Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pencarian lansia terseret arus di Sungai Ciwulan akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari operasi pencarian tanpa henti, tim SAR gabungan menemukan Pahroni (69), warga Kampung Borosole RT 02 RW 04 Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dalam kondisi meninggal dunia di area muara sungai.

Korban hanyut di Sungai Ciwulan pada Selasa, 12 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian berlangsung, debit air meningkat tajam akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Tasikmalaya sejak pagi. Arus sungai berubah keruh dan sangat deras hingga menyeret tubuh korban.

Penemuan jasad korban mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur penyelamat, mulai dari BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga warga sekitar.

Korban Ditemukan oleh Pejala Ikan di Muara

Titik terang pencarian muncul pada Kamis dini hari, 14 Mei 2026. Seorang pejala ikan yang berada di sekitar muara Sungai Ciwulan melihat tubuh korban tersangkut di aliran sungai.

Informasi itu langsung diteruskan kepada tim SAR gabungan yang sejak malam terus menyisir aliran sungai dari titik awal korban terbawa arus.

Relawan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Mamat Rahmat, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 23.45 WIB. Tim kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal terseret arus. Evakuasi selesai sekitar pukul 00.09 WIB,” ujar Mamat Rahmat di lokasi kejadian, Kamis (14/5/2026).

Suasana haru langsung menyelimuti lokasi ketika proses evakuasi berlangsung. Keluarga korban yang sejak awal menunggu kabar dengan penuh harap tak mampu menahan kesedihan saat jasad Pahroni berhasil dibawa ke daratan.

Arus Sungai Deras Hambat Proses Pencarian

Selama dua hari pencarian, tim SAR menghadapi medan yang cukup berat. Selain arus sungai yang deras, kondisi air yang keruh membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas.

Namun demikian, petugas terus melakukan penyisiran menggunakan berbagai metode. Tim membagi area pencarian ke beberapa titik, mulai dari lokasi awal korban jatuh hingga jalur muara sungai.

Warga sekitar juga ikut membantu memberikan informasi terkait kemungkinan titik korban tersangkut. Kolaborasi antara petugas dan masyarakat membuat proses pencarian berjalan lebih efektif.

Selain itu, hujan yang masih turun di sejumlah wilayah Tasikmalaya sempat memperlambat upaya penyisiran. Meski begitu, tim tetap melanjutkan operasi hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Setelah jasad korban ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengapresiasi kerja sama seluruh tim dan warga yang terlibat dalam proses pencarian korban hanyut tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah pegunungan dan hulu sungai.

Debit air yang meningkat mendadak sering kali memicu arus kuat dan berbahaya. Kondisi itu dapat berubah dalam hitungan menit tanpa tanda yang mudah dikenali warga.

Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Musim hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Tasikmalaya membuat potensi bencana hidrometeorologi tetap tinggi. Selain banjir dan longsor, arus sungai deras menjadi ancaman serius bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Karena itu, aparat dan relawan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berisiko di sungai ketika cuaca buruk melanda.

Bencana sering datang tanpa aba-aba. Dalam situasi tertentu, satu langkah kecil di tepi sungai bisa berubah menjadi tragedi besar.

Dua hari harapan terus menyala di sepanjang aliran Sungai Ciwulan. Namun saat jasad Pahroni muncul di muara, yang tersisa hanyalah duka, doa, dan sunyi yang mengalir bersama arus. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Tasikmalaya menghadiri rapat koordinasi perlindungan LP2B dan lahan sawah produktif di Jakarta.

    87 Persen Lahan Sawah Masuk LP2B, Tasikmalaya Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai memperkuat pembahasan terkait LP2B Tasikmalaya atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan sebagai langkah menjaga ketahanan pangan daerah. Isu perlindungan lahan sawah produktif menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya tekanan alih fungsi lahan untuk permukiman dan pembangunan infrastruktur. Pembahasan mengenai lahan baku sawah Tasikmalaya itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi […]

  • Hukum Arisan Online

    Sering Ikut Arisan Online? Begini Hukumnya dalam Islam

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hukum arisan online sering menjadi pertanyaan masyarakat di era digital. Banyak orang mengikuti arisan melalui grup WhatsApp, Telegram, atau media sosial. Karena itu, diskusi tentang hukum arisan online dalam Islam, arisan online halal atau haram, serta hukum arisan digital menurut syariat semakin penting dipahami. Selain menawarkan kemudahan, sistem ini juga memunculkan potensi […]

  • sertifikat tanah

    Pentingnya Sertifikat Tanah

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kasus Nenek Elina di Surabaya menegaskan risiko sengketa tanah tanpa sertifikat tanah yang kuat dan sah. albadarpost.com, FOKUS – Kasus pengusiran dan perobohan rumah yang dialami Nenek Elina Widjajati di Surabaya kembali menyorot persoalan klasik kepemilikan lahan di Indonesia: lemahnya perlindungan hukum bagi warga yang belum memiliki sertifikat tanah resmi. Peristiwa ini penting karena menyangkut […]

  • dzikir menenangkan jiwa

    Kenapa Dzikir Bisa Bikin Hati Tenang? Ini Jawabannya

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Dzikir menenangkan jiwa bukan sekadar keyakinan spiritual, tetapi juga fenomena yang dapat dirasakan secara nyata. Banyak orang merasakan ketenangan batin, kedamaian hati, dan stabilitas emosi setelah berdzikir. Bahkan, dzikir untuk ketenangan hati sering menjadi solusi saat stres, gelisah, atau tekanan hidup meningkat. Oleh karena itu, memahami mengapa dzikir mampu menghadirkan ketenangan jiwa […]

  • Ilustrasi sejarah Saint Valentine dan kajian fiqh Islam tentang perayaan budaya Barat.

    Sejarah Valentine dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perayaan 14 Februari tidak lahir dalam ruang kosong. Ia tumbuh dari sejarah panjang yang berlapis. Karena itu, membahas Valentine tanpa melihat akarnya akan membuat diskusi terasa dangkal. Sebaliknya, memahami sejarahnya sekaligus menimbangnya dengan fiqh memberi gambaran yang lebih jernih. Secara historis, sebagian peneliti mengaitkan Valentine dengan festival Romawi kuno bernama Lupercalia. Festival […]

  • SPMB SD 2026

    Aturan Baru SPMB SD 2026, Banyak Orang Tua Salah Paham

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – SPMB SD 2026 atau Sistem Penerimaan Murid Baru Sekolah Dasar kembali menjadi perhatian luas setelah pemerintah merilis aturan terbaru yang tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dan SE Dirjen PAUD Dasmen 2026. Kebijakan SPMB SD 2026 ini memicu respons beragam dari orang tua karena sistem jalur domisili, afirmasi, dan mutasi kini […]

expand_less