Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » DPR RI & BPJPH Turun Tangan, Ekosistem Halal Ciamis “Digaskeun”

DPR RI & BPJPH Turun Tangan, Ekosistem Halal Ciamis “Digaskeun”

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ekosistem halal Ciamis kini bergerak cepat. Penguatan ekosistem halal di Ciamis bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang mulai dijalankan dari hulu hingga hilir. Di tengah dorongan sertifikasi halal, UMKM dihadapkan pada satu kenyataan: peluang besar terbuka, tetapi risiko tertinggal juga semakin nyata.

Senin, 27 April 2026, ruang BKPSDM Kabupaten Ciamis menjadi titik temu berbagai kepentingan. Komisi VIII DPR RI, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, dan Balai PJPH Jawa Barat duduk bersama pemerintah daerah dan ratusan pelaku usaha. Agenda ini bukan seremoni. Ini adalah sinyal bahwa waktu persiapan mulai menipis.

Dari Serap Aspirasi ke Aksi Nyata

Sejak awal, forum ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka. Aspirasi pelaku usaha dikumpulkan, kendala di lapangan diurai, lalu dicarikan jalan keluarnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH. Surahman Hidayat, MA., menegaskan bahwa sertifikasi halal tidak boleh dipandang semata sebagai beban administratif. Ia menyebutnya sebagai tanggung jawab yang lebih dalam.

“Sertifikasi halal adalah bentuk komitmen menjaga kepercayaan konsumen sekaligus memastikan produk sesuai prinsip halal dan tayyib,” ujarnya.

Namun di lapangan, tantangan tidak sederhana. Banyak pelaku usaha masih bingung memulai. Sebagian lainnya bahkan belum menyadari urgensinya.

Di sinilah peran negara diuji—bukan hanya membuat aturan, tetapi memastikan semua pihak benar-benar siap menjalankannya.

Wajib Halal 2026: Waktu Tidak Lagi Panjang

Oktober 2026 sudah di depan mata. Artinya, masa transisi menuju kewajiban sertifikasi halal tinggal menghitung waktu.

Kepala Balai PJPH Jawa Barat, Imam Mutawakkil, M.Si., mengingatkan bahwa kesadaran harus dibangun dari sekarang. Ia bahkan mendorong perubahan kebiasaan sederhana di masyarakat.

“Biasakan tanya halal sebelum membeli,” katanya.

Kalimat itu sederhana. Dampaknya besar.

Sebab tanpa tekanan dari konsumen, perubahan di tingkat pelaku usaha sering berjalan lambat. Sebaliknya, ketika pasar mulai kritis, adaptasi akan terjadi lebih cepat.

Masalahnya sekarang bukan lagi soal tahu atau tidak. Masalahnya: siapa yang mau bergerak lebih dulu.

Dorongan Regulasi dan Daya Saing UMKM

BPJPH tidak hanya mendorong sertifikasi, tetapi juga memperkuat fondasi kebijakan. Dukungan regulasi di tingkat daerah mulai didorong agar ekosistem halal tidak berhenti di sosialisasi.

Kepala Deputi Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH RI, Dr. Mamat Slamet Burhanuddin, M.Ag., menekankan bahwa sertifikasi halal adalah investasi jangka panjang.

“Ini bukan sekadar label. Ini nilai tambah yang membuat produk lebih kompetitif,” jelasnya.

Lebih jauh, wacana pembentukan Peraturan Daerah (Perda) mulai menguat. Jika terealisasi, langkah ini bisa menjadi pengungkit besar bagi pertumbuhan ekonomi syariah di daerah.

Namun tetap ada satu catatan penting: regulasi tanpa implementasi hanya akan jadi dokumen.

Ekosistem Halal Ciamis

Sosialisasi ekosistem halal Ciamis bersama DPR RI dan BPJPH untuk percepatan sertifikasi halal UMKM. (Sumber: Pemkab Ciamis).

Lebih dari Label: Arah Baru Ekonomi Daerah

Ekosistem halal tidak berhenti pada sertifikat. Di baliknya, ada peluang besar yang mulai terbuka.

UMKM yang siap berpotensi masuk ke pasar lebih luas. Sektor halal tourism juga bisa ikut terdorong. Bahkan, peluang ekspor produk halal semakin realistis.

Namun semua itu tidak datang otomatis.

Pendampingan, edukasi, dan akses layanan harus berjalan beriringan. Jika tidak, hanya sebagian kecil pelaku usaha yang akan menikmati manfaatnya.

Dan yang lain? Tertinggal.

Momentum Ciamis: Kesempatan yang Tidak Datang Dua Kali

Ciamis sedang berada di titik penting. Momentum sudah terbentuk, dukungan sudah ada, dan arah kebijakan mulai jelas.

Tapi momentum tidak menunggu.

Pelaku usaha yang cepat beradaptasi akan melaju. Yang ragu-ragu akan tersisih perlahan.

Ini bukan ancaman kosong. Ini realitas yang sedang terbentuk.

Ciamis sudah menekan pedal gas. Regulasi mulai bergerak, pasar mulai berubah, dan waktu terus berjalan. Sekarang tinggal satu pertanyaan sederhana—siapa yang siap naik kelas, dan siapa yang akan tertinggal saat wajib halal benar-benar berlaku? (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UU PRT 2026

    Pelan Tapi Pasti: UU PRT 2026 Ubah Cara Kita Memperlakukan PRT

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Selama ini, banyak orang melihat pekerjaan rumah tangga sebagai sesuatu yang “ya sudah begitu saja”. Tidak perlu aturan rumit. Tidak perlu kesepakatan tertulis. Semuanya berjalan berdasarkan kebiasaan. Lalu UU PRT 2026 hadir. Dan tiba-tiba, hal-hal yang dulu terasa wajar mulai dipertanyakan. UU PRT 2026, perlindungan pekerja rumah tangga, dan hak PRT kini […]

  • Ilustrasi Ali bin Abi Thalib, khalifah keempat Khulafaur Rasyidin, dikenal sebagai Asadullah dan Babul Ilmi dalam sejarah Islam.

    Ali bin Abi Thalib: Singa Allah yang Jadi Pintu Ilmu

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ali bin Abi Thalib RA, khalifah keempat dalam Khulafaur Rasyidin, dikenal sebagai Singa Allah, Babul Ilmi, dan simbol keberanian serta kecerdasan dalam sejarah Islam. Sosok Ali bukan hanya sepupu dan menantu Rasulullah SAW, tetapi juga pemimpin yang meninggalkan jejak kuat dalam kepemimpinan, ilmu, dan keteladanan. Sejak usia belia, Ali telah menunjukkan komitmen […]

  • santri mengikuti ngaji pasaran kitab kuning di pesantren saat Ramadan

    Jarang Diketahui, Ini Tradisi Ngaji Pasaran di Pesantren Saat Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Bulan Ramadan selalu membawa suasana berbeda di pesantren. Salah satu tradisi yang paling khas adalah ngaji pasaran. Tradisi ngaji pasaran di pesantren ini menghadirkan pengajian kitab kuning secara intensif selama bulan Ramadan. Para santri, alumni, bahkan masyarakat umum berkumpul untuk mengikuti ngaji pasaran yang dipimpin langsung oleh para kiai. Tradisi ini sudah […]

  • biduan joget

    Etika Perayaan Keagamaan dan Batas Hiburan di Ruang Publik

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Polemik biduan joget di panggung peringatan Isra Mikraj bukan sekadar soal selera hiburan atau viralitas media sosial. Ia membuka pertanyaan yang lebih mendasar: bagaimana etika perayaan keagamaan dikelola di ruang publik, dan sejauh mana simbol-simbol religius dilindungi dari banalitas acara seremonial. Reaksi keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menandai bahwa isu ini […]

  • karhutla Aceh Barat

    Ketika Angin dan Gambut Memperparah Karhutla di Aceh Barat

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi alam berupa angin kencang, karakter lahan gambut, serta keterbatasan akses menuju lokasi kebakaran menjadi faktor utama yang memperbesar area terbakar dan menyulitkan upaya pemadaman di lapangan. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, […]

  • Ilustrasi tenaga medis memberikan suntikan kepada pasien saat bulan Ramadhan terkait hukum suntik saat puasa

    Suntikan Medis Saat Puasa, Batal atau Tidak?

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang suntik membatalkan puasa sering muncul setiap bulan Ramadhan. Banyak orang bertanya apakah suntikan saat puasa, injeksi medis, atau obat suntik ketika berpuasa dapat membatalkan ibadah puasa seseorang. Pertanyaan ini sangat wajar. Sebab di era modern, prosedur medis seperti suntik vitamin, obat, atau vaksin semakin umum dilakukan. Namun umat Islam […]

expand_less