Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
  • visibility 238
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gempa Sumedang akhir 2023 mengguncang tiga kali, merusak ratusan rumah dan memicu evakuasi pasien RSUD Sumedang.

albadarpost.com, LENSA – Gempa Sumedang yang terjadi pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2023, meninggalkan dampak signifikan bagi warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Guncangan yang tercatat hingga tiga kali dalam sehari tersebut tidak hanya terasa di wilayah inti, tetapi juga menjalar ke beberapa kota sekitar. Selain kerusakan hunian, ratusan pasien di RSUD Sumedang terpaksa dipindahkan ke luar bangunan demi keselamatan. Pemerintah daerah dan BMKG menilai wilayah tersebut berada di area rawan karena keberadaan sesar aktif yang belum seluruhnya terpetakan.


Kronologi dan Skala Guncangan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terakhir pada hari itu sebagai gempa terkuat dengan magnitudo 4,8. Pusat guncangan berada di darat sekitar 2 kilometer timur laut Kabupaten Sumedang dengan kedalaman hanya 5 kilometer. Kedalaman dangkal ini menyebabkan getaran terasa kuat oleh masyarakat.

Laporan BMKG menunjukkan bahwa gempa pertama dengan magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 14.35 WIB. Disusul gempa kedua berkekuatan 3,4 pada pukul 15.38 WIB. Guncangan ketiga dan terbesar, magnitudo 4,8, terjadi pada pukul 20.34 WIB. Tiga kali guncangan berurutan dalam satu hari ini membuat warga bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Guncangan tidak hanya terasa di Sumedang. BMKG mencatat getaran mencapai Lembang pada skala MMI III, Subang dan Bandung pada skala II-III, hingga Garut pada skala II. Tingkat intensitas ini menunjukan bahwa pusat gempa memiliki efek sebar yang cukup luas.

Sejumlah penduduk di beberapa wilayah melaporkan benda-benda bergoyang, kaca bergetar, hingga suara gemuruh yang mendahului guncangan. Kondisi itu membuat banyak warga tetap berjaga hingga larut malam, khawatir terjadi gempa susulan yang lebih besar.


Analisis BMKG dan Potensi Sesar Aktif di Kawasan Gempa Sumedang

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Gempa Sumedang tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang belum sepenuhnya teridentifikasi. Secara geografis, wilayah Sumedang berada di antara beberapa jalur patahan seperti Sesar Lembang, Sesar Baribis, dan sejumlah sesar lain yang masih diteliti keberlanjutan dan pergerakannya.

Analisis mekanisme gerakan lempeng menunjukkan karakteristik strike-slip, yaitu pergeseran horizontal dua blok batuan yang saling bergesekkan. Jenis pergerakan ini umumnya menghasilkan guncangan yang cukup kuat sekaligus tiba-tiba.

Baca juga: Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya

Dwikorita menegaskan perlunya pemetaan lanjutan untuk mengidentifikasi potensi risiko jangka panjang. Menurutnya, tanpa penguatan mitigasi dan pemahaman geologi lokal, wilayah tersebut berpotensi mengalami kejadian serupa di masa mendatang.

Transisi dari temuan ilmiah ke pemantauan lapangan ini menjadi penting untuk memastikan strategi mitigasi bencana berjalan efektif, terutama di wilayah yang padat penduduk seperti Kabupaten Sumedang.


Kerusakan Rumah dan Dampak Sosial

Pemerintah Kabupaten Sumedang mencatat sedikitnya 238 unit rumah mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 138 rumah tercatat rusak ringan dan 100 rumah tergolong rusak berat. Kerusakan terpusat di Kecamatan Cimalaka dan Kecamatan Sumedang Utara. Warga yang rumahnya terdampak terpaksa mengungsi sementara waktu ke rumah kerabat dan pos darurat yang disediakan pemerintah daerah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, gempa ini memberikan tekanan psikologis bagi warga. Banyak dari mereka merayakan pergantian tahun di luar ruangan, dalam kondisi waspada dan mengungsi mendadak. Beberapa warga mengaku trauma karena getaran yang datang tanpa peringatan.


Evakuasi RSUD Sumedang

Evakuasi besar-besaran dilakukan di RSUD Sumedang. Sebanyak 331 pasien dipindahkan ke area halaman dan tenda darurat. Dari jumlah tersebut, 248 adalah pasien rawat inap dan 83 pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tenda-tenda ditempatkan di area parkir dan pinggir jalan untuk mengurangi risiko keruntuhan bangunan jika terjadi gempa susulan.

BNPB mencatat bahwa proses evakuasi berjalan cepat berkat koordinasi tim medis dan relawan. Namun, sejumlah keluarga pasien menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi pasien yang membutuhkan alat medis khusus. Pemerintah daerah memastikan pasokan oksigen dan peralatan portable tetap tersedia.


Upaya Pemerintah dan Penanggulangan Lanjutan

Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama BNPB dan BPBD setempat sedang melakukan verifikasi kerusakan bangunan serta penyediaan posko darurat. Tim teknis juga diterjunkan untuk memeriksa potensi retakan di fasilitas umum, termasuk jembatan dan gedung pemerintahan.

Sementara itu, BMKG terus melakukan pemantauan gempa susulan dan menganalisis potensi pergeseran sesar tambahan. Edukasi kebencanaan diperkuat melalui media lokal dan forum sosial berbasis komunitas.

Gempa Sumedang menunjukkan pentingnya mitigasi bencana di wilayah sesar aktif. Kesiapsiagaan warga dan koordinasi pemerintah menjadi kunci penanganan. (DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Sekda Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Melantik Pj Sekda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Pelantikan Pj Sekda Tasikmalaya menjadi awal pengawasan publik terhadap efektivitas birokrasi dan pelayanan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya menandai pergantian figur kunci dalam struktur birokrasi daerah. Namun di balik prosesi resmi, publik menaruh perhatian lebih besar pada satu hal: sejauh mana jabatan strategis ini mampu memperbaiki tata kelola pemerintahan […]

  • Trump NATO Iran

    Panas! Trump Salahkan NATO dan Ancam Keluar Usai Konflik Iran

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Trump NATO Iran menjadi sorotan global setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menyalahkan sekutu atas dinamika perang dengan Iran. Konflik ini memicu ketegangan serius, terutama ketika krisis NATO akibat Iran mulai terlihat dan memunculkan ancaman keluarnya AS dari aliansi tersebut. Situasi ini tidak hanya berdampak pada geopolitik, tetapi juga […]

  • Refleksi malam Nishfu Sya’ban sebagai waktu muhasabah diri dan persiapan spiritual menyambut Ramadhan

    Nishfu Sya’ban: Malam Sunyi untuk Pulang Sebelum Ramadhan Datang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua malam datang dengan sorotan. Sebagian hadir dalam diam, tanpa gegap gempita, tetapi justru membawa pesan yang lebih dalam. Nishfu Sya’ban termasuk di antaranya. Ia tidak sepopuler Ramadhan, tidak semeriah Idul Fitri, namun di situlah letak keistimewaannya. Malam ini mengajak manusia berhenti sejenak, bercermin, lalu menata kembali arah hidup sebelum cahaya […]

  • Kuswandi didampingi kuasa hukum di lobi Satreskrim Polresta Pati usai pemeriksaan kasus Ashari.

    Kuswandi Ditangkap Tanpa Surat, Pengacara Donny Soroti Dugaan Pelanggaran KUHAP

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Suasana lobi Satreskrim Polresta Pati, Kamis siang, 7 Mei 2026, mendadak ramai. Sejumlah wartawan mengerubungi seorang pria yang baru keluar dari ruang pemeriksaan. Wajahnya tampak letih. Sesekali ia memegangi bagian rusuk kanannya. Pria itu adalah Kuswandi. Namanya mendadak ramai di media sosial setelah video penangkapannya di Bekasi viral. Namun bukan hanya […]

  • Krisis Ceuta

    Krisis Ceuta Memanas, Ribuan Migran Tinggalkan Wilayah Spanyol

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Krisis Ceuta kembali menjadi sorotan internasional setelah sekitar 69.500 migran dilaporkan kembali ke Maroko dalam kurun sekitar 30 jam pascagelombang penyeberangan massal menuju wilayah otonom Spanyol tersebut. Perkembangan terbaru dalam krisis migrasi Ceuta ini memperlihatkan bahwa persoalan di perbatasan Spanyol-Maroko tidak lagi sekadar menyangkut perpindahan manusia, tetapi juga berkaitan erat dengan […]

  • guru SD

    14 Guru Masuk 14 SD, Model Baru untuk Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Sebanyak 14 guru dari program fellowship Teach First Indonesia (TFI) mulai mengajar di 14 sekolah dasar (SD) di Kota Serang, Banten. Para guru SD tersebut akan menjalankan tugas selama dua tahun, terutama di sekolah-sekolah kawasan pinggiran yang membutuhkan penguatan tenaga pendidik. Kehadiran mereka bukan hanya menambah tenaga pengajar, tetapi juga membawa pengalaman […]

expand_less