Bank Indonesia Buka Program DIGDAYA UMKM Jawa Barat, Simak Syaratnya
- account_circle redaktur
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi gambar peserta UMKM mengikuti Program DIGDAYA UMKM Jabar dari Bank Indonesia Jawa Barat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, HUMANIORA – DIGDAYA UMKM Jabar resmi dibuka oleh Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Program pembinaan UMKM atau Program DIGDAYA UMKM ini ditujukan bagi pelaku usaha di Jawa Barat yang ingin memperkuat kapasitas bisnis sekaligus meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital. Pendaftaran berlangsung pada 15–23 Juli 2026 dengan proses registrasi secara daring.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui akun resmi KPw Bank Indonesia Jawa Barat, program tersebut menawarkan pembinaan tanpa biaya bagi UMKM yang memenuhi persyaratan administrasi maupun kriteria usaha. Selain itu, peserta akan memperoleh materi yang dirancang untuk menjawab tantangan bisnis pada era digital.
Program Pembinaan Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM
Bank Indonesia Jawa Barat menyelenggarakan DIGDAYA UMKM Jabar sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah. Melalui program ini, pelaku usaha tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar, tetapi juga strategi praktis untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Adapun kategori usaha yang dapat mengikuti program meliputi:
- Makanan dan minuman.
- Kerajinan.
- Fesyen.
- Industri kreatif.
Keempat sektor tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung kemampuan pemasaran digital, pengelolaan usaha yang baik, serta pemanfaatan teknologi.
Peserta Akan Mendapatkan Delapan Materi Utama
Selama mengikuti pembinaan, peserta akan mempelajari berbagai materi yang relevan dengan perkembangan bisnis digital. Oleh karena itu, kurikulum dirancang agar pelaku UMKM mampu meningkatkan penjualan sekaligus memperluas pasar.
Materi yang disiapkan meliputi strategi digital marketing, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung proses bisnis, optimalisasi WhatsApp Business dan Instagram Business, pengembangan website atau link page, pengelolaan toko di marketplace nasional, strategi meningkatkan penjualan melalui marketplace, pemanfaatan affiliate program, hingga teknik live selling melalui marketplace dan media sosial.
Dengan materi tersebut, peserta diharapkan mampu menyesuaikan strategi usaha terhadap perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital.
Syarat Peserta DIGDAYA UMKM Jabar
KPw Bank Indonesia Jawa Barat menetapkan sejumlah persyaratan bagi pelaku usaha yang ingin mengikuti Program DIGDAYA UMKM.
Peserta harus memiliki omzet lebih dari Rp60 juta per tahun dan telah menjalankan usaha sedikitnya selama satu tahun. Selain itu, usaha yang didaftarkan harus telah memiliki merek atau brand produk.
Persyaratan lainnya mencakup kepemilikan akun media sosial dan marketplace untuk mendukung aktivitas pemasaran. Peserta juga wajib memiliki perangkat yang memadai, minimal smartphone, sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian pembinaan.
Di samping itu, calon peserta harus bersedia memberikan data untuk kebutuhan monitoring pascaprogram serta berkomitmen mengikuti seluruh tahapan kegiatan. Program ini khusus diperuntukkan bagi UMKM yang berdomisili di wilayah Provinsi Jawa Barat.
Pendaftaran Dibuka Hingga 23 Juli 2026
Berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan oleh KPw Bank Indonesia Jawa Barat, masa pendaftaran DIGDAYA UMKM Jabar berlangsung mulai 15 Juli hingga 23 Juli 2026.
Pelaku usaha yang memenuhi seluruh persyaratan dapat melakukan pendaftaran melalui tautan yang telah disediakan oleh penyelenggara, yaitu bit.ly/Onboarding-Jabar.
Sementara itu, Bank Indonesia mengajak pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi usaha agar semakin siap menghadapi persaingan bisnis yang terus berkembang.
Redaksi mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi lanjutan mengenai mekanisme seleksi, jadwal pelaksanaan, maupun ketentuan program melalui kanal komunikasi resmi KPw Bank Indonesia Jawa Barat agar terhindar dari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Di tengah persaingan bisnis yang semakin digital, pelaku UMKM yang terus belajar akan memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh, memperluas pasar, dan naik kelas. Program DIGDAYA UMKM Jabar menjadi salah satu kesempatan yang patut dimanfaatkan bagi usaha yang ingin berkembang secara berkelanjutan. (Red)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar