Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Razia Satlantas Tasikmalaya, Pelanggar Malah Dengar Tausiah

Razia Satlantas Tasikmalaya, Pelanggar Malah Dengar Tausiah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Razia Satlantas Tasikmalaya di Perempatan Muktamar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (9/7/2026), menghadirkan pendekatan berbeda. Dalam razia lalu lintas Tasikmalaya tersebut, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran. Namun, pengendara yang melakukan pelanggaran ringan terlebih dahulu mengikuti tausiah tentang keselamatan berkendara sebelum petugas mengambil langkah lanjutan.

Program edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Tasikmalaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada perubahan perilaku pengendara.

Meski mengedepankan pendekatan persuasif, petugas menegaskan penindakan tegas tetap berlaku bagi pelanggaran yang membahayakan pengguna jalan.

Pelanggar Ringan Ikuti Tausiah Sebelum Mendapat Edukasi

Dalam razia tersebut, petugas menyasar berbagai pelanggaran kasat mata seperti tidak memakai helm, tidak membawa surat kendaraan, kendaraan tanpa pelat nomor, serta kelengkapan berkendara lainnya.

Berbeda dari razia pada umumnya, pengendara yang melakukan pelanggaran ringan tidak langsung menerima surat tilang. Sebaliknya, petugas mengarahkan mereka ke lokasi yang telah disiapkan untuk mengikuti tausiah yang disampaikan seorang ustaz.

Materi yang diberikan berfokus pada pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan diri sendiri, serta menghormati pengguna jalan lainnya.

Salah seorang pengendara, Aminah, mengaku sempat terkejut ketika diberhentikan karena sepeda motornya tidak menggunakan pelat nomor.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan pelat nomor tersebut tersimpan di dalam bagasi. Aminah menjelaskan dirinya baru mengambil kendaraan dari bengkel sehingga belum sempat memasangnya kembali.

“Saya kira langsung ditilang. Ternyata malah diberi nasihat oleh ustaz. Jadi malu sendiri,” ujarnya.

Keselamatan Berkendara Jadi Pesan Utama

Selain Aminah, seorang pengendara bernama Wawan juga mengikuti tausiah setelah petugas menghentikannya karena tidak mengenakan helm.

Ia mengaku awalnya mengira akan langsung menerima sanksi tilang. Namun, pendekatan yang dilakukan petugas justru membuatnya lebih memahami pentingnya perlengkapan keselamatan.

“Saya kaget. Ternyata yang ceramah ustaz. Diberi tahu bahayanya kecelakaan. Mulai sekarang saya pasti pakai helm,” katanya.

Melalui tausiah tersebut, peserta diingatkan bahwa kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan sering kali berawal dari pelanggaran sederhana yang dianggap sepele.

Karena itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai sebagai bentuk tanggung jawab setiap pengguna jalan dalam melindungi diri sendiri maupun orang lain.

Pengendara Tertib Dapat Apresiasi

Selain memberikan edukasi kepada pelanggar, Satlantas Polres Tasikmalaya juga memberikan apresiasi kepada pengendara yang telah mematuhi aturan.

Pengendara yang membawa surat kendaraan lengkap, memakai helm sesuai ketentuan, serta menyalakan lampu kendaraan menerima segelas teh manis sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan mereka.

Langkah tersebut bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih positif dan humanis.

Pelanggaran Berat Tetap Ditindak Tegas

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Dian Mardiana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan arahan pimpinan agar penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada pemberian sanksi.

“Kami tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata. Untuk pelanggaran ringan, kami memberikan pemahaman melalui pendekatan agama. Karena itu kami menghadirkan ustaz,” jelas Dian.

Meski demikian, ia memastikan petugas tetap memberikan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, seperti penggunaan knalpot brong maupun pelanggaran serius lainnya.

“Kalau membahayakan pengguna jalan lain, langsung kami tilang. Kalau pelanggarannya ringan, kami edukasi terlebih dahulu,” tegasnya.

Satlantas Polres Tasikmalaya berharap pendekatan edukatif tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga kepatuhan berlalu lintas tumbuh karena kesadaran, bukan semata-mata karena takut terkena sanksi.

Tilang bisa membuat pengendara jera, tetapi kesadaran mampu menyelamatkan nyawa. Ketika edukasi dan penegakan hukum berjalan bersama, budaya tertib berlalu lintas akan tumbuh lebih kuat. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamasan Pusaka Ciamis

    Jamasan Pusaka Ciamis 2026, 11 Pusaka Jalani Prosesi

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Tradisi Jamasan Pusaka Ciamis kembali menjadi bagian dari rangkaian budaya masyarakat Tatar Galuh pada Minggu, 30 Agustus 2026. Dalam kegiatan tahun ini, sebanyak 11 benda pusaka mengikuti prosesi jamasan di kawasan Kraton Selagangga dan Situs Jambansari. Berdasarkan informasi kegiatan yang dibagikan Disbudpora Ciamis, rangkaian Jamasan Pusaka Ciamis 2026 diawali dengan Kirab […]

  • peluang usaha retail

    Simulasi Balik Modal Franchise Minimarket 2026

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 562
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di balik narasi besar peluang usaha retail, franchise minimarket seperti Alfamart sering dipersepsikan sebagai bisnis aman. Namun, ketika angka dibedah lebih rinci, keuntungan usaha ini sangat bergantung pada lokasi, struktur biaya, dan daya beli warga sekitar. Investigasi ini mencoba mensimulasikan waktu balik modal dan membandingkannya dengan beberapa model franchise minimarket lain. Analisis […]

  • sertifikat halal

    UMKM Wajib Bersertifikat Halal 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 232
    • 0Komentar

    BPJPH siapkan 1,35 juta sertifikat halal gratis 2026 bagi UMKM jelang wajib halal. Simak syarat dan mekanismenya. albadarpost.com, FOKUS – Pemerintah kembali mengirim sinyal kuat kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM). Menjelang pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyiapkan 1,35 juta sertifikat halal gratis 2026. Program ini menjadi angin segar […]

  • wisata Ciamis Lebaran

    Ledakan Wisata Ciamis Saat Lebaran 2026: Kunjungan Naik 7,3%

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lonjakan wisata Ciamis Lebaran 2026 menjadi sorotan. Dinas Pariwisata Ciamis merilis data terbaru yang menunjukkan peningkatan kunjungan wisata Ciamis saat Lebaran mencapai 7,3 persen. Kenaikan ini sekaligus menegaskan tren positif sektor pariwisata Ciamis yang mulai bangkit, meski distribusi wisatawan masih belum merata. Selama periode 21–24 Maret 2026, total 7.660 wisatawan mengunjungi […]

  • Ilustrasi peserta BPJS PBI JK mengurus reaktivasi kepesertaan melalui Dinas Sosial sesuai panduan Kemensos RI.

    Kemensos Ungkap Cara Reaktivasi PBI JK yang Mudah dan Cepat

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menegaskan bahwa proses reaktivasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) berjalan mudah dan cepat. Informasi tersebut disampaikan langsung melalui laman media sosial resmi Kemensos RI untuk menjawab keresahan masyarakat terkait kepesertaan PBI JK yang dinonaktifkan. Dalam keterangannya, Kemensos menyebutkan bahwa sebanyak 8.394 peserta PBI […]

  • Musim Kemarau Islam

    Musim Kemarau dalam Islam, Pelajaran dari Nabi Yusuf

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Di tengah musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia, kekhawatiran terhadap berkurangnya pasokan air, menurunnya hasil pertanian, hingga ancaman kekeringan kembali menjadi perhatian masyarakat. Dalam ajaran Islam, musim kemarau dapat dipahami sebagai salah satu ujian kehidupan sekaligus momentum untuk memperkuat ikhtiar, kesabaran, dan ketakwaan kepada Allah SWT. Perspektif tersebut tercermin […]

expand_less