Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari TPA ke Ruang Kelas, Garut Ubah Sampah Plastik Jadi Sekolah

Dari TPA ke Ruang Kelas, Garut Ubah Sampah Plastik Jadi Sekolah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Bata plastik daur ulang mulai mengubah wajah pendidikan di Kabupaten Garut. Material hasil pengolahan sampah plastik residu itu kini menjadi bagian dari pembangunan ruang kelas baru di SDN 3 Sukanegla, Kecamatan Garut Kota. Inovasi ramah lingkungan tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas belajar yang lebih baik, tetapi juga menunjukkan bahwa sampah yang selama ini dianggap masalah ternyata bisa menjadi solusi.

Kamis pagi (11/6/2026), suasana SDN 3 Sukanegla tampak lebih ramai dari biasanya. Di area pembangunan yang berada tidak jauh dari bangunan sekolah lama, beberapa tumpukan panel berwarna abu-abu tersusun rapi. Sekilas material itu tampak seperti bahan bangunan biasa. Namun panitia menjelaskan bahwa sebagian besar material tersebut berasal dari sampah plastik residu yang telah diolah kembali.

Sejumlah murid yang sedang berada di lingkungan sekolah sesekali memperhatikan aktivitas di lokasi pembangunan. Beberapa di antaranya tampak penasaran ketika mendengar penjelasan bahwa dinding ruang kelas baru yang akan mereka gunakan berasal dari sampah plastik.

Hari itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri prosesi peletakan bata plastik daur ulang pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB) dan fasilitas toilet yang didukung Yayasan Bakti Barito.

Ketika Sampah Berubah Menjadi Ruang Belajar

Bupati Garut menyambut positif terobosan tersebut. Menurutnya, pembangunan berbasis ekonomi sirkular seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Ia menilai sektor pendidikan membutuhkan inovasi yang mampu menjawab lebih dari satu persoalan sekaligus. Selain menyediakan ruang belajar yang layak, pembangunan juga dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

“Menurut saya, ini adalah sesuatu yang sesuai dengan apa yang kita inginkan terkait dengan pembangunan di bidang pendidikan,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi serupa dapat berkembang ke sekolah maupun fasilitas publik lainnya di Kabupaten Garut. Dengan demikian, manfaatnya tidak berhenti pada satu lokasi saja.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, Kamis (11/6/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, Kamis (11/6/2026).

Sampah Residu yang Selama Ini Sulit Ditangani

Di balik pembangunan tersebut terdapat persoalan yang selama ini menjadi tantangan banyak daerah, yakni sampah plastik residu.

Direktur Eksekutif Yayasan Bakti Barito, Fifi Pangestu, menjelaskan bahwa jenis sampah ini umumnya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) karena sulit diolah menggunakan metode daur ulang konvensional.

Karena itu, yayasan mencoba mengubah pendekatan. Material yang sebelumnya tidak memiliki nilai guna kini diproses menjadi komponen konstruksi yang dapat digunakan untuk membangun fasilitas publik.

Menurut Fifi, hampir seluruh komponen utama bangunan memanfaatkan material hasil pengolahan sampah tersebut. Panel dinding menggantikan fungsi bata konvensional. Selain itu, plafon hingga sistem perpipaan air juga menggunakan bahan yang berasal dari hasil daur ulang.

“Kami ingin menunjukkan bahwa sampah residu kini dapat menjadi bagian dari solusi. Langkah ini tidak hanya mengurangi timbulan sampah, tetapi juga menghadirkan infrastruktur serta fasilitas pendidikan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” katanya.

Lebih dari Sekadar Bangunan Sekolah

Menariknya, proyek ini tidak hanya berbicara tentang konstruksi bangunan. Ada pesan pendidikan yang ikut dibangun bersamaan dengan dinding-dinding ruang kelas tersebut.

Anak-anak yang nantinya belajar di dalam ruangan itu akan melihat secara langsung bagaimana sampah dapat berubah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Pengalaman tersebut berpotensi membentuk kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Selain itu, proyek ini juga memperlihatkan bagaimana konsep ekonomi sirkular dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Barang yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kembali masuk ke dalam siklus pemanfaatan dan menghasilkan manfaat baru.

Di tengah meningkatnya volume sampah dan keterbatasan lahan pembuangan, pendekatan seperti ini mulai menarik perhatian banyak pihak. Sebab, solusi yang ditawarkan tidak hanya mengurangi timbulan sampah, tetapi juga menghasilkan fasilitas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Harapan Menjadi Inspirasi Daerah Lain

Pemerintah Kabupaten Garut berharap pembangunan ruang kelas berbahan bata plastik daur ulang dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Jika berhasil diterapkan secara lebih luas, model seperti ini berpotensi membantu mengurangi beban lingkungan sekaligus mempercepat penyediaan fasilitas publik yang ramah lingkungan.

Di sisi lain, keberhasilan proyek tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak selalu berakhir di tempat pembuangan. Dengan inovasi dan kolaborasi yang tepat, limbah dapat berubah menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat bagi banyak orang.

Di SDN 3 Sukanegla, perubahan itu kini mulai terlihat. Dari tumpukan sampah plastik yang sebelumnya tidak diinginkan, perlahan lahir ruang belajar baru yang akan menjadi tempat generasi berikutnya menimba ilmu.

Ketika banyak orang masih melihat sampah sebagai akhir dari sebuah benda, Garut justru membuktikan bahwa sampah bisa menjadi awal lahirnya sekolah, harapan, dan masa depan yang lebih hijau. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTT KPK Kejari

    KPK Tangkap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KPK menangkap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara dalam OTT terkait dugaan pemerasan yang libatkan aparat penegak hukum. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan. Penindakan ini penting karena menyentuh langsung institusi penegak hukum yang selama ini ditempatkan sebagai […]

  • Ilustrasi daging segar disimpan rapi di dalam freezer menggunakan wadah tertutup agar tetap aman dan tahan lama.

    Banyak Orang Masih Salah, Cara Simpan Daging Ini Bisa Bikin Cepat Rusak

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Menyimpan daging terlihat sederhana. Di banyak rumah, plastik berisi daging biasanya langsung ditumpuk di freezer setelah belanja mingguan. Masukkan ke freezer atau kulkas, lalu selesai. Padahal kenyataannya, banyak orang masih salah saat menyimpan daging di rumah. Akibatnya daging cepat berubah bau, warna mulai gelap, tekstur rusak, bahkan berisiko terkontaminasi bakteri. Karena itu, […]

  • Kerang Totok Cabe Merah pedas gurih dengan bumbu merah dan daun aromatik

    Rahasia Kerang Totok Cabe Merah Enak dan Praktis

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kerang Totok Cabe Merah menjadi pilihan tepat bagi pencinta seafood pedas. Hidangan kerang totok pedas ini menghadirkan rasa gurih, segar, dan sedikit asam dari air asam jawa. Selain itu, olahan kerang dengan sambal cabe merah ini cocok dijadikan lauk makan siang maupun stok makanan rumahan. Pertama-tama, kerang totok yang sudah direbus digoreng […]

  • Kepala Desa PAW Garut

    Pesan Bupati Garut kepada 7 Kades PAW: Jangan Diam Jika Warga Punya Masalah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pelantikan tujuh Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) di Kabupaten Garut bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Di balik prosesi yang berlangsung di Ruang Pamengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Senin (8/6/2026), Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan tugas yang jauh lebih penting: mencari anak putus sekolah dan membantu mereka kembali […]

  • Bantuan Rutilahu Ciamis

    Bupati Herdiat Datangi Rumah Nyaris Ambruk, Reaksi Warga Ini Bikin Haru

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Bantuan Rutilahu Ciamis kembali menyentuh hati masyarakat. Program perbaikan rumah tidak layak huni itu kali ini hadir untuk Raswan (73), warga Desa Warnasigra, Kecamatan Sindangkasih, dan Yaya, warga Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg. Keduanya hidup dalam kondisi rumah yang memprihatinkan hingga akhirnya mendapat perhatian langsung dari Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Pagi itu […]

  • Ilustrasi suasana Idul Adha di masjid kampung dengan jamaah dan panitia kurban menjelang penyembelihan hewan.

    Bukan Hanya Kurban, Ini 9 Fakta Idul Adha yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara takbir biasanya mulai menggema sejak malam Idul Adha. Di beberapa kampung, bunyi beduk masih terdengar pelan bercampur dengan suara pisau panitia yang mulai diasah di halaman masjid. Sebagian warga sibuk menyiapkan plastik kresek merah untuk membungkus daging kurban. Sementara anak-anak kecil mulai berlarian membawa bambu penyangga tempat penyembelihan. Namun di balik […]

expand_less