Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Hilal Syawal 1447 Belum Terlihat, Lebaran Mundur?

Hilal Syawal 1447 Belum Terlihat, Lebaran Mundur?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALHilal Syawal 1447 menjadi sorotan menjelang Idulfitri 2026. Berdasarkan penjelasan Kementerian Agama, posisi hilal awal Syawal 1447 H secara hisab belum memenuhi kriteria MABIMS. Kondisi ini membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, apakah Lebaran akan mundur dan mengapa hilal belum terlihat meski Ramadan hampir berakhir.

Sejak awal, isu ini langsung ramai dibahas. Selain itu, perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah juga kembali menjadi perhatian publik.

1. Hilal Belum Memenuhi Kriteria MABIMS

Pertama, Kemenag menjelaskan bahwa posisi hilal di Indonesia masih belum memenuhi standar visibilitas yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Adapun kriteria tersebut mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Namun, pada pengamatan menjelang Syawal 1447 H, posisi hilal masih berada di bawah batas tersebut. Bahkan, di beberapa wilayah, hilal masih berada di bawah ufuk sehingga mustahil terlihat.

Karena itu, secara astronomis hilal belum bisa dirukyat atau diamati.

2. Apa Dampaknya untuk Penentuan Lebaran?

Selanjutnya, kondisi ini berpengaruh langsung pada penentuan 1 Syawal. Jika hilal tidak memenuhi kriteria, maka bulan Ramadan kemungkinan akan digenapkan menjadi 30 hari.

Dengan demikian, Idulfitri 1447 H diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026, bukan sehari sebelumnya.

Namun demikian, keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah.

3. Mengapa Hilal Sulit Terlihat?

Di sisi lain, banyak yang belum memahami alasan ilmiah di balik fenomena ini. Hilal sulit terlihat karena posisi bulan masih terlalu rendah dan jaraknya dengan matahari belum cukup jauh.

Selain itu, faktor cuaca dan kondisi atmosfer juga memengaruhi visibilitas hilal. Oleh karena itu, meskipun secara teori sudah memasuki akhir Ramadan, hilal belum tentu bisa diamati.

Lebih jauh lagi, standar MABIMS memang dirancang agar penentuan awal bulan lebih akurat dan seragam di kawasan Asia Tenggara.

4. Potensi Perbedaan Lebaran Kembali Terjadi

Kemudian, perbedaan metode penentuan kalender Islam juga membuka peluang perbedaan hari Lebaran.

Sebagian organisasi menggunakan metode hisab global, sementara pemerintah Indonesia menggabungkan hisab dan rukyat berbasis kriteria MABIMS.

Akibatnya, potensi perbedaan awal Syawal tetap ada. Bahkan, kondisi ini sudah sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Meski begitu, pemerintah mengimbau masyarakat tetap menjaga toleransi dan persatuan dalam menyikapi perbedaan tersebut.

5. Mengapa Kriteria MABIMS Penting?

Selanjutnya, penting untuk memahami bahwa kriteria MABIMS bertujuan menyatukan penentuan awal bulan Hijriah di kawasan regional.

Dengan standar tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, visibilitas hilal bisa dipastikan secara ilmiah.

Karena itu, keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan perkiraan, tetapi juga didukung data astronomi yang kuat.

6. Masyarakat Diminta Menunggu Keputusan Resmi

Terakhir, Kemenag mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat. Proses ini menggabungkan data hisab dan laporan rukyat dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan demikian, keputusan yang dihasilkan akan lebih akurat dan dapat diterima oleh semua pihak.


Hilal Syawal 1447 belum memenuhi kriteria MABIMS karena posisinya masih terlalu rendah dan belum memenuhi syarat visibilitas. Oleh sebab itu, peluang Lebaran jatuh pada 21 Maret 2026 semakin besar.

Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah melalui sidang isbat. Karena itu, masyarakat diimbau tetap menunggu hasil resmi sambil menjaga kebersamaan. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CCTV Tol Japek

    Mudik 2026 Lebih Cerdas, Cek CCTV Tol Japek Sebelum Berangkat!

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penggunaan CCTV Tol Japek semakin populer menjelang arus mudik Lebaran 2026. Banyak pemudik kini mengandalkan CCTV Tol Jakarta Cikampek realtime, pantauan lalu lintas live, dan akses kamera jalan tol untuk menentukan waktu keberangkatan terbaik. Perubahan ini terjadi karena pola mudik mulai bergeser. Jika dulu pemudik hanya mengandalkan perkiraan, sekarang mereka lebih […]

  • Puasa Sunnah

    Macam-Macam Puasa Sunnah dan Keutamaannya: Jalan Menuju Kesucian dan Kedekatan dengan Allah SWT

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Pelajari macam-macam puasa sunnah dan keutamaannya yang menuntun umat Islam menuju kesucian dan ampunan. Puasa Sunnah dan Keutamaannya albadarpost.com, HIKMAH – Puasa tidak hanya diwajibkan di bulan Ramadhan. Dalam Islam, ada banyak jenis puasa sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW sepanjang tahun. Walau bersifat tidak wajib, puasa sunnah menawarkan limpahan pahala, ampunan, dan keberkahan bagi siapa […]

  • Bakti Religi Polres Tasikmalaya

    Sambut Hari Bhayangkara, Polres Tasikmalaya Bersihkan Masjid dan Sentuh Hati Warga

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah berbagai agenda menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya memilih cara yang sederhana namun bermakna. Alih-alih hanya menggelar seremoni, jajaran kepolisian turun langsung membersihkan Masjid Agung Mangunreja bersama masyarakat dalam kegiatan Bakti Religi yang berlangsung Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat bahwa pendekatan humanis Polri tidak selalu hadir melalui […]

  • Tafsir Surah An-Nashr

    Saat Sukses Datang, Mengapa Banyak Orang Lupa Allah?

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Telepon terus berdering. Jabatan baru akhirnya diraih. Usaha berkembang pesat. Rekening perlahan bertambah. Namun, ada satu hal yang diam-diam ikut berubah. Sajadah mulai lebih sering terlipat, zikir tidak lagi sepanjang dulu, dan doa yang dahulu mengalir setiap malam kini hanya sesekali terucap. Fenomena inilah yang disentil dalam tafsir Surah An-Nashr. Surah yang […]

  • Indonesia vs Timor Leste

    Indonesia vs Timor Leste 3-0, Garuda Tampil Superior

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Indonesia vs Timor Leste berakhir dengan kemenangan meyakinkan 3-0 untuk Timnas Indonesia pada pertandingan Kejuaraan ASEAN, Jumat (31/7/2026). Selain membawa pulang tiga poin, Timnas Indonesia juga menunjukkan dominasi yang terlihat jelas melalui berbagai statistik pertandingan, mulai dari penguasaan bola, jumlah tembakan, hingga expected goals (xG). Data statistik pertandingan yang ditampilkan Flashscore setelah […]

  • Ilustrasi kitab berbahasa Arab klasik di perpustakaan Islam kuno dengan suasana intelektual dan pencahayaan hangat.

    Peran Bahasa Arab dalam Ilmu Pengetahuan yang Jarang Disadari

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengenal bahasa Arab hanya sebagai bahasa agama atau bahasa ibadah. Padahal, bahasa Arab ilmu memiliki peran besar dalam sejarah pengetahuan dunia. Bahasa ini pernah menjadi pusat lahirnya berbagai kajian ilmiah, mulai dari kedokteran, astronomi, matematika, hingga filsafat. Bahkan, banyak istilah ilmiah modern berakar dari bahasa Arab yang berkembang selama masa […]

expand_less