Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Rumah Ludes Terbakar Saat Masak Air, Warga Banjaranyar Kini Mengungsi

Rumah Ludes Terbakar Saat Masak Air, Warga Banjaranyar Kini Mengungsi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran rumah kembali terjadi di wilayah Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Musibah kebakaran rumah yang menghanguskan bangunan milik Nono terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Sindangsari RT 010 RW 003, Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar.

Peristiwa kebakaran tersebut bermula dari tungku kayu yang digunakan untuk memasak air. Namun, tanpa disadari, api kemudian membesar dan menjalar ke bagian bangunan rumah hingga akhirnya menghanguskan seluruh bangunan.

Saat kejadian berlangsung, suasana kampung sebenarnya cukup tenang. Sebagian warga baru selesai beraktivitas, sementara yang lain mulai berkumpul bersama keluarga di rumah masing-masing. Namun ketenangan itu mendadak berubah ketika kobaran api terlihat membumbung dari salah satu rumah warga.

Teriakan meminta pertolongan segera memecah suasana malam. Warga berlarian menuju lokasi sambil membawa ember, selang, dan peralatan seadanya. Beberapa orang bahkan langsung mengambil air dari sumber terdekat untuk memperlambat laju api.

Warga Berjibaku Padamkan Api

Warga yang pertama tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api secara manual. Namun kobaran terus membesar. Selain karena sumber api berada di area dapur, sebagian material bangunan juga membuat api cepat merambat ke seluruh bagian rumah.

Tidak semua barang berhasil diselamatkan. Dalam situasi yang serba cepat dan penuh kepanikan, warga lebih fokus memastikan penghuni rumah keluar dengan selamat dibanding menyelamatkan perabotan yang ada di dalam rumah.

Selanjutnya, petugas pemadam kebakaran datang membantu proses pemadaman. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak sampai menjalar ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.

Meski demikian, bangunan rumah milik Nono tidak dapat diselamatkan. Api terlanjur menghanguskan hampir seluruh bagian rumah sebelum berhasil dipadamkan.

Kebakaran rumah di Dusun Sindangsari RT 010 RW 003.

Rumah milik Nono di Desa Kalijaya Kecamatan Banjaranyar hangus terbakar akibat api dari tungku kayu saat memasak air, Sabtu (30/5/2026).

Menyisakan Abu, Asap, dan Puing Bangunan

Minggu pagi, suasana di lokasi kebakaran tampak jauh berbeda dibanding hari-hari biasanya. Aroma kayu terbakar masih cukup terasa beberapa meter sebelum memasuki area rumah yang hangus.

Di antara puing bangunan yang menghitam, masih terlihat rangka lemari besi berdiri miring. Beberapa lembar seng atap tampak melengkung akibat suhu tinggi saat kebakaran berlangsung. Di sudut bekas dapur, tumpukan kayu yang terbakar sebagian masih terlihat berserakan di atas tanah yang menghitam.

Beberapa warga datang silih berganti untuk melihat kondisi rumah tersebut. Tidak sedikit yang berhenti sejenak lalu menggelengkan kepala melihat besarnya kerusakan yang terjadi.

Sementara itu, beberapa anak kecil tampak berdiri di tepi jalan kampung sambil memperhatikan sisa bangunan yang hangus. Sesekali mereka menunjuk ke arah bekas dapur yang disebut warga sebagai lokasi awal munculnya api.

Kerugian Diperkirakan Rp150 Juta

Akibat kebakaran rumah tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta. Nilai tersebut mencakup bangunan rumah dan berbagai barang yang berada di dalamnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin membesar.

Meski demikian, kehilangan tempat tinggal tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga korban. Dalam hitungan menit, rumah yang selama bertahun-tahun menjadi tempat berteduh berubah menjadi puing dan abu.

Saat api mulai mengecil pada malam kejadian, beberapa warga masih bertahan di lokasi meski pakaian mereka basah karena ikut membantu pemadaman. Sebagian lainnya membantu membersihkan area sekitar sambil memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Korban Mengungsi di Rumah Anak

Pasca kejadian, Nono dan keluarganya untuk sementara mengungsi di rumah anaknya. Hingga saat ini, kondisi lokasi dinyatakan aman dan api telah padam sepenuhnya.

Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan korban meliputi bantuan keuangan serta bahan bangunan guna memulai kembali kehidupan yang sempat terhenti akibat musibah tersebut.

Data kejadian ini dilaporkan oleh Yona Yogasmara. Warga berharap bantuan dari berbagai pihak dapat segera hadir untuk membantu meringankan beban keluarga korban.

Musibah memang datang tanpa pemberitahuan. Tungku yang sehari-hari digunakan untuk memasak dan memenuhi kebutuhan keluarga, malam itu justru menjadi awal dari kehilangan besar yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

Ketika api menghanguskan rumah, yang tersisa bukan hanya puing dan abu. Ada harapan yang harus dibangun kembali, ada kehidupan yang harus kembali ditegakkan, dan ada gotong royong yang membuktikan bahwa korban tidak pernah benar-benar sendirian menghadapi musibah. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi nasi putih yang cepat basi akibat kesalahan memasak dan penyimpanan yang sering tidak disadari

    Nasi Cepat Basi? Ini Kesalahan yang Sering Terjadi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa heran karena nasi cepat basi, padahal baru dimasak beberapa jam lalu? Banyak orang mengira penyebabnya adalah kualitas beras. Padahal, nasi mudah basi, nasi cepat bau, dan teksturnya berubah sering kali terjadi akibat kesalahan memasak nasi yang tampak sepele dan jarang disadari sejak awal. Menariknya, kebiasaan yang terlihat “biasa saja” justru […]

  • Ilustrasi siluet perempuan menikmati hidangan dengan suasana hangat, menggambarkan filosofi rasa dan makna di balik makanan.

    Filosofi Rasa: Cerita di Balik Setiap Hidangan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Filosofi Rasa bukan sekadar tentang lidah yang mengecap manis, asin, atau pedas. Filosofi rasa adalah cerita di balik makanan, makna di balik hidangan, serta pengalaman emosional yang menyertai setiap suapan. Dalam setiap sajian, selalu ada kisah, nilai, dan kenangan yang melekat kuat pada memori kita. Makanan memang terlihat sederhana. Namun, ketika kita […]

  • Damkar Selamatkan Kucing

    Bikin Haru, Damkar Tasikmalaya Potong Tralis Demi Selamatkan Kucing

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Damkar Selamatkan Kucing kembali menjadi perhatian warga Kota Tasikmalaya. Aksi penyelamatan hewan peliharaan yang terjepit di sela tralis rumah itu tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis petugas pemadam kebakaran, tetapi juga memperlihatkan sisi kemanusiaan yang sering luput dari sorotan. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (12/6/2026) ketika seekor kucing peliharaan milik warga terjebak […]

  • insiden wali kota tasikmalaya

    Sorotan di BKPSDM: Wali Kota Tasikmalaya dan Momen Tak Biasa dengan Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

     albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana di Aula BKPSDM Kota Tasikmalaya, Sabtu (9/5/2026), awalnya berjalan seperti agenda kedinasan pada umumnya. Namun, di tengah deretan kursi dan kamera yang sudah bersiap, muncul satu momen kecil yang kemudian menyebar cepat di kalangan jurnalis: interaksi singkat antara Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan sejumlah wartawan di area tangga […]

  • Warga desa di Tasikmalaya menghadapi risiko iklim berdasarkan data IRID Kementerian Keuangan.

    IRID Tasikmalaya: 351 Desa di Ambang Risiko Iklim

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – IRID Tasikmalaya bukan sekadar deretan angka dalam laporan Kementerian Keuangan. Di balik data Indeks Risiko Iklim Desa (IRID) itu, ada 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya yang setiap tahun menghadapi ancaman banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Risiko iklim desa Tasikmalaya kini tidak lagi terasa jauh. Sebaliknya, dampaknya mulai menyentuh sawah, rumah warga, […]

  • Ilustrasi pelajar Indonesia di era digital dengan sorotan krisis karakter dan pendidikan moral saat Hardiknas 2026

    Hardiknas 2026: Nilai Sekolah Naik, Tapi Kasus Bullying dan Etika Pelajar Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Peringatan Hardiknas 2026 atau Hari Pendidikan Nasional tahun ini menghadirkan kegelisahan baru di tengah masyarakat. Di satu sisi, pendidikan Indonesia terus berkembang dengan dukungan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan sistem pembelajaran modern. Namun di sisi lain, kasus bullying, kekerasan pelajar, hingga rendahnya etika digital justru semakin sering muncul. Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan […]

expand_less