Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Lapas Tasikmalaya Cetak Barista, Kopinya Bersaing dengan Kafe

Lapas Tasikmalaya Cetak Barista, Kopinya Bersaing dengan Kafe

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kopi warga binaan dari Lapas Klas IIB Tasikmalaya kini mencuri perhatian. Produk yang juga dikenal sebagai kopi narapidana dan kopi hasil pembinaan lapas ini tidak hanya dikonsumsi internal, tetapi sudah menembus pasar luar, termasuk hotel di Tasikmalaya.

Fenomena ini muncul dari program Giat Bina Mandiri yang dijalankan secara serius. Program tersebut mengubah masa pidana menjadi masa produktif melalui pelatihan keterampilan berbasis industri, salah satunya barista kopi.

Di dalam ruang pelatihan, suara mesin espresso dan grinder terdengar bersahutan. Aroma kopi segar mengisi ruangan, menciptakan suasana yang tidak biasa untuk sebuah lembaga pemasyarakatan.

Dilatih dari Nol hingga Jadi Barista

Program ini tidak berjalan setengah-setengah. Warga binaan dilatih mulai dari dasar. Mereka belajar mengenali jenis biji kopi, teknik roasting, proses grinding, hingga kalibrasi mesin espresso.

Selain itu, mereka juga diajarkan teknik latte art yang membutuhkan ketelitian dan konsistensi. Semua pelatihan dilakukan dengan pendampingan barista profesional yang rutin datang ke lapas.

Pelaksana Harian Kepala Lapas, Yadi Suryaman, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari perubahan paradigma pemasyarakatan.

“Di sini bukan hanya menjalani hukuman. Mereka belajar, berkarya, dan dipersiapkan untuk mandiri,” ujarnya.

Menurutnya, hasil dari program ini sudah terlihat nyata. Produk kopi yang dihasilkan warga binaan kini mulai diterima pasar.

Kopi Haskana Tembus Hotel, Kualitas Diakui

Brand Gallery of Haskana menjadi wadah utama pemasaran produk kopi tersebut. Nama ini merupakan singkatan dari “Hasil Karya Narapidana”.

Kopi racikan warga binaan bahkan sudah masuk ke beberapa hotel di Tasikmalaya. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas produk tidak bisa dipandang sebelah mata.

Seorang peserta pelatihan mengaku awalnya tidak memiliki pengalaman sama sekali di dunia kopi. Kini, ia mampu meracik espresso hingga membuat latte art dengan tangan yang lebih terampil.

“Dulu hidup saya pahit. Sekarang saya belajar bikin pahit yang enak,” katanya sambil tersenyum.

Pernyataan itu mencerminkan perubahan yang terjadi, bukan hanya pada keterampilan, tetapi juga pada cara pandang terhadap masa depan.

Pemerintah Dorong Naik Kelas dan Perluas Pasar

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, turut mencicipi langsung kopi hasil racikan warga binaan. Ia mengapresiasi kualitas produk tersebut.

“Rasanya tidak kalah dengan coffee shop. Ini bukti bahwa pembinaan berjalan efektif,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar produk kopi ini naik kelas. Menurutnya, penguatan branding, kemasan, dan jalur pemasaran menjadi langkah penting agar produk bisa bersaing lebih luas.

“Pemkot siap membantu. Publik harus tahu bahwa karya warga binaan memiliki kualitas,” tegasnya.

Lebih dari Sekadar Kopi, Ini Tentang Kesempatan Kedua

Program ini tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membuka peluang baru bagi warga binaan. Mereka tidak lagi hanya menunggu masa bebas, tetapi mempersiapkan diri untuk kehidupan setelahnya.

Keterampilan yang diperoleh menjadi bekal nyata. Dengan kemampuan tersebut, mereka memiliki peluang untuk bekerja atau membuka usaha sendiri.

Selain itu, program ini juga mengubah persepsi masyarakat. Warga binaan tidak lagi dilihat hanya dari masa lalunya, tetapi juga dari potensi yang dimiliki.

Gallery of Haskana Jadi Simbol Perubahan

Kini, kopi warga binaan dari Gallery of Haskana tidak hanya menjadi produk, tetapi juga simbol perubahan. Dari biji kopi, lahir cerita baru tentang harapan dan kesempatan kedua.

Di balik tembok lapas, proses itu berlangsung perlahan. Setiap cangkir kopi yang disajikan membawa pesan bahwa perubahan selalu mungkin terjadi.

Program Giat Bina Mandiri di Lapas Tasikmalaya menunjukkan bahwa pembinaan dapat menghasilkan dampak nyata. Melalui pelatihan barista, warga binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga membangun masa depan.

Kopi yang mereka racik kini telah menembus pasar, bahkan masuk ke hotel. Hal ini menjadi bukti bahwa kesempatan kedua dapat diwujudkan melalui pembinaan yang tepat.

Dari dalam lapas, aroma kopi itu terus mengepul—membawa harapan yang perlahan tumbuh. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi refleksi batin tentang syukur sebagai jalan ruhani dalam Islam berdasarkan Surat Ibrahim ayat 7

    Janji Allah di Jalan Syukur

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat yang tidak turun untuk diperdebatkan, melainkan untuk direnungkan. Ia tidak menggedor telinga, tetapi mengetuk hati. Surat Ibrahim ayat 7 adalah salah satunya. Sebuah pengumuman dari langit yang tidak memaksa, tetapi mengundang kesadaran terdalam manusia. “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu. Namun jika kamu mengingkari, sungguh azab-Ku sangat […]

  • Nasabah PNM Mekaar menerima penghargaan Women’s Inspiration Awards 2026 atas keberhasilan mengembangkan usaha UMKM perempuan.

    Dulu Usaha Kecil, Kini Raih Penghargaan Nasional Berkat PNM Mekaar

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Program PT Permodalan Nasional Madani melalui PNM Mekaar kembali menunjukkan dampaknya terhadap pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM Indonesia. Lewat pendampingan usaha, pelatihan, hingga dukungan sosial berbasis kelompok, sejumlah nasabah PNM Mekaar berhasil tumbuh dari usaha kecil menjadi inspirasi baru bagi perempuan Indonesia. Perjalanan para pelaku UMKM perempuan ini bahkan mengantarkan mereka […]

  • Petugas Imigrasi Indonesia melakukan deportasi terhadap 16 WNA pelaku scam online dalam operasi pengawasan kejahatan digital.

    Imigrasi Bongkar Jaringan Scam Asing, 16 WNA Dipulangkan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Langkah tegas dilakukan pemerintah terhadap WNA pelaku scam. Direktorat Jenderal Imigrasi memastikan Indonesia bukan tempat aman bagi pelaku penipuan online dan jaringan kejahatan digital internasional. Dalam operasi senyap pengawasan terbaru, sebanyak 16 warga negara asing langsung dipulangkan setelah aparat menemukan dugaan keterlibatan mereka dalam aktivitas scam online dan pelanggaran izin tinggal. […]

  • ibu Bayi

    “Ibu Bayi” dan Lingkar Sunyi di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Polisi mengungkap ibu bayi sebagai pelaku penemuan di Tasikmalaya. Tekanan sosial jadi motif. Proses hukum masih berjalan. albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis bayi di Kampung Panyiraman bukan hanya suara dari tubuh mungil yang baru lahir. Ia adalah tanda adanya kegentingan diam-diam yang membelit perempuan desa: beban moral, tekanan sosial, dan hukum keluarga yang tidak hadir ketika […]

  • permohonan maaf

    Ridwan Kamil Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Ridwan Kamil menyampaikan permohonan maaf terbuka di tengah proses perceraian yang berdampak pada keluarga dan publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Ridwan Kamil menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun resmi media sosialnya, Selasa, 23 Desember 2025. Permintaan maaf itu disampaikan di tengah proses perceraian yang tengah ia jalani dengan istrinya, Atalia Praratya. Pernyataan tersebut segera menarik […]

  • Ilustrasi muslim sedang membaca Al-Qur’an saat Ramadhan dengan cahaya lembut, simbol memahami hukum puasa.

    5 Hal yang Membatalkan Puasa, Nomor 1 Jarang Disadari

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, puasa merupakan ibadah yang memiliki syarat dan ketentuan jelas dalam syariat. Karena itu, setiap muslim wajib memahami apa saja yang membatalkan puasa agar ibadahnya tetap sah hingga waktu berbuka. Para ulama menjelaskan bahwa ada beberapa perkara yang secara tegas membatalkan puasa. Dalilnya […]

expand_less