Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kebingungan Arah Usaha Bayangi Koperasi Merah Putih

Kebingungan Arah Usaha Bayangi Koperasi Merah Putih

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Survei ungkap kebingungan arah usaha Koperasi Merah Putih akibat lemahnya tata kelola dan kesiapan pengurus.

albadarpost.com, BERITA NASIONALKebingungan arah usaha masih membayangi perjalanan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program nasional yang digadang-gadang menjadi penggerak ekonomi desa ini menghadapi persoalan mendasar pada level kelembagaan. Sejumlah pengurus koperasi belum mampu menerjemahkan rencana usaha ke dalam aktivitas operasional yang konkret dan berkelanjutan.

Temuan itu mengemuka dalam survei yang dilakukan lembaga independen terhadap pengurus Koperasi Merah Putih di berbagai daerah. Survei tersebut menunjukkan bahwa mayoritas pengurus sudah memiliki dokumen rencana usaha, namun berhenti pada tataran administratif. Implementasi di lapangan berjalan lambat dan tidak terarah.

Rencana Usaha Tak Berujung Operasi Nyata

Hasil survei mencatat banyak koperasi kesulitan menentukan jenis usaha prioritas. Pengurus kerap menyusun rencana berdasarkan arahan program, bukan kebutuhan pasar desa. Akibatnya, koperasi tidak memiliki peta jalan bisnis yang jelas sejak awal.

Kondisi itu diperparah dengan minimnya pengalaman manajerial pengurus. Sebagian besar pengelola belum memiliki latar belakang kewirausahaan atau pengelolaan koperasi modern. Mereka bergerak dengan pendekatan coba-coba tanpa analisis risiko yang memadai.

Baca juga: PLN Gulirkan Program Tahun Baru Energi Baru untuk Pelanggan

Di sejumlah wilayah, koperasi sudah berdiri secara legal, memiliki AD/ART, serta struktur organisasi lengkap. Namun, dokumen tersebut belum berfungsi sebagai pedoman kerja harian. AD/ART lebih sering disimpan sebagai syarat administratif, bukan alat kendali tata kelola.

Ketiadaan mitra usaha juga menjadi hambatan serius. Banyak koperasi belum terhubung dengan rantai pasok, offtaker, atau jaringan pemasaran. Produk desa akhirnya sulit menembus pasar, meski potensi lokal cukup besar.

Kapasitas Pengurus Jadi Titik Lemah

Survei tersebut menegaskan bahwa keterbatasan kapasitas kelembagaan menjadi persoalan utama. Pelatihan manajemen, keuangan, dan pemasaran belum menjangkau seluruh pengurus koperasi. Di beberapa daerah, pelatihan hanya bersifat sosialisasi singkat tanpa pendampingan lanjutan.

Akibatnya, pengurus kesulitan menyusun laporan keuangan, menghitung kelayakan usaha, hingga mengelola arus kas. Situasi ini membuat koperasi berjalan stagnan dan rawan kehilangan kepercayaan anggota.

Masalah lain muncul pada aspek koordinasi. Peran pengawas, pengurus, dan anggota belum berjalan seimbang. Keputusan usaha sering terpusat pada segelintir orang, tanpa mekanisme kontrol yang kuat. Tata kelola seperti ini membuka celah konflik internal dan salah urus.

Meski demikian, survei juga mencatat adanya semangat tinggi dari pengurus untuk mengembangkan koperasi. Banyak pengelola berharap adanya pendampingan intensif dan kebijakan yang lebih adaptif terhadap kondisi desa.

Evaluasi Program Jadi Kunci Perbaikan

Pengamat koperasi menilai kondisi ini sebagai alarm penting bagi pemerintah. Program Koperasi Merah Putih dinilai memiliki desain besar, namun belum sepenuhnya diiringi kesiapan sumber daya manusia di tingkat desa dan kelurahan.

Baca juga: Di Balik Keputusan Dedi Mulyadi Tak Menikah Lagi

Evaluasi kelembagaan perlu dilakukan secara menyeluruh. Pendekatan top-down dinilai kurang efektif jika tidak dibarengi penguatan kapasitas lokal. Koperasi membutuhkan panduan operasional yang praktis, bukan sekadar target pembentukan unit usaha.

Selain itu, pemerintah didorong memperkuat ekosistem koperasi melalui kemitraan pasar, akses pembiayaan yang realistis, serta pendampingan jangka panjang. Tanpa itu, koperasi berisiko hanya menjadi papan nama tanpa aktivitas ekonomi nyata.

Kebingungan arah usaha yang terjadi saat ini mencerminkan jarak antara kebijakan dan realitas lapangan. Jika tidak segera diatasi, tujuan besar menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi desa akan sulit tercapai.

Namun, dengan perbaikan tata kelola dan peningkatan kapasitas pengurus, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih masih memiliki peluang besar untuk bangkit. Program ini tinggal menunggu satu hal penting: kesiapan internal yang benar-benar matang. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPP DPRD Tasikmalaya

    Skor IPP 0,98, DPRD Tasikmalaya Gagal Layani Publik

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Skor Indeks Pelayanan Publik (IPP) DPRD Kabupaten Tasikmalaya berhenti di angka 0,98. Bukan rendah—melainkan gagal. Angka ini menempatkan DPRD sebagai salah satu lembaga publik dengan kualitas layanan terburuk, sekaligus membuka ironi besar dalam tata kelola pemerintahan daerah. DPRD selama ini berdiri sebagai pengawas pelayanan publik. Namun hasil evaluasi justru menunjukkan lembaga […]

  • bukti elektronik penyidikan

    KPK Tegaskan Bukti Elektronik Penyidikan Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji terus bergerak. Lembaga antirasuah itu menguatkan temuan bukti elektronik penyidikan terkait dugaan aliran dana kepada seorang tokoh besar organisasi keagamaan nasional. Penegasan ini disampaikan KPK setelah memeriksa pihak yang bersangkutan sebagai saksi, sekaligus menanggapi bantahan atas tudingan keterlibatan dalam perkara tersebut. […]

  • Ilustrasi seseorang sedang salat dengan suasana hening sebagai simbol rahasia salat dan pembersihan hati menurut Syekh Athoillah.

    Salat Tapi Hati Masih Gelap? Mungkin Ini yang Terjadi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Rahasia salat sering dibicarakan para ulama, tetapi ironisnya justru jarang benar-benar direnungkan. Banyak orang menjalankan salat setiap hari. Lima kali sehari mereka berdiri, rukuk, dan sujud. Namun di saat yang sama, kegelisahan tetap datang, kemarahan mudah meledak, bahkan hati terasa semakin kosong. Di sinilah hikmah salat sebenarnya mulai dipertanyakan. Jika salat adalah […]

  • Ilustrasi transaksi belanja dengan cashback dan diskon besar ditinjau dari hukum Islam dan fikih muamalah

    Cashback Halal atau Haram? Ini Jawaban Fikihnya

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang hukum cashback semakin sering muncul seiring maraknya promo digital. Banyak Muslim bertanya, apakah cashback dalam Islam itu halal, atau justru mendekati riba dan gharar. Isu diskon besar menurut Islam pun ikut menjadi sorotan, terutama saat promo masif di e-commerce dan layanan digital. Karena itu, rubrik fikih kontemporer ini hadir […]

  • peluang usaha retail

    Simulasi Balik Modal Franchise Minimarket 2026

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di balik narasi besar peluang usaha retail, franchise minimarket seperti Alfamart sering dipersepsikan sebagai bisnis aman. Namun, ketika angka dibedah lebih rinci, keuntungan usaha ini sangat bergantung pada lokasi, struktur biaya, dan daya beli warga sekitar. Investigasi ini mencoba mensimulasikan waktu balik modal dan membandingkannya dengan beberapa model franchise minimarket lain. Analisis […]

  • Entrepreneur Awards

    Entrepreneur Awards Pemkab Tasikmalaya 2025

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya beri apresiasi wirausaha lewat Entrepreneur Awards 2025 untuk dorong ekonomi daerah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengapresiasi peran pelaku usaha lokal melalui ajang Tasikmalaya Entrepreneur Awards 2025, yang digelar di Hotel Al Hambra, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan penguatan […]

expand_less