Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diky: Santri Jangan Hanya Kuat Ngaji, Tapi Juga Siap Bersaing

Diky: Santri Jangan Hanya Kuat Ngaji, Tapi Juga Siap Bersaing

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah derasnya arus informasi, media sosial, dan perkembangan teknologi yang bergerak nyaris tanpa jeda, banyak orang tua mulai menghadapi pertanyaan yang sama: bagaimana menjaga karakter anak agar tetap kuat di tengah perubahan zaman?

Bagi sebagian masyarakat, jawabannya masih ditemukan di lingkungan Pesantren Tasikmalaya. Lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, dan komunitas santri dinilai tetap menjadi ruang penting untuk membentuk akhlak, kedisiplinan, sekaligus wawasan generasi muda.

Pesan itulah yang mengemuka saat Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Sukamanah dan pengurus Gerakan Pemuda Pelajar (GPP) Darussalam Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Rabu (24/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Diky menegaskan bahwa pesantren tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat belajar ilmu agama semata. Lebih dari itu, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai moral.

Ketika Akhlak Menjadi Modal Utama di Era Digital

Perkembangan teknologi telah membuka banyak peluang. Namun pada saat yang sama, perubahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda.

Informasi dapat diakses dalam hitungan detik. Tren baru muncul setiap hari. Sementara itu, berbagai pengaruh dari luar semakin mudah masuk ke kehidupan anak-anak dan remaja.

Karena itu, pembentukan karakter menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.

Menurut Diky Candranegara, keberadaan pesantren memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual.

Ia menilai santri yang memiliki akhlak baik, disiplin, dan wawasan luas akan menjadi aset besar bagi masa depan Kota Tasikmalaya.

Selain menguasai ilmu pengetahuan, generasi muda juga perlu memiliki fondasi moral yang kuat agar mampu mengambil keputusan secara bijak di tengah perubahan zaman.

Pesantren Tidak Boleh Tertinggal oleh Perubahan

Dalam pertemuan tersebut, Diky juga menyampaikan pandangan yang menarik mengenai masa depan pendidikan pesantren.

Menurutnya, santri harus tetap unggul dalam ilmu agama. Namun di sisi lain, mereka juga perlu memahami perkembangan teknologi, dunia kerja, dan dinamika global yang terus berubah.

Karena itu, pesantren perlu terus beradaptasi tanpa meninggalkan jati dirinya.

Pesantren yang mampu menjaga tradisi keilmuan sekaligus membuka diri terhadap inovasi akan memiliki peran yang semakin besar dalam mencetak generasi berkualitas.

Pandangan tersebut mendapat perhatian karena menyentuh isu yang saat ini banyak dibicarakan dalam dunia pendidikan.

Bagaimana membangun generasi yang religius, tetapi tetap kompetitif.

Bagaimana menjaga nilai-nilai keislaman tanpa tertinggal dari perkembangan zaman.

Pertanyaan itulah yang kini menjadi tantangan bersama bagi berbagai lembaga pendidikan, termasuk pesantren.

Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan

Selain berbicara mengenai pendidikan karakter, Diky juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pesantren.

Menurutnya, kerja sama yang kuat dapat membuka lebih banyak peluang bagi para santri.

Misalnya melalui pelatihan keterampilan, pengembangan kewirausahaan, pendidikan teknologi, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas.

Karena itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya menyatakan kesiapan untuk mendukung program-program pesantren yang sejalan dengan arah pembangunan daerah.

Langkah tersebut dinilai penting karena pesantren selama ini telah berkontribusi besar dalam bidang pendidikan dan pembinaan masyarakat.

Di banyak wilayah, pesantren tidak hanya menjadi pusat pembelajaran agama. Pesantren juga berfungsi sebagai ruang pembentukan karakter, pusat kegiatan sosial, sekaligus tempat lahirnya berbagai tokoh masyarakat.

Membangun Generasi Tasikmalaya yang Berkarakter

Silaturahmi di Pondok Pesantren Darussalam Sukamanah tidak hanya menjadi agenda seremonial.

Pertemuan tersebut menghadirkan pesan yang lebih luas tentang pentingnya investasi sumber daya manusia.

Ketika banyak daerah berlomba membangun infrastruktur fisik, pembangunan karakter tetap menjadi fondasi yang tidak boleh ditinggalkan.

Karena pada akhirnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh jalan yang dibangun atau gedung yang berdiri megah.

Kemajuan juga ditentukan oleh kualitas manusia yang mengisinya.

Dan di titik itulah pesantren memiliki peran yang sangat penting.

Melalui pendidikan akhlak, kedisiplinan, dan pembinaan spiritual, pesantren membantu menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki arah dan nilai dalam menjalani kehidupan.

Teknologi dapat mengubah cara manusia hidup. Dunia kerja bisa berubah dalam hitungan tahun. Namun akhlak, integritas, dan karakter akan selalu menjadi mata uang yang berlaku di setiap zaman. Karena itu, ketika pesantren berhasil melahirkan santri yang cerdas sekaligus berakhlak, sesungguhnya mereka sedang menyiapkan masa depan yang lebih kuat daripada sekadar menghadapi perubahan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sayur asem tradisional Indonesia dengan kuah bening segar berisi jagung, kacang panjang, dan labu siam di meja makan keluarga.

    Rahasia Sayur Asem Enak Ala Nenek, Ternyata Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu aroma yang hampir semua orang Indonesia kenal: wangi sayur asem yang mengepul dari dapur saat siang hari. Aroma itu sederhana, tetapi mampu membawa ingatan pulang ke masa kecil—ke meja makan keluarga, suara obrolan hangat, dan rasa tenang yang sulit dijelaskan. Kini, banyak orang kembali mencari resep sayur asem, cara membuat […]

  • OSS RBA

    OSS RBA Diperketat, Pelaporan LKPM Jadi Kunci

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Perubahan aturan OSS RBA 2025 memperketat izin usaha dan kewajiban LKPM bagi pelaku usaha. albadarpost.com, FOKUS – Perubahan regulasi OSS RBA dan kewajiban pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada 2025 mengubah lanskap perizinan usaha di Indonesia. Pemerintah memperketat mekanisme pengawasan, mulai dari tahap perizinan berbasis risiko hingga kewajiban pelaporan investasi yang lebih disiplin. Kebijakan […]

  • MyASN BKN

    Literasi Digital ASN, Masalah Lama dalam Sistem Baru

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 239
    • 0Komentar

    MyASN BKN mempermudah pengelolaan data ASN sekaligus menguji kesiapan disiplin administrasi digital. albadarpost.com, FOKUS – Digitalisasi birokrasi terus didorong negara. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghadirkan MyASN sebagai platform tunggal pengelolaan data aparatur sipil negara. Sistem ini menjanjikan transparansi, efisiensi, dan integrasi nasional. Namun di balik kemajuan teknologi itu, muncul persoalan klasik yang belum tuntas: literasi […]

  • Tanam Pohon

    Aksi Hijau HUT Kabar Priangan: Pohon Buah untuk Siswa SLBN Bungursari

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Puluhan karyawan Kabar Priangan dari Pikiran Rakyat Group menggelar aksi tanam pohon di area SLBN Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Rabu (13/5/2026). Kegiatan penghijauan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kabar Priangan ke-27 sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pendidikan. Aksi tanam pohon itu tidak hanya menghadirkan suasana hijau […]

  • remaja tenggelam Pangandaran

    Pencarian Remaja Tenggelam di Pangandaran Berakhir Haru, Ini Kronologinya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 685
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa remaja tenggelam Pangandaran kembali menyita perhatian publik. Insiden tragis ini melibatkan seorang pelajar berusia 14 tahun yang hilang di perairan Pantai Timur Pangandaran. Kasus remaja tenggelam di Pangandaran ini tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga memicu kekhawatiran tentang keselamatan di kawasan wisata laut. Muhamad Luthfi Padilah (14), warga Dusun […]

  • OTT Bupati Tulungagung

    OTT Bupati Tulungagung: Setoran 50% & Surat Kosong Terbongkar!

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Tulungagung mendadak panas. Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan cuma menyeret nama besar, tapi juga membuka sesuatu yang lebih dalam—dan lebih mengkhawatirkan. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, kini resmi jadi tersangka. Tapi persoalannya bukan sekadar soal uang. Yang terungkap justru pola. Dan pola ini… tidak sederhana. Surat Kosong: Tekanan Halus yang […]

expand_less