Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Saat Transparansi Diuji, Dinkes Tasikmalaya Pilih Bungkam

Saat Transparansi Diuji, Dinkes Tasikmalaya Pilih Bungkam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Transparansi Dinkes Tasikmalaya tengah menjadi perhatian publik. Bersamaan dengan munculnya temuan audit terkait Dana BOK, masyarakat kini menunggu keterbukaan informasi dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Bagi publik, transparansi anggaran kesehatan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian dari kepercayaan yang harus dijaga oleh setiap institusi pemerintah.

Dalam tata kelola pemerintahan yang baik, temuan audit bukanlah sesuatu yang luar biasa. Hampir setiap tahun auditor menemukan berbagai catatan yang kemudian diperbaiki oleh instansi terkait. Namun persoalan menjadi berbeda ketika pertanyaan publik yang muncul setelah temuan tersebut belum memperoleh penjelasan yang memadai.

Di sinilah letak persoalan yang sesungguhnya.

Bukan semata soal angka.

Bukan sekadar soal dokumen.

Melainkan soal bagaimana sebuah institusi merespons kebutuhan masyarakat akan informasi yang jelas dan terbuka.

Temuan Audit Melahirkan Pertanyaan Publik

Berdasarkan dokumen permintaan klarifikasi yang disampaikan AlbadarPost kepada Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, sejumlah pertanyaan muncul setelah hasil pemeriksaan BPK RI atas LKPD Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2024 mengungkap penggunaan Dana BOK pada beberapa puskesmas yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

Bahkan menurut dokumen hasil pemeriksaan BPK adanya pertanggungjawaban ganda dan penggunaan dokumentasi yang sama untuk lebih dari satu kegiatan.

Dana disebut memang telah dikembalikan ke kas daerah. Tapi di sisi lain, publik tentu ingin mengetahui lebih jauh mengenai langkah evaluasi yang dilakukan setelah temuan tersebut muncul.

Pertanyaan yang berkembang sebenarnya cukup sederhana.

Bagaimana temuan itu bisa terjadi?

Bagaimana pengawasan berjalan?

Apa langkah perbaikannya?

Dan yang tidak kalah penting, bagaimana pemerintah daerah memastikan kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang?

Pertanyaan semacam itu bukan bentuk tuduhan. Sebaliknya, hal tersebut merupakan konsekuensi logis dari prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik.

Apalagi dana kesehatan memiliki fungsi yang sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Ruang Kosong Informasi Selalu Melahirkan Spekulasi

AlbadarPost telah mengirimkan Surat Permohonan Wawancara Tertulis (SPWT) kepada Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya pada 2 Juni 2026.

Tujuannya bukan untuk mencari sensasi.

Tujuannya juga bukan untuk menghakimi.

Redaksi hanya berupaya memperoleh penjelasan resmi agar informasi yang diterima masyarakat menjadi utuh dan berimbang.

Dalam komunikasi sebelumnya, pihak Dinas Kesehatan disebut telah menyampaikan komitmen untuk memberikan jawaban kepada redaksi.

Namun hingga editorial ini ditulis, jawaban tersebut belum diterima.

Tentu publik dapat memahami bahwa setiap instansi membutuhkan waktu untuk menyiapkan data dan melakukan koordinasi internal. Akan tetapi, semakin lama ruang informasi dibiarkan kosong, semakin besar pula peluang munculnya spekulasi di tengah masyarakat.

Padahal situasi seperti itu sebenarnya dapat dihindari.

Keterbukaan informasi merupakan cara paling efektif untuk menjernihkan persoalan.

Penjelasan yang lengkap akan membantu publik memahami konteks.

Data yang terbuka akan memperkuat kepercayaan.

Sebaliknya, diam yang terlalu lama justru sering menimbulkan pertanyaan baru.

Yang Dibutuhkan Bukan Polemik, Melainkan Penjelasan

Masyarakat tidak sedang menunggu perdebatan.

Publik juga tidak sedang menunggu saling menyalahkan.

Yang dibutuhkan adalah penjelasan resmi yang dapat diverifikasi.

Jika memang telah dilakukan pengembalian dana, masyarakat berhak mengetahui mekanismenya.

Jika telah dilakukan evaluasi internal, publik berhak mengetahui hasilnya.

Dan jika terdapat langkah perbaikan sistem pengawasan, masyarakat juga patut mengetahui bentuk perbaikan tersebut.

Keterbukaan semacam itu tidak akan melemahkan institusi.

Justru sebaliknya.

Institusi yang terbuka biasanya memperoleh tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dibanding institusi yang memilih membiarkan pertanyaan publik menggantung tanpa kepastian.

Karena itu, momentum ini seharusnya menjadi kesempatan bagi Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas.

Kepercayaan Publik Harus Dijaga

Pada akhirnya, yang sedang menjadi sorotan bukan hanya Dana BOK ataupun hasil audit semata.

Yang lebih penting adalah bagaimana sebuah institusi publik merespons pertanyaan masyarakat.

Kepercayaan publik tidak hilang dalam satu malam.

Namun kepercayaan juga tidak tumbuh dengan sendirinya.

Ia dibangun melalui keterbukaan.

Ia dipelihara melalui kejujuran.

Dan ia diperkuat melalui keberanian untuk memberikan penjelasan ketika muncul pertanyaan.

Publik sudah menunggu.

Pertanyaannya kini sederhana:

Apakah Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya akan menjawab dan menjernihkan semuanya, atau membiarkan ruang kosong informasi terus berbicara sendiri?

Karena dalam urusan pelayanan publik, yang paling berbahaya bukanlah pertanyaan yang diajukan masyarakat. Yang paling berbahaya adalah ketika pertanyaan itu tidak pernah memperoleh jawaban.

AlbadarPost tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk dimuat secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Pers. (Redaksi)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • peredaran ekstasi

    Bareskrim Sita 200 Ribu Pil Ekstasi dan Telusuri Jaringan Peredaran

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Bareskrim mengamankan 200.000 pil ekstasi di Tol Trans Sumatera dan menahan kurir dalam operasi peredaran narkoba. albadarpost.com, LENSA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran ekstasi berskala besar setelah mengamankan lebih dari 200.000 pil dari sebuah minibus yang kecelakaan di ruas Tol Trans Sumatera, Bandar Lampung. Barang bukti ditemukan tersusun dalam tas dan […]

  • Peserta PBBAB Pingsan

    Lomba PBBAB Memanas, Peserta SMP Berjatuhan Usai Tampil di Dalam GOR

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ajang Pawai Baris Berbaris Anak Bangsa atau PBBAB Tasikmalaya yang baru pertama kali masuk rangkaian Kejurcab mendadak menjadi sorotan. Bukan hanya karena antusiasme peserta, tetapi juga karena insiden tiga peserta SMP yang pingsan seusai tampil di dalam GOR Susi Susanti, Sabtu (16/5/2026). Peristiwa peserta PBBAB pingsan langsung memancing perhatian orang tua […]

  • Fakta Bulan Muharram

    5 Fakta Muharram, Nomor 4 Mengubah Cara Pandang Hidup

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang datangnya Muharram, suasana di banyak kampung muslim biasanya mulai terasa berbeda. Di halaman masjid, sejumlah anak terlihat berlatih pawai obor. Sementara itu, para pengurus DKM sibuk menyiapkan pengajian, santunan yatim, atau kegiatan menyambut Tahun Baru Islam. Namun di tengah berbagai tradisi tersebut, masih banyak orang yang belum mengetahui sejumlah fakta Bulan […]

  • Persib Bandung vs Persik Kediri Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dengan statistik performa kedua tim.

    Prediksi Persib vs Persik: Mampukah Persik Kediri Kejutkan Liga 1?

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pertandingan prediksi Persib vs Persik menjadi sorotan menjelang duel panas Persib Bandung melawan Persik Kediri di Liga 1. Banyak pengamat menilai laga ini berat bagi Persik, sebab Persib Bandung tengah tampil dominan. Prediksi Persib vs Persik juga ramai diperbincangkan karena performa kedua tim menunjukkan perbedaan mencolok dalam beberapa pekan terakhir. Selain […]

  • gencatan senjata lebanon

    Hezbollah Setuju Gencatan Senjata, Tapi Syaratnya Bikin Situasi Makin Rawan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Suasana di wilayah selatan Lebanon belum benar-benar tenang. Di tengah isu gencatan senjata Lebanon, ketegangan masih terasa kuat. Hezbollah memang menyatakan dukungan terhadap gencatan senjata Lebanon, tetapi sikap mereka dalam konflik Israel Lebanon justru mengirim sinyal keras bahwa situasi belum aman. Ultimatum Tegas: “Tidak Ada Ruang untuk Dominasi” Hezbollah tidak menolak […]

  • Denda BPJS Kesehatan

    Jangan Sampai Salah Paham, Begini Cara Kerja Denda BPJS Saat Rawat Inap

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL– Denda BPJS Kesehatan kembali menjadi perhatian masyarakat setelah sejumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku terkejut saat masih harus mengeluarkan biaya tambahan untuk layanan rawat inap. Padahal, status kepesertaan mereka sudah aktif kembali. Situasi ini memunculkan pertanyaan sekaligus kebingungan di kalangan peserta yang mengira seluruh biaya perawatan otomatis ditanggung setelah kartu JKN […]

expand_less