Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi selidiki kasus pembunuhan pengemudi taksi online yang ditemukan tewas di Tol Jagorawi.

albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana duka masih menyelimuti rumah Iffah Muhtianah di kawasan Pancoran Mas, Depok. Sejak Senin malam, 10 November 2025, kabar kematian suaminya, Ujang Adiwijaya (57), pengemudi taksi online, membuat keluarga terpukul. Ujang ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi, dengan luka di tubuh yang diduga akibat kekerasan.

Bagi Iffah, kehilangan itu bukan sekadar kabar buruk, melainkan akhir tragis dari rutinitas suaminya yang mencari nafkah di jalanan. Ia masih mengingat percakapan terakhir sebelum Ujang berangkat bekerja pada Minggu pagi. “Biasanya dia selalu kirim kabar, tapi hari itu tidak. Pesan WhatsApp terakhir sore hari, tapi saya yakin bukan dia yang baca,” tutur Iffah dengan suara bergetar, Rabu (12/11/2025).

Sejak pagi hingga malam, telepon Ujang tak bisa dihubungi. Hingga komunitas sopir daring memberi kabar bahwa ada jasad pria ditemukan di pinggir tol. Foto yang beredar di grup membuat Iffah gemetar. “Saya lihat baju dan celananya, itu benar dia. Astagfirullahaladzim,” ucapnya lirih.

Penyelidikan Polisi: Dugaan Pembunuhan

Polisi dari Polres Metro Depok memastikan telah membuka penyelidikan atas tewasnya pengemudi taksi online itu. Berdasarkan hasil awal visum di RS Polri Kramat Jati, ditemukan sejumlah luka memar dan bekas tusukan di tubuh korban. “Kami mendalami kemungkinan korban dibunuh, mengingat adanya tanda-tanda kekerasan,” ujar seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya.

Hingga kini, tim gabungan masih menelusuri rekam jejak perjalanan Ujang melalui sistem GPS aplikator dan kamera tol. Beberapa barang milik korban dilaporkan hilang, termasuk ponsel dan dompet. Polisi menduga korban sempat menerima pesanan fiktif sebelum kejadian.

Kasus ini menjadi satu dari sejumlah peristiwa kekerasan terhadap pengemudi transportasi daring dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data LBH Mitra Jalan, sedikitnya 12 pengemudi di Jabodetabek menjadi korban kejahatan selama 2024–2025, sebagian besar terjadi di jalur sunyi atau area tol pada malam hari.

Dugaan Teror dari Pinjaman Online

Iffah menambahkan, suaminya sempat menerima teror dari pihak pinjaman online beberapa waktu lalu. “Ada yang kirim pesan mengancam, tapi saya tidak tahu hubungannya apa. Dia memang pernah pinjam, tapi jumlahnya kecil,” katanya.

Meski demikian, Iffah yakin suaminya bukan orang bermasalah. “Dia tidak pernah ribut, orangnya penyayang dan sabar. Hanya sering mengeluh karena pendapatan makin kecil, kadang sehari cuma dapat Rp100 ribu,” ujarnya.

Baca juga: Kartu Bansos Ditahan Pendamping, Warga Margamulya Gagal Cairkan Bantuan

Polisi belum mengonfirmasi kaitan antara dugaan teror pinjol dan kematian Ujang. Namun, mereka tidak menutup kemungkinan motif ekonomi di balik peristiwa ini. “Kami akan memeriksa catatan transaksi korban dan memanggil pihak aplikasi transportasi untuk mendukung penyelidikan,” kata Kapolres Metro Depok, AKBP Raden Surya, dalam keterangan pers singkat.

Kekerasan terhadap Pengemudi Online Kian Mengkhawatirkan

Kematian Ujang menambah panjang daftar kekerasan terhadap pekerja sektor informal, khususnya pengemudi daring. Minimnya jaminan keselamatan di lapangan membuat mereka rentan menjadi sasaran kejahatan. Ketua Asosiasi Driver Online Depok, Arif Maulana, menyebut para pengemudi sering beroperasi tanpa perlindungan hukum yang jelas.

“Kasus seperti ini seharusnya jadi alarm bagi pemerintah dan aplikator. Pengemudi tidak boleh dibiarkan menghadapi risiko sendirian,” kata Arif.

Baca juga: Buruh di Bandung Bunuh Penjaga Konter demi Judi Online

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan agar perusahaan aplikasi menambah fitur keamanan—seperti tombol darurat yang langsung terhubung ke polisi—terus disuarakan. Namun, hingga kini belum ada perubahan signifikan.

Keadilan yang Ditunggu Keluarga

Kini, yang tersisa bagi keluarga Ujang hanyalah penantian panjang terhadap hasil penyelidikan. Iffah berharap polisi segera menangkap pelaku agar ada kejelasan hukum dan rasa keadilan bagi keluarganya. “Saya hanya ingin pelakunya cepat tertangkap. Suami saya mencari nafkah, bukan cari mati,” katanya.

Keluarga dan rekan-rekan sesama pengemudi berencana menggelar doa bersama di rumah duka akhir pekan ini. Mereka berharap tragedi ini menjadi kasus terakhir yang menimpa pengemudi taksi online di wilayah Jabodetabek.

Kasus pembunuhan pengemudi taksi online di Tol Jagorawi membuka kembali sorotan atas lemahnya perlindungan bagi pekerja sektor transportasi daring. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi ledakan besar di wilayah Gaza dengan kepulan asap tebal dan bangunan hancur akibat suhu ekstrem.

    Kontroversi Senjata dan Hilangnya Jasad Warga Gaza

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Hilangnya jasad warga Gaza menjadi sorotan tajam dalam konflik terbaru di Palestina. Fenomena ini kerap dikaitkan dengan dugaan penggunaan senjata termobarik di Gaza, yang menghasilkan suhu dan tekanan ekstrem. Selain itu, laporan lapangan menyebut banyak korban lenyap tanpa sisa tubuh utuh, sehingga memunculkan istilah korban “menguap”. Isu hilangnya jasad warga Gaza […]

  • Ilustrasi muslim sedang merenung setelah mulai meninggalkan amalan sunah dalam kehidupan sehari-hari.

    Sunah Sering Diremehkan, Padahal Bisa Menjaga Hati Tetap Hidup

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang merasa tenang saat meninggalkan amalan sunah. Alasannya sederhana, karena memang tidak berdosa jika tidak dikerjakan. Pemahaman itu tidak salah. Namun, yang sering luput dipahami adalah dampaknya terhadap hati. Kebiasaan meninggalkan sunah ternyata bisa membuat seseorang perlahan kehilangan semangat ibadah. Awalnya mungkin hanya melewatkan salat duha atau zikir pagi. Setelah itu, […]

  • Domba Garut

    Bupati Garut Pastikan Hewan Kurban Sehat, Pasar Andir Diserbu Pembeli

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara embikan domba bersahut-sahutan sejak pagi di Pasar Hewan Bayongbong, Kabupaten Garut, Senin (25/5/2026). Di antara aroma rumput basah dan tanah yang masih lembap setelah hujan malam, para pedagang tampak sibuk menarik tali ternak sambil melayani calon pembeli yang terus berdatangan. Sebagian domba berdiri tenang. Sebagian lainnya sesekali meloncat kecil ketika […]

  • Ilustrasi Bilal bin Rabah mengumandangkan adzan dengan penuh keteguhan setelah terbebas dari perbudakan.

    Bilal bin Rabah: Suara Adzan dari Luka Perbudakan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bilal bin Rabah bukan sekadar nama dalam sejarah Islam. Bilal bin Rabah, atau sahabat Nabi yang dikenal sebagai muazin pertama, adalah simbol perlawanan terhadap penindasan dan bukti bahwa iman mampu mengangkat derajat manusia. Di tengah kerasnya sistem perbudakan, kisah Bilal bin Rabah menghadirkan harapan: bahwa kehormatan tidak ditentukan oleh status, melainkan oleh […]

  • Ilustrasi penyalahgunaan jabatan oleh pegawai yang menggelapkan uang atau aset perusahaan untuk kepentingan pribadi.

    Apa Itu Penggelapan dalam Jabatan? Ini Unsur Hukum dan Sanksinya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus penggelapan dalam jabatan sering muncul dalam berbagai sektor, baik di lingkungan perusahaan swasta maupun lembaga pemerintahan. Penggelapan dalam jabatan merupakan tindak pidana yang terjadi ketika seseorang menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan melalui jabatan atau pekerjaannya untuk menguasai uang atau barang milik pihak lain secara melawan hukum. Dalam praktiknya, penggelapan dalam jabatan kerap […]

  • Kota Islam Ilmu Pengetahuan

    Dulu Menguasai Ilmu Dunia, Mengapa Kota Islam Kini Tinggal Sejarah?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kota Islam ilmu pengetahuan bukan sekadar istilah sejarah. Kota-kota Islam, pusat ilmu Islam, dan peradaban Islam klasik pernah berdiri sebagai jantung kecerdasan dunia. Pada satu masa, ketika sebagian wilayah lain masih terjebak dalam kegelapan intelektual, kota-kota ini justru memancarkan cahaya ilmu yang menarik manusia dari berbagai penjuru bumi. Dan ini bukan mitos. […]

expand_less