Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Makna QS Al-Hajj 27, Rahasia Kerinduan Jutaan Orang Menuju Makkah

Makna QS Al-Hajj 27, Rahasia Kerinduan Jutaan Orang Menuju Makkah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 244
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Panggilan haji dalam Islam bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan hati, perjalanan spiritual, dan bentuk kepasrahan manusia kepada Allah SWT. Karena itulah, jutaan umat Muslim terus datang memenuhi seruan Nabi Ibrahim AS dari berbagai penjuru dunia hingga hari ini.

Allah SWT berfirman:

“Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.”
(QS. Al-Hajj: 27)

Ayat ini bukan hanya bicara tentang perjalanan fisik.

Tetapi tentang bagaimana Allah memanggil hati manusia.

Dan itu terasa sangat personal.

Nabi Ibrahim Diperintah Menyeru, Bukan Memaksa

Dalam banyak tafsir ulama, Nabi Ibrahim AS menerima perintah menyeru manusia berhaji ketika Makkah masih berupa wilayah tandus yang sepi.

Secara logika manusia saat itu, seruan tersebut tampak mustahil.

Belum ada:

  • kendaraan modern,
  • media sosial,
  • internet,
  • bahkan alat komunikasi sederhana.

Namun Allah tetap memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyeru manusia.

Dan seruan itu terus hidup sampai hari ini.

Jutaan manusia tetap datang ke Makkah meski berasal dari tempat yang jauh, bahasa yang berbeda, dan kondisi hidup yang tidak sama.

Yang menarik, Allah tidak berkata:

“Paksa manusia datang.”

Tetapi:

“Niscaya mereka akan datang.”

Di situlah banyak orang mulai merasa bahwa haji bukan sekadar perjalanan biasa.

Melainkan panggilan spiritual yang Allah tanamkan ke dalam hati manusia.

Karena rindu memang tidak selalu bisa dijelaskan.

Kerinduan Haji Tumbuh Diam-Diam di Kehidupan Sehari-Hari

Hari ini, suasana haji terasa semakin dekat dengan kehidupan masyarakat modern.

Tidak sedikit orang membuka aplikasi tabungan haji sambil menghitung kebutuhan bulanan lain seperti cicilan motor, uang sekolah, dan biaya dapur.

Ada pula yang diam-diam menyimpan foto Ka’bah di galeri ponselnya.

Dan ada yang memutar video tawaf sebelum tidur hanya karena ingin menenangkan hati.

Sederhana.

Tetapi terasa sangat manusia.

Di beberapa rumah, video suasana thawaf sering diputar diam-diam setelah salat Isya hanya karena rasa rindu yang sulit dijelaskan.

Belakangan, suasana haji juga terasa semakin dekat lewat media sosial. Orang-orang melihat siaran langsung Masjidil Haram dari layar ponsel sambil menjalani rutinitas biasa di rumah. Ada yang menontonnya saat istirahat kerja. Ada pula yang diam cukup lama hanya melihat jamaah thawaf berputar mengelilingi Ka’bah.

Dan kadang… hati memang bergerak pelan-pelan.

“Unta Kurus” dan Simbol Perjalanan Berat

Dalam QS Al-Hajj ayat 27, Allah menyebut manusia akan datang dengan “unta kurus”.

Para ulama menjelaskan bahwa itu menggambarkan perjalanan panjang dan berat melintasi padang pasir.

Maknanya sangat dalam.

Perjalanan menuju Allah memang sering membutuhkan perjuangan.

Hari ini manusia mungkin pergi haji menggunakan pesawat.

Namun perjuangan lain tetap ada:

  • mengumpulkan biaya,
  • menjaga kesehatan,
  • meninggalkan keluarga,
  • hingga menjaga niat dan keikhlasan hati.

Dan itu tidak mudah.

Karena hati manusia memang sering terikat.

Haji Bukan Sekadar Soal Mampu Secara Finansial

Banyak ulama menjelaskan bahwa haji bukan hanya soal uang.

Tetapi juga soal izin dan panggilan dari Allah SWT.

Karena tidak sedikit orang yang secara ekonomi terlihat mampu, tetapi belum juga berangkat.

Sebaliknya, ada orang biasa yang justru dimudahkan jalannya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, niat dan kerinduan hati menjadi bagian penting dalam perjalanan haji.

Kadang seseorang belum sampai ke Tanah Suci.

Namun hatinya sudah lebih dulu berada di sana.

Dan itu terasa sangat personal.

Haji Mengajarkan Manusia untuk Merendahkan Ego

Dalam ihram, manusia meninggalkan simbol dunia:

  • jabatan,
  • kemewahan,
  • status sosial,
  • hingga perbedaan pangkat.

Semua memakai pakaian sederhana yang sama.

Semua berdiri di hadapan Allah sebagai hamba.

Haji mengajarkan manusia bahwa hidup ini sebenarnya sangat singkat.

Yang paling penting bukan apa yang dimiliki manusia di dunia.

Tetapi seberapa dekat hatinya dengan Allah SWT.

Karena pada akhirnya, perjalanan terbesar manusia bukan hanya tentang sejauh apa kaki melangkah…

tetapi sejauh apa hati mampu pulang kepada Tuhannya.

Mungkin itulah sebabnya panggilan haji selalu terasa berbeda.

Karena yang sebenarnya dipanggil bukan hanya tubuh manusia untuk datang ke Makkah…

tetapi hati yang diam-diam sudah lama rindu pulang kepada Allah. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Indonesia membuat pengaduan pelayanan publik melalui platform LAPOR.go.id untuk melaporkan masalah kepada pemerintah.

    Rahasia Laporan di LAPOR.go.id Cepat Diproses, Warga Wajib Tahu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 272
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak masyarakat sebenarnya sudah mengenal LAPOR.go.id, namun tidak sedikit yang masih bertanya mengapa laporan mereka lambat mendapat respons. Platform LAPOR.go.id, yang juga dikenal sebagai SP4N-LAPOR, memang menjadi jalur resmi pengaduan masyarakat kepada pemerintah. Melalui LAPOR.go.id, warga dapat menyampaikan keluhan, aspirasi, hingga kritik terkait pelayanan publik. Namun, laporan hanya akan efektif jika […]

  • ayah perkosa anak

    Terungkap! Ayah di Garut Diduga Perkosa Anak Kandung

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus ayah perkosa anak menggemparkan publik setelah aparat kepolisian mengungkap dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Garut. Peristiwa ayah melakukan kekerasan terhadap anak kandung ini terungkap setelah keluarga korban melapor ke pihak berwajib. Polisi bergerak cepat dan langsung mengamankan pelaku berinisial S (43), warga Tarogong Kidul. Dugaan ayah perkosa anak […]

  • Perang Badar

    Terungkap! Fakta Perang Badar yang Disembunyikan Sejarah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perang Badar kembali menjadi sorotan dalam berbagai kajian sejarah Islam, terutama karena menyimpan banyak fakta yang jarang dibahas. Fakta Perang Badar, kisah Perang Badar, dan sejarah Perang Badar tidak hanya berbicara tentang pertempuran, tetapi juga strategi, keimanan, serta perubahan besar dalam peta kekuatan dunia saat itu. Ini bukan sekadar perang biasa—melainkan momen yang […]

  • Kecelakaan Anggota Polres Ciamis

    Kecelakaan Tragis, Dua Polisi Ciamis Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan anggota Polres Ciamis kembali menjadi sorotan setelah dua personel Polri meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Insiden kecelakaan polisi yang melibatkan motor dinas dan sebuah bus pariwisata itu kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pastinya. Peristiwa […]

  • kabut asap Malaysia

    Kabut Asap Malaysia Bertahan 3–5 Hari, 10 Kawasan Terdampak

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kabut asap Malaysia diperkirakan masih bertahan selama tiga hingga lima hari ke depan. Kondisi kualitas udara Malaysia juga menjadi perhatian setelah 10 kawasan tercatat mengalami kualitas udara tidak sehat pada Kamis, 13 Agustus 2026. Di Malaysia, kondisi kabut asap ini dikenal dengan istilah jerebu. BMKG-nya Malaysia, MetMalaysia memperkirakan belum ada perubahan […]

  • Ramadhan Palestina

    Ramadhan di Palestina: Kisah Haru yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ramadhan Palestina menyimpan kisah yang jarang tersorot. Banyak orang mengenal konflik di wilayah ini, namun tidak semua memahami bagaimana suasana Ramadhan di Palestina berlangsung setiap hari. Puasa di Palestina, kehidupan Ramadhan warga Gaza, hingga cerita sahur dan berbuka di tengah keterbatasan menjadi potret nyata yang penuh haru dan kekuatan iman. Di balik […]

expand_less