Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Banyak yang Menyesal: Ini Hak Anda Saat Diperiksa Polisi

Banyak yang Menyesal: Ini Hak Anda Saat Diperiksa Polisi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI – Kalimat Sederhana yang Bisa Mengubah Nasib: “Cuma diminta keterangan kok, tidak perlu bawa pengacara.”

Kalimat ini terdengar ringan. Namun dalam banyak kasus, justru kalimat inilah yang membuka pintu masalah. Banyak orang masuk ruang pemeriksaan dengan santai, lalu keluar dengan wajah tegang—karena Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sudah terlanjur ditandatangani.

Di sinilah pentingnya memahami hak diperiksa polisi. Aturan yang juga dikenal sebagai hak saat pemeriksaan dan hak tersangka dalam KUHAP ini kini semakin tegas sejak berlakunya UU No. 20 Tahun 2025 pada Januari 2026.

Masalahnya, tidak semua orang sadar. Dan ketidaktahuan itu bisa mahal.

Hak Diam Bukan Tanda Bersalah

Banyak orang mengira diam saat diperiksa berarti menghambat penyidikan. Padahal, hukum justru melindungi hak tersebut.

KUHAP baru menegaskan bahwa setiap orang berhak untuk tidak menjawab pertanyaan yang berpotensi merugikan dirinya. Ini dikenal sebagai right to remain silent.

Namun di lapangan, tekanan psikologis sering terjadi. Pertanyaan diajukan berulang, nada suara meninggi, atau situasi dibuat mendesak.

Akibatnya, seseorang bisa menjawab tanpa berpikir panjang.

Padahal, satu jawaban saja bisa mengubah arah perkara.

Pengacara Bukan Pilihan, Tapi Hak

Masih banyak yang percaya bahwa pengacara hanya diperlukan saat kasus sudah besar. Anggapan ini keliru.

Dalam KUHAP terbaru, pendampingan hukum berlaku sejak awal pemeriksaan. Bahkan negara wajib menyediakan bantuan hukum gratis melalui lembaga bantuan hukum (LBH) bagi yang tidak mampu.

Artinya, kehadiran pengacara bukan sekadar formalitas. Ia berfungsi sebagai penyeimbang dalam proses pemeriksaan.

Tanpa pendamping, posisi seseorang menjadi jauh lebih lemah.

BAP: Dokumen yang Sering Diremehkan

Salah satu titik paling krusial dalam pemeriksaan adalah BAP. Dokumen ini sering dianggap sekadar formalitas, padahal dampaknya sangat besar.

BAP bisa menentukan arah persidangan. Karena itu, setiap kalimat di dalamnya harus benar-benar sesuai dengan keterangan yang diberikan.

Namun kenyataannya, banyak orang menandatangani tanpa membaca secara detail.

Ada yang terburu-buru. Ada yang merasa tidak enak. Dan ada juga yang tidak tahu bahwa mereka berhak menolak.

Padahal hukum memberi ruang untuk:

  • membaca seluruh isi
  • meminta koreksi
  • bahkan menolak tanda tangan

Jika isi tidak sesuai, tanda tangan justru bisa menjadi masalah di kemudian hari.

KUHAP 2026: Perubahan yang Tidak Boleh Diabaikan

Berlakunya KUHAP baru membawa perubahan penting. Hak-hak warga negara kini dirangkum lebih jelas dan tegas.

Setidaknya ada sembilan hak utama, mulai dari hak diam, hak didampingi pengacara, hingga hak mengajukan praperadilan jika prosedur dilanggar.

Perubahan ini bukan sekadar pembaruan aturan. Ini adalah upaya memperkuat sistem hukum yang adil.

Namun aturan hanya akan efektif jika masyarakat mengetahuinya.

Tanpa itu, hukum hanya menjadi teks di atas kertas.

Masalah Sebenarnya: Bukan Hukum, Tapi Kesadaran

Banyak orang baru mencari tahu haknya setelah berada dalam situasi sulit. Padahal, pengetahuan hukum seharusnya dimiliki sebelum masalah datang.

Di sinilah letak persoalan utamanya.

Bukan pada kurangnya aturan, tetapi pada minimnya kesadaran.

Selama masyarakat masih menganggap pemeriksaan sebagai hal sepele, risiko kesalahan akan tetap ada.

Diam, Baca, dan Jangan Tergesa

Mengetahui hak diperiksa polisi bukan berarti melawan hukum. Justru sebaliknya, ini bagian dari menjaga keadilan.

Tiga hal sederhana bisa menjadi pegangan:

  • jangan terburu-buru menjawab
  • pastikan didampingi
  • baca sebelum menandatangani

Langkah ini terlihat kecil. Namun dampaknya bisa sangat besar.

Karena dalam ruang pemeriksaan, satu keputusan cepat bisa berujung panjang.

Penulis: Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. (Ketua Umum OA Feradi WPI)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi seseorang membersihkan panci dan talenan bekas olahan daging kurban di dapur.

    Kenapa Bau Daging Kurban Sulit Hilang? Ini 5 Cara Membersihkannya

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bau daging kurban sering menempel cukup lama di alat-alat masak setelah Idul Adha. Mulai dari panci, talenan, pisau, blender, hingga wajan kadang masih menyisakan aroma khas daging meski sudah dicuci berkali-kali. Masalah ini sebenarnya sangat umum terjadi. Apalagi jika dapur dipakai memasak banyak olahan kurban sekaligus dalam satu hari. Di beberapa rumah, […]

  • teror air keras

    Terungkap! Teror Air Keras Andrie Yunus, CCTV Bongkar Wajah Pelaku

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus teror air keras, penyiraman air keras, dan aksi brutal terhadap aktivis Andrie Yunus akhirnya memasuki babak baru. Sejak awal, publik terus mengikuti perkembangan kasus ini. Kini, rekaman CCTV dan investigasi ilmiah membuka jalan untuk mengungkap identitas pelaku secara lebih jelas. Perkembangan tersebut langsung menyita perhatian. Selain itu, temuan terbaru mengindikasikan […]

  • Elon Musk memprediksi AI dan robot akan menggantikan jutaan pekerjaan manusia dan mengubah relevansi pendidikan tinggi

    Elon Musk: Kuliah Akan Kuno di Era AI dan Robot

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Elon Musk kembali memicu perdebatan global setelah memproyeksikan bahwa pendidikan tinggi berpotensi menjadi “kuno” di era kecerdasan buatan dan robotika. Pendiri Tesla dan SpaceX itu menilai perkembangan teknologi akan mengubah masa depan pekerjaan AI dan robot secara drastis, bahkan menggantikan jutaan pekerja manusia di berbagai sektor. Pernyataan tersebut bukan sekadar spekulasi. […]

  • 1 Muharam Padakembang

    1 Muharam Padakembang Menggema, Dari Konvoi Motor hingga Tabligh Akbar

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara shalawat mengiringi deru kendaraan yang mulai bergerak dari titik keberangkatan pawai pada pagi 1 Muharam 1448 Hijriah. Sejak matahari belum terlalu tinggi, warga dari berbagai kalangan sudah berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan bertema “Satu Muharam Satu Keinginan, Padakembang Maju” Peringatan 1 Muharam Padakembang tahun ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan […]

  • MBG Tasikmalaya

    Tasikmalaya Bersuara, Dukung MBG Tetap Berjalan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – MBG Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Ketika gelombang penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul di sejumlah daerah, ribuan warga di Kabupaten Tasikmalaya justru menunjukkan sikap berbeda. Mereka berkumpul di halaman Kantor Bupati Tasikmalaya, Kamis (25/6/2026), untuk menyampaikan dukungan agar program tersebut tetap berjalan karena dinilai memberi manfaat nyata bagi […]

  • Suasana peringatan HUT PERIP ke-62 di Aula PEPABRI Kota Tasikmalaya dengan paduan suara dan kebersamaan anggota purna tugas.

    Suasana Hangat HUT PERIP Tasikmalaya, Ibu-Ibu Purna Tugas Bikin Publik Salut

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Aula PEPABRI Kota Tasikmalaya terasa berbeda pada Senin, 11 Mei 2026. Sejak pagi, para anggota PERIP mulai berdatangan dengan wajah penuh semangat. Sebagian saling berpelukan, sebagian lagi berbincang hangat sambil mengenang masa-masa pengabdian mereka dulu. Peringatan HUT PERIP ke-62 tahun 2026 bukan sekadar agenda seremonial biasa. Momentum itu berubah menjadi […]

expand_less