Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ratusan Santri Dievakuasi

Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ratusan Santri Dievakuasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 175
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang diduga akibat korsleting listrik, ratusan santri berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang: Ratusan Santri Berlarian Selamatkan Diri

albadarpost.com, LENSA – Kebakaran hebat melanda kompleks Pondok Pesantren Al Basyir di Desa Cibatok Dua, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025) siang. Peristiwa ini menggemparkan warga sekitar dan menimbulkan kepanikan di kalangan ratusan santri yang tengah mengikuti kegiatan belajar.

Menurut dugaan awal, kebakaran Ponpes Al Basyir dipicu oleh korsleting listrik di salah satu kamar santri di lantai dua bangunan pemondokan. Meski tidak menelan korban jiwa, api sempat menjalar cepat dan menghanguskan sejumlah barang milik santri sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, tampak kepanikan melanda para santri tingkat SD. Mereka berlarian meninggalkan asrama sembari berteriak minta tolong. Sejumlah guru dan pengurus pesantren tampak mengevakuasi para santri ke gedung dua, yang digunakan sebagai tempat pemondokan bagi santri tingkat SLTP dan SLTA.

“Api tiba-tiba muncul dari kamar kosong di lantai dua. Saat kejadian, para santri sedang belajar, jadi bisa langsung dievakuasi,” ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Muhammad Heri Hermawan, ketika dikonfirmasi di lokasi.

Heri menambahkan, pihaknya masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Namun dugaan sementara kuat mengarah pada korsleting listrik di salah satu titik kelistrikan bangunan yang sudah berusia lebih dari sepuluh tahun itu. “Syukurlah, seluruh santri selamat dan tidak ada korban luka,” katanya.


Empat Mobil Damkar Diterjunkan, Api Padam Setelah Dua Jam

Begitu menerima laporan dari warga sekitar pukul 13.30 WIB, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor segera mengerahkan empat unit mobil damkar ke lokasi. Petugas harus berjibaku selama hampir dua jam untuk mengendalikan api yang berkobar di bangunan utama pondok pesantren tersebut.

Komandan tim pemadam, Aditya Prasetya, mengatakan bahwa proses pemadaman sempat terkendala akses jalan sempit menuju lokasi pesantren. “Api cepat membesar karena banyak material kayu di lantai dua. Kami baru bisa benar-benar padamkan api sekitar pukul 15.30,” katanya.

Usai api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan di seluruh area bangunan untuk mencegah munculnya bara api baru. Di saat bersamaan, sejumlah orang tua santri berdatangan ke pesantren begitu mendengar kabar kebakaran. Mereka ingin memastikan keselamatan anak-anak mereka.

“Banyak orang tua datang malam ini. Mereka khawatir karena kabar beredar cepat di media sosial. Kami sudah menenangkan semuanya, Alhamdulillah anak-anak aman,” ujar Maman, Ketua RW Cibatok Dua, di lokasi kejadian.

Maman menjelaskan, kebakaran Ponpes Al Basyir sempat menimbulkan kepanikan besar karena jumlah santri yang cukup banyak. Sebagian santri bahkan menangis histeris saat proses evakuasi berlangsung. Namun berkat kesigapan para pengajar dan petugas keamanan pesantren, evakuasi berjalan tertib tanpa korban luka.


Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Ponpes Al Basyir

Setelah api padam, petugas kepolisian memasang garis polisi di area yang terbakar. Tim Inafis Polres Bogor segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api. Berdasarkan temuan awal, titik pertama kebakaran berasal dari sebuah kamar kosong di lantai dua yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan perlengkapan santri.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab pastinya. Namun indikasi kuat adalah korsleting listrik dari stop kontak yang terus menyala,” ujar Kompol Heri.

Sementara itu, pengurus pondok pesantren, Ustaz Ahmad Fathoni, mengaku bersyukur seluruh santri selamat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada petugas pemadam dan aparat kepolisian yang cepat tanggap mengatasi peristiwa ini. “Kami akan segera memperbaiki bangunan dan melakukan pemeriksaan instalasi listrik agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ucapnya.

Ahmad menjelaskan bahwa Ponpes Al Basyir memiliki lebih dari 300 santri dari berbagai daerah di Jawa Barat. Setelah kejadian ini, para santri sementara dipindahkan ke gedung dua yang aman dan akan menjalani kegiatan belajar seperti biasa mulai pekan depan.

“Fasilitas yang rusak sedang kami data. Fokus kami sekarang memastikan kenyamanan anak-anak. Mereka sempat trauma, jadi kami libatkan guru pembimbing untuk memberikan pendampingan,” tambahnya.


Pesantren Akan Perbaiki Sistem Keamanan dan Listrik

Pemerintah Kecamatan Cibungbulang turut turun tangan memberikan bantuan logistik dan dukungan kepada pihak pesantren. Camat Cibungbulang, Rizky Mulyana, mengatakan, pemerintah daerah akan membantu proses perbaikan sementara bangunan yang terdampak serta melakukan pengecekan instalasi listrik di seluruh pesantren di wilayahnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Minta BPK Audit PDAM Subang Terkait Penerimaan Rp 600 Juta dari Aqua

“Kami berkoordinasi dengan PLN dan Damkar untuk melakukan audit kelistrikan, agar kejadian serupa tidak terulang di pesantren lain,” kata Rizky.

Tragedi kebakaran Ponpes Al Basyir menjadi pengingat pentingnya standar keamanan listrik di lembaga pendidikan, khususnya pesantren yang memiliki asrama padat penghuni. Pemerintah daerah juga mengimbau agar setiap pengelola pondok pesantren rutin memeriksa jaringan listrik dan menyediakan alat pemadam api ringan di setiap gedung.

Kebakaran Ponpes Al Basyir diduga akibat korsleting listrik. Ratusan santri selamat, api padam setelah dua jam, dan penyebabnya masih diselidiki. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPDB SMAN 1 Tasikmalaya

    Banjir Aduan Orang Tua, DPRD Soroti Rekrutmen Siswa Baru SMAN 1 Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penetapan SMAN 1 Kota Tasikmalaya sebagai salah satu Sekolah MAUNG di Jawa Barat membawa kebanggaan sekaligus harapan besar dari masyarakat. Namun di tengah tingginya antusiasme tersebut, proses PPDB SMAN 1 Tasikmalaya kini ikut menjadi perhatian publik. Sorotan itu datang dari Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PDI Perjuangan, Drs. H. Denny Romdony. […]

  • madrasah Islam

    Tahukah Anda? Universitas Modern Ternyata Terinspirasi dari Madrasah Islam

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira sistem universitas modern sepenuhnya lahir dari dunia Barat. Namun fakta sejarah menunjukkan bahwa madrasah Islam memiliki peran besar dalam perkembangan sistem pendidikan global. Dalam sejarah madrasah Islam, lembaga pendidikan seperti Madrasah Nizamiyah telah menerapkan metode belajar terstruktur jauh sebelum konsep universitas modern berkembang di Eropa. Madrasah tidak hanya mengajarkan […]

  • kekuatan militer Iran

    Jarang Disorot, Kekuatan Militer Iran Ternyata Bukan Sekadar Senjata

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pembahasan tentang kekuatan militer Iran sering berfokus pada jumlah senjata. Namun, realitas di lapangan jauh lebih kompleks. Strategi militer Iran dan pendekatan perang asimetris justru menjadi kunci utama yang membuat negara ini diperhitungkan. Karena itu, memahami kekuatan Iran tidak cukup hanya melihat tank atau jet tempur. Selain itu, Iran mengembangkan cara […]

  • Sayur asem tradisional Indonesia dengan kuah bening segar berisi jagung, kacang panjang, dan labu siam di meja makan keluarga.

    Rahasia Sayur Asem Enak Ala Nenek, Ternyata Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu aroma yang hampir semua orang Indonesia kenal: wangi sayur asem yang mengepul dari dapur saat siang hari. Aroma itu sederhana, tetapi mampu membawa ingatan pulang ke masa kecil—ke meja makan keluarga, suara obrolan hangat, dan rasa tenang yang sulit dijelaskan. Kini, banyak orang kembali mencari resep sayur asem, cara membuat […]

  • Rekrutmen Polri 2026

    Polda Jabar Pastikan Seleksi Akpol 2026 Tanpa Jalur Belakang dan Titipan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpsot.com, BERITA DAERAH – Proses Rekrutmen Polri 2026 di lingkungan Polda Jawa Barat dipastikan berjalan secara bersih, transparan, dan akuntabel. Bahkan, peserta seleksi Taruna Akpol, Bintara, hingga Tamtama kini dapat langsung melihat nilai hasil ujian mereka sesaat setelah tes selesai melalui layar monitor yang tersedia di lokasi. Sistem seleksi terbuka itu menjadi sorotan publik karena […]

  • Persekongkolan tender

    Persekongkolan Tender dan Etika Pengadaan Negara

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Putusan MA menegaskan persekongkolan tender sebagai ancaman serius bagi integritas pengadaan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menguatkan vonis persekongkolan tender bukan sekadar perkara kalah-menang antara pelaku usaha dan negara. Ia menyentuh inti persoalan pengadaan publik: bagaimana uang negara dikelola, siapa yang diuntungkan, dan sejauh mana negara benar-benar hadir menjaga keadilan persaingan. Di […]

expand_less