Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Belajar Lapang Hati di Musim Ujian

Belajar Lapang Hati di Musim Ujian

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI – Sabar dan ridho adalah dua ibadah batin yang sering terucap, namun kerap luput diamalkan. Sabar dan ridho bukan sekadar nasihat, melainkan fondasi keimanan yang menguatkan hati. Dalam tradisi ulama, keduanya termasuk ibadah batiniyah yang wajib dijaga. Terutama di bulan Ramadan, ketika lapar, lelah, dan berbagai ujian datang silih berganti, kesabaran dan kelapangan hati menjadi cermin kualitas iman seseorang.

Kitab Safinah an-Najah menjelaskan bahwa sabar berarti menahan diri dan menahan hati dari keluh kesah. Artinya, seseorang tidak mudah mengadu pada makhluk atas takdir yang Allah tetapkan. Ia tetap teguh meski keadaan terasa sempit. Ia menahan lisan dari protes dan menjaga hati dari prasangka buruk.

Syekh ‘Alqomi menambahkan bahwa sabar ialah kemampuan menanggung sesuatu yang terasa tidak enak serta menahan diri dari kenikmatan yang belum Allah izinkan. Karena itu, puasa sejatinya melatih disiplin batin. Kita menahan lapar, dahaga, dan keinginan, bukan semata karena fisik, tetapi karena perintah Ilahi.

Ridho: Lapangnya Hati Menerima Takdir

Namun sabar saja belum cukup. Islam mengajarkan ridho, yaitu luasnya hati menerima segala pemberian Allah. Ridho bukan pasrah tanpa usaha, melainkan menerima hasil setelah ikhtiar maksimal. Baik pahit maupun manis, hitam ataupun putih, semuanya diyakini sebagai bagian dari ketetapan terbaik.

Baca juga: Kominfo Belum Mandiri, Digitalisasi Tasikmalaya Terhambat

Para ulama menjelaskan bahwa ridho tampak dari wajah yang tidak manyun, hati yang tidak marah, dan jiwa yang tidak galau. Sebaliknya, kegelisahan berlebihan sering muncul ketika seseorang membandingkan takdirnya dengan angan-angan yang belum tentu benar. Ia merasa skenario lain lebih baik, padahal Allah Maha Mengetahui yang tersembunyi.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu; dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Ayat ini menegaskan bahwa keterbatasan manusia tidak mampu menembus rahasia ketetapan-Nya. Karena itu, sabar dan ridho berjalan beriringan. Sabar menjaga lisan dari keluh kesah, sementara ridho melapangkan dada dari keberatan tersembunyi.

Dalam sebuah hadis qudsi disebutkan:

“Barangsiapa tidak ridho atas ketetapan-Ku, tidak sabar atas ujian-Ku, dan tidak bersyukur atas nikmat-Ku, maka hendaklah ia mencari Tuhan selain Aku.”

Hadis ini menjadi peringatan tegas bahwa keimanan menuntut penerimaan total terhadap keputusan Allah. Ramadan menghadirkan momentum untuk menata ulang sikap tersebut.

Ramadan: Madrasah Kesabaran Umat

Bulan suci ramadan bukan sekadar ritual tahunan. Ia adalah madrasah kesabaran umat. Saat harga kebutuhan naik, pekerjaan terasa berat, atau harapan belum tercapai, bulan suci mengajarkan jeda. Kita diajak menahan reaksi spontan dan menggantinya dengan doa.

Selain itu, puasa membangun empati sosial. Ketika perut kosong, kita merasakan pedih yang biasa dirasakan saudara kita setiap hari. Karena itu, sabar dan ridho tidak berhenti pada diri sendiri. Keduanya mendorong kepedulian.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menyebut sabar sebagai separuh iman. Separuh lainnya adalah syukur. Jika sabar menguatkan saat ujian datang, syukur menjaga hati saat nikmat melimpah. Dengan demikian, sabar dan ridho membentuk keseimbangan spiritual.

Lebih jauh lagi, keumatan membutuhkan jiwa-jiwa yang sabar dan lapang. Dalam kehidupan sosial, perbedaan sering memicu emosi. Namun jika setiap individu menahan diri dan menerima takdir dengan bijak, harmoni lebih mudah terwujud. Karena itu, ibadah batin memiliki dampak sosial yang luas.

Baca juga: Rahasia Kerang Totok Cabe Merah Enak dan Praktis

Menata Hati, Menata Negeri

Pada akhirnya, sabar dan ridho bukan hanya amalan personal. Ia membentuk karakter umat. Ketika hati lapang menerima ketentuan Allah, seseorang tidak mudah menyalahkan keadaan. Ia fokus memperbaiki diri dan memberi manfaat.

Ramadan menghadirkan kesempatan emas untuk memperdalam ibadah batin ini. Setiap kali godaan muncul, kita berlatih menahan diri. Setiap kali ujian datang, kita belajar menerima dengan lapang dada. Proses itu mungkin sunyi, namun hasilnya terasa nyata.

Sabar dan ridho menuntun kita memahami bahwa hidup tidak selalu sesuai rencana. Namun selama hati terhubung kepada Allah, maka setiap takdir menyimpan hikmah. Karena itu, mari jadikan Ramadan sebagai titik balik. Kita jaga lisan dari keluhan, kita bersihkan hati dari keberatan, lalu kita yakini bahwa semua ketetapan-Nya adalah jalan terbaik pada hakikatnya.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SIM Digital

    SIM Digital Resmi Hadir, Praktis dan Lebih Aman

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — SIM Digital kini menjadi salah satu layanan yang banyak dicari masyarakat setelah Digital Korlantas POLRI menghadirkan kemudahan akses Surat Izin Mengemudi langsung melalui telepon genggam. Kehadiran SIM elektronik atau SIM Digital tidak hanya membuat dokumen lebih mudah diakses, tetapi juga membawa sistem keamanan baru melalui QR Code dinamis yang berubah otomatis […]

  • Panggilan Haji

    Makna QS Al-Hajj 27, Rahasia Kerinduan Jutaan Orang Menuju Makkah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Panggilan haji dalam Islam bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan hati, perjalanan spiritual, dan bentuk kepasrahan manusia kepada Allah SWT. Karena itulah, jutaan umat Muslim terus datang memenuhi seruan Nabi Ibrahim AS dari berbagai penjuru dunia hingga hari ini. Allah SWT berfirman: “Dan serulah manusia untuk […]

  • Curanmor Cipatujah

    Persahabatan Berujung Penjara, Tiga Pemuda Cipatujah Diduga Curanmor

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus curanmor Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah polisi mengungkap dugaan aksi pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan tiga pemuda asal Kecamatan Cipatujah. Perkara pencurian motor di Tasikmalaya Selatan ini menarik perhatian karena ketiga terduga pelaku diketahui berteman sejak kecil dan disebut beraksi bersama di sejumlah wilayah selama beberapa bulan terakhir. Pengungkapan kasus […]

  • Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi Penemuan Mayat Cibeureum, Perum Bumi Kersanagara, Tasikmalaya.

    Geger, Mayat Pria 56 Tahun Ditemukan di Cibeureum

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penemuan Mayat Cibeureum menggegerkan warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa penemuan jenazah pria lanjut usia ini langsung menyita perhatian masyarakat. Kasus mayat ditemukan di Cibeureum tersebut memicu kerumunan warga yang ingin mengetahui kondisi di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Danil (56). Berdasarkan […]

  • penipuan perekrutan kerja

    Pemprov Jabar Percepat Pemulangan Korban Penipuan Perekrutan Kerja di Kalbar

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    13 warga Garut–Tasik jadi korban penipuan perekrutan kerja di Kalbar. Pemprov Jabar siapkan evakuasi dan penyelidikan. Korban Penipuan Perekrutan Kerja Terlantar di Pedalaman Kalbar albadarpost.com, HUMANIORA – Video permintaan tolong dari 13 warga Garut dan Tasikmalaya membuka fakta baru tentang maraknya penipuan perekrutan kerja di tengah sulitnya mencari pekerjaan. Mereka ditemukan telantar di Kecamatan Sungai […]

  • A Symphony of Lights

    Gemerlap “A Symphony of Lights”, Pesta Lampu Spektakuler di Langit Malam Hong Kong

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Setiap malam, “A Symphony of Lights” menerangi langit Pelabuhan Victoria dengan pertunjukan cahaya gratis. albadarpost.com, LENSA – Langit malam di atas Pelabuhan Victoria, Hong Kong, selalu punya cerita setiap pukul delapan malam. Saat itu, sorot laser, warna-warna lampu LED, dan musik orkestra berpadu dalam harmoni yang menakjubkan: A Symphony of Lights. Pertunjukan cahaya dan suara […]

expand_less