Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kurang Sehari, Pelaku Pembunuhan Garut Ditangkap

Kurang Sehari, Pelaku Pembunuhan Garut Ditangkap

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kasus pembunuhan Garut yang terjadi di wilayah Garut Kota berhasil diungkap dalam waktu singkat. Polres Garut menangkap terduga pelaku penusukan di Garut kurang dari 24 jam setelah korban meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Kecepatan pengungkapan kasus pembunuhan Garut tersebut menjadi sorotan setelah Team Sancang Satreskrim Polres Garut berhasil mengamankan RH (32) yang telah diamankan polisi, diduga terlibat dalam peristiwa yang menyebabkan meninggalnya Wawan Setiawan (52).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Cimanuk Maktal, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota.

Perselisihan di Rumah Berujung Tragis

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu, terjadi perselisihan di lingkungan keluarga korban setelah anak bungsu meminta uang jajan. Permintaan tersebut tidak terpenuhi sehingga korban menegur anaknya.

Menurut keterangan kepolisian, teguran tersebut diduga terdengar oleh RH yang merupakan anak tiri korban.

Situasi kemudian memanas. RH diduga terlibat adu mulut dengan korban sebelum meninggalkan lokasi.

Beberapa waktu berselang, korban yang baru pulang bekerja turun dari angkutan umum di Jalan Cimanuk Maktal.

Pada saat itulah, menurut hasil penyelidikan sementara, RH yang diduga telah menunggu korban langsung menghampiri sambil membawa sebilah pisau dapur.

Terduga pelaku kemudian menusuk korban hingga terjatuh dan mengalami luka serius.

Setelah kejadian itu, korban sempat mendapat penanganan medis di RSUD dr Slamet Garut. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Pembunuhan Garut

Tim Sancang Polres Garut bekuk pelaku penusukan di Cimanuk, Minggu (21/6/2026).

Team Sancang Bergerak Cepat

Tidak lama setelah menerima laporan, Polres Garut langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Selain mengumpulkan keterangan saksi, petugas juga menelusuri sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan RH.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 23.50 WIB.

Team Sancang Satreskrim Polres Garut yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Herman Saputra berhasil mengamankan RH di sebuah toko bangunan di Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul.

Petugas juga mengamankan sebilah pisau yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah terduga pelaku berhasil kami amankan dalam waktu kurang dari satu hari setelah kejadian. Saat ini yang bersangkutan telah diamankan di Mapolres Garut untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Herman Saputra, Minggu (21/6/2026).

Polisi Tegaskan Komitmen Menjaga Keamanan

Polres Garut menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Karena itu, setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat akan ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, aparat kepolisian juga terus mengembangkan penyelidikan guna melengkapi proses hukum terhadap perkara tersebut.

Sementara itu, kasus ini kembali mengingatkan pentingnya pengendalian emosi dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan keluarga.

Sebab, konflik yang tidak terselesaikan dengan baik dapat berkembang menjadi tindakan yang berujung pada hilangnya nyawa.

Pengungkapan Cepat Jadi Perhatian Publik

Keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan Garut dalam waktu kurang dari satu hari mendapat perhatian masyarakat.

Selain menunjukkan respons cepat aparat kepolisian, pengungkapan tersebut juga memberikan kepastian hukum dalam perkara yang sempat mengundang keprihatinan warga.

Meski demikian, proses hukum terhadap terduga pelaku masih terus berjalan.

Karena itu, asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Ketika emosi sesaat mengalahkan akal sehat, penyesalan sering datang terlambat. Namun, di balik tragedi itu, kecepatan aparat mengungkap kasus menjadi pengingat bahwa hukum tetap bekerja untuk menghadirkan keadilan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • teror air keras

    Terungkap! Teror Air Keras Andrie Yunus, CCTV Bongkar Wajah Pelaku

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus teror air keras, penyiraman air keras, dan aksi brutal terhadap aktivis Andrie Yunus akhirnya memasuki babak baru. Sejak awal, publik terus mengikuti perkembangan kasus ini. Kini, rekaman CCTV dan investigasi ilmiah membuka jalan untuk mengungkap identitas pelaku secara lebih jelas. Perkembangan tersebut langsung menyita perhatian. Selain itu, temuan terbaru mengindikasikan […]

  • Husnuzan kepada Allah

    Husnuzan kepada Allah, Mengapa Sulit Saat Hidup Terasa Berat?

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Husnuzan kepada Allah atau baik sangka kepada Allah merupakan salah satu fondasi keimanan yang sering dibicarakan para ulama. Di tengah tekanan hidup, ketidakpastian ekonomi, dan derasnya arus informasi, ajaran tentang berprasangka baik kepada Allah justru terasa semakin relevan. Pesan tersebut tidak hanya dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW, tetapi juga […]

  • PPPK Sekolah Rakyat

    Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2025 Dibuka, Kuota 3.003 Formasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kemensos membuka 3.003 formasi PPPK Sekolah Rakyat 2025 bagi tenaga kependidikan dengan batas usia 50 tahun. albadarpost.com, HUMANIORA – Kementerian Sosial membuka rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat tahun 2025. Peluang ini penting karena menyediakan 3.003 formasi bagi tenaga kependidikan yang selama ini bekerja paruh waktu maupun yang ingin masuk jalur karier pemerintah. Batas usia maksimal ditetapkan […]

  • Klinik Paru Garut

    Kasus TBC Garut Tinggi, Klinik Rotinsulu Siap Ekspansi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penyakit paru, khususnya Tuberkulosis (TBC), masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Garut. Di tengah tingginya angka pasien paru setiap tahun, rencana penguatan layanan Klinik Paru Garut melalui pengembangan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu mulai mendapat sorotan publik. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bahkan menyambut langsung kunjungan Direktur Utama Rumah […]

  • Inflasi Tasikmalaya

    Tasikmalaya Gandeng Blitar, Harga Telur Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Inflasi Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Di tengah naik turunnya harga pangan nasional, pengendalian inflasi, stabilitas harga kebutuhan pokok, dan kelancaran pasokan pangan menjadi faktor penting yang menentukan daya beli masyarakat. Karena itu, Kota Tasikmalaya memilih memperkuat kerja sama dengan Kabupaten Blitar, salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia. Langkah […]

  • pemotongan bansos PKH

    Kartu Bansos Ditahan Pendamping, Warga Margamulya Gagal Cairkan Bantuan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Warga Margamulya Lebak gagal cairkan bansos karena kartu ditarik pendamping tanpa kejelasan. Kartu Bansos Ditahan, Warga Margamulya Mengeluh Tak Bisa Cairkan Bantuan albadarpost.com, LENSA – Puluhan warga Desa Margamulya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten, hingga kini belum bisa mencairkan dana bantuan sosial meski telah menerima kartu dan notifikasi pencairan dari pemerintah. Kasus ini menambah deretan […]

expand_less