Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Bea Cukai Ingatkan Batas Oleh-Oleh Luar Negeri

Bea Cukai Ingatkan Batas Oleh-Oleh Luar Negeri

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Koper sudah penuh. Cokelat, camilan khas, parfum, hingga kosmetik untuk keluarga dan teman telah tersusun rapi. Suasana seperti ini hampir selalu menjadi penutup perjalanan wisata ke luar negeri. Namun sebelum pesawat mendarat di Indonesia, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yakni memastikan oleh-oleh luar negeri yang dibawa masih sesuai ketentuan. Buah tangan dari luar negeri memang diperbolehkan masuk ke Indonesia, tetapi jenis dan jumlahnya tetap memiliki batas yang harus dipatuhi.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui akun resminya mengingatkan bahwa masyarakat tetap dapat membawa oleh-oleh dari luar negeri sepanjang masih dalam jumlah yang wajar untuk kebutuhan pribadi. Informasi ini penting dipahami sejak sebelum keberangkatan pulang agar proses pemeriksaan di bandara berlangsung lebih cepat dan nyaman.

Jangan Tunggu Sampai di Bandara Baru Mencari Aturan

Tidak sedikit wisatawan yang baru mengetahui adanya pembatasan barang bawaan ketika sudah berada di area kedatangan. Akibatnya, proses pemeriksaan menjadi lebih lama karena harus dilakukan verifikasi terhadap barang yang dibawa.

Padahal, ketentuan tersebut telah disosialisasikan melalui berbagai kanal resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dengan memahami aturan sejak awal, penumpang dapat menyusun barang bawaan secara lebih bijak sekaligus menghindari kendala yang sebenarnya dapat dicegah.

Selain itu, barang bawaan pribadi penumpang dengan nilai pabean paling banyak USD500 memperoleh fasilitas bebas bea masuk dan pajak dalam rangka impor sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, fasilitas tersebut tidak berarti seluruh barang dapat dibawa tanpa batas. Beberapa komoditas tetap berada di bawah pengawasan khusus karena berkaitan dengan aspek kesehatan, keamanan, dan ketertiban impor.

Ini Batas Oleh-Oleh yang Perlu Diperhatikan

Berikut beberapa jenis barang yang memiliki ketentuan khusus saat dibawa masuk ke Indonesia.

Minuman Beralkohol

Penumpang dewasa diperbolehkan membawa minuman beralkohol dengan jumlah maksimal satu liter per orang.

Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 82 Tahun 2024, serta pengaturan impor minuman beralkohol melalui PMK Nomor 34 Tahun 2025 jo. PMK Nomor 203/PMK.04/2017.

Kosmetik

Kosmetik juga boleh dibawa sebagai barang bawaan pribadi.

Namun jumlahnya tidak lebih dari 20 pieces (pcs) per penumpang, sesuai Peraturan BPOM Nomor 28 Tahun 2023.

Batas tersebut bertujuan memastikan barang yang masuk benar-benar untuk kebutuhan pribadi, bukan untuk diperdagangkan tanpa melalui mekanisme yang berlaku.

Olahan Pangan

Produk olahan pangan seperti cokelat, biskuit, kopi, makanan ringan, atau camilan khas daerah tujuan wisata juga diperbolehkan.

Akan tetapi, jumlahnya tidak boleh melebihi lima kilogram per penumpang, sebagaimana diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 28 Tahun 2023.

Dengan memahami ketentuan ini, wisatawan dapat lebih leluasa memilih oleh-oleh tanpa khawatir melampaui batas yang diperbolehkan.

Jangan Lupa Isi All Indonesia Sebelum Mendarat

Selain memperhatikan isi koper, penumpang juga perlu melengkapi deklarasi kedatangan melalui laman All Indonesia.

Formulir tersebut dapat diisi mulai tiga hari sebelum tiba di bandara internasional di Indonesia.

Pengisian lebih awal membantu mempercepat proses pelayanan saat kedatangan sekaligus memudahkan pemeriksaan apabila petugas memerlukan verifikasi terhadap barang bawaan.

Membawa Oleh-Oleh Tetap Bisa, Asalkan Bijak

Membeli buah tangan merupakan bagian yang menyenangkan dari setiap perjalanan. Bahkan, banyak orang sengaja menyisihkan ruang kosong di koper agar dapat membawa makanan khas atau cendera mata untuk keluarga di rumah.

Namun, kebiasaan tersebut sebaiknya tetap disertai pemahaman terhadap aturan yang berlaku. Dengan mengetahui batas jumlah barang sejak sebelum berangkat pulang, wisatawan dapat menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir ketika melewati pemeriksaan Bea Cukai.

Perlu diingat, ketentuan tersebut berlaku sesuai regulasi yang berlaku saat artikel ini diterbitkan. Apabila terdapat perubahan kebijakan di kemudian hari, masyarakat disarankan selalu memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai maupun instansi terkait.

Pada akhirnya, tujuan aturan ini bukan membatasi kebiasaan membawa oleh-oleh, melainkan menjaga keamanan, kesehatan masyarakat, serta kelancaran arus barang yang masuk ke wilayah Indonesia.

Liburan memang berakhir ketika pesawat mendarat. Namun perjalanan baru benar-benar selesai saat Anda keluar dari bandara tanpa hambatan. Membawa oleh-oleh itu menyenangkan, tetapi memahami aturannya membuat kebahagiaan sampai ke rumah tanpa tersendat di meja pemeriksaan Bea Cukai. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi suasana Idul Adha di masjid kampung dengan jamaah dan panitia kurban menjelang penyembelihan hewan.

    Bukan Hanya Kurban, Ini 9 Fakta Idul Adha yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 287
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara takbir biasanya mulai menggema sejak malam Idul Adha. Di beberapa kampung, bunyi beduk masih terdengar pelan bercampur dengan suara pisau panitia yang mulai diasah di halaman masjid. Sebagian warga sibuk menyiapkan plastik kresek merah untuk membungkus daging kurban. Sementara anak-anak kecil mulai berlarian membawa bambu penyangga tempat penyembelihan. Namun di balik […]

  • madrasah Islam

    Tahukah Anda? Universitas Modern Ternyata Terinspirasi dari Madrasah Islam

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira sistem universitas modern sepenuhnya lahir dari dunia Barat. Namun fakta sejarah menunjukkan bahwa madrasah Islam memiliki peran besar dalam perkembangan sistem pendidikan global. Dalam sejarah madrasah Islam, lembaga pendidikan seperti Madrasah Nizamiyah telah menerapkan metode belajar terstruktur jauh sebelum konsep universitas modern berkembang di Eropa. Madrasah tidak hanya mengajarkan […]

  • Pernikahan Putra Diky Chandra

    Putra Diky Chandra Menikah, Tak Ada Tamu VIP dan Karpet Merah

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sabtu pagi, 6 Juni 2026, menjadi hari yang sulit dilupakan bagi keluarga Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Diky Chandra Negara. Di tanggal yang dianggap istimewa oleh banyak pasangan, Pernikahan Putra Diky Chandra berlangsung dalam suasana hangat dan sederhana. Putra sulungnya, Raden Diffa M Chandra, resmi mempersunting Putri Endita dalam prosesi yang […]

  • Tren Wajah Mulus Tanpa Jenggot Jadi Standar Baru Maskulinitas di Korea Selatan

    Tren Wajah Mulus Tanpa Jenggot Jadi Standar Baru Maskulinitas di Korea Selatan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Tren wajah mulus tanpa jenggot kini menjadi standar maskulinitas baru di Korea Selatan, dipengaruhi budaya K-pop dan modernitas. albadarpost.com, LENSA HUMANIORA – Standar kecantikan bagi pria di Korea Selatan mengalami perubahan besar dalam beberapa dekade terakhir. Wajah mulus tanpa jenggot kini dianggap sebagai penampilan ideal, menggantikan simbol maskulinitas tradisional yang lekat dengan jenggot tebal sebagai […]

  • peradaban Islam Andalusia

    Fakta Tersembunyi Andalusia: Peradaban Islam yang Lebih Maju dari Eropa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peradaban Islam Andalusia, kejayaan Islam di Andalusia, hingga warisan Islam Spanyol sering hanya dikenal dari sisi kemegahan arsitektur. Namun, di balik itu, terdapat lapisan sejarah yang jauh lebih kompleks, dinamis, dan jarang dibahas. Justru dari sisi inilah peradaban Islam Andalusia memberi dampak besar pada dunia modern—baik dalam ilmu pengetahuan, toleransi sosial, maupun […]

  • penyitaan kendaraan

    Korlantas Polri Tegaskan Penyitaan Kendaraan Hanya Langkah Terakhir, Prioritaskan Ketertiban dan Transparansi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Korlantas Polri menegaskan penyitaan kendaraan hanya dilakukan pada kasus berisiko tinggi dan tidak sesuai aturan. Korlantas Polri Pastikan Penyitaan Kendaraan Bukan Langkah Utama albadarpost.com, HUMANIORA – Korlantas Polri menegaskan bahwa tindakan penyitaan kendaraan tidak akan dilakukan terhadap pelanggar lalu lintas biasa. Langkah tersebut, menurut Polri, merupakan upaya terakhir apabila kendaraan terbukti digunakan untuk aktivitas berisiko […]

expand_less