Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Bank Indonesia Buka Program DIGDAYA UMKM Jawa Barat, Simak Syaratnya

Bank Indonesia Buka Program DIGDAYA UMKM Jawa Barat, Simak Syaratnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – DIGDAYA UMKM Jabar resmi dibuka oleh Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Program pembinaan UMKM atau Program DIGDAYA UMKM ini ditujukan bagi pelaku usaha di Jawa Barat yang ingin memperkuat kapasitas bisnis sekaligus meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital. Pendaftaran berlangsung pada 15–23 Juli 2026 dengan proses registrasi secara daring.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui akun resmi KPw Bank Indonesia Jawa Barat, program tersebut menawarkan pembinaan tanpa biaya bagi UMKM yang memenuhi persyaratan administrasi maupun kriteria usaha. Selain itu, peserta akan memperoleh materi yang dirancang untuk menjawab tantangan bisnis pada era digital.

Program Pembinaan Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM

Bank Indonesia Jawa Barat menyelenggarakan DIGDAYA UMKM Jabar sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah. Melalui program ini, pelaku usaha tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar, tetapi juga strategi praktis untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Adapun kategori usaha yang dapat mengikuti program meliputi:

  • Makanan dan minuman.
  • Kerajinan.
  • Fesyen.
  • Industri kreatif.

Keempat sektor tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung kemampuan pemasaran digital, pengelolaan usaha yang baik, serta pemanfaatan teknologi.

Peserta Akan Mendapatkan Delapan Materi Utama

Selama mengikuti pembinaan, peserta akan mempelajari berbagai materi yang relevan dengan perkembangan bisnis digital. Oleh karena itu, kurikulum dirancang agar pelaku UMKM mampu meningkatkan penjualan sekaligus memperluas pasar.

Materi yang disiapkan meliputi strategi digital marketing, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung proses bisnis, optimalisasi WhatsApp Business dan Instagram Business, pengembangan website atau link page, pengelolaan toko di marketplace nasional, strategi meningkatkan penjualan melalui marketplace, pemanfaatan affiliate program, hingga teknik live selling melalui marketplace dan media sosial.

Dengan materi tersebut, peserta diharapkan mampu menyesuaikan strategi usaha terhadap perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital.

Syarat Peserta DIGDAYA UMKM Jabar

KPw Bank Indonesia Jawa Barat menetapkan sejumlah persyaratan bagi pelaku usaha yang ingin mengikuti Program DIGDAYA UMKM.

Peserta harus memiliki omzet lebih dari Rp60 juta per tahun dan telah menjalankan usaha sedikitnya selama satu tahun. Selain itu, usaha yang didaftarkan harus telah memiliki merek atau brand produk.

Persyaratan lainnya mencakup kepemilikan akun media sosial dan marketplace untuk mendukung aktivitas pemasaran. Peserta juga wajib memiliki perangkat yang memadai, minimal smartphone, sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian pembinaan.

Di samping itu, calon peserta harus bersedia memberikan data untuk kebutuhan monitoring pascaprogram serta berkomitmen mengikuti seluruh tahapan kegiatan. Program ini khusus diperuntukkan bagi UMKM yang berdomisili di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Pendaftaran Dibuka Hingga 23 Juli 2026

Berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan oleh KPw Bank Indonesia Jawa Barat, masa pendaftaran DIGDAYA UMKM Jabar berlangsung mulai 15 Juli hingga 23 Juli 2026.

Pelaku usaha yang memenuhi seluruh persyaratan dapat melakukan pendaftaran melalui tautan yang telah disediakan oleh penyelenggara, yaitu bit.ly/Onboarding-Jabar.

Sementara itu, Bank Indonesia mengajak pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi usaha agar semakin siap menghadapi persaingan bisnis yang terus berkembang.

Redaksi mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi lanjutan mengenai mekanisme seleksi, jadwal pelaksanaan, maupun ketentuan program melalui kanal komunikasi resmi KPw Bank Indonesia Jawa Barat agar terhindar dari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin digital, pelaku UMKM yang terus belajar akan memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh, memperluas pasar, dan naik kelas. Program DIGDAYA UMKM Jabar menjadi salah satu kesempatan yang patut dimanfaatkan bagi usaha yang ingin berkembang secara berkelanjutan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kesaktian Pancasila: Merayakan Keragaman dalam Persatuan

    Hari Kesaktian Pancasila: Merayakan Keragaman dalam Persatuan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    “Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober jadi momentum merayakan keanekaragaman budaya Indonesia dalam persatuan.” albadarpost.com, PERSPEKTIF. Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila sebagai pengingat atas nilai-nilai dasar yang mempersatukan keragaman suku, agama, bahasa, budaya, dan wilayah. Di tengah pluralisme yang kaya, peringatan tahun ini kembali menegaskan bahwa perbedaan budaya bukan penghalang, melainkan […]

  • kuota haji Cianjur

    Aturan Baru Kurangi Kuota Haji Cianjur 2026, Antrean Melonjak 26 Tahun

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Kuota haji Cianjur 2026 turun drastis jadi 59 orang setelah aturan baru distribusi kuota diberlakukan. albadarpost.com, HIKMAH – Penurunan kuota haji Cianjur untuk keberangkatan 2026 memicu kegelisahan besar di tingkat calon jemaah. Dari kuota sekitar 1.300 orang pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah itu kini menyusut tajam menjadi hanya 59 jemaah. Kebijakan baru pemerintah pusat mengenai distribusi […]

  • Air Bersih Banjar

    BBWS Citanduy Pastikan Air Bersih Banjar Tetap Aman

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Air Bersih Banjar menjadi fokus utama menjelang musim kemarau. Untuk memastikan pasokan air bersih Banjar tetap stabil, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy melakukan peninjauan langsung ke Perumdam Tirta Anom Kota Banjar. Selain mengecek kesiapan instalasi, kedua pihak juga memperkuat koordinasi agar layanan air minum bagi masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan. […]

  • Kasus TPPO Jawa Barat

    Kasus TPPO Jawa Barat Lampaui Catatan Setahun Hanya Enam Bulan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus TPPO Jawa Barat kembali menjadi sorotan bertepatan dengan peringatan Hari Dunia Menentang Perdagangan Orang pada Kamis (30/7/2026). Data terbaru menunjukkan perdagangan orang di Jawa Barat atau TPPO Jabar terus meningkat. Bahkan, jumlah kasus yang ditangani sepanjang Januari hingga Juni 2026 sudah melampaui total penanganan selama satu tahun penuh pada 2025. Fakta […]

  • Umar bin Abdul Aziz

    Pemimpin Paling Adil dalam Sejarah? Ini Kisah Umar bin Abdul Aziz

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 228
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Umar bin Abdul Aziz menjadi salah satu cerita paling menginspirasi dalam sejarah Islam. Sosok ini dikenal sebagai pemimpin adil, khalifah sederhana, dan teladan integritas yang langka. Tak hanya itu, perjalanan hidupnya menunjukkan perubahan luar biasa dari kehidupan mewah menuju kepemimpinan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, kisah Umar bin Abdul Aziz […]

  • perlindungan PMI

    Menggugat Sistem Perlindungan Negara

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kematian PMI di Arab Saudi menegaskan lemahnya perlindungan negara atas pekerja migran. albadarpost.com, EDITORIAL – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandung Barat, Pupung (29), meninggal dunia di Arab Saudi setelah nekat melompat dari lantai dua tempat ia bekerja. Ia diduga mengalami tekanan berat akibat tidak digaji oleh majikannya. Peristiwa ini bukan […]

expand_less