Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » PAD Pangandaran Lampaui Target 2025

PAD Pangandaran Lampaui Target 2025

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pendapatan pariwisata Pangandaran 2025 mencapai Rp47,5 miliar. Retribusi wisata efektif dorong PAD daerah.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp47,5 miliar. Capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah dan menunjukkan kinerja positif sektor pariwisata sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Sarlan, menyampaikan bahwa pendapatan tersebut berasal dari retribusi kunjungan wisata di sejumlah objek wisata yang dikelola pemerintah daerah. Selama 2025, aktivitas pariwisata di Pangandaran berlangsung relatif stabil dengan tingkat kunjungan yang cukup tinggi.

Menurut Sarlan, realisasi PAD pariwisata ini tidak lepas dari meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Pangandaran sepanjang tahun, terutama pada periode libur nasional dan akhir pekan.

Retribusi Wisata Efektif Tingkatkan Pendapatan

Selain didorong oleh tingginya kunjungan wisatawan, peningkatan PAD pariwisata Pangandaran juga dipengaruhi oleh perbaikan sistem pengelolaan retribusi. Pemerintah daerah melakukan pembenahan dalam proses pemungutan retribusi agar berjalan lebih tertib dan transparan.

Baca juga: Tekanan Fiskal Menghimpit APBD Jabar 2026, Ini Sikap Pemprov

Sarlan menjelaskan bahwa retribusi wisata efektif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pendapatan daerah. Dengan sistem pengelolaan yang lebih baik, potensi kebocoran dapat ditekan dan penerimaan daerah dapat dicatat secara optimal.

Penertiban dilakukan di pintu-pintu masuk kawasan wisata, termasuk melalui pengawasan terhadap distribusi dan penggunaan tiket. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pengelola objek wisata untuk memastikan pemungutan retribusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan akurasi pencatatan pendapatan serta memberikan gambaran riil kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD Pangandaran.

Kunjungan Wisatawan Tetap Tinggi Sepanjang 2025

Bapenda Pangandaran mencatat jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai jutaan orang. Wisatawan yang datang berasal dari berbagai daerah, baik dari Jawa Barat maupun luar provinsi.

Sejumlah destinasi wisata unggulan masih menjadi tujuan utama wisatawan, di antaranya Pantai Pangandaran, Pantai Batukaras, Pantai Batuhiu, Pantai Karapyak, Green Canyon, dan Pantai Madasari. Konsistensi minat wisatawan terhadap destinasi tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Lonjakan kunjungan biasanya terjadi pada momen libur panjang dan hari besar nasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penerimaan retribusi wisata serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Baca juga: Banjir Tahunan dan Laporan yang Selalu Rapi

Pemerintah daerah menilai bahwa tingginya kunjungan wisatawan menjadi indikator penting keberlangsungan sektor pariwisata Pangandaran.

Pariwisata Masih Jadi Sumber PAD Andalan

Dengan realisasi PAD yang melampaui target, sektor pariwisata kembali menjadi salah satu andalan pendapatan Kabupaten Pangandaran. Pemerintah daerah berupaya menjaga capaian tersebut melalui pengelolaan destinasi yang berkelanjutan dan peningkatan tata kelola retribusi.

Ke depan, Pemkab Pangandaran akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan pariwisata agar kontribusinya terhadap PAD dapat dipertahankan. Perbaikan infrastruktur, pelayanan wisata, serta pengawasan retribusi menjadi bagian dari upaya tersebut.

Capaian PAD pariwisata tahun 2025 diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan yang lebih baik pada tahun berikutnya. Dengan retribusi wisata efektif dan tingkat kunjungan yang stabil, sektor pariwisata diproyeksikan tetap memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi lahan kering retak saat musim kemarau 2026 dengan latar langit cerah dan suhu panas ekstrem.

    Kemarau 2026 Capai Puncak Agustus, BMKG Minta Waspada!

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 atau kemarau 2026 akan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Selain datang lebih awal di sejumlah wilayah, periode kering tahun ini juga berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah diminta segera menyiapkan langkah antisipasi. […]

  • Semangkuk es buah segar dengan potongan melon, semangka, nanas, dan sirup manis dingin

    Rahasia Resep Es Buah Segar yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Saat cuaca panas atau waktu berbuka puasa tiba, banyak orang langsung mencari minuman dingin. Salah satu yang paling populer tentu resep es buah segar. Namun tidak semua orang tahu bahwa ada cara membuat es buah segar dengan racikan kuah yang lebih unik dan rasa yang jauh lebih nikmat. Bahkan beberapa penjual minuman […]

  • perdagangan orang

    Polres Garut Bongkar Perdagangan Orang di Bali

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Polres Garut ungkap perdagangan orang di Bali melalui penyamaran polwan. 20 korban berhasil diselamatkan. albadarpost.com, LENSA – Pengungkapan jaringan perdagangan orang yang melibatkan warga Garut terjadi awal 2018. Dua polwan Polres Garut, Brigadir Popy Puspasari dan Bripda Fitria, menyamar sebagai pekerja seks komersial untuk menelusuri modus perekrutan korban yang berujung eksploitasi di Bali. Penindakan ini […]

  • Ilustrasi Gedung Balai Kota Tasikmalaya dengan nuansa serius menggambarkan dinamika birokrasi dan kepemimpinan daerah.

    Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan. Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), […]

  • dean james wn belanda

    Heboh! Dean James Disebut Masih WN Belanda, Nasibnya Terancam?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Dean James WN Belanda menjadi topik panas yang langsung menyita perhatian publik sepak bola. Isu ini muncul setelah data resmi menunjukkan bahwa pemain yang kini membela Timnas Indonesia tersebut masih tercatat sebagai warga negara Belanda. Kontroversi Dean James ini pun memunculkan berbagai spekulasi, terutama terkait keabsahan status kewarganegaraannya. Di sisi lain, […]

  • permusuhan berbasis agama

    KUHP Baru Cegah Permusuhan Berbasis Agama

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) memperlihatkan langkah negara memperkuat perlindungan terhadap kehidupan beragama di Indonesia. Melalui sejumlah pasal baru, hukum pidana kini mengatur secara lebih tegas tindakan yang mengganggu kebebasan beribadah serta permusuhan berbasis agama atau kepercayaan. Kebijakan ini diposisikan sebagai upaya memberi kepastian hukum sekaligus mencegah konflik sosial yang […]

expand_less