Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Aksi Brutal di Manonjaya: 6 Korban Melepuh Disiram Air Keras

Aksi Brutal di Manonjaya: 6 Korban Melepuh Disiram Air Keras

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Teror air keras Tasikmalaya mengguncang warga setelah seorang sopir ekspedisi melakukan aksi brutal dengan menyiramkan cairan berbahaya kepada pegawai konveksi. Insiden penyerangan air keras di Tasikmalaya ini menyebabkan sembilan orang menjadi korban, enam di antaranya mengalami luka bakar serius.

Peristiwa terjadi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 19.00 WIB. Suasana kerja yang semula tenang berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik.

Pelaku Datang dengan Penyamaran, Serangan Terjadi Seketika

Saksi mata menyebut pelaku datang dengan penampilan tertutup. Ia mengenakan helm dan jas hujan hitam, sehingga wajahnya tidak terlihat jelas.

Di tangannya, pelaku menggenggam botol putih yang kemudian diketahui berisi cairan berbahaya.

“Dia datang langsung teriak-teriak seperti kesetanan. Helm menutup muka, jas hujan, botol putih di tangan,” ujar Abdul Holik, salah satu korban, saat mendapat perawatan di RSUD dr Soekardjo.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyemprotkan cairan tersebut ke arah para pekerja di dalam rumah produksi konveksi.

Korban Berjatuhan, Luka Bakar Parah Picu Kepanikan

Serangan terjadi cepat dan brutal. Para korban tidak sempat menghindar. Cairan yang disiramkan langsung menyebabkan kulit melepuh.

Jeritan pecah di dalam ruangan. Beberapa korban berguling di lantai sambil menahan rasa perih yang luar biasa. Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung berhamburan keluar.

Sebanyak enam korban mengalami luka bakar serius dan segera dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, tiga korban lain mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat, termasuk Puskesmas setempat.

Kondisi korban menjadi perhatian utama, mengingat luka akibat zat kimia berbahaya berpotensi menyebabkan kerusakan jaringan permanen.

Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Langsung Diamankan

Aparat kepolisian merespons cepat insiden tersebut. Tim Satreskrim Polresta Tasikmalaya segera turun ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Pelaku berhasil ditangkap tidak lama setelah kejadian. Penangkapan dilakukan di sekitar lokasi kejadian tanpa perlawanan berarti.

“Pelaku merupakan sopir ekspedisi, kurir yang biasa mengantar barang ke tempat tersebut,” ungkap pihak kepolisian.

Setelah itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi dipasang untuk mengamankan area dan mengumpulkan barang bukti.

Motif Masih Didalami, Hubungan Pelaku dan Korban Diselidiki

Hingga kini, motif penyerangan masih dalam penyelidikan. Namun fakta bahwa pelaku merupakan kurir yang sering datang ke lokasi memunculkan dugaan adanya hubungan sebelumnya dengan korban atau pemilik usaha.

Polisi mendalami kemungkinan konflik pribadi, masalah pekerjaan, atau faktor lain yang memicu aksi nekat tersebut.

Sementara itu, kondisi psikologis warga sekitar juga terdampak. Insiden ini menimbulkan rasa takut, terutama karena terjadi di lingkungan kerja yang seharusnya aman.

Ancaman Nyata di Ruang Publik: Alarm Keamanan Lingkungan Kerja

Kasus ini menjadi pengingat serius bahwa ancaman kekerasan dapat terjadi di mana saja, termasuk di tempat kerja skala kecil seperti rumah produksi konveksi.

Penggunaan zat berbahaya dalam aksi kriminal juga menunjukkan tingkat risiko yang tinggi. Selain melukai fisik, dampaknya bisa bersifat jangka panjang bagi korban.

Karena itu, penguatan sistem keamanan lingkungan dan kewaspadaan terhadap orang asing menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

Upaya Penanganan dan Pemulihan Korban

Tim medis di RSUD dr Soekardjo saat ini fokus pada penanganan luka bakar para korban. Proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu panjang, tergantung tingkat keparahan luka.

Selain perawatan fisik, dukungan psikologis juga menjadi kebutuhan penting bagi korban yang mengalami trauma.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menerima tamu atau pihak luar di lingkungan kerja.

Dalam hitungan detik, tempat kerja berubah menjadi lokasi teror. Dan ketika air keras digunakan sebagai senjata, yang tersisa bukan hanya luka di kulit—tetapi juga luka dalam rasa aman yang tak mudah dipulihkan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pasangan suami istri muslim saling memaafkan dengan suasana hangat dan penuh ketenangan

    Minta Maaf Duluan dalam Rumah Tangga, Lemah atau Mulia?

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Minta maaf suami istri sering disalahartikan sebagai tanda kalah atau lemah. Padahal, dalam Islam, minta maaf dalam rumah tangga justru menunjukkan kematangan iman, kelapangan hati, dan kemampuan meredam emosi. Sikap ini bukan soal siapa benar atau salah, tetapi tentang menjaga keharmonisan dan menghargai pasangan. Di tengah banyaknya konflik rumah tangga, kebiasaan menunda […]

  • Masjidil Haram di Makkah dipenuhi jamaah haji dan umrah yang mengelilingi Ka'bah saat melakukan tawaf.

    7 Fakta Masjidil Haram yang Jarang Diketahui, Nomor 5 Terjadi Setiap Hari

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Masjidil Haram merupakan masjid paling suci dalam Islam. Tempat ibadah yang berdiri di Kota Makkah ini menjadi tujuan jutaan jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia. Namun di balik kemegahan bangunan yang mengelilingi Ka’bah tersebut, tersimpan sejumlah fakta Masjidil Haram yang mengejutkan dan belum banyak diketahui masyarakat. Selain menjadi pusat ibadah umat […]

  • Ilustrasi pejabat atau pimpinan yang menerima laporan korupsi namun memilih diam di meja kerjanya

    Ketika Atasan Memilih Diam Padahal Sudah Terima Laporan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Di banyak kantor pemerintahan—dan juga di berbagai organisasi—cerita tentang korupsi sering kali dimulai dari bawah. Seorang staf bermain anggaran. Pejabat teknis memanipulasi laporan. Proyek disulap menjadi ladang keuntungan pribadi.Namun dalam banyak kasus, cerita itu tidak berhenti pada pelaku utama. Ia merambat naik, perlahan, menuju meja pimpinan. Pertanyaannya sederhana: jika atasan sudah menerima […]

  • Khatib menyampaikan khutbah Idul Adha di mimbar masjid dengan suasana jamaah penuh dan nuansa religius yang hangat

    Khutbah Idul Adha: Saat Manusia Sibuk Terlihat Hebat

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Tema: “Idul Adha Mengajarkan Taat, Saat Semua Ingin Terlihat Hebat” Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ […]

  • Ilustrasi seseorang menyiapkan naskah khutbah Idul Adha menggunakan laptop dan teknologi AI.

    AI Bikin Naskah Khutbah, Boleh atau Justru Berbahaya?

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Suara keyboard terdengar cukup keras dari sudut serambi masjid. Seorang calon khatib tampak beberapa kali menghapus kalimat di layar laptopnya. Folder dokumen di desktop bahkan masih bernama: “KHUTBAH_FIX_BENER_FINAL2.docx”. Di sebelahnya, segelas kopi hitam mulai dingin. Lampu neon masjid memantul samar di layar laptop yang sedikit berdebu. Sementara kipas angin tua di langit-langit […]

  • solusi pascapanen singkong

    Solusi Pascapanen Singkong, Cerita Mahasiswa dan UMKM Desa

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Cuaca mendung kerap menjadi momok bagi pelaku UMKM olahan singkong di desa. Proses pengeringan yang bergantung pada sinar matahari sering terhenti, sementara kebutuhan produksi terus berjalan. Kondisi inilah yang mendorong mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turun langsung ke lapangan membawa solusi pascapanen singkong berbasis teknologi tepat guna. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, […]

expand_less