Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Saat Transparansi Diuji, Dinkes Tasikmalaya Pilih Bungkam

Saat Transparansi Diuji, Dinkes Tasikmalaya Pilih Bungkam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Transparansi Dinkes Tasikmalaya tengah menjadi perhatian publik. Bersamaan dengan munculnya temuan audit terkait Dana BOK, masyarakat kini menunggu keterbukaan informasi dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Bagi publik, transparansi anggaran kesehatan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian dari kepercayaan yang harus dijaga oleh setiap institusi pemerintah.

Dalam tata kelola pemerintahan yang baik, temuan audit bukanlah sesuatu yang luar biasa. Hampir setiap tahun auditor menemukan berbagai catatan yang kemudian diperbaiki oleh instansi terkait. Namun persoalan menjadi berbeda ketika pertanyaan publik yang muncul setelah temuan tersebut belum memperoleh penjelasan yang memadai.

Di sinilah letak persoalan yang sesungguhnya.

Bukan semata soal angka.

Bukan sekadar soal dokumen.

Melainkan soal bagaimana sebuah institusi merespons kebutuhan masyarakat akan informasi yang jelas dan terbuka.

Temuan Audit Melahirkan Pertanyaan Publik

Berdasarkan dokumen permintaan klarifikasi yang disampaikan AlbadarPost kepada Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, sejumlah pertanyaan muncul setelah hasil pemeriksaan BPK RI atas LKPD Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2024 mengungkap penggunaan Dana BOK pada beberapa puskesmas yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

Bahkan menurut dokumen hasil pemeriksaan BPK adanya pertanggungjawaban ganda dan penggunaan dokumentasi yang sama untuk lebih dari satu kegiatan.

Dana disebut memang telah dikembalikan ke kas daerah. Tapi di sisi lain, publik tentu ingin mengetahui lebih jauh mengenai langkah evaluasi yang dilakukan setelah temuan tersebut muncul.

Pertanyaan yang berkembang sebenarnya cukup sederhana.

Bagaimana temuan itu bisa terjadi?

Bagaimana pengawasan berjalan?

Apa langkah perbaikannya?

Dan yang tidak kalah penting, bagaimana pemerintah daerah memastikan kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang?

Pertanyaan semacam itu bukan bentuk tuduhan. Sebaliknya, hal tersebut merupakan konsekuensi logis dari prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik.

Apalagi dana kesehatan memiliki fungsi yang sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Ruang Kosong Informasi Selalu Melahirkan Spekulasi

AlbadarPost telah mengirimkan Surat Permohonan Wawancara Tertulis (SPWT) kepada Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya pada 2 Juni 2026.

Tujuannya bukan untuk mencari sensasi.

Tujuannya juga bukan untuk menghakimi.

Redaksi hanya berupaya memperoleh penjelasan resmi agar informasi yang diterima masyarakat menjadi utuh dan berimbang.

Dalam komunikasi sebelumnya, pihak Dinas Kesehatan disebut telah menyampaikan komitmen untuk memberikan jawaban kepada redaksi.

Namun hingga editorial ini ditulis, jawaban tersebut belum diterima.

Tentu publik dapat memahami bahwa setiap instansi membutuhkan waktu untuk menyiapkan data dan melakukan koordinasi internal. Akan tetapi, semakin lama ruang informasi dibiarkan kosong, semakin besar pula peluang munculnya spekulasi di tengah masyarakat.

Padahal situasi seperti itu sebenarnya dapat dihindari.

Keterbukaan informasi merupakan cara paling efektif untuk menjernihkan persoalan.

Penjelasan yang lengkap akan membantu publik memahami konteks.

Data yang terbuka akan memperkuat kepercayaan.

Sebaliknya, diam yang terlalu lama justru sering menimbulkan pertanyaan baru.

Yang Dibutuhkan Bukan Polemik, Melainkan Penjelasan

Masyarakat tidak sedang menunggu perdebatan.

Publik juga tidak sedang menunggu saling menyalahkan.

Yang dibutuhkan adalah penjelasan resmi yang dapat diverifikasi.

Jika memang telah dilakukan pengembalian dana, masyarakat berhak mengetahui mekanismenya.

Jika telah dilakukan evaluasi internal, publik berhak mengetahui hasilnya.

Dan jika terdapat langkah perbaikan sistem pengawasan, masyarakat juga patut mengetahui bentuk perbaikan tersebut.

Keterbukaan semacam itu tidak akan melemahkan institusi.

Justru sebaliknya.

Institusi yang terbuka biasanya memperoleh tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dibanding institusi yang memilih membiarkan pertanyaan publik menggantung tanpa kepastian.

Karena itu, momentum ini seharusnya menjadi kesempatan bagi Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas.

Kepercayaan Publik Harus Dijaga

Pada akhirnya, yang sedang menjadi sorotan bukan hanya Dana BOK ataupun hasil audit semata.

Yang lebih penting adalah bagaimana sebuah institusi publik merespons pertanyaan masyarakat.

Kepercayaan publik tidak hilang dalam satu malam.

Namun kepercayaan juga tidak tumbuh dengan sendirinya.

Ia dibangun melalui keterbukaan.

Ia dipelihara melalui kejujuran.

Dan ia diperkuat melalui keberanian untuk memberikan penjelasan ketika muncul pertanyaan.

Publik sudah menunggu.

Pertanyaannya kini sederhana:

Apakah Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya akan menjawab dan menjernihkan semuanya, atau membiarkan ruang kosong informasi terus berbicara sendiri?

Karena dalam urusan pelayanan publik, yang paling berbahaya bukanlah pertanyaan yang diajukan masyarakat. Yang paling berbahaya adalah ketika pertanyaan itu tidak pernah memperoleh jawaban.

AlbadarPost tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk dimuat secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Pers. (Redaksi)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembacokan mantan istri Bogor

    Emosi Lama Meledak, Pasutri Dibacok Mantan Suami di Bogor

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kasus pembacokan mantan istri di Bogor mengungkap konflik emosional lama yang berujung tindak pidana berat. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus pembacokan mantan istri Bogor kembali menyorot persoalan konflik rumah tangga yang tidak tuntas dan berujung pada tindak pidana berat. Insiden ini terjadi di Kabupaten Bogor dan melibatkan seorang pria yang menyerang mantan istrinya beserta suami baru […]

  • Lelang barang rampasan korupsi oleh KPK melalui KPKNL sebagai bagian dari strategi asset recovery untuk memulihkan kerugian negara

    KPK Segera Lelang Aset Koruptor Rp26,2 Miliar! Ini Jadwal dan Cara Ikutnya

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Strategi asset recovery KPK kembali berjalan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang puluhan barang rampasan negara dari berbagai perkara korupsi sebagai bagian dari upaya pemulihan aset korupsi dan pengembalian kerugian negara. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali akan melelang barang rampasan negara melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta […]

  • pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama

    Resmi Berlaku di Jabar! Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama kini resmi diterapkan di Jawa Barat. Kebijakan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama ini menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami kendala administrasi. Aturan baru ini langsung menarik perhatian karena menawarkan proses yang lebih sederhana dan efisien. Kebijakan ini diumumkan oleh Dedi Mulyadi melalui […]

  • tempe bacem basah

    Rahasia Tempe Bacem Basah Legit, Gurih, dan Mudah Dibuat

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tempe bacem basah kini mulai banyak dicari karena rasanya berbeda dari tempe bacem biasa. Jika umumnya tempe bacem digoreng hingga kering, versi basah justru memiliki tekstur lembut dengan kuah bumbu yang meresap. Olahan tempe manis gurih, dan resep tempe rumahan ini cocok untuk Anda yang ingin lauk sederhana, tetapi tetap terasa spesial. […]

  • Kantor Urusan Agama memberikan layanan konsultasi keluarga, nikah, dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat

    Banyak yang Belum Tahu! KUA Ternyata Punya 9 Layanan Penting

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Layanan KUA ternyata tidak berhenti di urusan pernikahan. Di balik itu, ada peran yang lebih luas. Bahkan, fungsi KUA saat ini mulai menyentuh banyak sisi kehidupan masyarakat, dari keluarga hingga urusan sosial keagamaan. Tidak semua orang tahu ini. Padahal manfaatnya terasa. Perubahan Pelan, Tapi Dampaknya Nyata Selama ini, banyak orang datang ke KUA […]

  • Ilustrasi praktik persekongkolan tender atau bid rigging dalam proses lelang proyek pemerintah yang melanggar UU No 5 Tahun 1999.

    Persekongkolan Tender Melanggar Hukum, Ini Sanksi Tegasnya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persekongkolan tender atau bid rigging kembali menjadi sorotan karena praktik ini merusak persaingan usaha dan merugikan negara. Persekongkolan tender merupakan kesepakatan rahasia untuk mengatur pemenang lelang secara tidak sah. Selain itu, kolusi tender ini secara tegas melanggar Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha […]

expand_less