Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bukan Sekadar Gedung, KDMP Tasikmalaya Siapkan Armada Logistik untuk Desa

Bukan Sekadar Gedung, KDMP Tasikmalaya Siapkan Armada Logistik untuk Desa

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Koperasi Merah Putih di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya ternyata tidak hanya membangun gedung koperasi. Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) juga menyiapkan armada logistik berupa truk Fuso, jeep bak terbuka 4×4, hingga motor roda tiga untuk mendukung distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat rantai pasok berbasis desa agar koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi benar-benar mampu menjalankan fungsi ekonomi secara mandiri.

Hingga akhir Mei 2026, pembangunan KDMP terus berjalan. Dari target 302 koperasi di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, sekitar 80 koperasi telah rampung dibangun dan menjadi prioritas penerima sarana operasional.

Di Balik Gedung Koperasi, Ada Sistem Logistik yang Sedang Dibangun

Di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya, puluhan kendaraan operasional terlihat berjejer rapi. Warna kendaraan yang masih baru tampak kontras dengan lapangan upacara yang sehari-hari lebih identik dengan aktivitas militer.

Beberapa kepala desa terlihat berkeliling mengamati kendaraan yang baru tiba. Ada yang memeriksa bak angkut, ada pula yang melihat kapasitas kabin dan kondisi ban kendaraan. Pemandangan tersebut memberi gambaran bahwa program ini tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik koperasi, tetapi juga kesiapan operasional setelah koperasi mulai berjalan.

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menjelaskan bahwa kendaraan yang disiapkan akan menjadi inventaris koperasi dan digunakan untuk operasional jangka panjang.

Saat ini, sebanyak 57 unit truk Fuso telah didistribusikan. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 50 unit jeep bak terbuka 4×4, dengan 15 unit di antaranya telah tiba di Tasikmalaya.

Tidak berhenti di situ, koperasi juga akan memperoleh kendaraan pendukung berupa motor roda tiga untuk membantu mobilitas di tingkat desa.

Mengapa Harus Jeep 4×4?

Pemilihan kendaraan 4×4 bukan tanpa alasan.

Kabupaten Tasikmalaya memiliki banyak wilayah perbukitan, jalan menanjak, dan akses desa yang tidak selalu mudah dijangkau kendaraan biasa.

Karena itu, kendaraan operasional harus menyesuaikan kondisi geografis lapangan.

Bagi masyarakat perkotaan, jeep 4×4 mungkin identik dengan kendaraan petualangan. Namun bagi desa-desa yang berada di daerah perbukitan, kendaraan seperti ini justru menjadi alat kerja yang sangat penting.

Armada tersebut nantinya akan membantu mobilitas menuju lokasi koperasi, gudang distribusi, hingga wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan akses transportasi yang lebih kuat.

Kendaraan operasional Koperasi Merah Putih yang disiapkan untuk mendukung distribusi ekonomi desa di Tasikmalaya.

Truk Fuso untuk Beras, Pupuk, Air Bersih hingga Gas

Menariknya, 57 unit truk Fuso yang telah didistribusikan bukan digunakan untuk mengangkut material pembangunan.

Sebaliknya, kendaraan tersebut disiapkan untuk mendukung aktivitas ekonomi setelah koperasi beroperasi penuh.

Nantinya, armada tersebut akan mengangkut berbagai kebutuhan masyarakat seperti beras, pupuk, air bersih, gas, dan kebutuhan pokok lainnya.

Dengan armada sendiri, koperasi dapat mengurangi ketergantungan terhadap jasa angkutan pihak ketiga.

Konsep ini sekaligus membuka peluang efisiensi biaya distribusi yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama ekonomi pedesaan.

Di sejumlah desa, keberadaan kendaraan operasional koperasi mulai menjadi bahan obrolan warga. Sebagian berharap armada tersebut dapat membantu distribusi hasil pertanian yang selama ini bergantung pada angkutan sewaan.

Tidak sedikit petani yang berharap biaya pengangkutan hasil panen dapat ditekan ketika koperasi mulai beroperasi penuh.

Gudang Besar dan Harapan Baru bagi Desa

Selain kendaraan, setiap KDMP juga dilengkapi gudang penyimpanan berukuran besar.

Gudang tersebut dibangun di bagian belakang bangunan koperasi dan menggunakan folding gate setinggi 4 meter dengan lebar sekitar 6 meter.

Ukuran tersebut memungkinkan kendaraan besar seperti truk Fuso masuk langsung ke area penyimpanan.

Keberadaan gudang dan armada logistik menunjukkan bahwa koperasi yang dibangun bukan sekadar tempat administrasi. Sebaliknya, pemerintah sedang menyiapkan sistem distribusi yang lebih terintegrasi dari tingkat desa.

Program KDMP sendiri merupakan salah satu program prioritas ekonomi kerakyatan yang mendapat dukungan pemerintah pusat dan saat ini terus dikembangkan di berbagai daerah, termasuk Tasikmalaya.

Mampukah Menjadi Penggerak Ekonomi Baru?

Jika seluruh sistem ini berjalan sesuai rencana, dampaknya tidak hanya dirasakan koperasi.

Petani dapat memperoleh akses distribusi yang lebih cepat.

Pelaku UMKM berpeluang menekan biaya pengiriman.

Masyarakat juga berpotensi memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih efisien.

Pertanyaannya kemudian menarik untuk diajukan.

Jika koperasi desa memiliki armada sendiri, seberapa besar biaya distribusi yang selama ini membebani petani dapat dikurangi?

Dan yang tidak kalah penting, mampukah model koperasi berbasis logistik ini menjadi penggerak ekonomi baru di pedesaan Tasikmalaya?

Jawabannya mungkin baru terlihat dalam beberapa tahun ke depan. Namun fondasinya mulai dibangun hari ini.

Tentu tidak semua tantangan akan selesai hanya dengan hadirnya kendaraan baru. Jalan rusak, cuaca, serta kondisi geografis tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus dihadapi di banyak wilayah.

Namun setidaknya, salah satu langkah awal untuk memperkuat rantai distribusi desa mulai terlihat lebih nyata.

Truk, jeep, dan gudang hanyalah alat.

Nilai sesungguhnya baru akan terlihat ketika hasil panen lebih cepat sampai ke pasar, pupuk tiba tepat waktu, dan warga desa benar-benar merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah koperasi tidak diukur dari banyaknya kendaraan yang dimiliki, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu dirasakan masyarakat yang dilayaninya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengorbanan khadijah

    Semua Orang Bicara Nabi, Tapi Sedikit yang Tahu Cinta Khadijah

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI. Nama Khadijah binti Khuwaylid sering diceritakan, tetapi pengorbanan Khadijah yang sebenarnya justru jarang disentuh. Banyak orang mengenal kehebatan Nabi Muhammad, namun tidak semua menyadari bahwa di belakang beliau, ada seorang wanita yang memilih bertahan ketika dunia memilih pergi. Saat orang-orang mencaci, Khadijah tetap percaya. Ketika banyak yang meragukan, ia justru menguatkan. Oleh karena […]

  • Monitoring Garut

    Bupati Garut Kawal Infrastruktur dan Bantuan Sosial

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Monitoring Garut memastikan perbaikan jalan dan penyaluran bantuan tepat sasaran bagi warga Margawati. albadarpost.com, LENSA – Kegiatan monitoring Garut dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut pada Rabu, 10 Desember 2025. Bupati Garut meninjau perbaikan jalan perkotaan dan memantau penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota. Langkah ini penting karena menyangkut dua kebutuhan dasar warga: infrastruktur […]

  • dinamika internal PBNU

    PBNU Tegaskan Dinamika Internal Tak Pengaruhi Mandat Gus Yahya sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Gus Yahya menegaskan tetap menjalankan amanah Muktamar di tengah dinamika internal PBNU yang berkembang. albadarpost.com, HUMANIORA — Di tengah menguatnya dinamika internal PBNU, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf memastikan mandat hasil Muktamar Ke-34 tetap dijalankan hingga akhir masa jabatan. Pernyataan ini menjadi garis tegas bahwa isu desakan mundur tidak memengaruhi […]

  • anak tidak sekolah

    Data Sudah Ada, Aksi Ditunggu! Wabup Tasikmalaya Soroti Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anak tidak sekolah kini menjadi isu panas di Tasikmalaya. Fenomena anak putus sekolah dan ATS (anak tidak sekolah) bahkan mulai dianggap sebagai alarm serius yang tak bisa lagi diabaikan. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, langsung angkat suara. Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh berhenti di atas kertas. Sebaliknya, seluruh pihak […]

  • Bandros Tradisional

    Bandros, Jajanan Tradisional Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Bandros tradisional diolah UMKM sebagai jajanan rumahan bernilai ekonomi, mudah dibuat dan diminati pasar lokal. albadarpost.com, LIFESTYLE – Bandros tradisional kembali mendapat perhatian pelaku usaha kuliner rumahan. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan sederhana berbasis bahan lokal, jajanan berbahan dasar tepung beras dan kelapa ini dinilai memiliki peluang ekonomi yang relevan, terutama bagi pelaku […]

  • Banjir Dayeuhkolot

    Hujan Deras Picu Banjir Dayeuhkolot dan Ganggu Mobilitas Warga

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Banjir Dayeuhkolot kembali merendam permukiman dan menghambat aktivitas warga setelah hujan deras sejak Kamis. albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir Dayeuhkolot kembali menggenangi kawasan permukiman di Kabupaten Bandung setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis siang hingga sore. Air mulai naik menjelang malam dan bertahan sampai Jumat pagi, menyebabkan aktivitas warga tersendat di sejumlah titik. Genangan […]

expand_less