Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sekda Ciamis Dorong Forsesdasi Jawa Barat Perkuat Kolaborasi Daerah

Sekda Ciamis Dorong Forsesdasi Jawa Barat Perkuat Kolaborasi Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sekda Ciamis menilai Forsesdasi Jawa Barat penting untuk kolaborasi kebijakan dan pemerataan pelayanan publik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman, menegaskan bahwa Forum Sekretaris Daerah (Forsesdasi) Jawa Barat harus diposisikan sebagai ruang kolaborasi antardaerah, bukan arena persaingan yang saling menonjolkan keunggulan masing-masing. Pernyataan ini disampaikan usai pelantikan pengurus Forsesdasi Jawa Barat periode 2025–2028 di Gedung United in Diversity (UID), Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2025).

Andang menilai, nilai strategis Forsesdasi Jawa Barat tidak terletak pada seremoni pelantikan, melainkan pada fungsi substantif forum tersebut sebagai wadah pertukaran pengetahuan, data, dan praktik kebijakan antar kabupaten dan kota. Dalam konteks pembangunan daerah, ruang belajar semacam ini dinilai krusial untuk mencegah ketimpangan antarwilayah.

“Ini bukan hanya soal pelantikan. Yang lebih penting adalah materi dan ruang belajar bagi kami para sekretaris daerah,” kata Andang.

Pernyataan itu menegaskan peran Forsesdasi Jawa Barat sebagai instrumen penguatan kapasitas birokrasi daerah, terutama bagi Sekda yang berfungsi sebagai penggerak utama roda pemerintahan.

Kolaborasi sebagai Fondasi Pembangunan Daerah

Menurut Andang, pembangunan daerah tidak bisa dijalankan secara terpisah-pisah. Kabupaten dan kota di Jawa Barat harus saling menopang agar kemajuan tidak berhenti pada wilayah tertentu saja. Ia menilai pendekatan kompetisi antardaerah yang tidak diimbangi kolaborasi justru berpotensi memperlebar kesenjangan.

“Daerah yang sudah unggul di satu sektor harus bisa berbagi dengan yang belum. Tujuannya bukan mencari siapa nomor satu, tetapi agar semua daerah bisa berkembang bersama,” ujarnya.

Dalam pandangan Andang, Forsesdasi Jawa Barat berfungsi sebagai ruang konsolidasi kebijakan, tempat daerah dapat saling belajar tanpa harus melalui mekanisme formal yang berbiaya besar. Model ini dinilai lebih efisien dan relevan dengan kebutuhan birokrasi daerah saat ini.

Ia juga menekankan pentingnya data dan informasi sebagai fondasi pembelajaran antardaerah. Melalui forum ini, setiap Sekda dapat memetakan posisi daerahnya secara lebih objektif, baik dari sisi capaian maupun tantangan.

“Ketika kita tahu posisi kita—di bawah siapa atau di atas siapa—itu membangun kesadaran. Dari situ kita tahu apa yang harus dibenahi,” kata Andang.

Efisiensi Kebijakan dan Replikasi Praktik Baik

Andang mengakui bahwa semangat kompetisi tetap dibutuhkan dalam tata kelola pemerintahan. Namun, kompetisi tersebut harus ditempatkan dalam kerangka kolaborasi dan replikasi kebijakan yang berdampak langsung pada pelayanan publik.

Baca juga: Wali Kota Banjar Tegaskan Kebijakan Inklusi untuk Disabilitas Berdaya

“Kalau disebut balapan, mungkin iya. Tapi ini bukan balapan untuk menjadi yang paling hebat. Ini balapan memberikan pelayanan terbaik yang bisa direplikasi oleh daerah lain,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan setiap daerah tidak bisa diseragamkan karena perbedaan potensi dan karakter wilayah. Meski begitu, teknik dasar, strategi kebijakan, dan pendekatan birokrasi tetap dapat dipelajari dan disesuaikan.

“Forum ini mewadahi teknik dasar dan strategi dari masing-masing kabupaten. Mana yang bisa direplikasi, mana yang perlu dievaluasi,” katanya.

Andang juga menyoroti efisiensi pembelajaran kebijakan melalui Forsesdasi Jawa Barat. Dibandingkan studi banding yang membutuhkan anggaran besar, forum ini memungkinkan pertukaran informasi secara langsung, praktis, dan berbasis pengalaman nyata.

“Kalau hanya mengandalkan APBD, studi banding itu mahal. Lewat forum ini, kita bisa langsung mengetahui praktik terbaik daerah lain tanpa beban biaya besar,” ujarnya.

Sebagai mesin birokrasi daerah, Sekda memegang peran kunci dalam menggerakkan kebijakan dan pelayanan publik. Andang optimistis, jika kolaborasi dalam Forsesdasi Jawa Barat berjalan konsisten, kualitas pemerintahan dan pembangunan daerah di Jawa Barat dapat meningkat secara lebih merata.

“Kalau kita saling berbagi dan saling belajar, manfaatnya bukan hanya untuk satu daerah, tetapi untuk seluruh masyarakat Jawa Barat,” tutupnya.

Forsesdasi Jawa Barat dinilai penting untuk memperkuat kolaborasi kebijakan dan meningkatkan pelayanan publik secara merata. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Caregiver

    Peran Caregiver Menentukan Kualitas Hidup Pasien

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Peran caregiver menopang perawatan harian pasien dan menentukan kualitas hidup kelompok rentan. albadarpost.com, LIFE STYLE – Peran caregiver kian krusial dalam sistem perawatan kesehatan dan sosial. Mereka memastikan individu lanjut usia, penyandang disabilitas, atau pasien dengan penyakit kronis tetap dapat menjalani aktivitas harian secara aman dan bermartabat. Di balik fungsi itu, terdapat beban fisik dan […]

  • Ilustrasi reflektif tentang makna sabar menurut Surah Al-Baqarah sebagai kekuatan iman dalam menghadapi ujian hidup

    Sabar Bukan Pasrah, Ini Maknanya dalam Al-Baqarah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira makna sabar adalah diam dan menerima keadaan tanpa usaha. Padahal, arti sabar menurut Islam jauh lebih dalam. Surah Al-Baqarah menggambarkan sabar sebagai kekuatan batin yang aktif, bukan sikap pasif. Karena itu, memahami hakikat sabar menjadi penting agar kesabaran tidak salah dimaknai dan justru melemahkan jiwa. Di tengah tekanan hidup […]

  • polisi mengajar santri

    Mengharukan! Polisi Ini Mengajar Santri Diam-Diam Selama 12 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Polisi mengajar santri mungkin terdengar tidak biasa, namun kisah ini benar-benar nyata. Sosok polisi jadi guru, pengabdian anggota polisi, dan kisah inspiratif pendidik ini datang dari Aceh. Selama lebih dari satu dekade, seorang perwira polisi tetap konsisten membagi ilmu kepada santri di pesantren tradisional. Oleh karena itu, cerita polisi mengajar santri ini […]

  • Santri mempelajari kitab kuning di pesantren dengan metode tradisional yang mendalam

    Kitab Kuning Santri: Rahasia Ilmu yang Bertahan Ratusan Tahun

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kitab kuning santri menjadi bagian penting dalam dunia pesantren. Melalui kitab kuning pesantren, para santri mempelajari kitab klasik Islam yang berisi ilmu fikih, akidah, hingga akhlak. Selain itu, buku santri ini tidak hanya menjadi sumber ilmu, tetapi juga menjadi tradisi intelektual yang terus hidup hingga sekarang. Oleh karena itu, memahami kitab kuning […]

  • Cendekia: Ruang Ilmu, Ruang Pencerahan

    Cendekia: Ruang Ilmu, Ruang Pencerahan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    albadarpost.com – CENDEKIA. Rubrik Cendekia di albadarpost.com hadir sebagai ruang yang menyalakan api pengetahuan dan semangat literasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Nama “Cendekia” dipilih bukan sekadar sebagai simbol kaum terpelajar, tetapi juga sebagai pengingat bahwa setiap manusia memiliki hak untuk belajar, berpikir, dan berkembang tanpa dibatasi oleh keadaan sosial maupun ekonomi. Dalam konteks perjuangan sosial, […]

  • Ilustrasi proses pengadaan barang dan jasa pemerintah yang transparan dan akuntabel sesuai Perpres 16 Tahun 2018.

    Ini Prinsip Pengadaan Barang dan Jasa untuk Cegah Korupsi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Prinsip Pengadaan Barang dan Jasa menjadi fondasi utama dalam setiap belanja pemerintah. Aturan ini tidak hanya mengatur proses pembelian barang dan layanan, tetapi juga memastikan tata kelola anggaran negara berjalan transparan dan bebas penyimpangan. Dalam regulasi nasional, prinsip pengadaan pemerintah atau asas pengadaan publik tersebut telah ditegaskan melalui Peraturan Presiden Nomor 16 […]

expand_less