Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bakesbangpol Ciamis Dorong Literasi Politik Desa untuk Perkuat Demokrasi

Bakesbangpol Ciamis Dorong Literasi Politik Desa untuk Perkuat Demokrasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penguatan literasi politik desa di Ciamis dipandang krusial untuk menjaga kualitas demokrasi dan partisipasi warga.

albadarpost.com, PELITA – Perbincangan mengenai literasi politik desa kembali mencuat di Ciamis. Kepala Bakesbangpol Ciamis, DR. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kualitas demokrasi di tingkat lokal bergantung pada sejauh mana warga desa memahami hak dan peran mereka dalam pemerintahan. Baginya, demokrasi yang sehat tidak lahir dari prosedur semata, tetapi dari warga yang paham bagaimana kebijakan disusun dan apa dampaknya bagi kehidupan sehari-hari.

Ia menilai, desa merupakan ruang pertama tempat nilai-nilai demokrasi diuji. Di sinilah warga berhadapan langsung dengan musyawarah, pelayanan publik, hingga pengelolaan anggaran. Tanpa literasi politik desa yang memadai, ruang partisipasi bisa menyempit. Warga mudah tersisih dan hanya menjadi penonton dalam proses pengambilan keputusan yang mestinya melibatkan mereka.

Kepala Bakesbangpol itu mengingatkan bahwa hubungan antara pemahaman politik dan kualitas kebijakan sangat erat. Ketika warga memahami cara kerja pemerintahan, proses aspirasi berjalan lebih tepat. Mereka bisa mengawasi jalannya program dan memastikan pembangunan desa tidak melenceng dari kebutuhan publik.


Tantangan Informasi di Era Digital

Dalam penjelasannya, Yadi menyoroti tantangan baru yang dihadapi desa. Arus informasi yang cepat membuat warga rentan terhadap kabar palsu, opini menyesatkan, dan isu politik tanpa sumber yang jelas. Demokrasi desa yang sehat, katanya, hanya mungkin tumbuh bila warganya mampu menilai informasi secara kritis.

Baca juga: Di Hari Pahlawan, Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

Ia menjelaskan bahwa literasi politik desa tidak selalu harus dibungkus bahasa teknis. Pendekatan yang rumit justru menjauhkan warga dari proses politik. Pemerintah desa, menurutnya, perlu menghadirkan komunikasi yang sederhana dan mudah dicerna, baik melalui diskusi warga, forum musyawarah, maupun sosialisasi rutin.

Transparansi juga mendapat penekanan. Ketika warga memahami alur kebijakan dan mekanisme pemerintahan desa, ruang kontrol publik semakin terbuka. Interaksi antara pemerintah dan masyarakat menjadi lebih seimbang. Ia menyebut bahwa demokrasi bertumpu pada hubungan yang setara antara pengambil kebijakan dan masyarakat yang mengawasi.


Forum Desa Kaso dan Pesan yang Lebih Luas

Pernyataan itu disampaikan dalam forum dialog di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, pada 14 November 2025. Acara tersebut mempertemukan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemuda untuk membahas strategi meningkatkan partisipasi politik menjelang berbagai agenda pemerintahan desa.

Meski digelar di satu desa, Yadi menekankan bahwa pesan tersebut berlaku untuk seluruh wilayah di Ciamis. Setiap desa, katanya, memiliki dinamika politik dan sosial yang berbeda. Beberapa menghadapi tantangan rendahnya partisipasi, sementara yang lain masih berhadapan dengan minimnya pemahaman terhadap prosedur pemerintahan.

Baca juga: KJRI Guangzhou Pulangkan Korban Pengantin Pesanan dan Dorong Penindakan TPPO

Diskusi berlangsung hidup. Para peserta menanyakan langkah-langkah praktis untuk mendorong kesadaran politik, mulai dari metode sosialisasi hingga cara menarik keikutsertaan kelompok muda. Pertanyaan-pertanyaan itu, menurut Yadi, menunjukkan bahwa kebutuhan penguatan literasi politik desa semakin mendesak.

Ia menutup penyampaiannya dengan ajakan agar ruang dialog tetap dibuka. Demokrasi, katanya, tumbuh melalui percakapan yang terus berjalan. Warga perlu membiasakan diskusi politik tidak hanya di forum formal, tetapi juga dalam obrolan sehari-hari di warung kopi, pertemuan RT, dan ruang-ruang interaksi sosial lainnya.

Yadi menyebut bahwa desa yang warganya melek politik akan menjadi ruang belajar bersama. Partisipasi tumbuh, kebijakan lebih tepat, dan pengawasan berjalan lebih kuat. Dari desa, kualitas demokrasi Ciamis dibangun secara perlahan namun terarah.

Penguatan literasi politik desa di Ciamis dinilai penting untuk memperkuat partisipasi warga dan menjaga stabilitas demokrasi lokal. (Red/Arrian)


.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al Insan Mahallul Khatha Wan Nisyan

    Al-Insanu Mahallul Khatha’ Wan Nisyan, Apa Maknanya?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Al Insan Mahallul Khatha Wan Nisyan merupakan ungkapan yang sangat sering terdengar dalam ceramah, kajian Islam, hingga unggahan di media sosial. Tidak sedikit pula yang mengutipnya sebagai hadis Nabi Muhammad SAW. Padahal, benarkah demikian? Memahami asal-usul ungkapan Al Insan Mahallul Khatha Wan Nisyan penting agar umat Islam tidak keliru dalam menyampaikan ilmu […]

  • OTT KPK Kejari

    Saat Alarm Penegakan Hukum Kembali Berbunyi

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: OTT KPK di Kejari Hulu Sungai Utara menguji integritas hukum dan menuntut pembenahan serius. albadarpost.com, EDITORIAL – Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan. Peristiwa ini bukan sekadar perkara pidana individual. Ia menyentuh langsung jantung penegakan hukum. Dampaknya merembet ke kepercayaan publik yang […]

  • Longsor Kampung Naga

    Longsor Kampung Naga Timbun Dua Hektare Lahan Pertanian

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Longsor Kampung Naga di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, mengakibatkan sekitar dua hektare lahan pertanian tertimbun material tanah. Longsor Tasikmalaya yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) sore itu diduga berkaitan dengan guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 yang berpusat di barat daya Kabupaten Sukabumi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menyebabkan […]

  • Zikir Kebangsaan

    100 Ribu Jemaah Padati Monas dalam Zikir Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Lebih dari 100 ribu jemaah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026) malam, untuk mengikuti Zikir Kebangsaan atau Doa Kebangsaan sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu menjadi momentum memperkuat persatuan bangsa melalui doa bersama lintas agama sekaligus mengingat jasa para […]

  • UMKM modal kecil

    7 Ide UMKM Modal Kecil 2026, Cocok Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – UMKM modal kecil kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus menyewa tempat usaha. Bahkan, usaha rumahan modal kecil semakin diminati karena fleksibel, mudah dijalankan, dan memiliki peluang keuntungan yang menjanjikan. Di tengah perkembangan ekonomi digital, ide UMKM modal kecil dari rumah bisa berkembang cepat jika dikelola […]

  • cuaca Nataru

    BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    BMKG memetakan cuaca Nataru 2025/2026. Hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu diwaspadai. albadarpost.com, FOKUS – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung di tengah dinamika cuaca yang tidak sepenuhnya ekstrem, namun menyimpan risiko nyata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah. […]

expand_less