Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Keringat Buruh dalam Islam: Hak, Kehormatan, dan Keadilan yang Sering Dilupakan

Keringat Buruh dalam Islam: Hak, Kehormatan, dan Keadilan yang Sering Dilupakan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pembahasan tentang buruh menurut Islam kembali menarik perhatian di tengah meningkatnya isu kesejahteraan pekerja dan ketimpangan ekonomi. Dalam ajaran Islam, pekerja, buruh, dan pencari nafkah memiliki kedudukan yang mulia. Bahkan, Rasulullah SAW memberi perhatian besar terhadap hak tenaga kerja, keadilan upah, dan penghormatan terhadap orang yang bekerja keras demi keluarganya.

Islam tidak memandang kemuliaan manusia dari jabatan atau kekayaan. Sebaliknya, agama ini justru menghormati siapa pun yang mencari rezeki dengan cara halal.

Karena itu, seorang buruh yang bekerja dengan jujur memiliki nilai tinggi di hadapan Allah.

Islam Memuliakan Orang yang Bekerja

Dalam kehidupan modern, istilah buruh sering dipandang rendah oleh sebagian orang. Padahal, Islam mengajarkan bahwa bekerja adalah bentuk ibadah.

Rasulullah SAW bahkan pernah mencium tangan seorang sahabat pekerja kasar yang penuh luka karena bekerja keras.

Dalam sebuah riwayat disebutkan:

هَذِهِ يَدٌ يُحِبُّهَا اللهُ وَرَسُولُهُ
“Inilah tangan yang dicintai Allah dan Rasul-Nya.”

Pesan tersebut menunjukkan bahwa Islam sangat menghargai kerja keras dan perjuangan mencari nafkah halal.

Selain itu, Al-Qur’an juga mendorong manusia untuk bekerja dan berusaha.

Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 105:

“Dan katakanlah: bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu.”

Ayat itu menegaskan bahwa pekerjaan bukan sekadar aktivitas dunia, tetapi juga bagian dari tanggung jawab spiritual manusia.

Upah Buruh Harus Adil dan Tepat Waktu

Salah satu ajaran Islam yang paling kuat tentang buruh adalah kewajiban membayar upah secara adil.

Rasulullah SAW bersabda:

أَعْطُوا الأَجِيرَ أَجْرَهُ قَبْلَ أَنْ يَجِفَّ عَرَقُهُ”
“Berikanlah upah pekerja sebelum kering keringatnya.”
(HR Ibnu Majah)

Hadis tersebut menjadi prinsip penting dalam hubungan antara pekerja dan pemberi kerja.

Islam melarang keras penindasan terhadap buruh, termasuk:

  • menahan gaji,
  • mengurangi hak pekerja,
  • atau memperlakukan pekerja secara tidak manusiawi.

Karena itu, keadilan ekonomi dalam Islam tidak hanya berbicara soal sedekah, tetapi juga tentang menghormati hak orang lain.

Dalam pandangan Islam, mengambil hak pekerja termasuk perbuatan zalim.

Buruh Bukan Simbol Kelemahan

Banyak orang hari ini mengejar jabatan tinggi, tetapi malu mengakui pekerjaan sederhana.

Padahal, para nabi juga bekerja.

Nabi Daud AS dikenal sebagai pandai besi. Nabi Musa AS pernah menjadi penggembala. Bahkan Nabi Muhammad SAW juga pernah berdagang dan bekerja sejak muda.

Hal itu menunjukkan bahwa pekerjaan halal tidak pernah merendahkan manusia.

Sebaliknya, kemalasan dan ketergantungan kepada orang lain justru lebih dekat pada kehinaan.

Karena itu, Islam mengajarkan bahwa kemuliaan hidup lahir dari kejujuran dan kerja keras, bukan dari status sosial semata.

Islam Menolak Eksploitasi Pekerja

Di tengah perkembangan industri modern, isu eksploitasi buruh masih sering muncul.

Mulai dari jam kerja berlebihan, upah rendah, hingga perlakuan tidak adil masih menjadi persoalan di berbagai tempat.

Islam sejak awal sudah menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara hak pekerja dan kepentingan perusahaan.

Karena itu, seorang pemimpin atau pemilik usaha wajib memperlakukan pekerja dengan manusiawi.

Dalam sebuah riwayat diceritakan:

إِخْوَتُكَ مَسْؤُوْلِيَّتُكَ””
“Saudara-saudaramu adalah tanggung jawabmu.”

Ajaran tersebut menunjukkan bahwa hubungan kerja dalam Islam bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi juga hubungan moral dan kemanusiaan.

Keringat Buruh Adalah Kehormatan

Hari Buruh sering diperingati dengan demonstrasi dan tuntutan kesejahteraan. Namun di balik itu semua, ada jutaan orang yang setiap hari berjuang demi keluarga mereka.

Mereka bangun pagi, bekerja dalam panas, menghadapi tekanan hidup, lalu pulang dengan harapan sederhana: keluarganya bisa makan dan hidup lebih baik.

Islam melihat perjuangan itu sebagai sesuatu yang mulia.

Karena itu, menghina pekerjaan orang lain sama saja merendahkan perjuangan hidup manusia.

Di mata Allah, bisa jadi seorang buruh yang jujur lebih mulia daripada orang kaya yang sombong.

Islam Mengajarkan Keadilan Sosial

Ajaran Islam tentang buruh sebenarnya sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Ketika dunia sibuk membahas hak pekerja, Islam sudah lebih dulu mengajarkan:

  • keadilan upah,
  • penghormatan tenaga kerja,
  • dan larangan menzalimi pekerja.

Karena itu, nilai-nilai Islam tidak hanya cocok untuk urusan ibadah, tetapi juga menjadi solusi sosial dalam kehidupan modern.

Jika prinsip Islam benar-benar diterapkan, hubungan antara pekerja dan perusahaan akan lebih manusiawi.

Dan ketika keadilan hadir dalam dunia kerja, kesejahteraan masyarakat akan ikut tumbuh.

Dalam Islam, tangan yang lelah karena bekerja halal jauh lebih mulia daripada tangan yang sibuk menghitung keuntungan sambil menzalimi orang lain. (Redaksi)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep 7 aneka olahan daging kurban modern seperti burger sapi, shawarma, kebab homemade, rice bowl sambal matah, dan Korean BBQ saat Idul Adha.

    Terungkap! 7 Resep Rahasia Membuat Olahan Daging Kurban

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Idul Adha biasanya identik dengan sate, gulai, dan tongseng. Namun sekarang, olahan daging kurban mulai berubah mengikuti tren kuliner modern. Banyak keluarga muda mulai mencoba resep daging kurban viral seperti Korean BBQ, shawarma, burger homemade, hingga smoked beef yang ramai muncul di TikTok dan Instagram. Selain lebih praktis, menu seperti ini terasa […]

  • Permen UMKM 2026

    Permen UMKM 2026 Resmi Berlaku, Seller Kini Terlindungi

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Permen UMKM 2026 resmi berlaku sejak 17 Juni 2026. Melalui Peraturan Menteri UMKM Nomor 3 Tahun 2026, pemerintah menetapkan regulasi baru yang mengatur perlindungan UMKM dalam perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE). Aturan ini menjadi acuan bagi platform e-commerce dan pelaku usaha mikro serta kecil dalam membangun kemitraan yang lebih adil, transparan, dan […]

  • Orang Hilang Ciamis

    Dicari Keluarga, Ojek Malam Ciamis Hilang Usai Antar Penumpang

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Orang Hilang Ciamis kembali menjadi perhatian publik setelah seorang warga Kecamatan Rajadesa dilaporkan belum kembali ke rumah usai mengantar penumpang pada malam hari. Hingga kini, pencarian warga Ciamis tersebut masih terus dilakukan dengan harapan ada masyarakat yang dapat memberikan informasi mengenai keberadaannya. Berdasarkan Laporan Keterangan Orang Hilang yang diterbitkan Polsek Rajadesa, pria […]

  • Ilustrasi pengolahan limbah makanan MBG menjadi kompos dan pakan ternak bernilai ekonomi

    Limbah MBG Ternyata Bisa Jadi Ladang Cuan, Ini Peluang Usahanya

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menghadirkan dampak sosial dalam pemenuhan gizi masyarakat. Di berbagai daerah, limbah MBG dan sisa makanan kini mulai dilirik sebagai peluang usaha baru yang menghasilkan nilai ekonomi. Mulai dari sisa nasi, kulit buah, hingga sayuran yang tidak terpakai, banyak warga dan pelaku UMKM mulai mengolah limbah […]

  • nusantara hub

    Pantau Mudik Real-Time, Ini Cara Baru Hindari Macet Lebaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nusantara Hub kini menjadi solusi utama dalam memantau mudik 2026, terutama untuk melihat arus mudik secara real-time. Platform digital ini memungkinkan masyarakat mengikuti pergerakan transportasi, kondisi lalu lintas, hingga situasi cuaca secara langsung. Melalui sistem ini, pemudik tidak lagi bergantung pada informasi yang terlambat atau tidak jelas. Sebaliknya, mereka bisa mengambil […]

  • Padepokan Maung Hideung

    DPD Padepokan Silat Pusaka Maung Hideung Tasikmalaya Resmi Dilantik

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Dewan Pengurus Daerah Padepokan Silat Pusaka Maung Hideung Kota Tasikmalaya resmi dilantik oleh DPP Padepokan Silat Pusaka Maung Hideung, Minggu (25/1/2026). Pelantikan ini menandai perluasan jaringan organisasi seni bela diri tersebut di empat kecamatan dan memperkuat perannya dalam pelestarian budaya pencak silat di daerah. Kegiatan berlangsung di Perum Mutiara Citra RW 12, […]

expand_less