Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Nisa dan Realita Kota: Ranking Dua yang Mengemis di Malam Hari

Nisa dan Realita Kota: Ranking Dua yang Mengemis di Malam Hari

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 190
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHPengemis Anak Tasikmalaya mendadak menjadi sorotan publik setelah kisah seorang siswi SD berprestasi terungkap. Bocah bernama Nisa itu viral karena fakta yang mengusik nurani: di siang hari ia pelajar ranking dua, namun pada malam hari ia turun ke jalan sebagai pengemis anak di Kota Tasikmalaya.

Peristiwa ini terjadi di pusat Kota Tasikmalaya. Saat lampu-lampu rumah makan menyala dan kendaraan lalu-lalang tanpa henti, Nisa berdiri di tepi trotoar. Ia tidak membawa barang dagangan. Ia juga tidak memainkan alat musik. Ia hanya menengadahkan tangan, berharap belas kasih pengguna jalan.

Siswi Berprestasi yang Mengemis di Malam Hari

Pada siang hari, Nisa dikenal sebagai murid kelas IV SD dengan catatan akademik membanggakan. Guru-gurunya menyebut ia tekun dan mudah memahami pelajaran. Bahkan, ia meraih peringkat dua di kelasnya.

Namun, ketika malam tiba, situasi berubah. Nisa berjalan kaki dari kawasan Bojong menuju pusat kota. Jarak yang ia tempuh mencapai beberapa kilometer. Ia tidak sendiri. Adiknya turut mendampingi di tengah riuhnya jalanan.

Kisah pengemis anak Tasikmalaya ini awalnya terlihat seperti potret umum kota besar. Anak kecil di lampu merah bukan hal asing. Akan tetapi, identitas Nisa sebagai siswi berprestasi memicu gelombang empati yang berbeda. Karena itu, publik bereaksi cepat begitu cerita tersebut menyebar.

Respons Warga dan Pejabat Mulai Mengalir

Sejak kabar itu viral, warga Kota Tasikmalaya ramai membicarakannya. Sebagian warga mencari tahu lokasi tempat tinggal Nisa. Selain itu, ada pula yang menanyakan cara untuk memberikan bantuan langsung.

Banyak pembaca mengaku gelisah setelah mengetahui latar belakang akademiknya. Mereka mempertanyakan bagaimana mungkin anak dengan prestasi sekolah harus mengemis demi membantu kebutuhan keluarga.

Di sisi lain, perhatian juga datang dari unsur pemerintahan. Camat Cipedes, Cecep Ridwan, menghubungi redaksi media untuk menggali informasi lebih lanjut. Meski belum ada kebijakan resmi yang diumumkan, langkah komunikasi tersebut menunjukkan adanya respons awal dari pihak kecamatan.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat turut angkat bicara. Ketua Umum PD Pemuda Persatuan Umat Islam (PUI) Kota Tasikmalaya, Fikri Dikriansyah, S.Hum., menilai peristiwa ini membuktikan peran penting media massa. Menurutnya, masalah sosial sering luput dari perhatian sebelum diangkat secara luas.

“Setelah media memberitakan, barulah muncul kepedulian kolektif,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa fenomena pengemis anak di pusat Kota Tasikmalaya bukan sekadar kisah haru, melainkan refleksi kondisi sosial yang nyata.

Momentum Ramadhan dan Harapan Solusi Nyata

Momentum Ramadhan membuat perbincangan semakin intens. Fikri menyebut bulan suci menjadi waktu tepat untuk memperkuat kepedulian sosial. Karena itu, ia mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk ikut berkontribusi dalam mencari solusi.

Selain mengapresiasi warga yang peduli, ia juga menilai langkah Camat Cipedes sebagai sinyal positif. Menurutnya, komunikasi cepat antara pejabat dan media bisa membuka jalan bagi tindak lanjut yang lebih konkret.

Baca juga: Buka Puasa Termahal vs Termurah di Dunia, Nominalnya Bikin Kaget!

Meski demikian, publik kini menanti aksi nyata. Sebab, kasus pengemis anak Tasikmalaya tidak bisa berhenti pada simpati semata. Banyak pihak berharap ada pendampingan sosial, asesmen keluarga, hingga dukungan pendidikan agar Nisa tetap bisa fokus sekolah.

Cermin Wajah Lain Kota Tasikmalaya

Kisah ini memperlihatkan dua sisi Kota Tasikmalaya. Di satu sisi, kota berkembang dengan aktivitas ekonomi yang dinamis. Namun di sisi lain, masih ada anak usia sekolah yang harus memikul beban ekonomi keluarga.

Nisa kini menjadi simbol persoalan tersebut. Di ruang kelas, ia menyimpan cita-cita besar. Akan tetapi, di trotoar malam hari, ia berjuang untuk kebutuhan esok pagi.

Karena itu, pertanyaan penting pun muncul: apakah kisah pengemis anak Tasikmalaya ini akan berlalu sebagai berita viral sesaat, atau justru menjadi titik awal pembenahan sosial yang lebih serius?

Publik sudah bersuara. Pejabat mulai merespons. Kini, langkah konkret menjadi hal yang dinanti agar tak ada lagi siswa berprestasi yang harus berdiri di tepi jalan saat malam tiba. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hukum pinjaman online dalam Islam

    Pinjol dalam Islam, Bolehkah? Simak Penjelasan Fiqihnya

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan mengenai hukum pinjaman online dalam Islam semakin sering muncul seiring maraknya layanan pinjol di era digital. Banyak masyarakat ingin mengetahui apakah pinjaman online halal atau haram, serta bagaimana pandangan fiqih muamalah terhadap pinjaman berbasis aplikasi. Dalam kajian Islam, transaksi keuangan memiliki aturan jelas agar umat terhindar dari riba, penipuan, dan praktik […]

  • Miras Ilegal Tasikmalaya: Polisi Sergap Mobil Boks Pembawa Ribuan Botol Siap Edar

    Miras Ilegal Tasikmalaya: Polisi Sergap Mobil Boks Pembawa Ribuan Botol Siap Edar

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Polisi Tasikmalaya gagalkan ribuan botol miras ilegal yang diangkut mobil boks menuju kota. albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Aparat kepolisian berhasil menggagalkan upaya penyelundupan miras ilegal Tasikmalaya yang hendak diedarkan ke wilayah Tasikmalaya dan Pangandaran. Ribuan botol minuman keras dari berbagai merek diamankan dari sebuah mobil boks dalam operasi yang digelar Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya […]

  • Petugas Imigrasi Indonesia melakukan deportasi terhadap 16 WNA pelaku scam online dalam operasi pengawasan kejahatan digital.

    Imigrasi Bongkar Jaringan Scam Asing, 16 WNA Dipulangkan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Langkah tegas dilakukan pemerintah terhadap WNA pelaku scam. Direktorat Jenderal Imigrasi memastikan Indonesia bukan tempat aman bagi pelaku penipuan online dan jaringan kejahatan digital internasional. Dalam operasi senyap pengawasan terbaru, sebanyak 16 warga negara asing langsung dipulangkan setelah aparat menemukan dugaan keterlibatan mereka dalam aktivitas scam online dan pelanggaran izin tinggal. […]

  • Persis vs Semen Padang

    Laga Hidup-Mati! Persis Solo di Ujung Tanduk, Semen Padang Siap Menikam

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persis vs Semen Padang menjadi sorotan utama pecinta sepak bola nasional. Duel panas ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertarungan hidup-mati di zona degradasi Liga Indonesia. Laga Persis Solo vs Semen Padang bahkan disebut sebagai “final dini” karena hasilnya bisa langsung mengubah peta klasemen. Saat ini, Persis Solo dan Semen […]

  • Boots Handmade Bandung

    Bandung Kian Dikenal sebagai Surga Boots Handmade

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bandung selama ini identik dengan julukan Paris van Java, kota yang dikenal sebagai pusat mode dan kreativitas. Kini, Kota Kembang kembali mencuri perhatian, bukan karena tren fesyen semata, melainkan berkat Boots Handmade Bandung yang mulai mendapat pengakuan di pasar internasional. Laporan CNA Lifestyle menyoroti bagaimana sepatu boots buatan tangan dari Bandung […]

  • doa untuk orang sakit

    Doa untuk Orang Sakit: Teladan Rasulullah SAW dalam Memohon Kesembuhan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Temukan doa untuk orang sakit sesuai sunnah Rasulullah SAW yang membawa ketenangan dan harapan kesembuhan. Doa untuk Orang Sakit, Wujud Iman dan Kasih Sayang dalam Islam albadarpost.com, HIKMAH – Sakit adalah bagian dari perjalanan hidup manusia, ujian yang mengingatkan betapa rapuhnya manusia di hadapan kehendak Allah SWT. Dalam Islam, menghadapi sakit bukan sekadar persoalan fisik, […]

expand_less