Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » DPR RI & BPJPH Turun Tangan, Ekosistem Halal Ciamis “Digaskeun”

DPR RI & BPJPH Turun Tangan, Ekosistem Halal Ciamis “Digaskeun”

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ekosistem halal Ciamis kini bergerak cepat. Penguatan ekosistem halal di Ciamis bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang mulai dijalankan dari hulu hingga hilir. Di tengah dorongan sertifikasi halal, UMKM dihadapkan pada satu kenyataan: peluang besar terbuka, tetapi risiko tertinggal juga semakin nyata.

Senin, 27 April 2026, ruang BKPSDM Kabupaten Ciamis menjadi titik temu berbagai kepentingan. Komisi VIII DPR RI, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, dan Balai PJPH Jawa Barat duduk bersama pemerintah daerah dan ratusan pelaku usaha. Agenda ini bukan seremoni. Ini adalah sinyal bahwa waktu persiapan mulai menipis.

Dari Serap Aspirasi ke Aksi Nyata

Sejak awal, forum ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka. Aspirasi pelaku usaha dikumpulkan, kendala di lapangan diurai, lalu dicarikan jalan keluarnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH. Surahman Hidayat, MA., menegaskan bahwa sertifikasi halal tidak boleh dipandang semata sebagai beban administratif. Ia menyebutnya sebagai tanggung jawab yang lebih dalam.

“Sertifikasi halal adalah bentuk komitmen menjaga kepercayaan konsumen sekaligus memastikan produk sesuai prinsip halal dan tayyib,” ujarnya.

Namun di lapangan, tantangan tidak sederhana. Banyak pelaku usaha masih bingung memulai. Sebagian lainnya bahkan belum menyadari urgensinya.

Di sinilah peran negara diuji—bukan hanya membuat aturan, tetapi memastikan semua pihak benar-benar siap menjalankannya.

Wajib Halal 2026: Waktu Tidak Lagi Panjang

Oktober 2026 sudah di depan mata. Artinya, masa transisi menuju kewajiban sertifikasi halal tinggal menghitung waktu.

Kepala Balai PJPH Jawa Barat, Imam Mutawakkil, M.Si., mengingatkan bahwa kesadaran harus dibangun dari sekarang. Ia bahkan mendorong perubahan kebiasaan sederhana di masyarakat.

“Biasakan tanya halal sebelum membeli,” katanya.

Kalimat itu sederhana. Dampaknya besar.

Sebab tanpa tekanan dari konsumen, perubahan di tingkat pelaku usaha sering berjalan lambat. Sebaliknya, ketika pasar mulai kritis, adaptasi akan terjadi lebih cepat.

Masalahnya sekarang bukan lagi soal tahu atau tidak. Masalahnya: siapa yang mau bergerak lebih dulu.

Dorongan Regulasi dan Daya Saing UMKM

BPJPH tidak hanya mendorong sertifikasi, tetapi juga memperkuat fondasi kebijakan. Dukungan regulasi di tingkat daerah mulai didorong agar ekosistem halal tidak berhenti di sosialisasi.

Kepala Deputi Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH RI, Dr. Mamat Slamet Burhanuddin, M.Ag., menekankan bahwa sertifikasi halal adalah investasi jangka panjang.

“Ini bukan sekadar label. Ini nilai tambah yang membuat produk lebih kompetitif,” jelasnya.

Lebih jauh, wacana pembentukan Peraturan Daerah (Perda) mulai menguat. Jika terealisasi, langkah ini bisa menjadi pengungkit besar bagi pertumbuhan ekonomi syariah di daerah.

Namun tetap ada satu catatan penting: regulasi tanpa implementasi hanya akan jadi dokumen.

Ekosistem Halal Ciamis

Sosialisasi ekosistem halal Ciamis bersama DPR RI dan BPJPH untuk percepatan sertifikasi halal UMKM. (Sumber: Pemkab Ciamis).

Lebih dari Label: Arah Baru Ekonomi Daerah

Ekosistem halal tidak berhenti pada sertifikat. Di baliknya, ada peluang besar yang mulai terbuka.

UMKM yang siap berpotensi masuk ke pasar lebih luas. Sektor halal tourism juga bisa ikut terdorong. Bahkan, peluang ekspor produk halal semakin realistis.

Namun semua itu tidak datang otomatis.

Pendampingan, edukasi, dan akses layanan harus berjalan beriringan. Jika tidak, hanya sebagian kecil pelaku usaha yang akan menikmati manfaatnya.

Dan yang lain? Tertinggal.

Momentum Ciamis: Kesempatan yang Tidak Datang Dua Kali

Ciamis sedang berada di titik penting. Momentum sudah terbentuk, dukungan sudah ada, dan arah kebijakan mulai jelas.

Tapi momentum tidak menunggu.

Pelaku usaha yang cepat beradaptasi akan melaju. Yang ragu-ragu akan tersisih perlahan.

Ini bukan ancaman kosong. Ini realitas yang sedang terbentuk.

Ciamis sudah menekan pedal gas. Regulasi mulai bergerak, pasar mulai berubah, dan waktu terus berjalan. Sekarang tinggal satu pertanyaan sederhana—siapa yang siap naik kelas, dan siapa yang akan tertinggal saat wajib halal benar-benar berlaku? (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesta Kembang Api Disneyland Hong Kong

    Langit Hong Kong Meledak: Malam Pesta Kembang Api di Disneyland Memukau Ribuan Pengunjung!

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Malam pesta kembang api di Hong Kong Disneyland mengguncang langit Hong Kong, ribuan pengunjung terpukau. albadarpost.com, HUMANIORA – Sekitar pukul 19.30 waktu setempat pada Senin, 27 Oktober 2025, langit Hong Kong tiba-tiba “meledak” dalam warna-warna spektakuler di Hong Kong Disneyland. Ribuan pengunjung terdiam terpukau selama hampir 15 menit, menyaksikan salah satu malam pesta kembang api […]

  • Pedagang UMKM kuliner menjual makanan populer dengan antrean pembeli di warung sederhana

    Rahasia UMKM Kuliner yang Selalu Ramai Pembeli

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira keberhasilan usaha makanan hanya bergantung pada modal besar. Padahal kenyataannya berbeda. Banyak UMKM kuliner laris yang justru berkembang dari usaha kecil di pinggir jalan. Bahkan beberapa usaha kuliner rumahan mampu menarik pembeli setiap hari tanpa promosi besar. Fenomena ini menunjukkan bahwa bisnis kuliner kecil yang laris sering muncul dari […]

  • Kolak pisang santan legit dengan gula merah dan daun pandan dalam mangkuk saji hangat

    Rahasia Kolak Pisang Legit, Kuncinya di Bahan Ini

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep kolak pisang sering dicari karena hidangan tradisional ini selalu cocok disajikan saat santai bersama keluarga. Selain itu, cara membuat kolak pisang sebenarnya sangat sederhana. Namun, banyak orang masih mengalami masalah yang sama, yaitu rasa terlalu manis atau santan yang membuat kolak terasa enek. Padahal, jika teknik memasaknya tepat, kolak pisang santan […]

  • kerja sama pertahanan Indonesia AS

    Diam-diam Indonesia Naik Level, AS Buka Akses Teknologi Militer Canggih

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kerja sama pertahanan Indonesia AS tiba-tiba jadi sorotan. Bukan tanpa alasan. Lewat kesepakatan baru bernama Major Defense Cooperation Partnership (MDCP), arah hubungan militer Indonesia–Amerika Serikat berubah drastis—lebih dalam, lebih strategis, dan jauh dari sekadar simbolik. Kerja sama militer Indonesia–AS ini, atau yang juga disebut kemitraan strategis pertahanan RI, kini menyentuh hal […]

  • Pembatal Wudhu

    Banyak yang Belum Tahu, 4 Hal Ini Bisa Membatalkan Wudhu Tanpa Disadari

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pembatal wudhu menjadi salah satu perkara fikih yang sering dianggap sederhana, padahal dampaknya sangat besar terhadap sah atau tidaknya ibadah. Banyak orang memahami tata cara berwudhu sejak kecil, tetapi tidak sedikit yang masih bingung mengenai hal-hal yang membuat wudhu batal. Di teras sebuah masjid menjelang Magrib, misalnya, beberapa jamaah tampak mengantre di […]

  • Kasus korupsi nikel menyeret pejabat tinggi Ombudsman

    Uang Rp1,5 M Bongkar Skandal Ombudsman, Modusnya Terselubung

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus suap Ombudsman kini memasuki babak serius setelah penyidik mengungkap dugaan aliran dana Rp1,5 miliar yang menyeret seorang komisioner aktif. Dugaan korupsi Ombudsman ini tidak sekadar soal uang, tetapi juga mengarah pada praktik manipulasi mekanisme pengaduan demi kepentingan perusahaan. Penggeledahan berlangsung di Jakarta pada Rabu, 15 April 2026. Tim JAM PIDSUS […]

expand_less