Heboh Biawak 60 Cm Muncul di Dapur, Begini Aksi Damkar Ciamis
- account_circle redaktur
- calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Damkar Kawali mengevakuasi biawak yang masuk ke dapur rumah warga di Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Ciamis, Selasa (9/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Biawak di dapur membuat suasana siang yang semula tenang mendadak berubah tegang di Kabupaten Ciamis, Selasa (9/6/2026). Kemunculan reptil liar tersebut mengejutkan seorang ibu rumah tangga yang tengah memasak. Dalam hitungan menit, laporan masuk ke petugas Damkar Pos WMK Kawali dan proses evakuasi pun segera dilakukan.
Peristiwa itu terjadi di Dusun Ciakar Hilir, RT 002 RW 001, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku. Meski tidak menimbulkan korban, kejadian tersebut sempat membuat penghuni rumah waswas karena biawak berukuran sekitar 60 sentimeter itu berada di area dapur yang menjadi pusat aktivitas keluarga.
Siang itu, aroma masakan masih tercium dari dalam rumah ketika kejadian berlangsung. Namun suasana mendadak berubah setelah seekor biawak terlihat melintas di dekat area memasak.
Muncul Saat Pemilik Rumah Sedang Memasak
Menurut laporan yang diterima petugas, biawak pertama kali ditemukan oleh Dewi Anisa (26), warga yang sedang beraktivitas di dapur.
Awalnya ia mengira ada bayangan yang bergerak di lantai. Namun setelah diperhatikan lebih dekat, ternyata seekor biawak berjalan melintasi dapur rumahnya.
Rasa kaget langsung muncul. Selain karena ukuran hewan tersebut cukup besar, keberadaannya di dalam rumah juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan penghuni.
Karena tidak berani menangani sendiri, Dewi segera menghubungi Pos WMK Kawali untuk meminta bantuan.
Keputusan itu terbukti tepat.
Petugas Damkar Langsung Meluncur ke Lokasi
Tak lama setelah menerima laporan, tim Damkar Pos WMK Kawali langsung bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan Water Supply bernomor polisi Z 8447 T.
Petugas yang terlibat dalam operasi evakuasi antara lain Asep K, Mugni R, dan Rizky E. Sementara Adam dan Rizal tetap bersiaga di pos untuk menjaga kesiapsiagaan layanan.
Sesampainya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan pengamatan guna memastikan posisi satwa tersebut.
Biawak diketahui masih berada di area dapur dan belum berpindah ke ruangan lain.
Situasi relatif terkendali. Namun petugas tetap bekerja hati-hati agar hewan tidak panik dan membahayakan penghuni rumah maupun dirinya sendiri.
Evakuasi Berlangsung Aman Tanpa Korban
Proses penanganan dimulai sekitar pukul 14.43 WIB.
Dengan peralatan standar penyelamatan satwa liar, petugas kemudian melakukan pendekatan secara perlahan.
Beberapa warga sekitar tampak memperhatikan jalannya evakuasi dari kejauhan. Ada yang penasaran, ada pula yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.
Setelah beberapa saat, biawak akhirnya berhasil diamankan tanpa kendala berarti.
Pukul 15.20 WIB, operasi dinyatakan selesai.
Petugas memastikan hewan tersebut berada dalam kondisi aman sebelum dibawa keluar dari lingkungan permukiman.
Tidak ada korban luka maupun kerusakan pada rumah selama proses berlangsung.
Mengapa Biawak Bisa Masuk ke Permukiman?
Kemunculan biawak di lingkungan rumah warga bukan peristiwa yang sepenuhnya langka.
Satwa ini kerap mencari sumber makanan atau tempat berlindung, terutama ketika habitat alaminya berdekatan dengan permukiman, area persawahan, kebun, maupun aliran sungai.
Selain itu, perubahan cuaca dan aktivitas manusia juga dapat memengaruhi pergerakan satwa liar ke wilayah yang lebih ramai.
Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang apabila menemukan biawak atau satwa liar lainnya.
Mengusir tanpa pengetahuan yang cukup justru berisiko memicu serangan atau membuat hewan semakin agresif.
Langkah paling aman adalah segera menghubungi petugas yang memiliki kemampuan dan peralatan yang sesuai.
Respons Cepat yang Menenangkan Warga
Kejadian di Desa Ciakar kembali menunjukkan bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya berkaitan dengan kebakaran.
Dalam banyak kasus, petugas juga menjadi garda terdepan saat masyarakat menghadapi situasi darurat lain, termasuk evakuasi satwa liar.
Bagi Dewi dan keluarganya, sore itu mungkin menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.
Dari aktivitas memasak yang biasa, mendadak berubah menjadi momen menegangkan karena kehadiran tamu tak diundang di dapur rumah.
Kadang kepanikan datang tanpa suara. Namun berkat respons cepat petugas, seekor biawak di dapur hanya menjadi cerita menegangkan, bukan bencana yang berkepanjangan. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar