Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kejurprov Karate Jabar 2026 di Tasikmalaya, Banyak Atlet Membawa Mimpi Besar

Kejurprov Karate Jabar 2026 di Tasikmalaya, Banyak Atlet Membawa Mimpi Besar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHKejurprov Karate Jabar 2026 bukan hanya soal medali dan kemenangan di atas tatami. Di balik tendangan, pukulan, dan teriakan semangat yang menggema di GOR Siliwangi Kota Tasikmalaya, ratusan atlet muda datang membawa harapan yang lebih besar: masa depan.

Kejuaraan Provinsi Jawa Barat Satria Tama Karate 2026 yang berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026, mempertemukan sekitar seratus karateka dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat. Ajang ini diikuti peserta dari kategori usia anak hingga dewasa.

Sejak pagi, suasana GOR Siliwangi sudah ramai. Suara peluit wasit terdengar bersahutan. Di sudut arena, beberapa atlet muda tampak melakukan pemanasan ringan sambil sesekali melirik jadwal pertandingan yang ditempel di papan informasi. Sementara itu, para orang tua terlihat sibuk mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.

Bukan Sekadar Kejuaraan, Tetapi Jalur Prestasi

Ketua Panitia Pelaksana, Yanyan Insan Sidiq, mengatakan antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Menurutnya, Kejurprov Karate Jabar menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet sejak usia dini.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah atlet binaan Satria Tama sebelumnya telah berhasil menembus kejuaraan tingkat nasional. Karena itu, kejuaraan seperti ini memiliki peran strategis untuk mengukur perkembangan kemampuan para karateka.

Selain mengejar prestasi olahraga, banyak atlet juga memanfaatkan jalur karate untuk membuka peluang pendidikan dan karier.

“Prestasi olahraga dapat menjadi nilai tambah untuk masuk sekolah unggulan maupun mengikuti seleksi di sejumlah instansi,” ujar Yanyan.

Karena itu, semangat yang terlihat di arena pertandingan tidak hanya datang dari para atlet. Orang tua, pelatih, dan pendukung juga memiliki harapan yang sama besar.

Sesekali terdengar sorakan kecil ketika seorang atlet berhasil mencetak poin. Tidak lama kemudian, suasana kembali hening saat pertandingan berikutnya dimulai.

Pertandingan Berlangsung Ketat dengan Dua Sistem Berbeda

Di arena pertandingan, setiap detik memiliki arti penting.

Ketua Umum Majelis Sabuk Hitam Satria Tama sekaligus Kepala Wasit dan Juri Pertandingan, Ii Ruhiat, S.Pd., menjelaskan bahwa setiap partai berlangsung selama satu menit dengan dua sistem pertandingan yang diterapkan.

Sistem pertama adalah Kyokushin atau full contact. Dalam aturan ini, pukulan dan sikutan ke area wajah maupun leher tidak diperbolehkan. Namun, tendangan ke kepala tetap menjadi bagian yang sah dalam pertandingan.

Sementara itu, sistem kedua menggunakan Shinken Shobu. Pada kategori ini, teknik yang diperbolehkan lebih beragam, termasuk pukulan ke wajah, sikutan, bantingan, hingga kuncian dengan penggunaan pelindung tangan sebagai syarat wajib.

Menurut Ii Ruhiat, seluruh wasit dan juri yang bertugas telah memiliki lisensi sehingga proses penilaian berjalan sesuai standar pertandingan.

Hal itu penting karena pertandingan berlangsung cepat. Dalam beberapa partai, pemenang bahkan sudah dapat ditentukan hanya dalam hitungan detik setelah serangan efektif mengenai sasaran.

Disporabudpar Ingatkan Pentingnya Perlindungan Atlet

Selain aspek prestasi, perhatian terhadap keselamatan atlet juga menjadi sorotan.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Momon Suryaman, menyambut baik pelaksanaan Kejurprov Karate Jabar 2026. Menurutnya, kompetisi tingkat provinsi memiliki peran penting untuk mengukur kualitas pembinaan olahraga di daerah.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa karate termasuk cabang olahraga yang memiliki risiko cedera.

Karena itu, pelatih dan orang tua perlu memberikan perlindungan tambahan melalui asuransi atlet.

Momon juga menekankan pentingnya administrasi kejuaraan yang tertib. Menurutnya, piagam penghargaan tingkat provinsi harus memperoleh pengesahan pejabat berwenang agar memiliki kekuatan administrasi yang jelas.

Karate Tasikmalaya Terus Tumbuh

Perkembangan olahraga karate di Tasikmalaya mendapat perhatian positif dari berbagai pihak.

Sekretaris KORMI Kota Tasikmalaya, Rohimat, menilai minat masyarakat terhadap karate terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, karate bukan hanya mengajarkan teknik bela diri. Lebih dari itu, olahraga ini membentuk disiplin, pengendalian diri, serta mental pantang menyerah.

Karena alasan tersebut, banyak orang tua mulai mengenalkan karate kepada anak-anak mereka sejak usia dini.

Di tribun penonton, terlihat beberapa atlet kecil masih mengenakan sabuk berwarna putih. Mereka memperhatikan jalannya pertandingan dengan serius. Sesekali mereka menirukan gerakan yang dilakukan seniornya di arena.

Mungkin hari ini mereka hanya menjadi penonton.

Namun beberapa tahun ke depan, mereka bisa saja berdiri di tengah arena membawa nama Tasikmalaya, Jawa Barat, bahkan Indonesia.

Kejurprov Karate Jabar 2026 akhirnya bukan hanya tentang siapa yang naik podium hari ini. Kejuaraan ini juga menjadi ruang pertemuan antara kerja keras, disiplin, dan mimpi yang sedang tumbuh.

Di atas tatami, kemenangan memang hanya milik satu orang. Namun di balik setiap pertandingan, lahir ratusan mimpi yang sedang belajar menjadi kenyataan. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewi Siti Samboja

    Dewi Siti Samboja Terasa Dekat bagi Citra Pitriyami

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Dewi Siti Samboja bukan sekadar tokoh dalam cerita budaya bagi Citra Pitriyami. Ketika Bupati Pangandaran itu mendapat kesempatan memerankan tokoh tersebut, ia justru menemukan kedekatan dari sisi lain: sama-sama perempuan yang menghadapi perjuangan dan memiliki tanggung jawab terhadap tanah yang dicintainya. “Sebagai sesama perempuan, kisah Dewi Siti Samboja terasa begitu dekat,” kata […]

  • Khutbah Arafah

    Puasa Arafah Bisa Hapus Dosa 2 Tahun, Ini Niat dan Dalilnya

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pencarian tentang niat puasa Arafah, puasa Zulhijah, dan puasa Tarwiyah mulai ramai menjelang datangnya Iduladha. Banyak umat Islam ingin mengetahui bacaan niat yang benar lengkap dengan tulisan Arab, latin, arti, hingga dalil keutamaannya. Puasa sunnah di awal Zulhijah memang memiliki keistimewaan tersendiri. Selain menjadi amalan yang dianjurkan Rasulullah ﷺ, ibadah ini juga […]

  • dosa kecil

    Dosa Kecil Jangan Diremehkan, Ini Peringatan Ibnu Athaillah

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada dosa yang disebut kecil, tetapi jangan pernah membuat hati merasa aman. Sebab dalam pembahasan dosa kecil, istighfar, taubat, dan rahmat Allah, persoalannya bukan sekadar seberapa besar kesalahan itu terlihat di mata manusia. Ada sesuatu yang jauh lebih penting: bagaimana seorang hamba berdiri di hadapan Allah. Syekh Ahmad bin Athaillah as-Sakandari menyampaikan […]

  • Nafas Takdir

    Syekh Athoillah: Jangan Habiskan Nafas untuk Hal Sia-Sia

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 271
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di zaman sekarang, banyak orang mengenal bunyi notifikasi lebih cepat daripada suara hati mereka sendiri. Bahkan sebelum mata benar-benar terbuka, tangan sudah lebih dulu meraba ponsel di samping bantal. Scroll sebentar. Buka video pendek. Lihat komentar orang lain. Lalu tanpa sadar, hampir setengah jam hilang begitu saja. Padahal dalam Islam, setiap tarikan […]

  • Makan Bergizi Gratis

    Video Joget di Dapur Viral, Mitra Program Makan Bergizi Gratis Disuspend

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus Makan Bergizi Gratis kembali menjadi sorotan publik setelah video seorang mitra program tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar luas, seorang pria bernama Hendrik terlihat berjoget di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sambil menuliskan klaim pendapatan hingga Rp6 juta per hari. Konten tersebut memicu perhatian publik sekaligus […]

  • buruh migran

    9 Realitas Hidup Buruh Migran di Luar Negeri yang Mengejutkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 245
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Buruh migran sering dipandang sebagai pahlawan devisa, tetapi realitas buruh migran di luar negeri tidak selalu seindah cerita sukses yang beredar. Banyak kisah, pekerja migran, hingga tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menyimpan sisi pahit, tekanan mental, dan pengorbanan besar yang jarang diketahui publik. Artikel ini membongkar fakta tersembunyi yang selama ini luput […]

expand_less