Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Buruh di Bandung Bunuh Penjaga Konter demi Judi Online

Buruh di Bandung Bunuh Penjaga Konter demi Judi Online

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Buruh di Bandung bunuh penjaga konter demi bayar utang judi online, polisi ungkap motif dan kronologinya.

albadarpost.com, LENSA – Tiga hari pelarian seorang buruh berakhir di tangan polisi. Pelaku pembunuhan penjaga konter ponsel di kawasan Sukamulya, Kota Bandung, akhirnya ditangkap. Ia mengaku nekat menghabisi nyawa korban demi menutup utang judi online yang menjeratnya.


Pelaku Pembunuhan Penjaga Konter Didorong Judi Online

Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan disertai pembunuhan terhadap penjaga konter ponsel di Sukamulya, Rabu (16/11/2025). Pelaku berinisial NA (27), seorang buruh harian lepas, ditangkap setelah tiga hari menjadi buronan.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, menyebut pelaku merencanakan pencurian setelah mengetahui tempat penyimpanan uang di konter tersebut. “Tersangka pernah bekerja di konter itu, jadi dia tahu di mana uang disimpan,” kata Budi.

Dini hari, pelaku masuk ke konter melalui atap kamar mandi. Namun, langkahnya tak mulus. Ia terjatuh dan menimbulkan suara keras. Korban yang terbangun langsung meneriakkan maling. Panik dan takut tertangkap, NA mengayunkan golok yang dibawanya hingga korban tewas di tempat.

Polisi menyebut, pelaku kemudian mengambil uang tunai dari laci dan kabur. Uang itu digunakan untuk membayar utang yang ditimbun akibat judi online. Sebagian lain justru kembali dipertaruhkan di permainan yang sama.

“Uang hasil curian itu dipakai untuk melunasi utang dan sebagian malah digunakan untuk berjudi lagi,” ujar Budi. Polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam dan pakaian yang dipakai saat kejadian.


Hutang dan Judi Online, Akar Tindak Kriminal Baru

Kasus pembunuhan penjaga konter ini menambah daftar panjang kejahatan yang dipicu kecanduan judi online di Jawa Barat. Dalam beberapa bulan terakhir, kepolisian setempat mencatat peningkatan kasus kekerasan yang berakar pada masalah finansial akibat aktivitas judol.

Baca juga: Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

Pengamat sosial di Bandung, Rizal Ahmad, menilai fenomena ini bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan krisis sosial yang memerlukan intervensi kebijakan. “Ketika perjudian digital tidak dikendalikan, orang kehilangan kontrol dan terjebak dalam utang. Ujungnya bisa sekejam ini,” ujarnya.

Pemerintah daerah diminta memperkuat pengawasan terhadap akses situs perjudian serta memperluas layanan konseling untuk korban kecanduan. “Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tapi pemulihan moral dan ekonomi warga,” tambah Rizal.

Kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tidak tergoda janji cepat kaya melalui judi online. “Hasilnya selalu sama: rugi, berutang, dan akhirnya kriminal,” tegas Budi.


Keadilan untuk Korban, Peringatan untuk Publik

NA kini ditahan dan dijerat Pasal 365 dan Pasal 338 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kasus ini menjadi cermin gelap bagaimana judi online bisa menyeret individu biasa menjadi pelaku kejahatan berat. Polisi berharap, penangkapan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk menjauh dari praktik perjudian digital yang merusak ekonomi dan moral.

Kasus pembunuhan penjaga konter di Bandung menegaskan bahaya judi online yang menjerat ekonomi rakyat kecil. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kontes sapi potong

    Pemerintah Tasikmalaya Gelar Kontes Sapi Potong untuk Naikkan Nilai Ternak

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Kontes sapi potong di RPH Indihiang Tasikmalaya fokus peningkatan nilai jual ternak dan edukasi peternak. albadarpost.com, LENSA — Kontes sapi potong yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang menghadirkan 50 peternak dari wilayah Priangan Timur hingga Bandung. Agenda ini bertujuan meningkatkan nilai jual ternak, memberi edukasi […]

  • Staff Den Legal sedang memeriksa kode KBLI 2025 melalui sistem OSS di laptop

    KBLI 2025 Resmi Jalan, Pelaku UMKM Mulai Bingung Cari Kode Usaha Baru

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan aturan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI 2025 mulai ramai dibicarakan pelaku usaha sejak pemerintah resmi mengundangkan regulasi baru pada akhir tahun lalu. Banyak pelaku UMKM kini mulai membuka kembali sistem Online Single Submission (OSS) untuk memastikan kode usaha mereka masih sesuai dengan kegiatan bisnis yang dijalankan. Aturan terbaru […]

  • aktivitas anak libur sekolah

    15 Aktivitas Anak Saat Libur Sekolah yang Bikin Ketagihan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Libur sekolah baru dimulai. Namun, banyak orang tua sudah menghadapi tantangan yang sama: anak lebih betah menatap layar ponsel daripada bermain di luar rumah. Kondisi ini membuat aktivitas anak libur sekolah menjadi salah satu topik yang banyak dicari, terutama oleh orang tua yang ingin menghadirkan liburan lebih sehat, produktif, dan menyenangkan. Padahal, […]

  • digitalisasi Pemkab Tasikmalaya

    Kominfo Tak Mandiri, Digitalisasi Pemkab Tasikmalaya Tertinggal

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: digitalisasi Pemkab Tasikmalaya tersendat karena Kominfo belum mandiri, layanan publik ikut terhambat. Digitalisasi Dijanjikan, Pelayanan Masih Tertahan albadarpost.com, EDITORIAL – Harapan percepatan digitalisasi Pemkab Tasikmalaya kembali mengemuka. Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyatakan komitmennya membangun pemerintahan berbasis elektronik. Namun hingga kini, warga masih menghadapi birokrasi yang berjalan lambat dan manual. Masalah ini penting […]

  • Jamaah haji melakukan sa'i, antara Shafa Marwah.

    Siti Hajar dan Nabi Ismail: Kisah Sunyi yang Melahirkan Kota Makkah

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail selama ini sering hanya muncul sekilas saat membahas sejarah kurban atau asal-usul air Zamzam. Padahal di balik perjalanan itu, tersimpan salah satu kisah paling emosional dalam sejarah Islam: tentang seorang ibu yang bertahan di padang tandus, seorang anak kecil yang menangis kehausan, dan sebuah kota suci yang […]

  • Honor Pendamping Tasikmalaya

    Dua hingga Tiga Bulan Tak Dibayar, Nasib Pendamping Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keterlambatan pencairan honor pendamping di Kota Tasikmalaya mulai menjadi perhatian publik. Belum cairnya honor pendamping selama dua hingga tiga bulan memicu kekhawatiran terhadap keberlangsungan sejumlah program pelayanan masyarakat di Kota Tasikmalaya. Hingga kini, pendamping Dana Kelurahan dan pendamping Ohan Hafidz masih menunggu kepastian pembayaran hak mereka. Di lapangan, aktivitas para pendamping […]

expand_less