Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » DLH Kota Bandung Laporkan Sampah Tahun Baru

DLH Kota Bandung Laporkan Sampah Tahun Baru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DLH Bandung mencatat 63 ton sampah malam Tahun Baru 2026, didominasi plastik, dengan kesadaran warga mulai meningkat.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kota Bandung kembali menyisakan persoalan klasik perkotaan: sampah. Namun, di tengah lonjakan aktivitas warga dan wisatawan di sejumlah titik favorit kota, volume sampah yang dihasilkan tercatat relatif stabil, bahkan sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini menjadi indikator penting dalam membaca perubahan perilaku publik terhadap kebersihan ruang kota.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat total timbulan sampah pada perayaan pergantian malam Tahun Baru 2025 ke 2026 mencapai 63,76 ton atau setara 117 meter kubik. Angka ini berasal dari enam wilayah utama konsentrasi massa, seperti Alun-alun Bandung, kawasan Jalan Asia Afrika, Braga, hingga Jalan Diponegoro. Tahun sebelumnya, timbulan sampah tercatat sebesar 64 ton.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menyebut perbedaan jumlah tersebut memang tidak signifikan, tetapi menunjukkan tren positif. “Kalau dibandingkan tahun lalu, justru ada sedikit penurunan. Ini menandakan mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat,” ujar Darto saat dihubungi, Kamis (1/1/2026).

Sampah Plastik Masih Mendominasi

Dari keseluruhan sampah Tahun Baru Bandung yang terkumpul, jenis sampah anorganik masih mendominasi. DLH mencatat sebagian besar sampah berupa plastik, kertas, kardus pembungkus makanan, serta styrofoam. Sementara itu, sampah organik berupa sisa makanan jumlahnya relatif kecil.

Baca juga: Pemkab Karawang Rotasi Ratusan ASN

Menurut Darto, pola konsumsi masyarakat pada malam pergantian tahun masih sangat bergantung pada makanan cepat saji dan jajanan jalanan. “Sebagian besar itu sampah plastik dan bungkus makanan. Food waste atau sisa makanan justru tidak terlalu banyak,” katanya.

Selain plastik, DLH juga menemukan tingginya volume sampah tusukan makanan, seperti tusuk cilok, sate, cilor, dan telur gulung. Jenis sampah ini menjadi perhatian khusus karena berpotensi membahayakan petugas kebersihan.

Jalan Diponegoro Jadi Titik Rawan

Salah satu titik dengan karakter sampah paling spesifik adalah Jalan Diponegoro. Dari sekitar 1,6 meter kubik sampah yang terkumpul di kawasan ini, mayoritas berupa tusukan bambu bekas jajanan. “Sampah tusukan cilok mendominasi. Ini perlu ekstra kehati-hatian karena runcing dan berisiko melukai petugas,” ujar Darto.

Temuan ini memperlihatkan bahwa persoalan kebersihan tidak hanya soal volume, tetapi juga jenis sampah yang dihasilkan. Penanganan sampah tajam membutuhkan perlakuan khusus, mulai dari alat pelindung hingga proses pemilahan yang lebih aman.

Respons Cepat dan Kerja Malam Petugas

DLH memastikan pengangkutan sampah dilakukan segera setelah perayaan berakhir. Proses pembersihan dimulai sekitar satu jam setelah pergantian tahun, yakni sejak pukul 01.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Seluruh sampah kemudian langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti mulai pukul 05.00 WIB.

Baca juga: Arah Baru Menteri Kebudayaan Thailand

Langkah cepat ini ditujukan untuk memastikan aktivitas kota kembali normal pada pagi hari. Jalan-jalan utama dan kawasan publik dibersihkan sebelum arus kendaraan dan aktivitas warga kembali meningkat.

Indikasi Perubahan Perilaku Publik

Meski jumlah sampah tergolong besar, DLH menilai kondisi di beberapa titik menunjukkan perkembangan positif. Kawasan Jalan Asia Afrika, misalnya, tetap padat oleh pengunjung, namun tidak menghasilkan lonjakan sampah yang signifikan.

“Asia Afrika itu sangat padat, tapi sampahnya relatif terkendali. Artinya, kesadaran masyarakat mulai terbentuk,” kata Darto. Ia mengapresiasi warga dan wisatawan yang menjaga ketertiban dan kebersihan selama perayaan berlangsung.

Catatan untuk Tata Kelola Kota

Fenomena sampah Tahun Baru Bandung kembali menegaskan pentingnya pengelolaan ruang publik dan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Penurunan tipis volume sampah menjadi sinyal awal bahwa perubahan perilaku memungkinkan, tetapi belum cukup untuk mengatasi persoalan struktural pengelolaan sampah perkotaan.

Ke depan, tantangan tidak hanya pada penanganan pascakegiatan, tetapi juga pada upaya pengurangan sampah dari sumbernya, termasuk pembatasan plastik sekali pakai dan pengelolaan pedagang kaki lima di kawasan keramaian.

Volume sampah Tahun Baru Bandung 2026 stabil di 63 ton, memberi sinyal awal tumbuhnya kesadaran warga menjaga ruang kota. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • resep ayam goreng telur

    Resep Ayam Goreng Telur Renyah, Ini Trik agar Tidak Mudah Lepas

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, LIFESTYLE — Resep ayam goreng telur menjadi salah satu pilihan menarik untuk menu makan keluarga pada Sabtu malam. Perpaduan ayam berbumbu gurih dan lapisan telur yang renyah membuat hidangan ini terasa berbeda dari ayam goreng biasa. Namun, ada satu masalah yang sering muncul: lapisan telur mudah terlepas ketika ayam digoreng. Kuncinya bukan membuat lapisan telur […]

  • Arab sebelum Nabi Muhammad

    Arab Sebelum Nabi Muhammad, Seperti Apa Kehidupannya?

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ada anggapan bahwa Arab sebelum Nabi Muhammad merupakan masyarakat yang sepenuhnya bodoh dan terbelakang. Padahal, gambaran tersebut terlalu sederhana. Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki tradisi perdagangan, kemampuan bahasa, budaya lisan, serta ikatan kabilah yang kuat. Namun, pada saat yang sama, kehidupan Arab masa Jahiliyah juga menghadapi persoalan akidah dan sejumlah masalah sosial […]

  • Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menghadiri Shalat Idul Adha 1447 H di Masjid Agung Baiturrahman Singaparna bersama Forkopimda dan masyarakat.

    Dandim 0612 Hadiri Idul Adha Tasikmalaya, Suasana Khidmat Selimuti Singaparna

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Idul Adha Tasikmalaya terasa berbeda di Masjid Agung Baiturrahman Singaparna, Rabu (27/5/2026). Sejak pagi, ribuan langkah jamaah terus berdatangan memenuhi halaman masjid. Takbir menggema pelan dari pengeras suara. Di sela udara pagi yang masih dingin, aroma sajadah dan rumput basah bercampur menjadi satu. Momentum Hari Raya Kurban tingkat Kabupaten Tasikmalaya […]

  • Ilustrasi kitab berbahasa Arab klasik di perpustakaan Islam kuno dengan suasana intelektual dan pencahayaan hangat.

    Peran Bahasa Arab dalam Ilmu Pengetahuan yang Jarang Disadari

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengenal bahasa Arab hanya sebagai bahasa agama atau bahasa ibadah. Padahal, bahasa Arab ilmu memiliki peran besar dalam sejarah pengetahuan dunia. Bahasa ini pernah menjadi pusat lahirnya berbagai kajian ilmiah, mulai dari kedokteran, astronomi, matematika, hingga filsafat. Bahkan, banyak istilah ilmiah modern berakar dari bahasa Arab yang berkembang selama masa […]

  • Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

    230 Penumpang Selamat dari Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Berdasarkan keterangan resmi Puspen TNI, kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, memicu operasi penyelamatan besar-besaran pada Minggu (2/8/2026). Dalam insiden kapal terbakar tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Bung Hatta-370, KRI Nala-363, dan Pesawat Udara Casa U-6206 untuk mempercepat evakuasi penumpang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 230 orang berhasil […]

  • bonus atlet pelajar Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Guyur Bonus Atlet: Sinyal Kuat Kebangkitan Olahraga Pelajar

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bonus atlet pelajar Tasikmalaya menjadi sorotan setelah pemerintah daerah memberikan apresiasi langsung kepada para peraih medali tingkat daerah hingga nasional. Program apresiasi atlet pelajar, insentif prestasi olahraga siswa, hingga penghargaan POPDA Tasikmalaya ini dinilai bukan sekadar seremoni, tetapi sinyal kuat bahwa pembinaan olahraga mulai dipandang sebagai investasi masa depan. Senin (13/04/2026), […]

expand_less