Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Saat Rezeki Seret dan Tagihan Menumpuk, Amalkan Doa Ini

Saat Rezeki Seret dan Tagihan Menumpuk, Amalkan Doa Ini

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada orang yang siangnya masih bisa tersenyum.

Masih bercanda dengan tetangga. Masih bekerja seperti biasa. Namun begitu malam datang dan rumah mulai sepi, pikirannya penuh.

Cicilan belum selesai. Uang sekolah anak sudah dekat. Besok tagihan datang lagi.

Tidak sedikit kepala keluarga yang sekarang menjalani hari-hari seperti itu.

Karena itulah doa lunas hutang menjadi salah satu bacaan yang paling sering dicari banyak orang belakangan ini. Bukan semata ingin cepat kaya, tetapi karena hati sudah terlalu lelah memikirkan beban hidup yang terus datang bergantian.

Dan menariknya, Rasulullah SAW ternyata sejak dulu sudah mengingatkan umatnya tentang beratnya urusan utang.

Rasulullah SAW Sering Berdoa agar Dijauhkan dari Hutang

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW sering membaca doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ”
“Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghram.”

Artinya:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan lilitan utang.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Para sahabat sampai bertanya mengapa Nabi begitu sering membaca doa itu.

Rasulullah lalu menjelaskan bahwa orang yang terlilit utang mudah gelisah, mudah berjanji lalu sulit menepati.

Kalau dipikir-pikir, nasihat itu memang terasa sekali hari ini.

Sebab utang sering bukan cuma membuat dompet sesak, tetapi juga membuat kepala sulit tenang.

Ada orang yang setiap bunyi telepon langsung cemas. Ada yang jadi sulit tidur. Bahkan ada rumah tangga yang awalnya hangat perlahan berubah dingin karena tekanan ekonomi.

Doa Pelunas Hutang yang Banyak Diamalkan

Selain doa tadi, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa lain yang sangat dikenal umat Islam.

Doanya berbunyi:

اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ”
“Allahummakfini bihalalika ‘an haramika, wa aghnini bifadhlika ‘amman siwaka.”

Artinya:

“Ya Allah, cukupkan aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku terhindar dari yang haram, dan kayakan aku dengan karunia-Mu dari meminta kepada selain-Mu.”

(HR. Tirmidzi)

Doa ini pendek. Namun maknanya dalam sekali.

Karena kadang manusia bukan tidak mau hidup tenang. Hanya saja kebutuhan datang terus, sementara penghasilan belum tentu bertambah.

Hidup Berat, Tapi Jangan Sampai Putus Harapan

Di kampung-kampung dulu, orang tua sering punya nasihat sederhana:
“Kalau hati lagi sempit, jangan jauh dari sajadah.”

Kalimat itu mungkin terdengar biasa.

Namun banyak orang baru mengerti setelah dewasa.

Sebab ketika hidup sedang sulit, manusia memang butuh tempat untuk mengadu selain kepada sesama manusia.

Allah SWT berfirman:

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

(QS. At-Talaq: 2-3)

Ayat ini sering menjadi penguat bagi orang-orang yang sedang jatuh secara ekonomi.

Karena kadang pertolongan datang bukan saat kita paling kuat, tetapi saat kita benar-benar berserah kepada Allah.

Jangan Tutupi Luka dengan Gaya Hidup

Hari ini banyak orang sebenarnya lelah.

Namun media sosial membuat semuanya terlihat harus baik-baik saja.

Ada yang memaksakan membeli barang baru supaya tidak dianggap tertinggal. Ada yang mengambil cicilan hanya demi terlihat mapan.

Padahal di dalam rumahnya sendiri, pikirannya belum tentu tenang.

Dulu orang tua hidup sederhana.

Kalau belum punya uang, mereka memilih menunda.

Sekarang banyak orang membeli dulu, lalu bingung membayar belakangan.

Karena itu, selain membaca doa lunas hutang, seseorang juga perlu belajar hidup secukupnya.

Bukan berarti tidak boleh punya keinginan.

Tetapi jangan sampai keinginan lebih besar daripada kemampuan.

Ikhtiar Tetap Penting

Doa bukan berarti menyerah tanpa usaha.

Islam mengajarkan umatnya untuk tetap bekerja, tetap mencari rezeki halal, dan tetap bertanggung jawab menyelesaikan utang.

Kalau punya utang, jangan menghilang.

Kalau belum mampu membayar, bicaralah baik-baik.

Kadang kejujuran justru membuka pintu pertolongan.

Dan jangan lupa, rezeki bukan selalu soal angka besar.

Kadang hati yang tenang juga bagian dari nikmat yang sangat mahal.

Tidak semua orang yang tersenyum sedang baik-baik saja. Ada yang diam-diam berjuang melawan tagihan setiap malam. Dan sering kali, di antara sunyi setelah salat, doa menjadi satu-satunya tempat hati yang lelah merasa benar-benar pulang. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • keamanan Priangan Timur

    Priangan Timur Dalam Sepekan

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Rangkaian peristiwa keamanan dan kecelakaan di Priangan Timur menyoroti risiko publik selama libur panjang. albadarpost.com, FOKUS – Wilayah Priangan Timur diguncang rangkaian peristiwa serius sepanjang sepekan terakhir. Dari penggeledahan Densus 88 di Garut, penangkapan komplotan ganjal ATM lintas provinsi, kecelakaan lalu lintas di Salawu, hingga tragedi wisata di Pangandaran. Peristiwa-peristiwa ini menegaskan satu hal penting: […]

  • Umat Islam menunggu adzan Maghrib sesuai ketentuan maghrib menurut MUI sebelum berbuka puasa Ramadan.

    Sering Ikuti Adzan Tercepat? MUI Tegaskan Aturan Waktu Berbuka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Ketentuan maghrib menurut MUI kembali menjadi perhatian di tengah kebiasaan sebagian masyarakat yang mengikuti adzan tercepat untuk berbuka puasa. Majelis Ulama Indonesia menegaskan bahwa waktu berbuka puasa yang sah harus mengacu pada masuknya Maghrib di lokasi masing-masing, bukan berdasarkan siaran atau suara adzan dari wilayah lain. Penegasan ini muncul karena fenomena […]

  • krisis psikolog singapura

    Darurat Mental di Singapura: Psikolog Kurang, Pasien Membludak

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Krisis psikolog Singapura semakin terasa ketika kebutuhan layanan kesehatan mental atau kesehatan mental Singapura melonjak tajam. Di saat yang sama, kekurangan psikolog membuat akses bantuan menjadi lebih sulit. Fenomena ini menunjukkan ketidakseimbangan serius antara permintaan dan ketersediaan tenaga ahli. Selain itu, meningkatnya kesadaran masyarakat justru mempercepat lonjakan permintaan. Oleh karena itu, […]

  • Staff Den Legal sedang memeriksa kode KBLI 2025 melalui sistem OSS di laptop

    KBLI 2025 Resmi Jalan, Pelaku UMKM Mulai Bingung Cari Kode Usaha Baru

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan aturan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI 2025 mulai ramai dibicarakan pelaku usaha sejak pemerintah resmi mengundangkan regulasi baru pada akhir tahun lalu. Banyak pelaku UMKM kini mulai membuka kembali sistem Online Single Submission (OSS) untuk memastikan kode usaha mereka masih sesuai dengan kegiatan bisnis yang dijalankan. Aturan terbaru […]

  • haid tanda baligh

    Baligh Perempuan Dimulai dari Pertama Haid

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Haid menandai baligh perempuan dalam Islam. Sejak titik itu, kewajiban ibadah berlaku penuh. Fakta ini membawa implikasi serius bagi kebijakan pendidikan agama, terutama di sekolah dan keluarga. Ketika negara dan lembaga pendidikan abai, risiko kesenjangan pemahaman syariat pada remaja perempuan semakin besar. Dalam fikih Islam, baligh tidak menunggu usia administratif. Ia ditentukan […]

  • Ilustrasi kecerdasan buatan AI membantu proses belajar di kelas bersama guru dan siswa

    10 Tahun Lagi Guru Hilang? AI Mulai Mengubah Cara Mengajar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perkembangan teknologi kini memicu pertanyaan besar: apakah AI bisa menggantikan guru? Diskusi tentang AI menggantikan guru, dampak AI dalam pendidikan, hingga masa depan profesi guru di era teknologi semakin sering muncul. Banyak sekolah mulai menggunakan sistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan, dari tutor digital hingga analisis performa siswa secara otomatis. Karena itu, […]

expand_less