Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Resmi! KI Jadi Agunan KUR, UMKM Kini Punya Akses Modal Baru

Resmi! KI Jadi Agunan KUR, UMKM Kini Punya Akses Modal Baru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Kekeyaan Intelektual (KI) jadi agunan KUR resmi diberlakukan. Skema baru ini membuka jalan bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengakses pembiayaan hanya dengan bermodal karya. Kebijakan ini menjadi titik balik, karena untuk pertama kalinya kekayaan intelektual—atau hak cipta, merek, dan paten—diakui sebagai jaminan tambahan dalam sistem Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kebijakan ini dilansir dari Kementerian UMKM sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku industri kreatif yang selama ini terkendala aset fisik.

“Ini bukan sekadar program pembiayaan, tetapi bentuk pengakuan bahwa kreativitas punya nilai ekonomi nyata,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi program tersebut.

Skema Baru: Dari Ide Jadi Aset Bernilai

Selama bertahun-tahun, pelaku UMKM kerap menghadapi hambatan saat mengajukan pinjaman. Bank biasanya mensyaratkan jaminan berupa aset fisik seperti tanah atau bangunan.

Namun kini, paradigma itu mulai berubah.

Melalui skema KUR berbasis kekayaan intelektual, pelaku usaha bisa memanfaatkan:

  • hak cipta karya,
  • merek dagang,
  • hingga paten inovasi

sebagai agunan tambahan.

Artinya, karya kreatif tidak lagi berhenti sebagai ide. Ia bisa diubah menjadi instrumen finansial yang diakui sistem perbankan.

Siapa yang Bisa Mengakses?

Program ini menyasar kelompok yang selama ini sulit menjangkau pembiayaan formal.

Kriterianya meliputi:

  • pelaku usaha mikro dan kecil,
  • memiliki sertifikat kekayaan intelektual resmi,
  • bukan ASN, TNI, atau Polri aktif,
  • usaha produktif dan layak dibiayai,
  • omzet maksimal Rp4,8 miliar per tahun.

Selain individu, kelompok usaha juga dapat mengajukan pembiayaan melalui skema ini, terutama di sektor kreatif seperti desain, kuliner, hingga teknologi digital.

Proses Ketat, Risiko Tetap Terjaga

Meski membuka peluang baru, proses pengajuan tidak dilakukan sembarangan.

Tahapan dimulai dari pendaftaran kekayaan intelektual di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Setelah itu:

  1. DJKI melakukan validasi legalitas dan status hukum KI
  2. Penilai bersertifikat melakukan valuasi ekonomi
  3. Bank melakukan analisis kredit secara menyeluruh

Barulah keputusan pembiayaan diambil.

Dengan mekanisme ini, sistem tetap menjaga prinsip kehati-hatian, sekaligus memberikan ruang bagi inovasi untuk berkembang.

Payung Hukum: Negara Turun Tangan

Program ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah telah menguatkannya melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026, khususnya Pasal 19.

Aturan tersebut secara tegas memasukkan kekayaan intelektual sebagai agunan tambahan dalam KUR.

Langkah ini memperlihatkan arah kebijakan ekonomi nasional yang mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman, di mana kreativitas menjadi aset strategis.

Dampak Nyata: UMKM Punya “Modal Baru”

Kebijakan ini langsung membuka peluang besar.

Pelaku usaha yang sebelumnya tidak memiliki jaminan fisik kini memiliki alternatif. Mereka bisa:

  • mempercepat ekspansi usaha,
  • meningkatkan kapasitas produksi,
  • serta memperluas jangkauan pasar.

Selain itu, program ini juga mendorong pelaku UMKM untuk lebih sadar akan pentingnya perlindungan karya melalui pendaftaran resmi.

Dengan demikian, ekosistem kreatif tidak hanya tumbuh, tetapi juga terlindungi secara hukum.

Momentum di Era Ekonomi Kreatif

Di tengah perubahan ekonomi global, aset tidak lagi hanya berbentuk fisik.

Ide, inovasi, dan kreativitas justru menjadi sumber nilai baru.

Karena itu, kebijakan KI sebagai agunan KUR hadir di momen yang tepat. Ia menjawab kebutuhan zaman sekaligus mempercepat transformasi ekonomi berbasis kreativitas.

Jika sebelumnya ide hanya menjadi awal usaha, kini ide juga bisa menjadi kunci pembiayaan.

Ketika kreativitas diakui sebagai jaminan, batas antara ide dan peluang akhirnya runtuh. Dan mulai hari ini, masa depan UMKM tidak lagi ditentukan oleh apa yang dimiliki—tetapi oleh apa yang mampu diciptakan. (ARR)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ngarumat hulu cai

    Hari Ini Rawat Alam, Besok Alam Jaga Kita: Momen Menggetarkan di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara pagi di kawasan Gunung Kokosan Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terasa berbeda pada peringatan Hari Bumi 2026, Rabu 22 April 2026. Di tengah hijaunya pepohonan dan gemericik air, gaung ngarumat hulu cai menggema—bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan nyata menjaga sumber kehidupan: air. Sejak awal kegiatan dimulai, pesan tentang pelestarian […]

  • bansos salah sasaran

    Data Bansos Lemah, DPRD Purworejo Tekan Validasi Penerima

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Video warga mengambil bansos dengan kendaraan mewah memicu desakan DPRD Purworejo untuk evaluasi data penerima. albadarpost.com, LENSA – Video warga mengambil bantuan sosial menggunakan motor gede dan mobil pribadi di Desa Kaliboto, Kecamatan Bener, Purworejo, memicu pertanyaan publik tentang akurasi data penerima bantuan. Insiden ini kembali menyoroti bansos salah sasaran yang berdampak langsung pada keluarga […]

  • pembunuhan penjaga konter

    Buruh di Bandung Bunuh Penjaga Konter demi Judi Online

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Buruh di Bandung bunuh penjaga konter demi bayar utang judi online, polisi ungkap motif dan kronologinya. albadarpost.com, LENSA – Tiga hari pelarian seorang buruh berakhir di tangan polisi. Pelaku pembunuhan penjaga konter ponsel di kawasan Sukamulya, Kota Bandung, akhirnya ditangkap. Ia mengaku nekat menghabisi nyawa korban demi menutup utang judi online yang menjeratnya. Pelaku Pembunuhan […]

  • Suasana Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H di Jakarta dengan pemaparan data hisab dan rukyat hilal.

    Resmi! Tanggal Puasa 2026 Ditetapkan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H sebagai awal puasa 2026 yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah atau tanggal puasa 2026 ini diputuskan dalam Sidang Isbat setelah mempertimbangkan hasil hisab dan rukyat hilal secara nasional. Keputusan tersebut memberikan kepastian bagi umat Islam […]

  • Ilustrasi parsel lebaran sebagai potensi gratifikasi kepada pejabat.

    Tradisi Parsel Lebaran untuk Pejabat: Budaya atau Gratifikasi?

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Gratifikasi lebaran sering muncul dalam bentuk bingkisan, parsel, atau hadiah hari raya. Sebagian orang menganggap gratifikasi lebaran atau hadiah lebaran untuk pejabat sebagai tradisi sosial yang wajar. Namun jika hadiah tersebut berkaitan dengan jabatan, hukum memandangnya sebagai potensi korupsi. Di sinilah persoalan mulai menjadi serius. Banyak praktik pemberian hadiah kepada pejabat sebenarnya […]

  • pajak daerah jabar

    Pajak Daerah Jabar Terungkap: Uang Anda Jadi Jalan Mulus 474 Km!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pajak daerah Jabar kini menjadi sorotan karena dampaknya yang langsung terasa. Pajak daerah Jawa Barat, kontribusi warga, dan pemanfaatan pajak daerah terbukti mendorong pembangunan nyata. Tidak hanya sekadar kewajiban, pajak kini menjadi investasi publik yang menghadirkan jalan mulus, penerangan, hingga fasilitas umum yang lebih baik. Menariknya, pendekatan baru yang transparan dan […]

expand_less