1 Muharam Padakembang Menggema, Dari Konvoi Motor hingga Tabligh Akbar
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

Camat Padakembang didampingi Kepala KUA melepas pesertai pawai taaruf, Selasa (15/6/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara shalawat mengiringi deru kendaraan yang mulai bergerak dari titik keberangkatan pawai pada pagi 1 Muharam 1448 Hijriah. Sejak matahari belum terlalu tinggi, warga dari berbagai kalangan sudah berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan bertema “Satu Muharam Satu Keinginan, Padakembang Maju”
Peringatan 1 Muharam Padakembang tahun ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan. Kegiatan itu juga menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan Muspika, KUA, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat dalam semangat kebersamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai ta’aruf dan konvoi kendaraan roda dua yang dilepas Camat Padakembang, Dadan Hamdani, S.KM., M. Si, didampingi Kepala KUA Padakembang, Dede Burhanuddin, S.Ag., M.Pd. beserta unsur Muspika Padakembang. Sepanjang rute yang dilalui, warga tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang membawa atribut bernuansa Islami dan pesan-pesan kebaikan.
Muharam Menjadi Momentum Menguatkan Kebersamaan
Berbeda dengan perayaan yang hanya berfokus pada seremoni, peringatan Tahun Baru Islam di Padakembang menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Setelah pawai selesai, panitia menggelar layanan cek kesehatan gratis yang mendapat sambutan hangat dari warga. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa dipungut biaya.
Kehadiran layanan sosial ini menunjukkan bahwa semangat Muharam tidak hanya berbicara tentang pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama.
Tema “Satu Muharam Satu Keinginan, Padakembang Maju” tampak diterjemahkan dalam bentuk aksi nyata. Warga tidak hanya diajak merenungkan makna hijrah, tetapi juga didorong untuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing demi kemajuan lingkungan.

Peserta 1 Muharam Padakembang melintasi podium, Selasa (15/6/2026).
Santunan Yatim Hadirkan Suasana Haru
Menjelang malam, suasana kegiatan berubah menjadi lebih khidmat. Ratusan warga berkumpul mengikuti doa bersama yang menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Tahun Baru Islam.
Momentum tersebut berlanjut dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa nilai kepedulian sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam.
Sejumlah warga tampak terharu saat prosesi santunan berlangsung. Banyak yang menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu momen paling bermakna dalam peringatan Muharam tahun ini.
Bagi masyarakat, perhatian terhadap anak yatim bukan sekadar tradisi tahunan. Sebaliknya, kegiatan itu menjadi simbol bahwa kebersamaan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
Tabligh Akbar Jadi Puncak Perayaan
Memasuki malam hari, lapangan kegiatan semakin dipadati jamaah yang datang dari berbagai wilayah sekitar Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya. Mereka hadir untuk mengikuti Tabligh Akbar bersama mubalig asal Garut, KH Aceng Abdul Mujib. M.Ag. sebagai akhir dari rangkain “Satu Muharam Satu Keinginan, Padakembang Maju” tahun ini.
Hingga berita ini ditulis, tausiyah masih berlangsung dengan penuh khidmat. Jamaah terlihat menyimak setiap pesan yang disampaikan dari atas panggung.
Dalam momentum Tahun Baru Islam, tabligh akbar menjadi sarana refleksi bagi masyarakat untuk menata kembali tujuan hidup, memperkuat hubungan sosial, serta meningkatkan kualitas keimanan.
Peringatan Muharam pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang pergantian waktu. Sebaliknya, masyarakat diajak memahami bahwa setiap tahun baru merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan sekitar.
Harapan untuk Padakembang yang Lebih Maju
Saat membuka kegiatan, Camat Padakembang menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan dan kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dalam peringatan Muharam tahun ini
Sementara itu, pihak KUA Padakembang mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, sejumlah warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang karena mampu mempererat hubungan antarwarga sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang nyata.
Semangat yang terlihat sejak pagi hingga malam menjadi gambaran bahwa masyarakat Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya merayakan datangnya tahun baru Hijriah. Mereka juga sedang meneguhkan harapan bersama tentang masa depan daerah yang lebih baik.
Muharam di Padakembang tahun ini membuktikan satu hal: ketika nilai keagamaan bertemu dengan kepedulian sosial dan kebersamaan, sebuah perayaan berubah menjadi gerakan yang mampu menggerakkan masyarakat menuju kemajuan bersama.
Pergantian tahun mungkin hanya berlangsung satu malam. Namun semangat hijrah yang tumbuh di Padakembang diharapkan terus menyala sepanjang tahun, menjadi energi yang mengubah harapan menjadi tindakan dan mimpi menjadi kemajuan nyata. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar