Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza: TNI Tegaskan Kesiapsiagaan Menunggu Instruksi Presiden

Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza: TNI Tegaskan Kesiapsiagaan Menunggu Instruksi Presiden

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TNI menegaskan kesiapan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza sambil menunggu keputusan Presiden Prabowo.

albadarpost.com, HUMANIORA —Rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza kembali mencuat ke ruang publik setelah Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto disebut telah menjalin komunikasi intensif mengenai upaya tersebut. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, di Jakarta, Senin.

Menurut Freddy, komunikasi antara Presiden dan Panglima TNI berjalan dalam alur komando yang terstruktur dan selaras dengan kebijakan lintas kementerian. Ia menegaskan bahwa setiap rencana yang berkaitan dengan pengerahan kekuatan militer ke luar negeri, khususnya dalam kerangka misi kemanusiaan dan perdamaian, tidak pernah diambil secara sepihak.

“Setiap langkah strategis, termasuk pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, dibahas secara terpadu antara Presiden, Panglima TNI, Kementerian Pertahanan, hingga Kementerian Luar Negeri,” ujar Freddy.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan lintas kementerian diperlukan untuk memastikan keputusan yang diambil tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang dikenal non-blok dan berorientasi pada diplomasi kemanusiaan.


Diplomasi, Kemandirian Strategis, dan Prinsip Non-Blok (H2 mengandung kata kunci)

Prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif menjadi landasan utama dalam rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. Indonesia menempatkan dirinya bukan sebagai pihak dalam konflik, melainkan sebagai penjaga nilai kemanusiaan dan perdamaian internasional.

Freddy mengatakan bahwa pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza nantinya hanya dapat dijalankan setelah keputusan formal dikeluarkan oleh Presiden. Keputusan tersebut juga harus berada dalam kerangka legal nasional dan internasional, termasuk dukungan dari PBB atau mandat kemanusiaan yang diakui.

“Intinya, TNI siap. Namun kesiapan itu dijalankan sesuai mandat negara. Apa pun keputusan Presiden, TNI akan melaksanakan secara profesional dan proporsional,” ujarnya.

Sembari menunggu keputusan resmi, TNI saat ini telah menyiapkan prajurit dari beberapa matra—darat, laut, dan udara—untuk menjaga kesiapsiagaan. Pelatihan taktis, penyiapan kesehatan lapangan, hingga prosedur evakuasi sipil, menurut Freddy, sudah menjadi standar dalam persiapan pasukan perdamaian internasional.


Sikap Presiden Prabowo di Forum Regional dan Internasional

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-13 ASEAN–United States yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10), Presiden Prabowo kembali menyampaikan komitmen Indonesia untuk memainkan peran aktif dalam meredakan krisis kemanusiaan di Gaza.

Prabowo menegaskan bahwa perdamaian bukan hanya cita-cita diplomatik, tetapi juga kewajiban moral bersama negara-negara yang berada pada posisi strategis di kawasan dan dunia.

“Mari memilih berada di sisi sejarah yang benar,” kata Prabowo dalam pidatonya yang turut disaksikan delegasi dari berbagai negara. “ASEAN dan Amerika Serikat dapat menjadi mitra yang memperkuat kemitraan konstruktif untuk perdamaian yang berkelanjutan.”

Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia siap mengerahkan pasukan perdamaian untuk melindungi wilayah yang terdampak jika mandat hukum dan mekanisme internasional memungkinkan.


Perspektif Politik dan Implikasi Kemanusiaan

Pernyataan ini dinilai mempertegas arah kebijakan luar negeri Indonesia pada 2025 yang menempatkan diplomasi kemanusiaan sebagai prioritas utama. Selain itu, rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza juga menjadi penanda bahwa Indonesia ingin mengambil posisi lebih aktif dalam stabilisasi kawasan Timur Tengah.

Namun, sejumlah analis mengingatkan bahwa pengiriman pasukan ke wilayah konflik memerlukan kalkulasi matang, termasuk keamanan pasukan, dukungan logistik, pembiayaan operasi, hingga hubungan diplomatik dengan negara-negara di sekitar Gaza.

Di sisi lain, publik domestik memberikan dukungan moral, terutama melihat tingginya empati masyarakat Indonesia terhadap penderitaan warga Gaza.

TNI menegaskan siap mengirim pasukan perdamaian ke Gaza sesuai mandat Presiden, selaras diplomasi kemanusiaan Indonesia di panggung global. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SATAS EXPO 2025

    SATAS EXPO 2025: Ruang Belajar Sosial bagi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, WARTA MITRA. SATAS EXPO 2025 yang digelar oleh SMAN 1 Tasikmalaya menghadirkan lebih dari sekadar pameran kreativitas siswa. Ajang ini menjadi ruang belajar sosial, budaya, dan kemanusiaan yang mempertemukan gagasan generasi muda dengan realitas kehidupan masyarakat. Ajang Kreativitas yang Membumi Di tengah gegap gempita penampilan seni, stand kewirausahaan, hingga pameran karya akademik, SATAS EXPO […]

  • Curanmor Tamansari

    Curanmor Gagal Saat Magrib di Tamansari, Pelaku Babak Belur Diamuk Warga

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Curanmor Tamansari kembali membuat warga resah. Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor gagal membawa kabur motor milik warga di Kampung Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Aksi itu terbongkar saat pemilik motor memergoki kendaraannya sedang didorong pelaku dari area parkir sebuah tempat pangkas rambut. Korban spontan berteriak […]

  • Waktu Kurban

    Kurban Sebelum Salat Id, Sah atau Tidak?

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Waktu kurban kembali menjadi pembahasan yang ramai menjelang Idul Adha. Di tengah kesibukan masyarakat modern, banyak orang mulai mempertanyakan hukum menyembelih hewan kurban sebelum Salat Id berlangsung. Sebagian masyarakat mengira penyembelihan bisa dilakukan kapan saja selama masih berada di bulan Dzulhijjah. Padahal dalam fiqih Islam, waktu penyembelihan kurban memiliki aturan khusus yang […]

  • Ilustrasi fenomena Matahari tepat di atas Ka'bah untuk kalibrasi dan pengecekan arah kiblat di Indonesia tahun 2026.

    27–29 Mei 2026 Waktu Paling Akurat Cek Arah Kiblat, Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Fenomena arah kiblat kembali menjadi perhatian umat Muslim setelah BMKG mengumumkan peristiwa Matahari tepat berada di atas Ka’bah akan terjadi pada 27–29 Mei 2026. Momen astronomi ini bukan hanya menarik dari sisi sains, tetapi juga menjadi waktu paling akurat untuk mengecek ulang posisi kiblat di rumah, mushola, hingga masjid. Menariknya lagi, proses […]

  • klaim intelijen

    Saudi Bombardir Yaman Selatan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Serangan udara Saudi ke Yaman selatan menandai eskalasi baru konflik internal dan gagalnya upaya damai regional. Serangan Udara Saudi Picu Eskalasi Baru albadarpost.com, BERITA DUNIA – Koalisi militer pimpinan Arab Saudi kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Yaman selatan. Target utama serangan kali ini adalah posisi Dewan Transisi Selatan (STC), kelompok separatis yang selama ini […]

  • radikalisme digital

    Radikalisme Digital: Ancaman Baru yang Tumbuh di Saku Anak-anak

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 256
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF — Setiap kali laporan baru tentang radikalisasi muncul, publik sering membayangkan proses perekrutan yang berlangsung di ruang-ruang gelap. Dalam imajinasi itu, ekstremisme tumbuh jauh dari pusat kehidupan sehari-hari. Namun data beberapa tahun terakhir menabrak asumsi tersebut. Radikalisme kini hadir melalui jalur yang justru paling dekat: ponsel anak-anak. Perangkat yang semestinya menjadi ruang belajar […]

expand_less