Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » PAD Pangandaran Lampaui Target 2025

PAD Pangandaran Lampaui Target 2025

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pendapatan pariwisata Pangandaran 2025 mencapai Rp47,5 miliar. Retribusi wisata efektif dorong PAD daerah.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp47,5 miliar. Capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah dan menunjukkan kinerja positif sektor pariwisata sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Sarlan, menyampaikan bahwa pendapatan tersebut berasal dari retribusi kunjungan wisata di sejumlah objek wisata yang dikelola pemerintah daerah. Selama 2025, aktivitas pariwisata di Pangandaran berlangsung relatif stabil dengan tingkat kunjungan yang cukup tinggi.

Menurut Sarlan, realisasi PAD pariwisata ini tidak lepas dari meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Pangandaran sepanjang tahun, terutama pada periode libur nasional dan akhir pekan.

Retribusi Wisata Efektif Tingkatkan Pendapatan

Selain didorong oleh tingginya kunjungan wisatawan, peningkatan PAD pariwisata Pangandaran juga dipengaruhi oleh perbaikan sistem pengelolaan retribusi. Pemerintah daerah melakukan pembenahan dalam proses pemungutan retribusi agar berjalan lebih tertib dan transparan.

Baca juga: Tekanan Fiskal Menghimpit APBD Jabar 2026, Ini Sikap Pemprov

Sarlan menjelaskan bahwa retribusi wisata efektif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pendapatan daerah. Dengan sistem pengelolaan yang lebih baik, potensi kebocoran dapat ditekan dan penerimaan daerah dapat dicatat secara optimal.

Penertiban dilakukan di pintu-pintu masuk kawasan wisata, termasuk melalui pengawasan terhadap distribusi dan penggunaan tiket. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pengelola objek wisata untuk memastikan pemungutan retribusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan akurasi pencatatan pendapatan serta memberikan gambaran riil kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD Pangandaran.

Kunjungan Wisatawan Tetap Tinggi Sepanjang 2025

Bapenda Pangandaran mencatat jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai jutaan orang. Wisatawan yang datang berasal dari berbagai daerah, baik dari Jawa Barat maupun luar provinsi.

Sejumlah destinasi wisata unggulan masih menjadi tujuan utama wisatawan, di antaranya Pantai Pangandaran, Pantai Batukaras, Pantai Batuhiu, Pantai Karapyak, Green Canyon, dan Pantai Madasari. Konsistensi minat wisatawan terhadap destinasi tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Lonjakan kunjungan biasanya terjadi pada momen libur panjang dan hari besar nasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penerimaan retribusi wisata serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Baca juga: Banjir Tahunan dan Laporan yang Selalu Rapi

Pemerintah daerah menilai bahwa tingginya kunjungan wisatawan menjadi indikator penting keberlangsungan sektor pariwisata Pangandaran.

Pariwisata Masih Jadi Sumber PAD Andalan

Dengan realisasi PAD yang melampaui target, sektor pariwisata kembali menjadi salah satu andalan pendapatan Kabupaten Pangandaran. Pemerintah daerah berupaya menjaga capaian tersebut melalui pengelolaan destinasi yang berkelanjutan dan peningkatan tata kelola retribusi.

Ke depan, Pemkab Pangandaran akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan pariwisata agar kontribusinya terhadap PAD dapat dipertahankan. Perbaikan infrastruktur, pelayanan wisata, serta pengawasan retribusi menjadi bagian dari upaya tersebut.

Capaian PAD pariwisata tahun 2025 diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan yang lebih baik pada tahun berikutnya. Dengan retribusi wisata efektif dan tingkat kunjungan yang stabil, sektor pariwisata diproyeksikan tetap memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mens Rea

    Mens Rea di Netflix Dipersoalkan Habib Rizieq Shihab

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadapost.com, HUMANIORA – Mens Rea kembali memicu perdebatan di ruang publik digital. Konten stand up comedy yang ditayangkan Netflix itu dipersoalkan oleh tokoh agama Habib Rizieq Shihab karena dinilai menyinggung ibadah salat. Polemik ini menempatkan kebebasan berekspresi seni dan sensitivitas agama dalam satu titik ketegangan yang terbuka. Permintaan agar Netflix menghapus sebagian materi Mens Rea […]

  • Perpanjangan STNK Online

    Perpanjangan STNK Online Kini Lebih Mudah, Cepat, dan Aman Lewat Aplikasi Signal

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Perpanjangan STNK online kini lebih cepat dan mudah lewat aplikasi Signal tanpa antre di Samsat. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah mempercepat digitalisasi layanan publik di bidang transportasi. Kini, perpanjangan STNK online dapat dilakukan tanpa harus antre di kantor Samsat berkat aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal). Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memangkas birokrasi sekaligus […]

  • OSS RBA

    OSS RBA Diperketat, Pelaporan LKPM Jadi Kunci

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Perubahan aturan OSS RBA 2025 memperketat izin usaha dan kewajiban LKPM bagi pelaku usaha. albadarpost.com, FOKUS – Perubahan regulasi OSS RBA dan kewajiban pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada 2025 mengubah lanskap perizinan usaha di Indonesia. Pemerintah memperketat mekanisme pengawasan, mulai dari tahap perizinan berbasis risiko hingga kewajiban pelaporan investasi yang lebih disiplin. Kebijakan […]

  • Kolaborasi PKK

    Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi PKK untuk Perkuat Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya dorong kolaborasi PKK untuk perkuat program pembangunan berbasis kebutuhan warga. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan pentingnya kolaborasi PKK sebagai motor penggerak program pembangunan berbasis masyarakat. Pesan itu disampaikan Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, saat menghadiri puncak peringatan HKG PKK Ke-53 di Islamic Center Tasikmalaya, Rabu, 3 Desember 2025. Acara yang mengangkat […]

  • Analisis kritis SK Komdigi 127 2026 dan dampaknya terhadap kebebasan pers serta demokrasi digital di Indonesia

    SK Komdigi 127/2026: Regulasi Cepat, Demokrasi Terhambat?

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – SK Komdigi 127 2026 kembali membuka perdebatan serius tentang arah regulasi digital, kebebasan berekspresi, dan posisi negara dalam mengontrol ruang publik. Pemerintah menyebut aturan ini sebagai langkah strategis melawan disinformasi. Namun, sejumlah kalangan melihatnya sebagai sinyal kemunduran dalam praktik demokrasi digital. Masalahnya bukan pada niat, melainkan pada desain kebijakan yang berpotensi melampaui […]

  • Bakwan Sayur

    Bakwan Sayur, Alternatif Camilan Hemat dan Bergizi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bakwan sayur kembali menjadi pilihan banyak rumah tangga sebagai camilan praktis yang hemat biaya dan mudah diolah. Di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pangan, menu sederhana berbahan wortel dan kol ini dinilai mampu menjawab kebutuhan pangan rumahan tanpa mengorbankan rasa dan nilai gizi. Bakwan sayur tidak hanya hadir sebagai gorengan pelengkap, tetapi […]

expand_less