Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pencarian lansia terseret arus di Sungai Ciwulan akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari operasi pencarian tanpa henti, tim SAR gabungan menemukan Pahroni (69), warga Kampung Borosole RT 02 RW 04 Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dalam kondisi meninggal dunia di area muara sungai.

Korban hanyut di Sungai Ciwulan pada Selasa, 12 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian berlangsung, debit air meningkat tajam akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Tasikmalaya sejak pagi. Arus sungai berubah keruh dan sangat deras hingga menyeret tubuh korban.

Penemuan jasad korban mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur penyelamat, mulai dari BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga warga sekitar.

Korban Ditemukan oleh Pejala Ikan di Muara

Titik terang pencarian muncul pada Kamis dini hari, 14 Mei 2026. Seorang pejala ikan yang berada di sekitar muara Sungai Ciwulan melihat tubuh korban tersangkut di aliran sungai.

Informasi itu langsung diteruskan kepada tim SAR gabungan yang sejak malam terus menyisir aliran sungai dari titik awal korban terbawa arus.

Relawan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Mamat Rahmat, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 23.45 WIB. Tim kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal terseret arus. Evakuasi selesai sekitar pukul 00.09 WIB,” ujar Mamat Rahmat di lokasi kejadian, Kamis (14/5/2026).

Suasana haru langsung menyelimuti lokasi ketika proses evakuasi berlangsung. Keluarga korban yang sejak awal menunggu kabar dengan penuh harap tak mampu menahan kesedihan saat jasad Pahroni berhasil dibawa ke daratan.

Arus Sungai Deras Hambat Proses Pencarian

Selama dua hari pencarian, tim SAR menghadapi medan yang cukup berat. Selain arus sungai yang deras, kondisi air yang keruh membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas.

Namun demikian, petugas terus melakukan penyisiran menggunakan berbagai metode. Tim membagi area pencarian ke beberapa titik, mulai dari lokasi awal korban jatuh hingga jalur muara sungai.

Warga sekitar juga ikut membantu memberikan informasi terkait kemungkinan titik korban tersangkut. Kolaborasi antara petugas dan masyarakat membuat proses pencarian berjalan lebih efektif.

Selain itu, hujan yang masih turun di sejumlah wilayah Tasikmalaya sempat memperlambat upaya penyisiran. Meski begitu, tim tetap melanjutkan operasi hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Setelah jasad korban ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengapresiasi kerja sama seluruh tim dan warga yang terlibat dalam proses pencarian korban hanyut tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah pegunungan dan hulu sungai.

Debit air yang meningkat mendadak sering kali memicu arus kuat dan berbahaya. Kondisi itu dapat berubah dalam hitungan menit tanpa tanda yang mudah dikenali warga.

Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Musim hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Tasikmalaya membuat potensi bencana hidrometeorologi tetap tinggi. Selain banjir dan longsor, arus sungai deras menjadi ancaman serius bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Karena itu, aparat dan relawan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berisiko di sungai ketika cuaca buruk melanda.

Bencana sering datang tanpa aba-aba. Dalam situasi tertentu, satu langkah kecil di tepi sungai bisa berubah menjadi tragedi besar.

Dua hari harapan terus menyala di sepanjang aliran Sungai Ciwulan. Namun saat jasad Pahroni muncul di muara, yang tersisa hanyalah duka, doa, dan sunyi yang mengalir bersama arus. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • korupsi dana desa

    Kepala Desa Mancagar Diduga Selewengkan Dana Desa hingga Rp 1 Miliar Lebih

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kasus korupsi dana desa di Kuningan menguak kerugian negara lebih dari Rp1 miliar dalam dua tahun anggaran. Dampak pada Warga, Bukan Sekadar Angka albadarpost.com, HUMANIORA – Dugaan korupsi dana desa kembali menyeruak di Jawa Barat, kali ini menimpa Desa Mancagar, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan. Program pembangunan dan bantuan sosial dua tahun anggaran diduga diselewengkan untuk […]

  • Hari Kesaktian Pancasila

    Hari Kesaktian Pancasila: Merayakan Keragaman dalam Persatuan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    “Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober jadi momentum merayakan keanekaragaman budaya Indonesia dalam persatuan.” albadarpost.com, PERSPEKTIF. Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila sebagai pengingat atas nilai-nilai dasar yang mempersatukan keragaman suku, agama, bahasa, budaya, dan wilayah. Di tengah pluralisme yang kaya, peringatan tahun ini kembali menegaskan bahwa perbedaan budaya bukan penghalang, melainkan […]

  • Kereta Jakarta-Pangandaran

    Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat. Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek […]

  • Strategi branding sekolah untuk membangun kepercayaan publik dan daya saing pendidikan nasional

    Branding Sekolah dan Tanggung Jawab Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah meningkatnya persaingan dunia pendidikan, sekolah tidak lagi cukup berperan sebagai ruang transfer pengetahuan. Kini, masyarakat menuntut lebih dari sekadar capaian akademik. Selain mutu pembelajaran, orang tua juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter, kejelasan arah pendidikan, serta nilai-nilai yang ditanamkan. Oleh karena itu, situasi ini menandai perubahan mendasar dalam cara […]

  • Santri pesantren berdiskusi dalam forum bahtsul masail dengan kitab kuning membahas hukum Islam dan persoalan modern

    Dari Pesantren, Santri Menjawab Masalah Zaman Lewat Bahtsul Masail

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Di tengah derasnya perubahan zaman, tidak semua orang tahu bahwa di ruang-ruang sederhana pesantren, para santri rutin membahas persoalan besar umat. Tradisi bahtsul masail menjadi wadah penting yang mempertemukan ilmu klasik dengan realitas modern. Melalui forum ini, bahtsul masail di pesantren tidak hanya menjadi diskusi biasa, tetapi juga ruang kajian fiqih, forum […]

  • kasus KUR Aparatur Negara

    Ketidakadilan Akses KUR Terkuak di Priangan Timur

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali menuai sorotan. Di wilayah Priangan Timur, khususnya Tasikmalaya dan Ciamis, temuan penyaluran KUR kepada aparatur negara memunculkan pertanyaan besar tentang keadilan akses modal bagi pelaku usaha mikro. KUR yang dirancang untuk membantu UMKM bangkit justru dinikmati oleh kalangan yang secara ekonomi relatif mapan. Fakta ini […]

expand_less