Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza: TNI Tegaskan Kesiapsiagaan Menunggu Instruksi Presiden

Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza: TNI Tegaskan Kesiapsiagaan Menunggu Instruksi Presiden

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TNI menegaskan kesiapan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza sambil menunggu keputusan Presiden Prabowo.

albadarpost.com, HUMANIORA —Rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza kembali mencuat ke ruang publik setelah Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto disebut telah menjalin komunikasi intensif mengenai upaya tersebut. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, di Jakarta, Senin.

Menurut Freddy, komunikasi antara Presiden dan Panglima TNI berjalan dalam alur komando yang terstruktur dan selaras dengan kebijakan lintas kementerian. Ia menegaskan bahwa setiap rencana yang berkaitan dengan pengerahan kekuatan militer ke luar negeri, khususnya dalam kerangka misi kemanusiaan dan perdamaian, tidak pernah diambil secara sepihak.

“Setiap langkah strategis, termasuk pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, dibahas secara terpadu antara Presiden, Panglima TNI, Kementerian Pertahanan, hingga Kementerian Luar Negeri,” ujar Freddy.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan lintas kementerian diperlukan untuk memastikan keputusan yang diambil tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang dikenal non-blok dan berorientasi pada diplomasi kemanusiaan.


Diplomasi, Kemandirian Strategis, dan Prinsip Non-Blok (H2 mengandung kata kunci)

Prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif menjadi landasan utama dalam rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. Indonesia menempatkan dirinya bukan sebagai pihak dalam konflik, melainkan sebagai penjaga nilai kemanusiaan dan perdamaian internasional.

Freddy mengatakan bahwa pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza nantinya hanya dapat dijalankan setelah keputusan formal dikeluarkan oleh Presiden. Keputusan tersebut juga harus berada dalam kerangka legal nasional dan internasional, termasuk dukungan dari PBB atau mandat kemanusiaan yang diakui.

“Intinya, TNI siap. Namun kesiapan itu dijalankan sesuai mandat negara. Apa pun keputusan Presiden, TNI akan melaksanakan secara profesional dan proporsional,” ujarnya.

Sembari menunggu keputusan resmi, TNI saat ini telah menyiapkan prajurit dari beberapa matra—darat, laut, dan udara—untuk menjaga kesiapsiagaan. Pelatihan taktis, penyiapan kesehatan lapangan, hingga prosedur evakuasi sipil, menurut Freddy, sudah menjadi standar dalam persiapan pasukan perdamaian internasional.


Sikap Presiden Prabowo di Forum Regional dan Internasional

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-13 ASEAN–United States yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10), Presiden Prabowo kembali menyampaikan komitmen Indonesia untuk memainkan peran aktif dalam meredakan krisis kemanusiaan di Gaza.

Prabowo menegaskan bahwa perdamaian bukan hanya cita-cita diplomatik, tetapi juga kewajiban moral bersama negara-negara yang berada pada posisi strategis di kawasan dan dunia.

“Mari memilih berada di sisi sejarah yang benar,” kata Prabowo dalam pidatonya yang turut disaksikan delegasi dari berbagai negara. “ASEAN dan Amerika Serikat dapat menjadi mitra yang memperkuat kemitraan konstruktif untuk perdamaian yang berkelanjutan.”

Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia siap mengerahkan pasukan perdamaian untuk melindungi wilayah yang terdampak jika mandat hukum dan mekanisme internasional memungkinkan.


Perspektif Politik dan Implikasi Kemanusiaan

Pernyataan ini dinilai mempertegas arah kebijakan luar negeri Indonesia pada 2025 yang menempatkan diplomasi kemanusiaan sebagai prioritas utama. Selain itu, rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza juga menjadi penanda bahwa Indonesia ingin mengambil posisi lebih aktif dalam stabilisasi kawasan Timur Tengah.

Namun, sejumlah analis mengingatkan bahwa pengiriman pasukan ke wilayah konflik memerlukan kalkulasi matang, termasuk keamanan pasukan, dukungan logistik, pembiayaan operasi, hingga hubungan diplomatik dengan negara-negara di sekitar Gaza.

Di sisi lain, publik domestik memberikan dukungan moral, terutama melihat tingginya empati masyarakat Indonesia terhadap penderitaan warga Gaza.

TNI menegaskan siap mengirim pasukan perdamaian ke Gaza sesuai mandat Presiden, selaras diplomasi kemanusiaan Indonesia di panggung global. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TCC Community Indonesia

    Densus 88 Ungkap Grup Medsos Ekstremisme Anak

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Densus 88 mengungkap puluhan grup medsos terafiliasi TCC Community Indonesia yang menyebar ideologi kekerasan. albadarpost.com, HUMANIORA – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mengungkap keberadaan puluhan grup media sosial yang terafiliasi dengan jaringan TCC Community Indonesia dan diduga menyebarkan ideologi kekerasan serta ekstremisme. Yang mengkhawatirkan, sasaran utama dari aktivitas grup-grup tersebut adalah anak-anak dan remaja yang […]

  • Ilustrasi reflektif tentang manusia yang menatap masa depan dengan keikhlasan, menyadari rencana Allah selalu lebih baik dari keinginan manusia karena hikmah takdir Allah di masa depan

    Hari Esok Akan Membuktikan, Allah Tak Pernah Salah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Suatu hari nanti, mungkin bukan besok atau tahun depan, kita akan menoleh ke belakang dengan mata yang berbeda. Luka yang hari ini terasa menyesakkan akan tampak seperti jalan sunyi yang ternyata menyelamatkan. Air mata yang jatuh diam-diam akan berubah menjadi bukti bahwa Allah sedang bekerja dengan cara paling lembut, meski saat itu […]

  • KPK geledah rumah Ono Surono

    Drama Baru Kasus Bekasi: KPK Datangi Rumah Ono Surono di Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus KPK geledah rumah Ono Surono menjadi sorotan publik setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi kediaman politisi Jawa Barat tersebut. Penggeledahan rumah Ono Surono oleh KPK terkait dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi langsung memicu perhatian karena kasus ijon proyek kini berkembang semakin luas. Langkah KPK ini menandai fase baru penyidikan […]

  • Pep Guardiola mengenakan keffiyeh saat menyampaikan pidato pro-Palestina dan mengkritik diamnya pemimpin dunia

    Pidato Pro-Palestina Pep Guardiola

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pep Guardiola tidak sedang membahas taktik atau trofi. Ia berdiri di atas panggung dengan satu pesan sederhana namun mengguncang: anak-anak Palestina terus terbunuh, sementara dunia memilih diam. Dalam sebuah acara amal di Barcelona, pelatih Manchester City itu menyampaikan pidato pro-Palestina yang langsung menyita perhatian publik internasional. Guardiola tampil mengenakan keffiyeh. Simbol […]

  • Ilustrasi futuristik sufistik tentang manusia terbuai kemewahan dunia sebagai gambaran istidraj dalam Islam berdasarkan QS Al-A’raf 182.

    Istidraj dalam Islam: Nikmat yang Menipu Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A’raf: 182: وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَWallażīna każżabụ bi`āyātinā sanastadrijuhum min ḥaiṡu lā ya’lamụn “Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui.” Pada suatu masa yang terasa semakin dekat, manusia memuja dunia […]

  • pidana kerja sosial

    Pidana Kerja Sosial dalam KUHP Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Pidana kerja sosial dalam KUHP baru diuji: solusi kelebihan lapas atau sekadar memindahkan beban ke daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru pada 2026 menandai perubahan arah pemidanaan di Indonesia. Negara mulai membuka ruang lebih luas bagi pidana nonpemenjaraan, salah satunya melalui pidana kerja sosial. Kebijakan ini bukan sekadar teknis hukum, […]

expand_less