Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Perjuangan Buruh Uji Kebijakan Upah Pemerintah

Perjuangan Buruh Uji Kebijakan Upah Pemerintah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perjuangan buruh menyoroti kebijakan upah pemerintah. Ribuan pekerja tuntut revisi UMP dan UMSK dinilai tak adil.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perjuangan buruh kembali menguji arah kebijakan pemerintah di awal 2026. Ribuan pekerja dari DKI Jakarta dan Jawa Barat menggelar aksi di kawasan Istana Negara, Kamis (8/1/2026), menuntut revisi kebijakan upah minimum yang dinilai belum adil dan belum menjawab realitas hidup pekerja.

Aksi ini berlangsung sejak pagi. Massa buruh berkumpul di Patung Kuda Monas sebelum bergerak menuju Istana. Mereka membawa tuntutan jelas: negara harus bertanggung jawab atas kebijakan pengupahan yang berdampak langsung pada kehidupan jutaan pekerja.

Buruh menilai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Jawa Barat mencerminkan pendekatan administratif semata. Kebijakan tersebut dianggap belum berpijak pada kondisi riil biaya hidup.

Kebijakan Upah Dinilai Jauh dari Realitas

Dalam orasi, perwakilan buruh menyampaikan bahwa kebijakan upah pemerintah seharusnya menjadi instrumen perlindungan sosial. Namun, buruh justru merasakan kebijakan tersebut memperlebar jarak antara penghasilan dan kebutuhan hidup.

Baca juga: Menjelang Big Match Persib–Persija

Buruh menyebut kenaikan harga pangan, transportasi, dan perumahan tidak diimbangi dengan kebijakan upah yang memadai. Akibatnya, pekerja harus menekan kebutuhan dasar, termasuk pendidikan dan kesehatan keluarga.

Di Jawa Barat, buruh menyoroti keputusan gubernur terkait UMSK. Mereka menilai pemerintah provinsi mengabaikan rekomendasi bupati dan wali kota yang telah menghitung kebutuhan sektoral secara lebih spesifik. Keputusan tersebut dinilai merugikan pekerja di sektor industri tertentu.

Negara Diminta Hadir Lebih Aktif

Perjuangan buruh kali ini tidak hanya menyasar pemerintah daerah. Buruh juga meminta pemerintah pusat turun tangan dan mengevaluasi kebijakan pengupahan secara menyeluruh.

Buruh menilai pemerintah terlalu fokus pada stabilitas iklim usaha tanpa menyeimbangkan perlindungan terhadap pekerja. Padahal, kebijakan upah minimum merupakan mandat konstitusional untuk menjamin penghidupan yang layak.

Serikat buruh menyebut bahwa formula penetapan upah saat ini belum transparan dan minim partisipasi pekerja. Mereka meminta pemerintah membuka ruang dialog yang lebih substantif, bukan sekadar sosialisasi keputusan final.

Tekanan Publik terhadap Arah Kebijakan

Aksi buruh berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Meski demikian, buruh menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk peringatan awal. Jika tidak ada respons kebijakan, tekanan publik akan terus berlanjut.

Baca juga: Nilai TKA Rendah, Salah Siswa?

Bagi buruh, kebijakan upah bukan persoalan tahunan yang rutin. Setiap keputusan pemerintah berdampak langsung pada daya beli, kesejahteraan keluarga, dan stabilitas sosial.

Buruh menilai pemerintah perlu mengevaluasi ulang pendekatan pengupahan yang selama ini cenderung teknokratis. Tanpa koreksi kebijakan, upah minimum berisiko menjadi angka formal yang tidak melindungi pekerja.

Perjuangan buruh juga mencerminkan tuntutan atas peran negara yang lebih kuat. Buruh ingin pemerintah hadir sebagai pengambil keputusan yang adil, bukan sekadar penyeimbang kepentingan ekonomi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait tuntutan revisi UMP dan UMSK. Buruh menyatakan akan terus mengawal kebijakan upah dan menunggu langkah konkret dari pemerintah dalam waktu dekat. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • literasi digital

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Literasi Informasi untuk Bendung Hoaks

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KIM Tasikmalaya memperkuat literasi digital untuk menekan laju hoaks yang menyebar lebih cepat dari informasi benar. albadarpost.com, LENSA – Arus informasi yang bergerak tanpa jeda kembali menjadi sorotan pada Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan Cisayong, Kamis, 20 November 2025. Agenda ini digelar untuk memperkuat literasi digital warga, terutama di […]

  • Operasi Zebra

    Polda Jabar Gelar Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Fokus Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Operasi Zebra digelar di Jawa Barat selama 14 hari untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. albadarpost.com, PELITA – Polda Jawa Barat menyiapkan Operasi Zebra selama dua pekan, mulai 17 hingga 30 November 2025. Langkah ini ditempuh untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Operasi Zebra […]

  • penemuan jasad bayi

    Penemuan Jasad Bayi Berujung Penjara

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Penemuan jasad bayi di Lampung Barat berujung tersangka dan ancaman hukuman berat atas kejahatan terhadap anak. albadarpost.com, HUMANIORA— Kasus penemuan jasad bayi di sebuah kebun kopi di Kabupaten Lampung Barat berakhir pada penetapan tersangka dan ancaman pidana berat. Kepolisian memastikan bahwa rasa malu akibat kehamilan di luar nikah tidak dapat menjadi alasan pembenar atas tindakan […]

  • Sinergi media dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam membangun keterbukaan informasi publik yang akurat dan bertanggung jawab

    Media dan Pemkab Tasikmalaya Perkuat Kolaborasi Informasi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keterbukaan informasi publik menjadi salah satu indikator penting dalam tata kelola pemerintahan daerah. Di Kabupaten Tasikmalaya, kebutuhan akan informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan terus meningkat. Dalam konteks inilah, sinergi media dan pemerintah Tasikmalaya memegang peran strategis untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, bukan sekadar ramai. Media dan pemerintah […]

  • Uya Kuya tak langgar etik

    MKD Putuskan Uya Kuya Tak Langgar Etik, Kembali Aktif di DPR

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    MKD DPR RI menyatakan Uya Kuya tak langgar etik dan kembali aktif sebagai anggota DPR Fraksi PAN. Uya Kuya Resmi Dibebaskan dari Tuduhan Pelanggaran Etik DPR albadarpost.com, LENSA – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI secara resmi memutuskan Uya Kuya tak langgar etik dan mengembalikannya ke posisi semula sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat […]

  • usaha minuman kekinian

    Ternyata Ini Peluang Usaha Minuman Kekinian Paling Cepat Balik Modal

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Usaha minuman kekinian kini menjadi salah satu peluang bisnis paling menjanjikan. Banyak orang mencari ide bisnis minuman modern, peluang jualan minuman viral, hingga usaha minuman modal kecil yang cepat balik modal. Namun, tidak semua menyadari bahwa keberhasilan bisnis ini bukan hanya soal tren, melainkan strategi yang tepat. Selain itu, perubahan gaya […]

expand_less