Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pencarian lansia terseret arus di Sungai Ciwulan akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari operasi pencarian tanpa henti, tim SAR gabungan menemukan Pahroni (69), warga Kampung Borosole RT 02 RW 04 Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dalam kondisi meninggal dunia di area muara sungai.

Korban hanyut di Sungai Ciwulan pada Selasa, 12 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian berlangsung, debit air meningkat tajam akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Tasikmalaya sejak pagi. Arus sungai berubah keruh dan sangat deras hingga menyeret tubuh korban.

Penemuan jasad korban mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur penyelamat, mulai dari BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga warga sekitar.

Korban Ditemukan oleh Pejala Ikan di Muara

Titik terang pencarian muncul pada Kamis dini hari, 14 Mei 2026. Seorang pejala ikan yang berada di sekitar muara Sungai Ciwulan melihat tubuh korban tersangkut di aliran sungai.

Informasi itu langsung diteruskan kepada tim SAR gabungan yang sejak malam terus menyisir aliran sungai dari titik awal korban terbawa arus.

Relawan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Mamat Rahmat, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 23.45 WIB. Tim kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal terseret arus. Evakuasi selesai sekitar pukul 00.09 WIB,” ujar Mamat Rahmat di lokasi kejadian, Kamis (14/5/2026).

Suasana haru langsung menyelimuti lokasi ketika proses evakuasi berlangsung. Keluarga korban yang sejak awal menunggu kabar dengan penuh harap tak mampu menahan kesedihan saat jasad Pahroni berhasil dibawa ke daratan.

Arus Sungai Deras Hambat Proses Pencarian

Selama dua hari pencarian, tim SAR menghadapi medan yang cukup berat. Selain arus sungai yang deras, kondisi air yang keruh membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas.

Namun demikian, petugas terus melakukan penyisiran menggunakan berbagai metode. Tim membagi area pencarian ke beberapa titik, mulai dari lokasi awal korban jatuh hingga jalur muara sungai.

Warga sekitar juga ikut membantu memberikan informasi terkait kemungkinan titik korban tersangkut. Kolaborasi antara petugas dan masyarakat membuat proses pencarian berjalan lebih efektif.

Selain itu, hujan yang masih turun di sejumlah wilayah Tasikmalaya sempat memperlambat upaya penyisiran. Meski begitu, tim tetap melanjutkan operasi hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Setelah jasad korban ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengapresiasi kerja sama seluruh tim dan warga yang terlibat dalam proses pencarian korban hanyut tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah pegunungan dan hulu sungai.

Debit air yang meningkat mendadak sering kali memicu arus kuat dan berbahaya. Kondisi itu dapat berubah dalam hitungan menit tanpa tanda yang mudah dikenali warga.

Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Musim hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Tasikmalaya membuat potensi bencana hidrometeorologi tetap tinggi. Selain banjir dan longsor, arus sungai deras menjadi ancaman serius bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Karena itu, aparat dan relawan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berisiko di sungai ketika cuaca buruk melanda.

Bencana sering datang tanpa aba-aba. Dalam situasi tertentu, satu langkah kecil di tepi sungai bisa berubah menjadi tragedi besar.

Dua hari harapan terus menyala di sepanjang aliran Sungai Ciwulan. Namun saat jasad Pahroni muncul di muara, yang tersisa hanyalah duka, doa, dan sunyi yang mengalir bersama arus. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kopi warga binaan

    Lapas Tasikmalaya Cetak Barista, Kopinya Bersaing dengan Kafe

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kopi warga binaan dari Lapas Klas IIB Tasikmalaya kini mencuri perhatian. Produk yang juga dikenal sebagai kopi narapidana dan kopi hasil pembinaan lapas ini tidak hanya dikonsumsi internal, tetapi sudah menembus pasar luar, termasuk hotel di Tasikmalaya. Fenomena ini muncul dari program Giat Bina Mandiri yang dijalankan secara serius. Program tersebut […]

  • Petugas Imigrasi Indonesia melakukan deportasi terhadap 16 WNA pelaku scam online dalam operasi pengawasan kejahatan digital.

    Imigrasi Bongkar Jaringan Scam Asing, 16 WNA Dipulangkan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Langkah tegas dilakukan pemerintah terhadap WNA pelaku scam. Direktorat Jenderal Imigrasi memastikan Indonesia bukan tempat aman bagi pelaku penipuan online dan jaringan kejahatan digital internasional. Dalam operasi senyap pengawasan terbaru, sebanyak 16 warga negara asing langsung dipulangkan setelah aparat menemukan dugaan keterlibatan mereka dalam aktivitas scam online dan pelanggaran izin tinggal. […]

  • Ilustrasi kemacetan jalan raya dengan banyak kendaraan sebagai metafora kehidupan yang penuh tekanan dan pentingnya makna syukur

    Bukan Kurang Nikmat, Tapi Kurang Syukur: Ini Faktanya

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Makna syukur sering kita ucapkan, tetapi jarang kita rasakan sepenuhnya. Banyak orang memahami syukur sebagai sekadar ucapan “terima kasih,” padahal arti syukur, esensi bersyukur, dan nilai rasa cukup jauh lebih dalam dari itu. Ironisnya, di tengah hidup yang serba cepat, kita justru makin jauh dari makna syukur yang sebenarnya. Padahal, syukur bukan […]

  • aktivitas pedagang umkm kuliner makanan kaki lima yang ramai pembeli di indonesia

    7 UMKM Kuliner yang Selalu Laris, Modal Kecil Untung Stabil

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bisnis UMKM kuliner laris selalu menarik perhatian masyarakat. Selain mudah dimulai, usaha makanan juga memiliki pasar yang sangat luas. Oleh karena itu, banyak orang mulai mencari usaha kuliner yang selalu laku, terutama yang mampu bertahan di tengah persaingan bisnis. Di Indonesia, makanan bukan hanya kebutuhan pokok. Sebaliknya, kuliner juga menjadi bagian penting […]

  • MBG Santri

    15,6 Juta Santri Masuk Target MBG, Kemenag Kebut Integrasi Data

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Program MBG santri mulai memasuki fase paling menentukan. Pemerintah kini tidak hanya berbicara soal distribusi makan bergizi gratis, tetapi juga membenahi fondasi utama: data penerima. Tanpa data yang presisi, program bantuan gizi santri berisiko meleset dari target. Sejak awal, program makan bergizi gratis, intervensi nutrisi, dan penguatan gizi santri memang dirancang untuk […]

  • digitalisasi Pemkab Tasikmalaya

    Pemkab Tasikmalaya Lambat Digital, Rakyat Bayar Harga Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: birokrasi manual akibat mandeknya digitalisasi Pemkab Tasikmalaya membebani waktu, biaya, dan hak warga. Birokrasi Manual dan Harga yang Harus Dibayar Warga albadarpost.com, EDITORIAL – Ketika digitalisasi Pemkab Tasikmalaya berjalan di tempat, yang paling terdampak bukanlah sistem atau aplikasi, melainkan warga. Proses administrasi yang masih manual memaksa masyarakat membayar biaya sosial yang nyata: waktu […]

expand_less