan misi Nabi memperbaiki akhlak manusia sekaligus menegaskan bahwa akhlak mulia dalam Islam berada di posisi yang sangat penting. Bahkan, tujuan diutusnya Nabi bukan sekadar menyampaikan hukum, melainkan juga membentuk karakter manusia yang lebih baik. Sabda Nabi […]

  • Quraish Shihab memberikan ceramah dengan latar belakang pendidikan Al-Azhar yang membentuk pemikiran keislamannya

    Nasihati Prabowo, Pendidikan Quraish Shihab Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Jejak pendidikan Quraish Shihab kembali menjadi perhatian publik setelah berbagai nasihatnya tentang kepemimpinan dan nilai keislaman ramai diperbincangkan. Riwayat pendidikan Quraish Shihab menunjukkan perjalanan akademik panjang yang membentuk cara pandangnya yang moderat, mendalam, dan mudah diterima berbagai kalangan. Tidak hanya dikenal sebagai ulama, pendidikan Quraish Shihab di institusi bergengsi dunia Islam menjadikan […]

expand_less